CINTA TERPAUT 18 TAHUN (2 Musim Yang Berbeza)

CINTA TERPAUT 18 TAHUN (2 Musim Yang Berbeza)
1 hati 2 cinta tapi di posisi berbeda dengan nilai yang sama


__ADS_3

Ardhan


Karena percakapan beberapa waktu yang lalu itu anak malah selalu mengusilinya dengan panggilan sayang dan ardhan cuma bisa memijat kepalanya yang tidak sakit sama sekali.


Dan menikahi Ayudia benar-benar butuh kesabaran ekstra, serasa ujian masuk sekolah yang tiap lembar nya mesti diisi satu persatu, tidak buru-buru juga jangan terlalu santai karena keburu waktu.


dia ingat pesan mama nya dan eta soal


"yang kamu nikahi anak-anak dibawah umur, fase masa remaja yang belum sempurna, jiwa nya jelas masih labil. kamu bawa kekiri dia ikut kamu bawa kekanan dia ikut"


"Dia bukan arletta tapi Ayudia, yang satu hari bisa menangis, marah-marah dalam keadaan tidak jelas atau bahkan bakal mendiami kamu tanpa alasan"


"Karena menikahi anak dibawah umur menyebabkan terputusnya fase masa remaja. Seharusnya pada fase itu merupakan fase bagi perkembangan fisik, emosional, kognitif dan sosial mereka"


ardhan menghela nafasnya, menatapi punggung Ayudia yang sibuk membuat kan sarapan untuk mereka di Minggu pagi yang cukup cerah


anak itu menuangkan teh untuk dirinya, tersenyum manis kemudian memberikan ardhan semangkuk bubur kacang hijau yang aroma nya cukup menggugah selera.


"Sarapan orang sumatera berat-berat setiap pagi"


ucap Ayudia cepat


"Ng... bahkan kami pagi-pagi sudah terbiasa makan nasi"


ardhan mengulas senyum


"Bukan masalah"


Dia menghabiskan sarapannya hingga tetes terakhir, kemudian meringsut meninggalkan Ayudia menuju ke kursi sofa.


"Sayang"


ay bicara sambil sibuk menyusun piring yang telah dia bersihkan ke dalam rak


"Nanti ay mau ke mall Kemang ya, ada show live disana"


sejenak ardhan menghentikan aktifitas tangannya yang sibuk mengetik sesuatu di laktopnya, sebenarnya dia kurang suka saat ayudia harus naik stage untuk show live nyanyi lagi, tapi memintanya berhenti sekarang sama saja dia memutus rantai kebiasaan juga pergaulan nya.


"Kamu beneran suka nyanyi atau ..."


ardhan menggantung kalimatnya


tidak stop please!


pertanyaan soal kamu benaran suka nyanyi atau sekedar butuh uang akan terdengar sangat infulsif ,bisa berakibat fatal dan membuat pasangan tersinggung apalagi di usia Ayudia yang mungkin akan sulit menerima secara emosional dengan pertanyaan yang seperti itu.


ardhan mencoba mencari kata yang paling tepat untuk Ayudia


Ayudia tampak mendekat, duduk disamping dirinya sambil mencoba merebahkan diri di atas sofa di sisi kiri dia duduk.


"Belum dijawab diizinkan apa nggak"

__ADS_1


Ayudia mengeluh sambil menoleh ke arah ardhan


"Itu kebebasan buat kamu, karena semua tentang kehidupan kamu, apapun yang kamu suka selama bisa jaga diri dengan baik,aku setuju saja"


pada akhirnya kalimat protes dan sejenisnya tidak sama sekali ardhan ucapkan saat ini


May be ada lain waktu yang timing dan moment nya paling pas, menggunakan bahasa yang paling cocok untuk dimengerti Ayudia, dan bukan hari ini.


Apalagi mengingat ekspresi ayudia yang berubah drastis Beberapa hari yang lalu saat pertama kali masuk apartemen nya,anak itu tampak terkejut dengan banyak foto arletta yang bertebaran dimana-mana, tidak bertanya, tidak bicara cuma mengangguk atau menggeleng saat dia ajak bicara.


Dia fikir Its big wrong karena lupa menyingkir kan segala sesuatu soal arletta, dia lupa ada sosok baru yang mulai kemarin akan menemani diri nya hingga.... insyaAllah hari tua.


********


Ayudia


Waktu pertama kali menjajakan kaki ke apartemen pak Ardhan rasanya hidup dia benar-benar berubah drastis 💯%, apalagi seluruh fasilitas yang dia terima diluar ekspektasi nya selama ini, mungkin seperti tontonan drama Korea atau China yang sering dia tonton selama ini, ini lah realitas kehidupan seorang pengusaha eksklusif yang masih tergolong muda, apapun yang ada ditangannya memang luar biasa dan uang bukan masalah.


tapi sejenak Ayudia terpaku saat mereka pertama kali masuk ke apartemen pak Ardhan, ada banyak sekali foto yang tertempel di dinding, perempuan Cantik catat cantik yang usianya sama dengan pak Ardhan dan seorang anak kecil yang entah umurnya berapa tahun. Mereka terlihat masih begitu muda dan di beberapa foto wajah pak ardhan belum sedewasa sekarang,namun memang sangat tampan.


Entahlah Ayudia hanya merasa... dia tidak tahu pokoknya hatinya diliputi kegelisahan saat melihat foto-foto itu, mungkin dia lupa dia menikahi seorang duda, yah seorang laki-laki duda yang hatinya pernah diisi oleh seseorang yang sangat amat berarti.


Yang bahkan dia dapat cerita dari mama Ainun dan papa Cakra, mereka dekat sejak bangku SMP hingga masa kuliah, 16 tahun bersama baik disaat suka maupun duka.


Ayudia menelan salivanya


16 tahun bersama? semudah itukah dia menggeser posisi perempuan itu di hati pak ardhan? tidak tahu kenapa kegelisahan menyergap nya, dia fikir bukankah pernikahan kemarin terjadi karena kekhilafan semata?


Dan Seketika dia menggigit bibir bawahnya, gelisah, sedih dan marah rasanya bercampur aduk menjadi satu.


apalagi saat pak ardhan dengan gerakan cepat mencoba menurunkan semua foto-foto itu, seakan memandang tidak enak ke arah ayudia, tapi juga seakan enggan menurunkan semua foto-foto istrinya itu.


"Sebentar, kamu boleh istirahat lebih dulu. akan aku turunkan semua nya dan menyimpan nya di gudang"


Ayudia cuma mengangguk pelan


Dan karena rasa kalut yang tidak dapat dia pahami, dia cuma mengangguk dan menggeleng saat di ajak bicara sama pak ardhan dalam beberapa waktu


******


Ardhan


Sejak masuk ke apartemen dan Ayudia menatap semua foto kebersamaan dirinya dimasa lalu bersama arletta dan sang buah hati Cecilia, secara drastis ekspresi anak itu berubah, saat di ajak ngomong atau ditanya pun cuma ngangguk-ngangguk kepala atau bahkan geleng-geleng aja.


what the hell? something wrong?


yah big mistake, karena dia lupa minta pak Agus atau bahkan bik sri untuk ke apartemen menyingkirkan semua foto-foto itu.


hingga besok pagi juga tetap begitu cuma diam tidak banyak bicara sama dia, akhirnya dia cuma bisa menghela nafasnya panjang


ini anak ngambek, marah atau bagaimana?

__ADS_1


Dia sendiri pusing di buatnya, baru tahu kalau temperamental anak itu bisa naik turun sesuai kemauannya, pada akhirnya mereka berangkat kekantor bersama dalam keheningan, tarus pulang juga dalam keheningan.


Dan percaya lah Sepusing-pusing nya urusan adalah ketika kamu didiamkan istri mu tanpa sebab.


*******


Ayudia


Dia malas bicara sama pak ardhan sejak kemarin


Nggak mau minta maaf gitu? kan dia secara tidak langsung menyakiti hatinya karena foto-foto itu


Ayudia menghela nafasnya berkali-kali, tampak kesal juga tidak ikhlas


"ngapo ay (Kenapa ay?)"


seketika mak bertanya saat dia telepon Mak nya barusan


"dak apo-apo (nggak apa-apa)"


"Kalo anak Mak nelpon malam hari lah tau pasti Ado masalah, wong penganten baru kok Ado masalah (kalau anak mama telpon di malam hari ketahuan pasti ada masalah, orang pengantin baru kok ada masalah)"


ucap Mak nya diseberang telepon


Ayudia cuma diam saja


"Cerito Samo Mak( cerita sama mama)"


"Mak...pernah Ado mantan? cak Mano raso nyo? (mama pernah punya mantan pacar? gimana rasanya?)"


hahaha pertanyaan Ayudia terdengar klise, rassnya sedih dan kepengen nangis sekarang juga dipelukan Mak nya


"Lah ado lah(ya ada lah)"


seakan tahu kegelisahan Ayudia Mak nya langsung berkata


"Mantan pasangan cere hidup Samo mati itu beda ay, kalo yang cerai hidup pasti saingan nak cari ganti yang terbaik, tapi kalo cerai mati Idak Ado istilah cak itu (mantan pasangan cerai hidup dan mati itu beda ay,kalau cerai hidup pasti pingin saingan cari ganti yang terbaik, tapi kalau cerai mati tidak ada istilah begitu)"


"sampai mati pasti tetap Kito ingat, Ado di posisi yang udem lamo memang di tempatnyo, dak bakal tergeser cak Mano be caronyo, kareno Dio pernah jadi istimewa di dalam idop Kito (sampai mati pasti tetap kita ingat, ada di posisi yang sudah lama memang di tempatnya, tidak bakal bisa tergeser kan bagaimana pun caranya, karena dia pernah jadi istimewa didalam hidup kita)"


"Dan jangan kau mikir yang nyambung hati itu cuman peran pengganti ( dan jangan pernah kamu mikir yang menyambung hati itu cuma pemeran pengganti)"


"Kau Ado di posisi lain di hati Dio, di letakke nyo ditempat istimewa jugo,istilah nyo 1 hati 2 cinta tapi di posisi yang dak Samo cuman nilai nyo samo (kamu ada diposisi lain di hati dia, diletakkan di tempat istimewa juga, istilahnya 1 hati dengan 2 cinta berbeda tapi di posisi yang tidak sama namun dengan nilai yang sama)"


"Ngapo ay laju cak itu? apa ay lagi meraso cemburu Samo wong yang sudah lalu (kenapa ay jadi begini? apa ay merasa cemburu sama orang yang sudah pergi?)"


Dan beberapa waktu berikut nya dia berfikir


Hah? Apa ? saya cemburu?


oh no "_"

__ADS_1


__ADS_2