
Tubuh Nayra terbentur stir mobil beruntung airbag nya berfungsi dengan baik sementara...
Mobilnya sudah tak bisa hidup lagi...Nayra gemetar..ketika dia sadar dirinya dalam bahaya...di luar begitu gelap dan asap mulai keluar dari mobilnya hingga ia terbatuk-batuk...
Nayra menghela nafas....
Ketika menyadari beberapa mobil mendekat kepadanya...Nayra harus segera turun atau mereka akn menangkapnya, tak lupa juga gadis itu menyambar ponselnya yang masih tersambung dengan Damian...
Nayra merangkak keluar dari dalam mobil, sepertinya dara mafia memang ada dalam dirinya jadi Nayra bisa berpikir tenang walau dia ketakutan setengah mati...Nayra berhasil keluar dan mulai masuk ke dalam hutan kecil yang berada di pinggir jalan yang entah apa...sementara ada banyak mobil yang mulai mengepung namun Nayra tak lelah untuk terus bersembunyi..gadis itu akhirnya mendapati sebuah pohon besar dan bersembunyi disana...dan mengintip ketika sosok Oscar tampak mendekati mobil...
Nayra........
Suara panggilan di telp membuat Nayra teringat kalau Damian masih tersambung dengannya..Nayra menggunakan earphone sementara ponselnya dia simpan di balik jaketnya.
Damian : Nayra apa yang terjadi....
Nayra : Damian......( nafas yang tersengal )
Damian : (Menarik nafas....) Apa kau baik-baik saja...aku hampir dekat, aku sudah melihat lokasimu.
Nayra : (Menghela nafas..) Aku baik-baik saja tapi...aku tak yakin bisa bertahan..mereka banyak sekali...aku takut Damian.
Damian : Ssssttt...aku akan datang sayang, aku dan orang-orangku akan sampai..kau harus diam dan tenang, atau mereka akan menangkapmu...
Nayra mengangguk airmatanya menetes...ia berada di dalam kegelapan malam di dalam hutan Nayra gemetar namun dia berusaha tenang seperti permintaan Damian...Oh...Nayra sungguh menyesal karna tidak mendengarkan perkataan Damian, Nayra bahkan lebih percaya pada orang lain..betapa bodohnya dia..
Nayra kembali mengenang jika dulu Damian lah yang menemukannya lebih dahulu di panti asuhan seharusnya...Nayra tau kalau Damian sangat perduli kepadanya..namun dia terlalu naif dan keras kepala...sungguh Nayra sangat menyesal sekarang..
*******
''Bodoh......jika dia tidak berada di dalam mobil maka kalian harus mencarinya di sekitar sini..tak mungkin seorang gadis bisa lolos begitu saja dari mobil...''teriak Oscar dengan murka..
''Baik...''
''Gunakan penerang apapun untuk menerangi hutan ini...cari dia sampai ketemu...''
''Baik tuan Oscar...''
Dengan perintah Oscar beberapa mobil mulai terparkir dan lampu sorot mengarah di hutan lebat di depan mereka dan menerangi kegelapan di depan mereka..
Oscar tertawa kejam...ia tau benar kalau Nayra ada disekitar sini..mau kemana lagi gadis itu selain di tempat ini.....
Sementara Nayra bersembunyi di belakang sebuah pohon besar dengan gemetar...semua yang ada di sampingnya menjadi terang seketika...yah...apakah Oscar akan membawanya pergi sebelum Damian sampai..? berbicara tentang Damian..dimana pria itu mengapa suaranya hilang...?
__ADS_1
Dengan putus asa, Nayra lalu memeriksa ponselnya dan menghela nafas pasrah, batrei ponselnya mati total...gadis itu tertunduk ketakutan..ia pasti tertangkap...
Bagaimana sekarang...di sekelilingnya sudah terlihat terang jadi tak mungkin dia merangkak untuk pergi mereka akan melihatnya..jadi tak ada pilihan selain tetap bersembunyi...disini..
Nayra akhirnya mulai gugup ketika suara langkah mulai terdengar di belakangnya...gadis itu semakin merapat di pohon yang melindunginya..
Langkah kaki itu semakin dekat dan membuat Nayra ketakutan sambil memeluk tubuhnya sendiri..
Dan ketika Nayra menundukan kepala, gadis itu membeku melihat seekor ular kecil merayap di dekatnya...Nayra berdiri dan..
''Aaaarrrggghhhh...........''
Suara Nayra begitu nyaring dan membuatnya melompat menjauh...meraih apapun yang ada di dekatnya...Nayra menubruk tubuh kokoh pria di depannya dan memeluknya dengan erat..seketika Nayra lupa kalau dia sedang bersembunyi...dari kejaran sang mafia bernama Oscar..
''Ada ular disana..tolong aku..''jerit Nayra gemetar...
Sementara Oscar membeku, ini pertama kalinya seseorang memeluknya..hingga pria itu terdiam untuk beberapa saat..Oscar menatap Nayra yang sedang memeluknya dengan erat, ia bahkan masih merasakan jantung Nayra berdegup ketakutan...
Pria itu lalu meraih lengan Nayra hingga membuat gadis itu mengangkat wajahnya dan menatap matanya...Oscar menaikan sudut bibirnya..
''Nayra.......''
Tubuh Nayra merosot lemas, mengapa dia ceroboh sekali...mengapa dia bahkan tidak mampu untuk menahan diri....padahal mereka hampir mencerah untuk mencarinya, Nayra bisa melihat di hutan ini hanya ada sosok Oscar sendirian...
Oscar mendekatkan wajahnya....
''Kau pikir akan lolos dariku....''
Mata Nayra berkaca-kaca...
''Kau seorang pembohong, kau penipu..kau ternyata hanyalah penjahat yang menyamar menjadi kakak Kevin..''cela Nayra dengan wajah culasnya.
Oscar mengerutkan kening tampak tertarik dengan cara umpatan Nayra yang lucu...
''Jadi kenapa kalau aku seorang penjahat, pembohong...mengapa kau marah..''
''Karna aku tertipu...aku rela datang ke luar kota hanya untuk Kevin..tapi kau malah mengejarku...dengar yah..aku tak ingin menjadi pelampiasan kebencianmu pada Damian yang besar....apa kau penakut hingga kau harus menculikku dulu..''
Oscar benar-benar terpukau dengan cara bicara Nayra yang sungguh unik..gadis ini memperlihatkan beberapa ekspresi di wajahnya hingga siapapun akan menjadi gemas sendiri..
Oscar tersenyum ketika hatinya tertarik..awalnya memang dia ingin menculik Nayra untuk membuat Damian membayar perbuatannya namun...ketika melihat Nayra semakin lama..
Hati Oscar berdebar hangat, ia bahkan bisa mengerti mengapa Kevin tergila-gila pada gadis ini..jadi Oscar akan membawa Nayra hanya untuk menjadi miliknya..
__ADS_1
Pria itu menarik tubuh Nayra hingga setengah memeluknya..senyumnya terlihat begitu dingin..
''Nayra......aku akan bersedia melepaskan Damian asal kau ikut bersamaku..''
''Apa.........''
Nayra sungguh terkejut sampai tak bisa berkata-kata...ia bahkan tak bisa mengatakan apapun karna ia terlalu terkejut..
Ketika Oscar menariknya dengan sedikit paksa, Nayra baru sadar hidupnya dalam bahaya..
''Oscar lepaskan aku...apa maksud perkataanmu..''
''Aku ingin kau menjadi milikku....''
''Kau sudah gila..mana mungkin kau bisa membawaku, aku mencintai orang lain..hey...lepaskan aku.''
Nayra menjerit panik ketika mereka sampai di tengah jalan dan Oscar bahkan tidak perduli perkataannya dan menyeretnya ke mobil..
''Oscar lepaskan aku...''jerit Nayra mulai meronta...
Namun Oscar malah memeluknya dengan erat dan mengunci pergerakannya, Nayra tak bisa bergerak...
''Oscar....lepaskan aku...''
''Tidak........kau adalah milikku...''
Oscar baru saja akan masuk ke dalam mobil, dia terkejut setenga mati..ketika tiba-tiba ada banyak mobil datang dan mengepung dari dua sisi jalan yang berbeda..
Nayra tersenyum lega..oh...Damian....
Sementara itu...dari sebuah mobil paling depan tampak seseorang keluar dari sana sambil memegang pistol..dialah Damian..
Damian melangkah sambil mengarakan pistol ke arah Oscar dengan tatapan dingin..
''Lepaskan dia Oscar....''seru Damian menajamkan tatapannya...
Sementara Nayra meneteskan airmata...
''Damian......''jerit Nayra meronta...
Oscar menggertakan gigi...
''Kau pikir aku akan melepaskan Nayra...tidak...dia milikku..'desis Oscar tampak geram..
__ADS_1