
Zoe mengerutkan kening ketika dia mengenali gadis yang hendak lari darinya...
''Seina.....''teriak Zoe dengan mata melebar tak percaya..
Oh...sial sekali, mengapa pria ini harus punya ingatan yang bagus...? Seina menutupi wajahnya dengan masker yang memang dia bawa dari tasnya...dan gadis itu berbalik..
Zoe mengerutkan kening, ia menggertakan gigi menyadari gadis ini benar-benar Seina meski dia memakai masker...
dengan marah Zoe mencekal tangan gadis itu dan membawanya menuju mobilnya sementara pria yang di pukulnya masih terbaring lemah di jalan..
''Lepaskan aku....lepas...astaga,...kau akan mematahkan tanganku..kita bahkan tidak saling mengenal.''jerit Seina dengan teriakan tajam..
Zoe menghela nafas....ia berdecak pinggang dan menyipitkan matanya dengan tajam,...lalu dengan marah dia menarik masker milik Seina dan membuat gadis itu tak bisa melarikan diri...dia sangat panik...
''Gadis licik..setelah malam itu kau membawa lari semua uangku setelah kau kalah dalam taruhan..''
Seina tertawa kesal..
'Cih...kau pikir aku tak tau bahwa kau bersikap curang,...''
''Aku minum 10 gelas bir sementara kau menghabiskan hanya 9 gelas saja..''jelas Seina berdecak kesal..
__ADS_1
Zoe kehilangan kesabaran, gadis ini licin seperti belut padahal Zoe sudah berusaha menemukannya namun dia seolah menghilang di telan bumi..pria itu mendekatkan wajahnya dan menyipitkan matanya dengan tajam...
''Kau sengaja membuatku mabuk lalu kau menguras semua uangku di dalam dompet dan entah bagaimana kau tau nomor pin di black card milikku dan kau menghabisinya dengan cepat.''
Seina menghela nafasnya dia benar-benar dalam bahaya sekarang astaga Seina..mengapa kau bisa mencari target yang salah,....?
''Sekarang aku akan membawamu ke kantor polisi agar mereka memasukanmu ke penjara jadi Seina,...aku akan memastikan kalau kau akan membusuk di penjara....''desis Zoe berusaha menarik lengan Seina dan membawanya pergi..
Namun ketika Zoe membuka pintu mobil, Seina seketika mengerang sampai tersungkur ke tanah..
''Perutku...''jeritnya menangis..
''Apa yang terjadi apakah kau perlu sesuatu...''
''Jaket aku kedinginan...''rintih Seina..
Zoe sekali lagi tidak berpikir macam-macam dia mengambil jaket untuk di pakaikan pada tubuhnya..
''Berikan tasmu agar jaket ini bisa di pakai dengan benar..''
'Baiklah...''Seina melepaskan tasnya, dan Zoe melemparkannya ke dalam mobil karna Seina akan masuk ke mobil..
__ADS_1
''Aku minta air apa kau punya air mineral...''
Zoe mengangguk dia biasa menyimpannya di dasbor mobil depan..
''Tunggu Seina....aku akan mengambilnya..''
Zoe membuka pintu depan lalu mengambil air mineral untuk di berikan pada Seina...pria itu lalu mendapatkannya, ia lalu menutup dasboard dan keluar dari sana..namun ketika dia menoleh..
Seina menghilang.....jemari Zoe terkepal dengan kuat...beraninya Seina mempermainkannya..
Zoe menggertakan gigi ketika dia melihat pria yang tadi di pukulnya juga sudah menghilang, rupanya mereka mata-mata yah.....Zoe menggertakan gigi...beraninya mereka melakukan itu....beraninya mereka sekokongkol untuk melakukan penipuan...
Tapi Seina salah orang, karna Zoe akan mencarinya hingga ke ujung dunia..sekalipun...
dan seakan keberuntungan berpihak padanya, ketika dia akan menutup pintu matanya menangkap tas milik Seina yang tertinggal...
Zoe ingat sekarang ketika ia memakaikan jaket pada Seina tadi gadis melepaskan tas miliknya..
''Awas kau Seina....''desis Zoe dengan menyimpan kemarahan besar di dalam dirinya..
Deg!!!
__ADS_1