
Zoe menyusuri sebuah kota kecil. dia mendapat informasi kalau Seina sedang bersembunyi disana..tentu saja hal itu tak bisa membuat Zoe rela begitu saja..bagaimana pun ia akan menemukan Seina dan membuat gadis itu menerima pembalasan darinya...
Sampai akhirnya mobil Zoe sampai di sebuah pekarangan sebuah rumah yang sepi...pria itu segera meraih pistolnya dan bergerak turun dari sana,.
Zoe mendekati rumah itu dan perlahan mengetuknya..
sedikit lama tak ada yang membukanya hingga dia merasa kesal...apa yang terjadi di dalam...tak mungkin anak buahnya salah mengirimkan alamat rumah Seina...
Zoe akhirnya menghela nafas...ketika dia akan mendobrak namun pintu akhirnya terbuka...betapa terkejutnya Zoe melihat Seina sedang bersama beberapa anaknya yang bersembunyi di belakangnya..
Zoe sontak mengarahkan pistolnya pada sosok Seina yang berdiri dengan tatapan pucat...
''Zoe...''
''Bagus kau tau namaku....aku pikir kau mau menghindar lagi....sekarang keluar dari sini Seina..''
''Tapi....Zoe...aku mohon jangan bawa aku...adik-adikku...''
''Lihatlah kau mulai berlindung di balik anak-anak ini...sekarang aku akan membawamu ke kantor polisi dan kita liat bagaimana kau akan membusuk disana...''
''Zoe..aku mohon....''
Namun Zoe memilih mengeraskan hatinya dia menarik Seina keluar dari sana dan memasukannya ke dalam mobil sementara...ia menelfon anak buahnya untuk mengamankan anak-anak ini karna di dalam pikiran Zoe...Seina pasti memanfaatkan anak-anak ini untuk mendapatkan uang...
Sepanjang jalan Seina masih memohon.....ia takut sekali jika ia akan masuk penjara..
__ADS_1
''Tuan Zoe..aku mohon...''
''Diam...simpan semua kebohonganmu Seina....aku akan memastikan kau di penjara...''
''Dengarkan aku dulu...aku sebenarnya di culik dan di paksa untuk mencari uang kalau tidak anak-anak disana akan di bunuh..''
''Cih..teruslah berbohong dan aku menembakmu Seina..''
Gadis itu memejamkan matanya, harus bagaimana lagi meyakinkan Zoe kalau dia memang bukan gadis jahat tapi dia terpaksa melakukannya..
Di tengah jalan,
Zoe mendapat pesan dari Dena dan Devan kalau mereka meminta bertemu sekarang juga mau tak mau Zoe harus menemui mereka sebelum menyerahkan Seina ke kantor polisi..
''Sial....''
''Dengarkan aku baik-baik Seina...aku akan menemui saudaraku jadin kau harus bersikap baik sebagai wanitaku kau mengerti...''
Seina mengangguk patuh, dia sudah tak bisa menghindar dari pria ini...membayangkan kalau dia akan di penjara dalam waktu yang lama sungguh membuat Seina ketakutan..
Mobil mereka akhirnya menepi di sebuah restoran sementara Zoe menatap Seina..gadis ini lumayan cantik jadi dia bisa membawanya dan mengatakan pada Devan dan Dena bahwa mereka sepasang kekasih...
''Ayo turun...''
''Baiklah...''
__ADS_1
Seina turun dari mobil seraya menghapus airmatanya dan menatap Zoe dengan takut...pria itu mendekat..
''Kau akan menyamar menjadi kekasihku jadi pastikan kau selalu tersenyum...''ucap Zoe memberi peringatan...
''Baiklah..''
Mereka pun masuk ke dalam restoran dan Zoe mengatakan pada pelayan bahwa mereka sudah punya janji dan pelayan lalu mengantarkan keduanya menuju ruangan yang sudah di tentukan...
Seina menunduk sepanjang jalan sementara Zoe menghela nafas...bagaimanapun dia merasa nyeri membayangkan akan melihat Devan dan juga Dena...
''Tanganmu dingin sekali Zoe...apakah kau sedang gugup...''ucap Seina tajam..
''Diam kau Seina...''
''Cih aku hanya mengatakannya...apa aku salah..''
Zoe hanya menggeleng ketika mereka akan masuk..Zoe terkejut ketika menyadari Seina menggenggam tangannya..
''Ssst agar meyakinkan mereka kalau kita sepasang kekasih..''bisik Seina tersenyum..
Zoe hanya menggelengkan kepalanya..
Pintu terbuka dan pandangan Seina jatuh pada Dena yang menatapnya..
''Kak Dena...'' suara Seina memecah kesunyian..
__ADS_1
Deg!!!!!