CINTA TERPAUT 18 TAHUN (2 Musim Yang Berbeza)

CINTA TERPAUT 18 TAHUN (2 Musim Yang Berbeza)
Mengumumkan status pastinya


__ADS_3

Mama ainun


Mendengar berita mengejutkan dari Bandung soal kelakuan anak Jayusman jelas membuat se isi rumah shok, dia dan suami menggeram kesal karena kelakuan anak jayus, dan Alhamdulillah ardhan bisa menyelesaikan semuanya dengan bijak.


"Bima mau persiapan resepsi nya maju di beberapa bulan ini ma, biar semua keluarga besar di undang dan tahu istri Bima"


ucap ardhan sepulang dari Bandung


"Terlalu lama pernikahan ini ditutup tanpa ada yang tahu realita nya soal siapa Ayudia"


"Dia butuh status pastinya di keluarga besar kita"


"Bima akan umumkan status pastinya"


yah jelas saja dia setuju sekali, dari awal mau bikin resepsi besar-besaran buat ardhan sama Ayudia, tapi karena kesibukan Ayudia dari ujian SMK, tes masuk universitas, hamil Hanif, lahiran, masuk lagi kuliah pada akhirnya tidak juga terlaksana resepsi yang di impikan keluarga mereka.


"Itu sih eta setuju, pernikahan kemarin terlalu sederhana dan tertutup, bahkan anak perusahaan Abimayu masih banyak yang belum tahu Abang sudah Nikah"


ucap eta


"Malah mikir Abang masih duda ganteng dan kaya, ckckckck setua ini masih di bilang berkharisma"


eta memperhatikan ardhan dari ujung kaki hingga ujung kepalanya


"Yah memang semakin tampan, benar kata Ayudia kayak oppa-oppa Korea"


kekeh eta lagi


"Itu ngejek atau muji?"


ardhan tampak kesal, mama Ainun ikut terkekeh.


"eww marah, muji lah memang Abang eta satu ini ganteng, nggak heran Ayudia sampai klepek-klepek"


ardhan malah pura-pura cuek dengan pujian yang dilontarkannya sang adik


"Nanti pas hari H Hanif ada bik Sri yang jaga, usahakan ada orang baru juga ma buat ngurus Hanif, mungkin bik Sri juga buruh istirahat nanti nya"


"Ada-ada.. yang minta pekerjaan kemarin, masih keluarga bik Sri tinggal di Bogor dekat kita, dia masih muda, suami nya juga butuh pekerjaan bang"


sahut eta cepat


sejenak ardhan diam


"Nah Nanti bisa ajak istri nya buat bantu jaga Hanif, suaminya bisa jadi supir baru kamu yah, kan pak Agus di Bandung berapa tahun ini, mana pak Eko mau pensiun juga"


ucap mama


ardhan mengangguk-anggukkan kepalanya


"Boleh juga ma"


"Nanti kita telepon wedding organizer nya......... biar semua dia yang persiapkan"


"Bikin gaun ay ma sebaiknya cari desainer yang bisa ke Bandung, biar Fitting disana aja"


"Biar kuliahnya nggak terganggu sementara ini"


"Fitting pakaian nya jangan dibikin heboh kalau bisa, biar jadi kejutan buat ay"


sejenak eta melirik ke arah ardhan


"Wuihh jadi pesta kejutan ini?"


ardhan mengulum senyum


"Sekalian kado ulang tahun ay tahun ini"

__ADS_1


"ahhh.. mama eta juga mau di romantisin suami"


rengek eta kemudian, sedikit menggoda tapi seakan lagi curhat sambil memeluk mamanya.


"hus sudah tua "


ucap mama nya


"mas Koba jarang romantisin aku sih"


"nanti tak suruh romantisin kamu kalau ketemu"


Goda mamaya


"Kamu banyak berubah bim"


ucap nya sambil berkaca-kaca.


"Jauh lebih baik dari waktu bersama arletta"


setelah berkata begitu, menyentuh wajah putra nya dengan hangat


"Semoga selalu bahagia sama ay hingga kakek nenek seperti mama dan papa"


tampak bola mata sang putra berkaca-kaca


"Amin ya Allah"


Ardhan memeluk mama nya erat dengan penuh cinta.


*******


Ardhan


Keputusan finalnya acara resepsi pernikahan mereka akan dilaksanakan dslam Waktu dekat. agar kedepannya tidak ada lagi kekhawatiran besar karena seluruh keluarga tahu siapa Ayudia, memperkenal kan nya ke depan publik secara resmi dan dapat dipastikan agar masuk trending topik tahun ini.


"Ini waktu nya memperkenalkan ayudia di depan publik"


"Wedding organizer nya biar mempersiapkan semuanya,gedung cari nya bisa muat ribuan tamu dalam semalam, undang seluruh orang termasuk seluruh karyawan Abimanyu di Bandung, Jakarta pusat serta anak cabangnya dan Palembang"


"Yang ngurus undangan biar Dion itu, dia bakal repot dalam 2 bulan kedepan bolak-balik keluar kota"


"jangan lupa undang Nadya dan keluarga besar hillatop bang, Nadya berapa kali nanya kapan peresmian nikahan Abang"


eta bicara cepat ke arah nya


"bantu telpon dia setelah undangan selesai dibuat"


eta mengangguk paham


"keluarga besar William konstruksi nanti biar Jerry yang urus undangannya"


"Ini benar-benar keduluan Abang resepsi nya, padahal Jerry baru selesai lamaran"


kekeh eta


"jerry terlalu lama menimbang keraguan"


"Bukan Jerry nya sih, byby nya yang lama membuat pertimbangan"


jawab adiknya sambil sibuk merogoh tasnya


"eta minta mas Koba jemput dulu, besok baru ke wedding organizer nya bareng mama, Abang tinggal tunggu informasi selanjutnya"


ardhan mengangguk cepat


"Halo mas?"

__ADS_1


setelah itu eta berlalu dari hadapannya, bicara melalui handphone nya dengan sang suami.


Ardhan menghela nafasnya pelan, berjalan menuju ke kamar papanya untuk melihat kondisi papanya yang belakangan mulai sering kurang enak badan.


********


Ayudia


Agak bingung juga karena tiba-tiba sang suami bilang desainer ....... di Jakarta yang notabene langganan para artis bulan kemarin bikin jadwal pertemuan bareng, membicarakan soal gaun yang diinginkan, dari warna, konsep dan lain sebagainya. Ayudia sempat bingung karena yang di ukur gaun pengantin dan kebaya yang bahan nya Begitu mewah dengan contoh konsep gambar luar biasa, meskipun bingung Ayudia pada akhirnya menurut saja.


nah kemarin tiba-tiba ardhan mengosongkan semua jadwal kuliah Ayudia besok, katanya buat fitting gaun pengantin.


"Kok fitting gaun sih bang? mau acara siapa?"


"Jerry"


sang suami menjawab singkat, tersenyum begitu manis sambil mengelus lembut wajahnya.


"Kan harusnya byby dan Jerry yang di fitting?"


"Masa keluarga besar pakai baju biasa ay?"


"Tapi kok gaun?"


ayudia menaikkan sebelah alisnya


"Hmm "


bukan nya menjawab sang suami malah tahu-tahu menautkan bibir mereka, tidak mau melepaskan tautan itu untuk waktu yang lama pada akhirnya malah menuntun Ayudia masuk ke kamar dengan begitu lembut.


"Abang"


"Hmm.."


malah menjawab penuh gai..rah.. terus menciptakan keindahan untuknya, bibir sang suami tahu-tahu sudah ada di ceruk lehernya, bermain indah disana, menyesapnya lembut sambil membuat tanda warna disana.


"Abang"


"Boleh kan? sudah 1 Minggu libur"


goda sang suami


Begitu ayudia mengangguk, tanpa aba-aba tangan ardhan sudah menyusup di balik pakaiannya, naik ke atas sana dan bermain nakal disana.


"Ahh Abang"


dia men..de..sah lembut


dan jelas membuat sang suami semakin terpacu, membawanya melintasi waktu, menyatukan bi..bir mereka berkali-kali hingga suara sesapan nakal itu terus bergema di balik telinga nya, turun ke ceruk leher kemudian menuju ke da..da.. indahnya, menyapu lembut disana untuk waktu yang lama, membuat Ayudia bahkan terus mengeluarkan suara aneh dan menge..Ra..Ng nikmat.


hingga kemudian menciptakan sensasi luar biasa dibawah sana, disaat sesuatu terasa bergerak nakal hingga menciptakan sesuatu yang luar biasa, membuat nya berkali-kali mencapai sesuatu yang di sebut pelepasan sempurna kemudian ketika sang suami yakin dia telah siap seutuhnya menerima, berbisik lembut seperti biasanya.


"Aku masuk"


sepersekian detik kemudian seperti biasa sang suami menyeruak masuk dengan lembut dan penuh cinta, menyakinkan dirinya sepenuhnya didalam sana, me..mompa nya berlahan melintasi waktu dengan semangat menggebu, acapkali membuat mereka saling bersahutan suara indah dari balik bibir mereka hingga menambah suasana menjadi semakin panas membara,mengarungi waktu melintasi cak..Ra..wala, memberi rasa nikmat tiada Tara hingga tiba pada titik pelepasan mereka.


******


Ardhan


Setelah perang disepanjang malam yang membuat lelah sang istri, dengan lembut dia berkata dibalik telinga Ayudia.


"Sayang, i love you"


sebuah kecupan manis mendarat di bi..bir, wajah, kening dan hidung nya kemudian di puncak kepala nya. Kemudian dengan lembut memeluk Ayudia, menyentuh perut sang istri sambil mengusap lembut penuh cinta.


Segala puji bagi Allah yang menciptakan manusia dari ‘air’ dan menjadikannya berketurunan dan berbesanan

__ADS_1


dia melafaz dia didalam hati


harapan terbesarnya semua rencana menjadi lancar tanpa hambatan, dan impian kecilnya, setelah ini akan ada teman Hanif yang baru terbentuk kembali di perut indah sang istri, jika tidak hari ini insyaAllah besok, jika tidak besok insyaAllah lusa, jika belum InsyaAllah akan tiba nanti waktunya.


__ADS_2