CINTA TERPAUT 18 TAHUN (2 Musim Yang Berbeza)

CINTA TERPAUT 18 TAHUN (2 Musim Yang Berbeza)
Tembakan maut sang laki-laki berwajah malaikat


__ADS_3

Ayudia


Saat dia sudah hampir di akhir lagu seketika pandangan mata nya bertemu dengan sang Dirut, dia merasa agak canggung, Kemudian dengan cepat membuang pandangannya. dan untungnya wajah tampan Edo cukup membuat nya terhibur.


Sedikit ku jelaskan tentang ku dan kamu


Agar seisi dunia tau Keras kepala ku sama denganmu


dia tidak paham apa yang tengah dibicarakan dua bersaudara itu tadi, yang jelas kak eta tampak menggenggam erat tangan pak Dirut , bicara sambil menatap dalam wajah laki-laki itu


Cara ku marah cara ku tersenyum


Seperti detak jantung yang bertaut


Nyawaku nyala karna denganmu


tiba-tiba Edo tampak bicara ke arah ayudia yang masih bernyanyi, seketika ayudia menaikkan alisnya berfikir kenapa dengan Edo


*Ada apaan sih?*


tanya nya bingung masih terus bernyanyi


Aku masih ada sampai di sini


Melihatmu kuat setengah mati


Seperti detak jantung yang bertaut


Nyawaku nyala karna denganmu


Semoga lama hidupmu di sini Melihatku


berjuang sampai akhir Seperti detak jantung yang bertaut


Nyawaku nyala karna denganmu


dan terdengar tepuk tangan riuh dari semua penjuru, ayudia membungkukkan tubuhnya bermaksud untuk turun, tapi Edo Kembali memberi kode agar dia tidak turun saat ini.


"apaan?"


Ayudia bertanya bingung ke arah edo


seketika tiba-tiba terdengar suara musiknya berubah


*ehhhh kannn belum ada perubahan lagu, kok tanpa aba-aba*


Ayudia tampak panik, menoleh kekiri dan kekanan dalam keadaan bingung


"do.. kak Doni..."


pekiknya pelan


seketika tiba-tiba lampu menjadi begitu temaram, lantas 1 lampu tembak mengarah ke arah sisi kanan ujung dan 1 nya lagi mengarah ke arahnya, suasana kafe terasa begitu aneh tidak lama terdengar seseorang menyanyi dari arah samping kanan, ayudia dengan cepat menoleh, Seorang laki-laki tampan tampak menyanyikan lagu  I Like You So Much You’ll Know It oleh Honey Jemlan


like your eyes, you look away when you pretend not to care


Aku menyukai matamu, kamu memalingkan pandangan saat kamu pura-pura tidak peduli


I like the dimples on the corners of the smile that you wear


Aku menyukai lesung pipitmu saat kamu tersenyum


I like you more, the world may know but don’t be scared’


Aku sangat menyukaimu, dunia mungkin tahu tapi jangan takut


seketika ayudia membeku, kaki nya menjadi lemas


itu sang idola nya kak Abdullah, si tampan berwajah Malaikat.seketika Ayudia menoleh ke arah Edo dan kak Doni laki-laki yang bilang akan ada kejutan untuk nya tadi.


Cause I’m falling deeper, baby, be prepared


Karena aku terjatuh semakin dalam, sayang, bersiaplah


I like your shirt, I like your fingers, love the way that you smell


Aku menyukai baju mu, jari mu, bau mu


laki-laki itu terus bernyanyi sambil berjalan berlahan kearah ayudia


"ini apa?"


dia bertanya cepat ke arah Edo yang berdiri di samping kak doni nya yang tengah memainkan orgen, kak Doni bukannya menjawab malah tampak terkekeh,jelas dia bingung setengah mati.


Edo membentuk kedua tangannya menjadi hati, sedang kan kak Doni nya Kemudian mengedip-ngedipkan sebelah matanya dengan nakal ke arahnya.


To be your favorite jacket, just so I could always be near

__ADS_1


(ingin) menjadi jaket favoritmu, supaya bisa selalu dekat kamu


I loved you for so long, sometimes it’s hard to bear


Aku telah mencintaimu sejak lama, terkadang sulit menahan perasaan itu


But after all this time, I hope you wait and see


Tapi setelah sekian lama ini, aku harap kamu akan menunggu dan melihat (bukti cintaku)


*ommo ommo wait wait ini apaan coba?*


jerit ayudia dalam hati, rasanya dia benar-benar bingung ini harus bagaimana, dia fikir bertahan atau lari sekarang juga karena malu.


Love you every minute, every second


Mencintaimu setiap menit, setiap detik


Love you everywhere and any moment


Mencintaimu dimanapun kapanpun


Always and forever I know I can’t quit you


Selalu dan selamanya aku tahu aku tidak bisa berhenti (mencintaimu)


‘Cause, baby, you’re the one, I don’t know how


Karena, sayang, kamulah satu-satunya, aku nggak tahu kenapa bisa begitu


laki-laki itu sudah berdiri tepat didepan matanya, menatap hangat ke arah Dirinya. tiba-tiba jutaan bunga jatuh dari atas kepalanya,dia mengalami mandi bunga.


*aih apa ini coba? jadi kayak di film-film romantis Korea apa China gitu, ini dalam rangka apa? jangan bilang gua di tembak ini*


batin ayudia, sambil menatap wajah laki-laki yang ada didepan nya itu


"ini apa kak?"


tanya nya tanpa mengeluarkan suara


I love you ’til the last of snow disappears


Aku mencintaimu sampai butiran salju terakhir menghilang


Love you ’til a rainy day becomes clear


Never knew a love like this, now I can’t let go


(Aku) tidak pernah merasakan cinta seperti ini, sekarang aku tidak bisa lepas


I’m in love with you, and now you know


Aku jatuh cinta kepadamu, dan sekarang kamu tahu


tiba-tiba laki-laki itu menyerahkan sebuket bunga untuk Ayudia, seketika bola matanya membulat, dengan cepat kedua belah tangannya menutupi mulutnya,


*nggak salah ini*


batinnya bingung


I like the way you try so hard when you play ball with your friends


Aku suka saat kamu bermain bola dengan semangat bersama teman-temanmu


I like the way you hit the notes, in every song you’re shining


Aku suka mendengarmu bersenandung (atau memainkan musik), di setiap lagu kamu bersinar


I love the little things, like when you’re unaware


Aku mencintai segala hal tentangmu yang bahkan tidak kamu ketahui


I catch you steal a glance and smile so perfectly


Aku memergokimu sedang memandangku dan tersenyum sempurna


ayudia secara berlahan menerima buket bunga yang di berikan laki-laki itu, dengan cepat dia melepaskan tangannya dari depan bibir nya


"Ini apa?"


tanya nya lagi pada laki-laki itu


laki-laki itu tersenyum begitu manis ke arahnya


Though sometimes when life brings me down


Walau terkadang kehidupan membuatku sedih

__ADS_1


You’re the cure, my love


Kamulah obatnya, cintaku


In a bad rainy day


Di saat hujan deras


You take all the worries away


Kamu menghapus semua kegelisahanku


tanpa menjawab laki-laki itu terus bernyanyi sambil menggenggam erat telapak tangan Ayudia


"kak"


ayudia tercekat, seketika otaknya menjadi buntu, kakinya benar-benar menjadi lemas


tunggu tunggu dulu


dan seketika otak warasnya tersadar


"pak Dirut?*


bola matanya dengan cepat menatap ke arah meja sang Dirut, tampak disana pak ardhan mulai berdiri dengan ekspresi yang tidak dapat dia pahami, menatap tajam ke arah ayudia lantas tiba-tiba mencoba berjalan dengan cepat ke arah mereka


Love you every minute, every second


Mencintaimu setiap menit, setiap detik


Love you everywhere and any moment


Mencintaimu dimanapun kapanpun


Always and forever I know I can’t quit you


Selalu dan selamanya aku tahu aku tidak bisa berhenti (mencintaimu)


‘Cause, baby, you’re the one, I don’t know how


Karena, sayang, kamulah satu-satunya, aku nggak tahu kenapa bisa begitu


Ayudia tercekat, Seketika dia menelan salivanya. dia menggigit pelan bibirnya sambil menatap ke arah depan, tapi sepertinya kak eta berusaha menahan langkah sang Dirut


In a world devoid of life, you bring colors


Di dunia yang tanpa kehidupan, kamu memberi warna


In your eyes I see the light, my future


Di matamu kutemukan cahaya, masa depanku


Always and forever I know, I can’t let you go


Selalu dan selamanya aku tahu, aku tidak bisa melepaskanmu


laki-laki disebelah nya tiba-tiba membungkukkan tubuhnya, sedetik kemudian dalam keadaan kaki kirinya menekuk ke lantai dan kaki kanannya naik ke atas, dalam kalimat terakhir terdengar dengan jelas maksud dari semuanya


I’m in love with you, and now you know


Aku jatuh cinta kepadamu, dan sekarang kamu tahu


I’m in love with you, and now you know


Aku jatuh cinta kepadamu, dan sekarang kamu tahu


*ini nembak kan? gila gua ditembak*


pekik ayudia dalam hati


seketika seluruh isi kafe berteriak


"terima...."


"terima..."


"ciummm..."


"cium..."


dan pak Ardhan kelihatan benar-benar mulai kehilangan kendali nya, laki-laki itu melepaskan pegangan kak eta nya, dalam hitungan detik melesat ke arah Dirinya


*pak...kak...*


Ayudia menoleh ke arah ardhan Kemudian menoleh ke arah kak Abdullah, wajah nya kelihatan begitu panik dan bingung


*Alamakkkk Doraemon.... i really need your help"

__ADS_1


teriaknya seketika


__ADS_2