Cinta Putra-putri Sang Mafia Kejam

Cinta Putra-putri Sang Mafia Kejam
Nayra Yang Keras Kepala


__ADS_3

Nayra akhirnya sampai di sebuah halaman rumah yang sepi..gadis itu menepikan mobilnya sambil mengerutkan kening,..


Alamatnya sudah benar sesuai dengan alamat yang di kirimkan oleh Oscar padanya, tapi mengapa malah yang dia datangi malah rumah kosong..sekali lagi Nayra memilih untuk tidak terlalu curiga bagaimana pun Oscar adalah kakak dari Kevin kekasihnya, Oscar terlihat pria yang baik dia terlihat bijak dan dewasa tak akan pernah mungkin pria ini menipunya..


Tak lama kemudian ia mendapat pesan untuk segera turun dari mobil...Nayra merasa sedikit takut karna tempat ini amat sunyi dan sedikit horor..dia tidak penakut tapi...hanya sedikit cemas karna ini adalah tempat baru yang tak pernah dia singgahi sebelumnya..


Nayra akhirnya memberanikan diri untuk menuruni mobil dan matanya berkeliling...ingin sekali dia berani namun...hawa dingin dan berbeda mulai di rasakan gadis itu..


Karna takut Nayra kembali masuk ke mobil kali ini bersiap-siap untuk pergi saja...perasaannya mulai tidak enak karna tak ada seorang pun di sini..


Mesin mobil mulai di hidupkan dan Nayra mulai memundurkan mobilnya menuju jalan...ketika matanya menangkap beberapa pria memegang pistol...wajah Nayra mulai memucat....


Ada apa ini...mengapa dia melihat ada lebih dari seorang yang memegang pistol...karna panik, Nayra lalu menginjak gas dan dalam sekejap mobilnya melaju kencang meninggalkan tempat sunyi itu dengan cepat..


Jantung Nayra berdegup kencang ketika ia mulai gemetar takut hari mulai malam dan sementara ada beberapa lampu di belakangnya memburunya..


Sial...siapa sebenarnya Oscar...??


Nayra semakin kencang memacu mobilnya menjauh sementara di belakangnya pun mulai terlihat mengejar...


Nayra ketakutan...jemarinya mengambil ponsel untuk menghubungi siapapun untuk meminta tolong..


Dan ternyata tombol panggilan di ponselnya malah tersimpan nomor Damian, dan ia tak punya waktu untuk mencari nama lain..


Bukankah yang terpenting adalah selamat...


bunyi nada tersambung...

__ADS_1


Damian : Nayra....hallo..kau dimana....


Nayra : Suara terengah-engah ketakutan ( Damian...aaa...aku di kejar oleh beberapa mobil aku takut sekali..) mulai menangis..


Damian : Kau berada di luar kota aku bisa melacakmu sekarang kau harus mengemudi lurus lalu di depan ada dua tikungan kau harus belok kanan....


Nayra : Kau bisa melacakku


Damian : Nayra kau benar-benar gadis keras kepala dan tak mau mendengarkan semua perkataanmu...apakah Oscar sedang memburumu..


Nayra : Jangan memarahiku terus aku akan semakin takut Damian...aku takut sekali, aku sendirian di malam ini...aku harus bagaimana.,....( Menangis..)


Damian : Aku sedang menuju ke arahmu penting bagi kita untuk tetap saling terhubung aku akan memandumu Nayra...jangan khawatir....


Nayra : Damian...mereka membawa pistol dan menembak mobilku beberapa kali..aku takut sekali....


Damian : Tenanglah Nayra..dengarkan aku, fokus menyetir sambil kita bicara..aku tak akan pernah meninggalkanmu sayang....


Nayra : Damian...aku minta maaf, aku jahat padamu.


Damian : Kau akan tetap di hukum meski kau minta maaf sayang..


Nayra : Apa......bukankah kau terlalu berlebihan..?


Damian : Tentu saja tidak berlebihan..kau telah melanggar semua yang aku katakan Nayra..


Nayra : Aku adalah adik iparmu sekarang.

__ADS_1


Damian : Itu bukan urusanku...aku bahkan tak perduli pada Devan...kau yang harus menanggung resikonya..


Nayra : Kau..........


Damian : Tetap perhatikan jalan....apa kau sudah berbelok ke kanan...?


Nayra : Sudah...semoga aku selamat...


Damian belum sempat Damian menjawab...


Bughh....


Terdengar bunyi benturan keras di mobil Nayra hingga gadis itu menjerit ketika dia tak bisa menguasai stir mobilnya..


Damian : (Panik, ponsel masih tersambung dan ia mendengar batuk-batuk) Nayra...apa yang terjadi...


Hening.....


Hening........


Hening...........


Damian semakin panik dia dan anak buahnya semakin memacu mobilnya...


Damian : Nayra...Nayra jangan membuatku takut..Nayra...


Nayra : Ssstt.......

__ADS_1


Damian : Nayra..........apa yang terjadi padamu...Nayra....


Hening....................


__ADS_2