Cinta Tuan Muda Impoten

Cinta Tuan Muda Impoten
Bab 62


__ADS_3

WARNING 🔥🔥🔥


Kalian pasti ngerti itu tanda apa 😌, aku nulisnya malem tapi kalau kalian bacanya siang, berarti ini lolosnya lama. Bukan salah Mimin berarti ya wkwkwkw 😆✌️


Malam ini di luar turun hujan, meskipun tidak lebat tapi mampu membuat sebagian orang malas untuk keluar rumah dan memilih untuk tidur dan bersembunyi dibalik selimut hangatnya. Di apartemennya, Alex masih sibuk bekerja, Kinan pun sengaja membuatkan kopi untuknya dan akan menemani suaminya bekerja. Demi ubur-ubur, Alex sangat senang Kinan melayaninya seperti ini. Hatinya mendadak hangat dan serasa ditumbuhi banyak bunga-bunga yang indah. Ahh ... indah sekali rasanya jatuh cinta pada istri sendiri, batin Alex.


"Kak Ali, diminum kopinya. Kau pasti lelah," ucap Kinan perhatian.


"Iya, terima kasih. Kau istri yang sangat perhatian, aku jadi semakin jatuh cinta padamu," ucap Alex, Kinan pun tersenyum dan tersipu malu mendengar pujian dari Alex. Alex pun kemudian mengambil kopi yang dibuatkan oleh Kinan dan ia lalu meminumnya. Kinan memang sangat tahu apa yang ia butuhkan. Di cuaca yang dingin seperti sekarang ini, minum kopi sangatlah cocok, apalagi jika kopinya ditambah dengan susu. Susu bukan sembarang susu karena susu yang di hasilkan dari pabriknya akan terasa lebih nikmat, dan diminum secara langsung pula jiaaahhhhh ... gagang sapu mantan jomblo mendadak bangun dan berdiri tegak sempurna. Sepertinya ia ingin bermain hula-hula dengan pemilik barunya.


Astaga, malunya luar biasa. Malu dan juga tersipu itulah yang saat ini sedang dirasakan oleh mantan jomblo abadi ini. " Emmm Kinan, apa aku boleh bertanya padamu?" tanya Alex ragu-ragu tapi mau, aihhhh apa sihh


"Iya Kak, kenapa?" wajah Kinan yang selalu tersenyum selalu membuat ginjal Alex meleleh.


"Apa ... emmm itu. Apa yahh ..." Alex bingung dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu. Bingung karena harus bertanya dari arah mana, jika bertanya dari depan pastinya langsung minum susu ehh ... Kinan melihat wajah suaminya yang salah tingkah seolah tahu apa yang ia inginkan.


"Maksudnya Kak Ali adalah, ingin meminta hak Kak Ali sebagai suami?" tanya Kinan yang mengerti apa keinginan suaminya ini. Ya sampai saat ini Kinan dan Alex masih belum pernah bercocok tanam, karena saat malam pertama mereka lahan Kinan diserang banjir bandang. Jadi, gagang sapu yang sudah sangat gagah dan berdiri tegak sempurna, terpaksa dibujuk untuk tidur lagi karena lahannya belum siap digarap. Ya ampun kasihan sekali mantan jomblo ini harus menahan amarah dari gagang sapu yang gagal muntah.

__ADS_1


"Dari mana kau tahu, aku mau ituuuuu... "tanya Alex malu-malu kuda pada Kinan. Sungguh menggemaskan sekali pria tampan dan gagah ini, sampai -sampai Kinan pun sudah tidak sabar ingin mencubit gagang sapu milik suaminya ini. Astaga ...


"Terlihat dari wajahmu sangat ingin tapi malu bertanya," jawab Kinan sambil menunduk dan juga malu-malu ayam. Oh ya ampun, andai saja mereka berdua tahu, jika saat ini kedua hati pengantin baru ini tengah ramai dengan letupan - letupan hasrat yang bergejolak yang sempat tertunda itu.


"Benarkah? Apa aku terlihat menggemaskan?" tanya Alex


"Sangat ... kau sangat menggemaskan Kak Ali." jawab Kinan sambil tersenyum sangat manis. Cukup sudah, Alex tidak tahan lagi dan langsung menggendong Kinan ala bridal dan membawanya ke kamar.


"Kak Ali kau membuatku terkejut," pekik Kinan.


"Kau akan lebih terkejut nanti," jawab Alex dan kemudian ia pun merebahkan tubuh Kinan perlahan, ia menatap wajah cantik itu dengan penuh damba. Alex mulai mengungkung tubuh kecil itu, jujur saja selama hampir seminggu lebih Alex menahan hasrat yang sangat besar. Yang mana ingin ia tumpahkan pada sang istri. Hanya saja Istrinya sedang berhalangan, untuk itu Alex tidak pernah berani menyentuh Kinan walaupun hanya menciumnya saja.


Perlahan Alex mencium bibir mungil itu dengan lembut, tapi lama kelamaan akhirnya ciuman lembut itu kini menjadi ciuman menuntut. Tangannya pun tak ingin diam dan mulai mencari sesuatu yang sudah sangat lama ingin ia pegang. Apalagi kalau, bukan buah mangga ranum milik Kinan. Tak sabar ingin menyentuhnya secara langsung, Alex pun mulai menarik pakaian yang dipakai oleh Kinan. Dress pendek yang digunakan oleh Kinan, sangat memudahkan cara kerja tangan Alex untuk melepaskannya. Sepertinya, perempuan cantik ini memang sengaja menggunakan pakaian yang memang mudah untuk dilepas. Sangat pengertian.


Bibir mungil itu sudah puas ia rasakan, kini bibirnya mulai bermain-main di leher jenjang milik Kinan. Alex mencium dan memberikan gigitan - gigitan cinta pada Kinan. Hingga jejak - jejak cinta bertebaran di sana. Bukan hanya di leher akan tetapi juga di pabrik susu milik Kinan.


Setelah puas memberikan gigitan-gigitan cinta, kini saatnya Alex meminum nutrisi yang sejak tadi ia inginkan. Astaga, rasanya sungguh luar biasa saat bibirnya menempel di sana. Kinan pun hanya mampu membekap mulutnya karena takut mengeluarkan suara - suara lucknut yang akan membuatnya malu dihadapan Alex. Namun, Alex menarik tangan kecil itu dan membiarkan Kinan mengeluarkan suaranya yang indah dan terdengar seksi di telinga Alex.

__ADS_1


"Keluarkan suaramu sayang, aku suka mendengarnya." bisik Alex hingga tengkuk Kinan meremang mendengar deru napas Alex, tubuhnya seakan terpaku saat Alex menggigit tengkuknya.


Pria yang sedang kehausan ini kembali mendaratkan bibirnya di tempat kesukaannya. Ia suka bermain-main di sana dengan bibir dan tangannya.


"Kak Ali..." napas Kinan kian memburu saat Alex menggigit bagian penting di tubuhnya yang sedang Alex mainkan itu.


"Kau siap?" tanya Alex, Kinan hanya mampu menganggukan kepalanya. Ia merasa malu karena kini Alex tengah melihat dirinya tanpa penghalang apapun. Ia juga bertambah malu saat, melihat torpedo Alex yang siap meluncur ke landasan miliknya. Namun, Kinan takut jika benda pusaka milik suaminya itu tidak akan muat di pabrik miliknya.


Ali mulai melakukan aksinya untuk bercocok tanam, Kinan yang merasa ada dorongan di bawahnya pun memekik kesakitan saat benda keras itu terus mendesak. "Kak sakit ... " lirihnya.


"Bertahanlah sayang," Kinan mengangguk akan tetapi ada air mata yang mengalir di pipi mulusnya. Alex tidak tega hingga akhirnya Alex pun sedikit memaksa hingga akhirnya pisang tanduk tertanam sempurna.


"Aaaarrrrkkkhhhhh ... "


"Maaf ... " bisik Alex.


"Tidak apa-apa," Alex mulai menggerakkan tubuhnya perlahan agar Kinan tidak terlalu merasa kesakitan, dan akhirnya mereka berdua bisa merasakan nikmatnya surga dunia.

__ADS_1


****


Mantan jomblo kini sudah menjadi mantan perjaka 😁🤭🤭😂😂😂


__ADS_2