
Love you to beloved by you (Mencintai dirimu untuk dicintai oleh mu)
lyrics lagu marc terenzi
Ayudia
jadwal masuk sekolah sudah berjalan biasa, tidak ada lagi istilah magang di kantor sang suami, dia mulai di sibukkan dengan kegiatan normal, bangun sebelum adzan subuh,mandi, bikin sarapan untuk dirinya dan ardhan, sholat subuh dengan sang suami Kemudian berangkat ke sekolah.
Perjanjian nya ardhan akan mengantar nya tiap pagi, menurunkan nya dalam radius Beberapa puluh meter dari sekolah. Awalnya sih cukup bikin sulit dan membuat ayudia was-was,tapi lama kelamaan malah jadi terbiasa.
Pagi ini perasaan ayudia kacau balau, waktu dapat brosur event lomba dari Edo, matanya berkaca-kaca dan entahlah dia benar-benar menginginkan nya
"Ini lomba dance, mau ikut lagi?"
Edo bertanya sambil menyerahkan brosur nya, mengeluarkan formulir pendaftaran dari tasnya.
"Mau langsung daftar?"
tanya Edo cepat
Ayudia tampak diam, dia menggigit bibir bawahnya
jika dulu dia tidak mesti fikir 2-3 kali, dalam hitungan detik dengan penuh semangat dia langsung jawab iya, mengisi formulir nya dengan cekatan. Tapi sekarang....
'Loh kenapa?"
Edo bertanya bingung melihat ekspresi nya
ayudia menggeleng pelan
"Aku mesti ngomong dulu dengan Seseorang"
ucap nya pelan
"Ya? maksud nya ay?"
Sejak dalam perjalanan pulang ayudia terus menatap wajah ardhan Beberapa kali, hatinya ingin sekali bilang apakah dia akan diizinkan ikut event lomba? ini bukan soal uang, ini soal apa yang dia inginkan, apa yang dia sukai, apa yang membuat nya senang saat melakukan sesuatu.
Namun hingga malam dia tidak juga membicarakan semuanya pada sang suami, hanya diam sambil melamun Beberapa Waktu
Ketika tidur bahkan menjadi sangat gelisah, dia fikir ternyata setelah menikah untuk menginginkan sesuatu terasa begitu sulit, saat ingin bicara soal keinginan nya malah Takut sang suami tidak setuju sama sekali.
Meskipun selama menikah Ardhan tidak pernah bilang tidak suka dengan apa yang dia lakukan, namun acapkali firasat hati seorang istri berkata jika Sang suami sebenarnya tidak setuju sama sekali dengan apa yang dia lakukan, hingga kadang membuat ayudia takut mungkin ardhan merasa tak bahagia karena memendam perasaannya tidak nyaman terhadap dirinya.
2 hari berlalu dengan kegelisahan, belum lagi persiapan ujian sudah makin mendekat, dan tiba-tiba sang suami menjadi sibuk bahkan acapkali pulang larut malam tanpa sebab, Ayudia benar-benar kehilangan konsentrasi nya dan bahkan kadangkala benar-benar ingin menangis rasanya.
seketika lamunan nya terpecah ketika seseorang menelpon nya menggunakan nomor ardhan
"Maaf pak, suami saya kenapa?"
tanpa fikir panjang dia melesat keluar apartemen kemudian langsung turun ke bawah,cari taxi meluncur menuju ke tempat yang di sebutkan oleh orang yang menelpon nya tadi
sejuta kekhawatiran menggelayut di fikirannya
ada apa, ada apa?
apa sesuatu yang buruk terjadi bang?
batinnya
seketika Ayudia menangis, untuk pertama kalinya dia tahu bagaimana rasanya khawatir menjadi seorang istri ketika kamu tidak tahu dimana suami kamu berada
Turun dari taxi langsung melesat masuk ke subuah rumah yang entah milik siapa, suasana gelap mencekam membuat nya sedikit ragi, tapi ingatan soal si penelepon jelas memaksa nya untuk berteriak dan memaksa masuk ke dalam
tapi dalam hitungan detik tahu-tahu lampu Tumbler menyala, berkelap-kelip di sekitar nya, Terdengar suara dentingan piano dari ujung sana lantas suara merdu laki-laki mulai bernyanyi
I can't believe I'm standing here
Been waiting for so many years and
Today I found the Queen to rein my heart
__ADS_1
ayudia agak terkejut, Mencoba terus berjalan mendekati asal suara, entahlah tapi suara merdu itu seakan-akan mengingatkan nya pada seseorang
You changed my live so patiently
And turned it into something good and real
I feel just like I felt in all my dreams
There are questions hard to answer
Can't you see... ?
Dan Seperti tebakan nya itu benar-benar suara sang suami, Ayudia menutup kedua mulut nya, matanya tampak berkaca-kaca
Oh.... Ya Allah subhanallah
dia fikir baru kali ini dengan ardhan bernyanyi, ternyata suaranya lebih keren dari pada penyanyi asli, Ayudia benar-benar pengen loncat sekarang memeluk sang suami, sampai lupa kalau tadi habis nangis sekarang berganti cengar-cengir kuda
Baby, tell me how can I tell you
That I love you more than life
Show me how I can show you
That I'm blinded by your light
When you touch me I can touch you
To find out the dream is true
I love to be loved by you
terus dia gimana?
yah jalan terus lah dekatin ardhan, masa diam jadi patung saking shock nya
You're looking kind of scared right now
But I don't know if my tongue's able to talk
sang suami terus bernyanyi sambil memainkan piano, menatap dalam wajah Ayudia cukup lama
Your beauty is just blinding me
Like sunbeams on a summer stream and
I gotta close my eyes to protect me
Can you take my hand and lead me
From here please
Yeah, yeah
Baby, tell me how can I tell you
That I love you more than life
Show me how can I show you
That I'm blinded by your light
When you touch me I can touch you
To find out the dream is true
I love to be loved, I need to be loved
I love to be loved by you
I know they gonna say our love's not
__ADS_1
Strong enough to last forever
And I know they gonna say that we'll give
Up because of heavy weather
But how can they understand
That our love is just heaven sent
We keep on going on and on
'Cause this is where we both belong
Oh demi Allah, dia tidak menyangka bakal dapat kejutan istimewa Setelah sang suami 2 hari sok sibuk kerja sampai terlambat pulang kerumah
Oh, baby, you
Tell me how can I tell you
That I love you more than life
Show me how can I show you
That I'm blinded by your light
When you touch me I can touch you
To find out the dream is true
I always loved you more than life
Show me how, yeah, yeah, yeah
Baby, when you touch me, don't you know?
I love to be loved
I need yes I need to be loved
I love to be loved by you
Yes I love to be loved by you
ardhan bernyanyi hingga akhir, lantas ada lampu yang menampakkan tulisan keluar secara berlahan
HAPPY BIRTHDAY MY LITTLE WIFE
Ayudia malah mengeluarkan air matanya tiba-tiba, lah dia saja lupa kalau hari ini ulang tahunnya.
sang suami dengan cepat menyambar tubuhnya, mencium hangat keningnya Kemudian mencium dalam bibirnya
Ohhh manis nya
pekik ayudia dalam hati
*******
Ardhan
Beberapa waktu ini Ayudia tampak aneh, lebih banyak diam ketimbang bicara nya, yang biasanya cerewet ceria tiba-tiba saja tidak banyak bicara.
Ardhan mengerutkan dahi nya, dia fikir apa ada masalah yang tidak dia ketahui? kenapa sang istri jadi tidak banyak bicara? bahkan kadang tidur nya Tampak gelisah Beberapa hari ini, bahkan ardhan benci kepergok melamun Beberapa waktu.
Pada akhirnya dia diam-diam memeriksa isi tas ayudia, tidak ada yang istimewa, isinya standar seperti kebanyakan anak sekolah pada umumnya. hingga tiba-tiba sebuah brosur yang terselip diantara buku jatuh berlahan ke lantai, sejenak ardhan meraih brosur itu di dan membacanya, Seketika dia terdiam sambil menatap nanar ke arah brosur itu.
Setelah kejadian itu, dia tidak bicara, tidak bertanya soal apapun yang membuat ayudia jadi dilema.Dia disibukkan dengan urusan kerja serta....
Seketika dia ingat soal kapan tanggal lahir Ayudia, dan katakanlah ini pertama kalinya dia melakukan sesuatu di luar akal warasnya, menyiapkan sesuatu untuk sang istri kecil nya.
Dan benar saja, ketika Ayudia mendapatkan kejutan nya, Anak itu terkejut, kemudian menangis terisak didalam kejutan manis serta sederhana nya
__ADS_1