
Ayudia
Bik Sri dan pak Agus tahu-tahu menghilang hampir 1 Minggu ini, pergi pagi pulang malam, dan ardhan tahu-tahu menyediakan baby sitter baru buat Hanif, jelas saja bikin Ayudia agak pusing dibuatnya.
"bik Sri kenapa?"
"Oh ada urusan keluarga"
"Kan bik Sri nggak punya keluarga di Bandung?"
"Ada, belum lama pindah"
kecurigaan ayudia pada akhirnya lagi-lagi menghilangkan.
Sore ini sudah harus pulang ke Jakarta, acara pernikahan byby dan Jerry mundur telak.
"Kok ay nggak tahu bang? kan kita bisa bantu-bantu dari kemarin"
"Nggak tahu, keluarga mereka minta nya begitu ay"
"Ah"
Ok nggak masalah, tapi yang bikin bingung yang nikah kan mereka tapi yang sibuk di buat bak tuan putri dirinya, di salonin, di lulurin, di apakan itu selama berhari-hari pokoknya tubuh ayudia di permak habis-habisan dan pagi Minggu tahu-tahu dari subuh setelah selesai sholat subuh Ayudia sudah harus berias sama make up artis........yang selalu di rekomendasikan para selebriti tanah air, dan yang bikin bingung kok pakai gaun pengantin????
"Mbak kok pakai gaun pengantin yah?"
Sang asisten desainer hanya mengulum senyum, sibuk merapikan petticoat kemudian memasangkan gaun pengantin nya, merapikan semua hal lantas sang MUA sibuk merapikan make up nya.
"Kak, Abang mana?"
"Sudah pergi duluan bareng Jerry, kamu sama kakak dan Wulan"
jelas saja Ayudia mengerutkan dahinya, sejak subuh sang suami menghilang, hanya mencium hangat dirinya sambil berkata
I love you so much sayang
sesaat setelah dia bangun tidur, ngajak sholat subuh berjamaah lantas menghilang sampai jam segini, tahu-tahu kata kak eta sudah pergi sama Jerry.
kak eta sudah terlihat cantik dengan gaun kebaya setelah keluarga, Wulan apalagi terlihat cantik nya kebangetan.
Adik siapa dulu???
bangga dia hihihi
Dan pada akhirnya yang menikah byby sama Jerry tapi yang dag Dig dug ser malah dirinya.
Waktu menjajakan kaki di hotel Kak eta melarang dia melihat kiri kanan, mau baca itu tiap ucapan selamat papan bunga nggak bisa sebab di tutup sama kain semua, belum lagi semua orang menundukkan kepalanya ke Ayudia.
"Kak sumpah kok aku yang serasa mau nikah ini ah"
ayudia protes agak kesal dan singkuh, sumpah dia fikir seolah-olah dia ini yang mau nikah. dan matanya sedikit terbelalak karena tahu-tahu sang suami sudah menunggu didepan pintu suatu ruangan besar yang sudah dihiasi berbagai macam hiasan pernikahan, ardhan terlihat.....
sangat sempurna
__ADS_1
dengan setelan jas berwarna silver, berdasi kupu-kupu dan dengan wajah dengar Begitu menawan, tampan dan tetap berkharisma, bahkan kelihatan lebih tampan dari 4 tahun yang lalu sebelum mereka menikah.
tidak tahu sekelabat bayangan soal pertemuan awal mereka tiba-tiba terlintas didalam ingatan Ayudia.
dia yang habis nari masih menggunakan hiasan kepala yang bikin sesak nafas, baju kaos oblong dan training sekolah, buru-buru masuk ke lift dan menabrak sang direktur utama Abimanyu group yang dia belum tahu sama sekali.
Buggg
"Aihhh Yoooo..."
Dia meringis,langsung mendongak menatap sosok yang dia tabrak. Ternyata seorang laki-laki berbadan tinggi dan besar dengan wajah datar dan tampan.......
tampan...!!
dapat rejeki apa pagi-pagi eee... ralat mau siang ini jam 10 emonnn... ketiban durian rontok lihat om om ganteng kayak oppa-oppa koreaa
song Jong ki....
ji Chang Wook
park Seo joon
won bin
ah gile dah yang wajah cutenya makin tua makin berkharisma mereka itu
ehhhh... ini otak sengklek mikirnya kok macam-macam saja
"Maaf om"
yang satu nya lagi manis bangetttt
istri-istri 2 sosok laki-laki berkharisma ini pasti cantik-cantik tebak ayudia kemudian
"Om Om bisa bantu saya? Please! saya harus segera naik ke atas sangat terlihat aneh jika saya masih menggunakan hiasan ini saat menghadap Dirut nya"
"Om,saya harus ke ruang Dirut bareng guru saya,bantu lepaskan sebentar"
"Bukan ngomong sama kamu do, tapi ngomong sama ini om om yang kayak simpanan sugar baby didepan ku ,sugar Daddy lah istilahnya "
"Oom...bantu saya dengar nggak sih?"
"Ahhhh leganya"
lalu perjuangan panjang ketika ardhan mau menikahi dirinya, mang Abas yang marah, kak Rudi yang menggila, Mak yang kecewa, Abang Jerry yang merasa diri nya direbut oleh sang kakak. semua nya seolah hadir mengingatkan dirinya.
Seketika sang suami mengulurkan tangannya, menunggu dirinya menerima uluran tangan itu, kemudian secara berlahan membawa nya kedalam.
Ayudia tampak diam, menatap kearah depan dimana disepanjang pintu masuk konsep yang tertata bak istana negeri dongeng impiannya, perasaan nya bertalu-talu, dia gemetaran, dalam sekejap menatap wajah ardhan penuh kebingungan. Sang suami menoleh, menghentikan sejenak langkahnya kemudian berbisik.
"Tarik nafas kemudian buang, semua menunggu kita di dalam sayang"
kemudian ardhan mulai membawa nya masuk ke dalam, seketika terdengar musik daerah Palembang, pembawa acara mulai menyumbangkan suara di balik microfon nya.
Kedua mempelai telah memasuki singasana.......
__ADS_1
"Bang?"
"Happy universary happy birthday"
bisik ardhan
Seketika bola mata Ayudia berkaca-kaca, tampak konsep impiannya disepanjang ruangan gedung pernikahan, persis seperti yang dia harapkan.
seluruh orang tengah berdiri di sepanjang gedung, jutaan tamu hadir memberikan tepuk tangan meriah, di kursi pelaminan atas panggung depan sama mama Ainun, papa Cakra, Mak dan mang Abas sudah berdiri manis disana. sedangkan byby dan Jerry yang katanya menikah malah berdiri di ujung sana melambaikan tangan nya, tersenyum lebar dengan sejuta kebahagiaan.
"Ini pernikahan kita?"
ayudia mencelos, air matanya mulai ingin tumpah karena hari, bahagia, kesal, sedih dan entahlah, dada nya membuncah, dia benar-benar ingin berteriak sambil memeluk sang suami, menghujaninya dengan sejuta ciuman saking senangnya.
ardhan mengangguk,mereka masih berjalan menuju ke atas panggung.
"Ay boleh pingsan nggak?"
ardhan terkekeh
"Boleh, nanti Abang yang gendong ke atas kalau pingsan"
sejenak air mata Ayudia urung tumpah, dia ikut terkekeh mendengar jawaban sang suami.
"Terima kasih untuk banyak hal"
ucap ardhan pelan sambil menoleh ke arah dia
"Terima kasih tetap sabar mendampingi aku selama 4 tahun ini"
ucapnya lagi sambil terus berjalan ke depan
"Terima kasih untuk sejuta cinta yang kamu beri"
"Terima kasih sudah menjadi istri terbaik ku dan mengisi seluruh hidup ku dengan sejuta warna kebahagiaan"
kali ini air matanya sudah tidak bisa di bendung lagi, dia menangis sambil menggenggam erat tangan sang suami, menuntun nya naik ke atas panggung kemudian berdiri ditengah-tengah menatap jutaan tamu undangan yang hadir.
"Ay yang harus nya berterima kasih banyak sama Abang"
"Semua impian ay selalu Abang berikan dan penuhi, dan Abang adalah satu-satunya mimpi paling indah yang ay miliki"
"Kadang ay takut ketika bangun, mimpi ini menghilang begitu saja"
dia terus menangis terisak saking terharu dan senangnya
Bagaimana mengatakannya? Ardhan adalah satu dari jutaan laki-laki yang tidak mungkin dia dapatkan lagi di dunia ini, ibarat pasir dia adalah satu-satunya pasir terbaik dari milyaran butiran pasir yang ada di lautan,begitu sempurna untuk mengisi seluruh hidupnya, dia acapkali takut Semua ini hanya mimpi,takut ketika terbangun besok pagi kebahagiaan ini menghilang begitu saja.
"Ini bukan mimpi, ini realita yang sama-sama tengah kita jalani, hanya tinggal kita kedepan nya bagaimana menciptakan cara untuk terus mempertahan kan kebahagiaan ini hingga menua bersama"
Ardhan bicara kemudian melesatkan ciuman manis di bibirnya beberapa waktu hingga terdengar tepuk tangan riuh gempita yang tidak berhenti dalam waktu lama
********
Catatan \=
__ADS_1
behhh nyari konsep gambar nikahan mereka bikin outhor putar kepala, susah Beb... mau nya bukan begituan, tapi dapat nya itu 😭😭😍😍😍
akhir nya up nya terpending lama.