
''Kak Dena.....''jerit Seina dengan haru...
Dena berdiri ia cukup terkejut melihat gadis yang selama ini dia cari... Seina memandangnya dengan mata yang tidak berkedip hingga keduanya berdiri saling berhadapan sementara Devan dan Zoe saling menatap dengan bingung...
''Seina.....kau kah itu..Seina..''
Mata Dena berkaca-kaca ketika Seina belari ke arahnya dan menubruk tubuhnya...keduanya berpelukan dengan erat..
''Kakak.....''
''Kau dari mana saja Seina....taukah kau kami sudah mencarimu selama bertahun-tahun...''isak Dena mendekap Seina di dalam pelukannya...
''Kakak maafkan aku...''rintih Seina sesegukan...
Kedua gadis itu saling memeluk hingga membuat kedua Devan mendekat Dena dan menyentuh bahunya..
''Sayang..kau tidak apa...''
Dena menoleh seraya menghapus airmatanya dan mengangguk tetap menggenggam tangan Seina..
''Dia adikku....di panti namun dia menghilang ketika kami sedang mengikuti sebuah lomba sudah 10 tahun berlalu..''
Devan dan Zoe saling menatap..
''Bagaimana kalau kita duduk saja...aku rasa penjelasan ini akan sangat panjang.'' ucap Zoe melirik Seina yang menunduk malu...
Mereka pun duduk dengan Seina dan Dena saling bersebelahan..
''Dari mana kalian berdua saling mengenal..''tanya Dena penasaran..
Zoe dan Seina saling menatap...
''Tunggu..pertemuan kami adalah rahasia...tapi aku penasaran mengapa kalian berdua mengundang kami saat ini..''tanya Zoe mengerutkan kening..
Sebenarnya hatinya telah tau apa yang mungkin akan terjadi namun dia memilih untuk mendengar langsung apa yang akan mereka katakan..
''Eehm.....Zoe..sebenarnya aku dan Dena kami akan mengatakan padamu kalau kami akan menikah...''
Deg!!!!
''Menikah..''ulang Zoe dengan tatapan tak terbaca..
Seina yang melihat itu di wajah Zoe langsung menangkap kalau pria ini sedang kecewa...mungkinkah karna kak Dena..
Hening...
__ADS_1
Dena sungguh merasa bersalah karna melukai Zoe yang begitu baik namun tetap saja dia tak bisa membohongi hatinya sekarang kalau dia mencintai Devan...
Zoe tampak tak mampu menyembunyikan rasa sakitnya namun memilih untuk tersenyum...sekali lagi dia harus menyerah....
''Begitukah...kalian berdua akan menikah...''
Devan tersenyum dan menggenggam tangan Dena di hadapan Zoe...
''Aku akan menikahi Dena secepatnya jadi kau harus mencari seseorang..''
Zoe tertawa,....walau matanya sedikit berkaca-kaca...
''Ehm....kak Devan...kak Dena...aku minta maaf harus mengatakan ini pada kalian kalau Zoe dan aku akan menghadiri acara itu..mungkin kami bisa menjadi pendamping..''
''Apa....''seru Dena dan Devan bersamaan...
Pasangan itu terkejut namun, Zoe tak kalah terkejut dia menatap Seina dengan tatapan marah..beraninya gadis penipu ini mengatakan sesuatu yang bukan kebenaran, bahkan masalah mereka belum selesai..
''Seina apa maksudmu..'' ucap Zoe mengangkat wajahnya dia menatap Seina..
Namun Seina segera menyentuh lengan Zoe..
''Jangan berbohong lagi sayang, kak Dena adalah kakakku jadi tidak mengapa kalau kita jujur saja...kalau hubungan kita serius..''ucap Seina tersipu malu..
Mendengar hal itu tentu saja membuat Devan dan Dena terlihat lega...karna jika Zoe telah menemukan cintanya sendiri mereka tidak perlu merasa bersalah..mata Dena berkaca-kaca ketika menatap mata Seina dan Zoe...
''Dena...''kata-kata Zoe terputus ketika Devan menyela...
''Zoe...kau tau kalau aku sangat bahagia mendengarnya...kita berdua tumbuh bersama dan aku tidak pernah ingin menyakitimu...tapi jika aku tau kau sudah punya seseorang yang kau cintai maka aku...sungguh lega....Zoe..'ucap Devan dengan sungguh-sungguh..
Zoe kehilangan kata dia tak bisa membalas perkataan Devan yang terlihat tulus kepadanya, mereka adalah sepupu kandung...dahulu kedua Daddy mereka hampir saling membunuh karna seorang wanita jadi....Zoe dan Devan tak ingin melakukan hal yang sama...
''Terimakasih Devan dan Dena,...aku dan Seina akan hadir dan mendapingi kalian jadi jangan sungkan untuk memanfaatkan sepupumu..''canda Zoe tersenyum..
Devan mengangguk....
''Baik...kau dan Seina akan terlibat jadi..kalian berdua harus bersiap....''ucap Devan..
Seina dan Zoe akhirnya tersenyum dan menganggukan kepala...hingga makan malam itu yang awalnya berubah dari ketegangan menjadi santai dan begitu akrab...di tengah makan malam itu beberapa kali Zoe menatap Seina yang terlihat ceria dan menghabiskan cerita dengan Dena...mengapa di saat dia terluka gadis ini hadir di dalam hidupnya...?
Zoe sangat penasaran...apa yang harus dia lakukan pada Seina...keadaan ini sungguh di luar dugaan..padahal sebelumnya Zoe akan membawa Seina ke kantor polisi..
Setelah makan malam...Devan dan Dena pamit lebih dahulu untuk pulang dan meninggalkan Seina dan Zoe yang masih berdiri di parkiran.
Hening....
__ADS_1
Seina akhirnya memutar tubuhnya dan menatap mata Zoe yang tidak terbaca...gadis itu melangkah mendekati Zoe dan mengulurkan kedua tangannya, tanda dia menyerah..
''Ayo ikat tanganku..kita akan ke kantor polisi..''
Zoe menghela nafasnya,....ia menatap Seina dengan tajam..
''Mengapa kau melakukannya Seina..bisakah kau memberikan alasanmu sebelum kau masuk penjara..''
Seina mengangguk ketika matanya kembali berkaca-kaca...
''Baiklah aku akan jujur..ketika aku melihatmu Zoe,....aku tau kau terluka tadi..meski aku tau itu perbuatan bodoh..tapi aku masih saja mendekatimu dan mencoba untuk mengurangi rasa sakitmu karna aku tak sanggup melihat wajah kecewamu..''
''Apa kau kasian padaku...perlu kau tau aku sangat benci di kasihani apa kau mengerti.....'' teriak Zoe dengan keras..
''Aku tidak kasian padamu....hanya saja aku memang tak tahan melihat matamu yang terlihat terluka aku ingin membuatmu bangkit dan melupakan semuanya..Zoe...maafkan aku jika..''
''Yah...siapa kau bagiku,..kita bahkan tidak saling mengenal sebelumnya apakah kau bercanda atau sedang menipuku..''
''Yah..aku memang seorang penipu di matamu tapi Zoe..jadi bawa aku ke kantor polisi sekarang..'
''Cih kau pintar sekali...Dena sudah tau siapa dirimu dan ketika dia tau aku memasukanmu ke dalam penjara bukankah dia akan sangat marah...''
''Lalu apa yang harus ku lakukan..Zoe...''
''Pergilah yang jauh....aku melepaskanmu asal kau pergi..''ucap Zoe lalu membalikan tubuhnya dan melangkah meninggalkan Seina yang meneteskan airmata....''
Gadis itu memejamkan matanya ketika ia merasa sedih luar biasa...
''Zoe tunggu...''
Seina berlari menyusul Zoe yang hendak masuk ke mobil dan memeluknya dari belakang...
''Aku mohon beri aku kesempatan Zoe...please..aku tak akan keberatan agar kau menggunakanku untuk menutup lukamu setelah pesta selesai maka aku akan pergi jauh..''bisik Seina dengan isakan sedih...
Zoe memejamkan matanya dalam diam...mereka masih berdiri disana dalam keheningan..
''Aku mohon Zoe...anggap saja ini sebagai tanda permintaan maafku..''ucap Seina dengan suara rendah penuh permohonan..
Zoe membalikan tubuhnya dan menatap mata Seina yang rapuh..pria itu mengeraskan wajahnya...
''Seina....''
**************************
Hai...maaf yah....Author beberapa hari ini mengalami sedikit cobaan dalam hidup...namun Puji Tuhan semua bisa di lewati dengan baik dan Author bisa menulis lagi...maaf membuat kalian menunggu, semoga kalian semua sehat selalu..
__ADS_1
Love U All.....