Cinta Putra-putri Sang Mafia Kejam

Cinta Putra-putri Sang Mafia Kejam
Hati Yang Terluka


__ADS_3

Damian masuk ke dalam mobil dan segera meninggalkan halaman kampus...meninggalkan Nayra yang masih berdiri dengan tatapan hancur...


Jadi...selama ini Nayra terpaksa, karna ancamannya karna tekanan darinya gadis itu memilihnya....hal yang paling menyakitkan adalah ketika cinta bertepuk sebelah tangan dan itulah yang di rasakan oleh Damian saat ini bagaimana sakitnya ketika Nayra menolaknya tanpa ragu.


Damian menghentikan laju mobilnya di pinggir jalan...pandangannya mengeras, yah...di banding dirinya, Devan lebih baik dalam hal menjaga Nayra..lagi pula bukankah dia harus mengalah.


Damian menyalakan sebatang rokok dan mulai menghisapnya meniup asapnya ke udara dan merenung....sampai akhirnya sebuah telp mengejutkan Damian..pria itu lalu mengambil ponselnya dan mengerutkan kening..


''Mommy.........'' ucap Damian dengan tatapan beku..


Damian segera menghidupkan mesin mobil dan meluncur menuju rumah sakit,...hatinya di liputi rasa cemas yang begitu besar melandannya..


***********


Di rumah sakit......

__ADS_1


Valerie menatap cemas ke arah IGD tempat gadis yang dia tabrak sedang di periksa...Valerie sedikit gelisah karna suami dan anak-anaknya belum ada yang datang satupun yang datang dan menemaninya..dan hal itu membuat nyali Valerie sedikit ciut..apalagi ada beberapa polisi yang mengintrogasinya sedari tadi..


''Hoh....mengapa lama sekali...'' keluh Valerie...


Tak lama kemudian Dars, juga Damian dan Devan datang bersama di ruang IGD dan menjadi pusat perhatian...tentu saja..Valerie punya suami yang tampan juga dua putra yang gagah..


''Mommy........''


Damian dan Devan mendekat untuk masing-masing memberikan pelukan kekuatan untuk Valerie yang syok..karna si kembar sudah lebih dahulu merebut pelukan Valerie..maka Dars hanya mampu menghela nafas....ia akhirnya mengalah sambil menunggu giliran dan menghampiri polisi untuk mencari tau kronologi kecelakaan..


''Mommy baik-baik saja kan...''tanya Damian dan Devan serempak meski mereka terlibat perang dingin.


''Mommy harus tenang...semua akan baik-baik saja hum.....kita akan memeriksa cctv dan semoga saja gadis itu tidak parah..aku akan mengurus segalanya Mommy..dan biarkan Devan yang menjaga Mommy disini...''ucap Damian memberi penjelasan..


Devan hanya menatap Damian dalam kebekuan sambil menenangkan sang Mommy....dan menunggu gadis itu sadar...Devan lantas menoleh pada sosok Damian yang menghampiri Daddy dan ikut bicara dengan beberapa polisi...

__ADS_1


Damian terlihat aneh...dia tidak marah atau pun melirik sini kepadanya lagi..mengapa...? Apakah dia baik-baik saja...Zoe bilang dia baru saja melihat Damian dan Nayra bicara lalu Damian meninggalkan Nayra sendiri..


Devan menghela nafas......ia akan menemui Nayra..tapi nanti, karna dia harus menangani sang Mommy termasuk gadis yang di tabrak..mungkin saja gadis itu menjebak Mommy untuk mendapatkan uang dengan senjaga menabrakan diri jika itu benar maka Devan tak akan melepaskannya...


Tidak akan pernah.....


Tak berapa lama kemudian...pintu ruang IGD terbuka dan seorang dokter keluar dari sana dan menatap Devan juga sang Mommy....


Devan menghampiri dokter yang menatap keduanya...


''Bagaimana gadis itu Dokter..apakah dia baik-baik saja...aku rasa lukanya parah...''Valerie terlihat khawatir..


Namun hal berbeda di tunjukan oleh Devan...pria itu menunjukan wajah kesal...


''Aku rasa dia sengaja berbohong untuk menjebak Mommy...dia pasti baik-baik saja...aku akan....''

__ADS_1


''Ssst....Devan jangan berkata begitu....dokter bagaimana kondisinya.''ucap Valerie menatap dokter..


''Gadis itu....''


__ADS_2