
Nayra dan Damian masih duduk di dalam mobil saling menatap dengan tajam, tak pernah di bayangkan olehnya kalau ia akan di cintai oleh dua orang pria yang adalah sepasang saudara kembar, Nayra tak tau bagaimana caranya dia melalui semua ini, tak mungkin baginya menikahi Damian lalu menyakiti hati Devan...
Nayra memijit pelipisnya...sementara Damian dan Devan tak ada yang mau mengalah...
''Jika kau terus bersikap seperti ini maka aku akan menikahimu secepatnya, kita akan pulang sekarang dan aku akan mengatakan semuanya pada orang tua kita tentang apa yang telah terjadi aku tak mau tau Nayra...kau harus jadi milikku..''
Nayra menoleh....
''Damian....jangan memaksaku, aku tidak akan pernah memaafkanmu jika kau mengatakan segalanya pada orang tua kita....''
''Lalu mengapa kau harus berubah Nay.....''
''Baiklah bagaimana kalau kau memberiku waktu....aku harus berpikir tentang hubungan kita yang terlalu cepat, bagaimanapun kita saling membenci dan terlalu cepat bagi kita untuk berdamai hingga aku takut....''suara Nayra merendah,..
''Baiklah aku akan memberikan kau waktu seminggu Nayra...hanya seminggu setelah itu aku tak akan pernah membiarkan kau menentangku..''
''Baiklah....terimakasih Damian..''
Pria itu akhrinya mengalah karna Nayra tampak frustasi...ia berpikir kalau memberikan waktu adalah yang tepat dan terbaik..
**************
Plakkk!!!!!
Devan tak bergeming ketika wajahnya di tampar oleh sang Mommy Valerie...wanita itu meneteskan airmata, akhirnya apa yang dia takutkan terjadi juga..bagaimana bisa kedua putrannya mengulang kembali sejarah mereka dulu..
Valerie tak bisa membayangkan rasa sakit yang paling dia ingin hindari kembali muncul ke permukaan karna di permainkan oleh takdir...
Tidak....bagaimana mungkin dia bisa membiarkan itu..
Valerie mendapat laporan siang tadi dari Zoe keponakannya, dan hal itu membuat Valerie seakan berhenti bernafas...
''Katakan pada Mommy sejak kapan...sejak kapan kau menyukai Nayra...''jerit Valerie mencoba menahan emosinya..
Devan mengangkat wajahnya, sedikit nyeri melihat betapa terlukanya sang Mommy saat ini namun dia juga tak bisa mengendalikan dirinya dan perasaannya kalau dia memang mencintai Nayra..menginginkannya dengan begitu besar...
''Jawab Mommy Dev...Mommy mohon padamu katakan segalanya..aku yang melahirkanmu aku harus tau apa yang ada di hatimu Dev.....''
Mata Devan berkaca-kaca, sebelumnya dia meminta maaf..
__ADS_1
''Aku mencintai Nayra sejak dia berusia 7 tahun..sejak dia dan Damian bertengkar dan Nayra selalu menangis...aku menginginkannya sejak saat itu Mommy sampai hari ini aku bahkan tak bisa membayangkan hidupku tanpa dirinya..''
''Tapi kau tau dia milik Damian...''
''Milik.....Momm ayolah, keluarga yang memutuskan perjodohan itu..mengapa Mommy hanya bertanya pada Damian dan bukan padaku...''
Valerie membeku....yah..mengapa dulu dia tidak bertanya pada Devan juga....? Tapi sikap Devan lebih terbuka dan santai dia juga tak pernah terlihat menyukai Nayra...jadi Valerie pikir putranya tak ingin di jodohkan dengan Nayra...
''Ketika mommy bertanya pada Damian dia langsung setuju, tapi Mommy tak mungkin bertanya kepadamu Dev,...Nayra hanya satu orang bagaimana kalau kau juga mau...Nayra tak bisa di bagi...''
''Tapi setidaknya biarkan Nayra memilih di antara kami Momm....bukankah aku juga putramu...mengapa Mommy lebih memilih Damian...apakah kalian lebih mencintainya di banding aku...''
''Devan...mengapa kau berkata seperti itu...''
''Yah...ketika aku masih kecil Mommy mengirimku ke rumah Granpa...seharusnya aku sadar kalian tidak menginginkan aku..''
Velerie menggeleng putus asa....bagaimana mungkin Devan berkata seperti itu..Valerie mendekat dan menyentuh bahu Devan..ia sungguh tak ingin kejadian Dars dan Dary dulu terulang kembali tidak..Valerie yang melahirkan keduanya jadi tentu saja dia mencintai sama besarnya...
''Devan....alasan kau tinggal bersama Granpa dan juga Granny karna mereka sayang padamu, Mommy mencoba mengambil tapi mereka memohon untuk membiarkanmu tinggal...airmata Valerie menetes....bagaimana mungkin kau berpikir seperti itu Dev...Mommy mencintaimu...''
Pandangan Devan mengeras...
Deg!!!!
Valerie membeku...mendengar ucapan mengerikan dari Devan....
''Nayra bukan sebuah piala yang harus di rebutkan..''
''Lalu bagaimana aku mengatasi hatiku Mom....aku juga mencintai Nayra dan aku pun brhak mendapatkan hatinya...''
''Devan....Daddy, Damian juga akan marah mendengar ucapanmu ini..''
''Mengapa mereka harus marah..jika marah maka aku sudah tau kalau ternyata Mommy dan Daddy pilih kasih....jadi Mommy aku akan menunggu waktu untuk kita bicara....''
''Devan......'' suara Valerie tercekat di tenggorokannya...
Devan mendekati Valerie dan memeluknya dengan erat hal itu cukup membuat Valerie bimbang...airmatanya kembali menetes...dia harus bersikap adil pada kedua putranya...wanita itu memejamkan matanya...dulu Mommy Rose membedakan Dars dan Dary hingga menyebabkan jurang kebencian di antara mereka...
''Aku mencintaimu Mommy....aku mohon, beri kesempatan padaku juga untuk mendapatkan cinta dalam hidupku...Mommy tak akan bersikap egosi seperti Granny pada Daddy bukan...''
__ADS_1
Tangis Valerie pecah karna dia menjadi lemah....jemarinya terulur dan memeluk Devan...tak pernah di bayangkan olehnya jika dirinya berada di posisi ini...ternyata apa yang di alami Mommy Rose dulu sama saja..bingung memilih antara kedua putranya yang mencintai satu orang gadis...
''Devan baiklah....Mommy akan bicara pada Daddy dan memberimu kesempatan..tapi tolong jangan berpikir kalau Mommy pilih kasih..kau dan Damian..kalian berdua adalah jiwa mommy nak...mommy sangat mencintai kalian..''isak Valerie begitu nyeri..
Devan mengangguk lega...
''Maafkan aku Mommy....Maafkan aku...aku tau sekarang kalau tak ada ibu yang membenci anaknya sendiri...''bisik Devan memperrat pelukannya..
Valerie membeku...ia benar-benar menghadapi dilema sebenarnya...
**********
Nayra melepaskan ponselnya, dia tak ingin di hubungi oleh Damian dan Devan...gadis itu memilih untuk sendirian....
Nayra berdiri di balkon dan memandang ke halaman rumahnya yang luas...matanya berkaca-kaca....jalan satu-satunya adalah kembali pada Kevin dan menghentikan semua kegilaan ini..
Toh..memberi kesempatan pada Kevin juga adalah yang terbaik...dia mencintai dan menjaga Nayra selama mereka berada di luar negri....dan tak ada aladan bagi Nayra untuk membenci Kevin hanya untuk satu kesalahan...
Yah..mungkin malam itu ketika di pesta, Kevin memang ingin bercinta dengannya namun setelah itu mereka akan menikah...
Nayra memejamkan matanya ketika airmata bening itu menetes di wajahnya..
Sementara Damian dan Devan...mereka adalah pria yang masing-masing punya tempat di dalam hatinya...
Damian memang dia membenci pria itu namun beberapa hari terakhir dia memikirkan Damian tanpa henti sedangkan Devan..pria yang tak pernah membuatnya meneteskan airmatanya....selalu ada di belakangnya dan menjaganya....
Nayra bingung sendiri...bagaimana caranya memilih di antara kedua pria itu....??
Gadis itu meraih ponselnya dan mulai mencari nama Kevin di pencarian dan mulai menelfon....
Ia berharap ini keputusan terbaiknya dan tak akan pernah menyesal sedikitpun....
Nayra membeku ketika dia mendengar suara tanda masuk....
Sementara di ujung telp...
Seorang pria mengangkat ponsel itu dan tersenyum dingin..ketika dia melihat nama penelfon di ponselnya...
''Nayra,......''desah pria itu dengan suara serak yang mengerikan...
__ADS_1
Hallo...........