Cinta Tuan Muda Impoten

Cinta Tuan Muda Impoten
Rencana Venus


__ADS_3

Sejak kedatangan Mirzha dan juga Melvian, hati Venus semakin tidak karuan dan semakin gatal saja. Ini perasaan yang aneh untuk Venus, padahal seharusnya ia senang jika ada pria yang menyukai Alma. Itu artinya kesempatan Alma untuk menjadi ibu tirinya akan semakin sedikit, karena Alma akan menjalin hubungan dengan salah satu kakak dari Moza.


Moza ... bahkan kini nama itu sudah jarang ia pikirkan bahkan hampir tidak pernah, entah sadar atau tidak planet ini sudah tidak memikirkan lagi kakak iparnya. Bahkan rencana untuk merebut istri kakaknya itu, kini malah hilang begitu saja. Kembali lagi pada Alma, Venus kembali memikirkan rencananya matang-matang untuk menghalangi Venus menggoda papanya. Hal yang bahkan belum pernah Alma lakukan, meskipun ia selalu mengatakan jika ia ingin menikah dengan Brama.


Akan tetapi sekarang Venus berpikir, jika rencananya berhasil maka ia bukan hanya berhasil menyelamatkan rumah tangga ibunya Salma, akan tetapi ia juga berhasil menjauhkan Mirzha dan juga Melvian darinya. Planet bodoh itu kemudian tersenyum sendiri sambil berguling-guling diatas kasurnya, membayangkan jika rencananya berhasil. "Baiklah cukup tersenyumnya, sekarang waktunya menjalankan rencana," ucap Venus pada dirinya sendiri.


Venus berjalan keluar kamarnya dengan perlahan kemudian ia pergi ke ruang monitor untuk mematikan cctv, ia bahkan meminta petugas di sana untuk menghapus rekamannya saat ia masuk ke ruang monitor dan merahasiakan semuanya. Jika tidak, maka Venus akan memberikan hukuman pada mereka semua. Karena mereka takut pada putra kedua Bramana ini, akhirnya mereka pun menurut saja daripada hidup mereka susah di kemudian hari. Dan mengikuti semua rencana Venus.


*


*


*


Setelah beres tentang masalah cctv yang nanti akan memberatkannya, kini Venus langsung menuju ke kamar Alma. Untung saja ia sudah memegang kunci cadangan, karena pintu kamar Alma memang terkunci dari dalam. Venus pun tersenyum senang karena ia berhasil masuk ke dalam kamar Alma, dilihatnya Alma yang kini sedang tertidur dengan sangat lelap. Bagaimana ia tidak lelap jika Venus secara diam-diam sudah menaruh obat tidur ke dalam makanan yang Alma makan. Sebelum Venus merencanakan semua ini, ia sudah terlebih dahulu mempelajari apa saja kebiasaan Alma. Dan kebiasaan Alma yang tak pernah ia lewatkan adalah ia selalu memakan camilan setiap malam. Dan Venus dengan sengaja menaruh obat tidur ke dalam cemilan kesukaannya yang selalu ia simpan di kulkas.


"Bocah nakal, habislah kau. Kau tidak akan bisa menjadi ibu tiriku ataupun bisa menggoda kedua pria sol tampan itu." gumam Venus. Venus kemudian menggendong tubuh kecil itu dengan cara seperti memanggul beras, saat keluar dari kamar Alma ia pun melihat situasi di depan kamar takut jika ia bertemu planet Jupi - Jupi kakaknya. Bisa habis dipanggang ia, jika ketahuan melakukan sesuatu pada adik asistentnya itu.


Ya kini Venus sudah tahu jika Alma adalah adik kandung dari Alex, Venus sangat kesal dan juga marah pada Alex. Pantas saja ia tidak mau mengajarkannya untuk melawan Alma karena Alma adalah adiknya. Ingin sekali Venus memberikan pelajaran pada Alex, setidaknya ia ingin mengusap wajah Alex dengan bogem mentahnya. Sayangnya itu tidak akan terwujud, karena sebelum tangannya menyentuh wajah Alex. Maka Alex akan mematahkan tangannya lebih dulu. Itu sangat mengerikan.


Lalu kenapa sekarang planet bodoh ini malah bermain - main dengan Alex yang kuat, tapi tenang saja Venus sudah menyiapkan rencananya dengan matang hingga Alex pun tidak akan bisa berkutik dan melakukan apa-apa padanya.

__ADS_1


*


*


*


Venus pun langsung menurunkan tubuh Alma di kasurnya, ia pun langsung membuka pakaiannya dan memperlihatkan tubuh seksinya. Hanya sedikit saja agar terlihat jika ia dan Alma melakukan sesuatu. Tak lupa ia juga melepaskan pakaiannya hanya bagian atas. Agar drama yang akan ia lakukan terlihat nyata.


Samar-samar dalam kegelapan di dalam kamarnya, ia melihat wajah Alma yang sangat cantik. Sejenak ia pun menaruh kagum, akan tetapi sedetik kemudian ia langsung mengingat jika gadis ini sangat merepotkan dan juga berhasil membuat hatinya resah. Ia harus melakukan sesuatu agar hatinya tenang, dan inilah rencana Venus. Rencana yang cukup ekstrim meskipun ini hanya pura-pura, tapi apa yang akan dilakukan oleh Salma dam Brama nanti jika mereka pulang. Masa bodoh yang terpenting Alma aman, aman dalam versi Venus.


"Malam ini kau akan tidur denganku gadis kecil, aku akan memelukmu malam ini. Agar nanti saat kau bangun kau terkena serangan lambung!" ucapnya sambil tertawa. Dasar planet menyebalkan, ia bahkan sangat menikmati pelukannya pada Alma. Lihat saja jika nanti Alma bangun, apa yang akan terjadi padanya.


*


*


*


Di luar Brama dan Salma baru saja sampai dari luar kota, mereka sengaja ingin sampai di rumah pagi - pagi agar bisa beristirahat. Melihat suasana rumah yang sepi Brama pun bertanya pada pelayan kemanan anak-anak dan menantunya. Dan pelayan mengatakan jika mereka masih tidur. Brama pun mengangguk dan meminta pelayan untuk menyiapkan sarapan untuknya dan juga Salma.


Mereka hanya sarapan berdua dengan tenang, karena jika di sana ada Moza maka ia dan Salma akan selalu berdebat. Ditambah kehadiran Alma yang selalu membela Moza dan memojokkannya membuat hari-hari Salma terasa menyesakan dada.

__ADS_1


Baru saja mereka selesai sarapan terdengar teriakan Venus dari dalam kamarnya, membuat Brama dan Salma langsung menuju kamar Venus. Jupiter dan Moza pun langsung bangun dan keluar dari kamarnya karena mendengar ada planet yang berteriak pagi-pagi.


"Astaga apa yang kau lakukan padaku! Cepat katakan!" sentak Venus pada Alma. Alma yang masih merasa pusing belum bisa mencerna drama Venus ia masih mengucek matanya yang masih terasa berat.


Keempat orang yang mendengar teriakan Venus pun langsung saja masuk ke kamar Venus dan melihat pemandangan yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Dimana mereka melihat Alma dan Venus sedang berada di ranjang yang sama dengan keadaan yang ahhh sulit dijelaskan. Bahkan makhluk jomblo pun pasti mengerti dengan apa yang mereka lakukan.


"Apa yang kalian lakukan!" sentak Bramana. Mendengar suara Brama yang kencang akhirnya Alma pun mulai sadar dengan apa yang terjadi.


"K-kau apa yang lakukan padaku!" tanya Alma panik.


"Seharusnya aku yang bertanya kenapa kau ada di kamarku! drama Venus pun di mulai.


"Mana aku tahu!"


"Oh ya Tuhan, gadis kecil ini sudah merenggut kesucianku. Kau harus bertanggung jawab dengan apa yang kau lakukan!"


"Apa!"


Oh ya ampun pagi-pagi mereka semua terserang serangan ginjal dadakan.


****

__ADS_1


Ya ampun jadi pengen cubit ginjalnya Venus, apa gak kebalik itu ngomong 😌


__ADS_2