Cinta Putra-putri Sang Mafia Kejam

Cinta Putra-putri Sang Mafia Kejam
Melamar


__ADS_3

Zoe sama sekali tidak mau menerima kalau Seina telah menipunya sekali lagi mana mungkin gadis itu berani melakukannya..astaga sia seorang pria yang cukup cerdik, selama ini dialah yang menipu para gadis dan kali ini Zoe tidak terima kalau dirinya kalah...tentu saja...dia tak akan mau mengalah...


Begitu sampai di kantor, Zoe langsung memanggil anak buahnya dan memberi perintah...


Zoe tersenyum ketika seorang pria masuk ke dalam ruangannya dan menunduk di hadapannya..


''Tuan Zoe...''


''Aku ingin kau mencari alamat ini...dan cari tau tentang gadis bernama Seina..bagaimana lingkungannya dan apa kesehariannya..''


''Baik tuan..''


''Aku tau mau tau kau harus mengerjakannya dengan cepat...aku tak ingin kegagalan.''


''Baik tuan Zoe..''


Zoe mengangguk tenang dan membiarkan pria itu pergi dari ruangannya. Zoe menyadarkan tubuhnya sialan..di dalam jaket yang dia kenakan pada Seina sebenarnya ada satu cincin berlian yang mahal...tidak, Zoe tidak mempermasalahkan berliannya,...namun sebenarnya berlian itu akan di berikan kepada Dena...namun semua sia-sia..Dena tidak mencintainya jadi cincin itu tetap tertinggal di saku jasnya.


Zoe memejamkan mata ketika ia membayangkan kalau mungkin Dena dan Devan sudah bersama..mereka bahagia, bagaimana itu mungkin terjadi...sedangkan dirinya...tidak bahagia...Zoe menghela nafas, ia harus berusaha tegar inilah hidup..inilah kenyataan yang harus dia hadapi. Pria itu memilih mengalah dan tetap menjadi pria baik sesuai dengan harapan Dena.


*************


Sementara...


Devan membawa Dena menuju sebuah restoran yang begitu indah dan tak lupa mereka melewati makan malam romantis....


''Kau cantik malam ini Dena...''

__ADS_1


''Benarkah...apa kau tidak sedang bercanda...''Dena tersenyum malu..


Devan mengulurkan tangannya dan membuat Dena tertegun...menatap jemari Devan yang terulur kepadanya...


''Ada apa....''


''Kita sudah menjadi sepasang kekasih bukan..''


''Hum....''balas Dena mengaku..


''Jangan ragu padaku Dena....aku mencintaimu..''


Dena terlalu gugup dan tak mampu untuk tidak menerima jemari Devan kepadanya...gadis itu akhirnya mengulurkan tangan dan menyentuh jemari Devan untuk di genggamnya...


Devan kemudian mengecup punggung tangan Dena dengan begitu hangat dan romantis.....hingga mata Dena berkaca-kaca...


Dena mengerutkan kening...


''Hukuman berat apa Devan...aku tidak...''


''Aku mendapat hukuman berat Dena karna aku tidak bisa melupakanmu, aku kin jatuh cinta kepadamu dengan begitu besar...Dena....maukah kau menerima permintaan maafku dan..maukah kau menikah denganku Dena..'' Devan mengecup sekali lagi tangan Dena dan membuat gadis itu berkaca-kaca...


Dena pun tak kuasa menahan tangis...ketika Devan berdiri dan mendekatinya seperti dalam drama yang dia tonton, ketika Devan berlutut untuk memperlihatkan sebuah kotak yang telah terbuka dan menampakan sebuah cincin yang begitu indah di hadapan matanya...sungguh Dena tak mampu menahan perasaan bahagianya..


''Maukah kau menjadi istriku, menjadi ibu dari anak-anak kita nanti..''


''Oh....Devan....''

__ADS_1


''Jawablah aku Dena please..''ucap Devan dengan senyuman di wajahnya..


Dena menganggukan kepalanya dengan penuh haru..


''Yah...aku menerima lamaranmu Devan...aku akan dengan senang hati menjadi ibu dari anak-anak kita...''


Devan tersenyum bahagia ketika dia menyelipkan cincin di jemari Dena dan mengecupnya...


Dena menuntun Devan berdiri untuk kemudian mereka saling memeluk dengan begitu erat...


''Terimakasih sayang....''bisik Devan merasa lega..


***********


Sementara........


Hari sudah sore dan Zoe sudah keluar dari kantornya menuju parkiran ketika ponselnya berdering, ada telp dari anak buahnya..


Zoe mengangkat ponselnya...


''Kau menemukannya...'' Zoe tersenyum kejam...


Seina.....awas kau.....


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Hai.....jangan lupa mampir di novel baru Author yah......terimakasih semuanya...Love U All

__ADS_1



__ADS_2