Cinta Putra-putri Sang Mafia Kejam

Cinta Putra-putri Sang Mafia Kejam
Sakit Hati


__ADS_3

Ketika percintaan itu mencapai puncaknya, pria itu masih berada di atas tubuh Dena,..mereka saling menatap dengan tajam....


kerutan di dahi Devan semakin terlihat jelas disana...sementara Dena menetap penuh rasa sakit...


''Apa ini dirimu yang sebenarnya...kau adalah pria paling kejam yang aku temui...'' jerit Dena begitu marah..


Dena mendorong tubuh Devan hingga pria itu menjauhkan tubuhnya..airmata Dena menetes..ia semakin jijik pada dirinya sendiri...


''Dena....''


''Yah....sebenarnya kau hanya menginginkan tubuhku kan...katakan kepadaku...dan sekali lagi aku akan katakan padamu aku tak akan menuntut apapun darimu..tapi aku mundur sekarang...''airmata Dena mengalir lagi dan lagi..


Gadis itu menyeret tubuhnya sendiri menuju kamar mandi miliknya untuk membersihkan dirinya..sementara Devan melakukan hal yang sama walau dia membesihkan dirinya di ruangan atas milik Mommy..


Sementara tekat Dena sudah bulat, dia tak bisa tinggal disini lagi..sangat berat baginya kalau harus menghadapi Devan yang begitu kejam kepadanya, bahkan pria itu sengaja memfitnahnya bersama Zoe hanya karna ingin mendapatkan tubuhnya...Dena tak mampu memaafkan dirinya sendiri jika dia memilih tetap tinggal..tidak bisa hidup seperti ini..


Dena keluar dari kamar mandi dan menemukan Devan tak ada di kamar, karna itu Dena langsung memakai pakaiannya sendiri dan mengambil sisa uangnya dan menaruhnya dalam tas selempang kecilnya...Dena tak akan membawa apapun bersamanya..ketika sudah selesai bersiap..Dena melangkah menuju pintu dan hendak membukanya namun tanpa di duga Devan muncul disana...


Keduanya bertatapan...

__ADS_1


''Dena...''


''Aku akan pergi malam ini juga dan tenang saja...aku tak akan pernah kembali, kau boleh lega Devan.....''


Dena melangkah melewati Devan namun pria itu malah menangkap tubuhnya dan membawanya masuk ke dalam kamar....


''Devan lepaskan aku...ada apa denganmu...''


''Kau pikir aku pria yang bejat Dena...aku tak akan pernah membiarkanmu pergi dari sini..tidak akan..''


Dena bersedekap...


Devan lalu mengambil jemari Dena dan menggenggamnya dengan erat...


''Aku akan bertanggung jawab Dena...aku akan membawamu pada Mommy dan aku akan menikahimu..''


''Tidak...apa kau sudah gila...dan apa yang akan mereka katakan padaku...mereka akan menganggapku telah menggodamu...lagi pula kau membenciku jadi jangan membujukku dengan pernyataan menikahmu...kita berbeda Devan....kita tidak bisa bersama...''


Devan tersenyum.........

__ADS_1


''Kau tau benar kalau orang tuaku tidak memandang status sosial dalam suatu hubungan dan Mommy pasti menyukaimu, Dena...mengenai aku yang selalu bersikap kasar kepadamu aku minta maaf....aku terlalu bodoh untuk mengerti perasaan ku sendiri...aku tidak peka karna aku pernah patah hati....tapi....aku sadar sekarang kalau kau adalah wanitaku...aku puas bersamamu dan tak tahan bila kita berjauhan...''


Dena hanya tersenyum dingin...ia memilih tidak menanggapi perasaan Devan karna takut terluka....


''Semua sudah berakhir Devan.....''


Dena memutuskan melangkah meninggalkan Devan sendirian....gadis itu melangkah keluar dari kamarnya dan menuju halaman..


Sial sekali....bagaimana dia menghadapi Zoe sekarang, bahkan baru semalam dia meminta Zoe menjadi kekasih sementaranya..tidak mungkin kalau dia harus menyakiti Zoe....


Dena memejamkan matanya merasa bingung dengan apa yang terjadi padanya..sampai akhirnya Devan memeluknya dari belakang dan mengecup pundaknya..


''Maafkan aku Dena aku mohon..dan jangan pergi dariku....aku akan berubah untukmu...Dena..kau akan melihatnya..''


Dena memejamkan matanya,.....sementara dari arah jalan, sebuah mobil berhenti dan menatap pasangan itu dengan tatapan yang dingin...


Jemarinya mengepal di stir mobil....


Deg!!!!

__ADS_1


__ADS_2