Cinta Tuan Muda Impoten

Cinta Tuan Muda Impoten
Bab 87


__ADS_3

Sore ini, Jupiter memutuskan untuk menemui Alex di rumahnya. Ia penasaran sebenarnya Alex itu sakit apa, hingga tiga hari ia tidak masuk kerja. Walaupun hanya tiga hari ia tidak masuk, tapi hal itu sudah membuat Jupiter kalang kabut. Banyak hal yang harus ia lalui karena Alex tidak ada di kantor, mulai dari pekerjaan yang menumpuk sampai Moza yang selalu memata-matainya. Itu sangat membuat Jupiter tidak nyaman dan tidak bisa bekerja. Meskipun awalnya Ia sangat senang dengan kedatangan Moza ke kantor, seolah memberi semangat Jupiter dalam bekerja. Namun, rasa curiganya yang besar membuat Jupiter menjadi tidak bisa bebas melakukan aktivitasnya. Bahkan untuk pergi ke toilet pun ia harus diikuti oleh Moza. Untuk itulah Jupiter sengaja menjenguknya, memastikan penyakit apa yang Alex derita. Jupiter akan membelikan obat untuknya, kalau perlu ia akan membawa asistentnya ini ke rumah sakit. Untuk diperiksa oleh dokter spesialis, agar Alex cepat sembuh.


"Sayang, sore ini kita akan menjenguk Alex kau akan ikut atau pulang duluan?" tanya Jupiter pada Moza yang sedang berkemas untuk pulang. Karena memang sudah waktunya mereka pulang.


"Aku mau pulang duluan saja kasihan Jizzy, karena dia harus mandi sore ini. Jika dia nanti mandi malam, aku takut dia akan masuk angin," jawab Moza. Jupiter pun mengangguk mengiyakan, dan sebelum ia pergi ke rumah Alex Jupiter mengantar Moza pulang dulu ke rumahnya. Dan memastikan ia sampai dengan selamat, barulah ia pergi ke rumah Alex untuk menjenguk sang asistentnya yang kini tengah terbaring tak berdaya, pikir Jupiter. Karena menurut keluhan Alex, ia sakit parah karena ia merasa pusing dan juga lemas. Serta sering mual dan ia juga tidak berselera makan, kasihan sekali Alex. Sebagai bos yang baik dan bertanggung jawab, Jupiter pun pergi ke rumahnya untuk melihat bagaimana keadaannya. Jika memang parah, maka ia akan mencari pengganti sementara untuk Alex. Karena jujur saja, Jupiter tidak bisa melakukan pekerjaannya yang sangat banyak itu sendirian.


Dirasa semuanya sudah aman, Jupiter pun melajukan mobilnya dan pergi menuju rumah Alex dan juga Kinan. Karena kini mereka sudah tidak tinggal di apartemennya lagi, dan tinggal di rumah baru yang dibeli oleh Alex. Tak menunggu waktu lama, kini Jupiter sudah sampai di rumah yang bernuansa minimalis akan tetapi sangat elegan. Sepertinya rumah ini sangat nyaman, pantas saja Alex membelinya dan mengatakan padanya jika rumah yang ia beli adalah rumah impiannya. Dan dengan sengaja, Alex memang membeli rumah yang tak jauh dari rumah Jupiter. Karena itu salah satu cara ia memudahkan pekerjaannya, agar tidak membuang waktu lama saat di jalan.


Kinan kini sedang menyiapkan makanan untuk Alex, makanan yang ia pesan online. Makanan yang tak biasanya dimakan oleh Alex, karena sebelumnya ia tak pernah memakan makanan itu. Bahkan baru kali ini ia membelinya, itu karena ia tergoda saat ia melihat sebuah konten seorang floger yang sedang mereview makanan. Hingga entah kenapa saat melihatnya, Air liur Alex hampir saja menetes. Untuk itu ia langsung memesan makanan itu secara online saja. Karena Alex tidak akan membiarkan istrinya keluar sendirian hanya untuk membeli makanan.


Baru saja Alex akan menyuapkan makanan itu ke mulutnya, terdengar bel rumah berbunyi. Tumben sekali pikirnya ada tamu yang berkunjung, karena sejak ia tinggal di sana tak pernah sekalipun ada orang yang berkunjung ke rumahnya. Memangnya siapa yang mau bertamu padanya, bahkan tetangga di sana saja bisa di hitung dengan jari. Karena memang kebetulan perumahan itu termasuk perumahan baru, jadi belum banyak orang yang tinggal di sana. Jadi, Alex pun berpikir jika yang bertamu ke rumahnya adalah tetangga baru yang akan memberikan nasi kuning selamatan untuknya. Percaya diri sekali mantan jomblo ini.


"Biar aku saja yang buka," ucap Kinan.


"Iya," Kinan pun kemudian pergi ke depan untuk membuka pintu dan melihat siapa yang berkunjung. Dan dengan tatapan terkejut, Kinan melihat jika bos suami nya lah yang datang berkunjung ke rumahnya.


"T-tuan Jupiter," ucap Kinan terbata, ia merasa terkejut karena Jupiter berkunjung ke rumahnya.


"Apa Alex ada?" tanya Jupiter.


"Ada Tuan, silahkan masuk." Kinan mempersilahkan Jupiter masuk ke rumahnya, dan mengantarkannya pergi ke ruang makan dimana Alex berada.


Melihat Alex makan dan juga terhidang banyak makanan di sana membuat Jupiter merasa dikhianati. Bukankah Alex mengatakan jika ia sama sekali tidak bisa makan apapun. Lalu apa ini yang dilihatnya, Alex tengah makan makanan dengan berbagai macam menu yang aneh. Karena ia sama sekali belum pernah melihat makanan yang Alex makan.


"Eheemmm ... " Jupiter sengaja berdehem dengan keras agar Alex menyadari kedatangannya. Dan benar saja, makanan yang baru saja akan mendarat di mulutnya terpaksa harus dibatalkan karena melihat kedatangan Jupiter yang tiba-tiba. Pria ini datang, bahkan tidak memberitahukan dulu kedatangannya. Ini adalah sebuah kejutan untuk Alex.


"T-tuan,"

__ADS_1


"Woaaahh, aku pikir kau sedang sakit parah karena tidak bisa makan. Tapi lihatlah ini. Kau makan banyak dengan lahapnya," cibir Jupiter. Alex merasa sedikit malu padanya. Memang benar jika ia mengatakan tidak bisa makan apa-apa. Hanya saja gara-gara ia melihat Video tadi, ia jadi ingin memakan makanan yang pedas dan segar.


"Maaf Tuan, awalnya aku memang tidak ingin makan. Tapi tiba-tiba aku tergoda saat melihat acara makanan," jujur Alex padanya. Jupiter pun sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkannya. Karena selama ini Alex selalu jujur, dan mungkin saat ini ia sudah mulai sembuh karena sudah bisa makan. Itu artinya ia akan segera kembali bekerja, bukankah itu kabar bagus untuknya.


"Sudahlah," jawab Jupiter dan kini ia duduk berseberangan dengan Alex. Kinan juga membuatkan minuman untuk Jupiter dan mempersilahkan ia untuk minum. Kemudian ia pun pergi karena tidak ingin mengganggu mereka berdua.


"Oh ya Tuan, ada apa anda datang kemari?" tanya Alex.


"Hanya ingin memastikan saja, kau masih hidup atau tidak." jawab Jupiter sambil meminum kopinya. Mantan jomblo ini jadi merasa malu, ia merasa seperti seorang kekasih yang tengah ketahuan selingkuh saja. Hingga Alex menjadi salah tingkah dibuatnya.


"Saya sudah baikan, Tuan." ucap Alex.


"Aku bisa melihatnya," astaga, kenapa kata-kata yang keluar dari mulut Jupiter itu terasa menusuk lambungnya.


"Mungkin besok, aku akan bekerja Tuan.


"Istri anda kenapa Tuan?" tanya Alex penasaran, apa Mommy keju itu membawa masalah lagi pikir Alex. Jupiter pun kemudian menceritakan semuanya pada Alex, dimana ia selalu dibuntuti oleh Moza. Bahkan sampai ke toilet pun ia diikuti. Ingin sekali Alex tertawa terbahak-bahak, tapi ia masih menyayangi gajinya dan juga pekerjaannya. Jadi lebih baik ia tertawa dalam hati saja mendengar keluhan bos nya ini.


"Aku tunggu kedatanganmu besok," ucap Jupiter di akhir ceritanya yang menyedihkan itu.


"Baik Tuan,"


"Oh ya makanan apa itu, aku baru pertama kali melihatnya," tanya Jupiter yang ternyata penasaran dengan apa yang di makan oleh Alex.


"Ini batagor Tuan," jawan Alex, meskipun ia belum pernah mencobanya, tapi setidaknya ia pernah mendengar nama makanan itu.


"Lalu itu apa?" tanya Jupiter pada sebuah makanan yang berbentuk kotak kecil berwarna merah, sepertinya rasanya sangat pedas jika dilihat dari warnanya.

__ADS_1


"Ini Cimin Tuan," (Orang Bandung pasti tahu makanan apa itu 🤭)


"Cimin? Apa itu aneh sekali namanya," ucap Jupiter lagi.


"Lalu itu apa?" tanya Jupiter lagi pada sebuah makanan yang ditusuk tapi bukan sate.


"Ini telur gulung,"


"Telur gulung? Astaga, aku tahu kalau telur ternyata bisa digulung. Apa telur juga bisa dilipat," ucapnya.


'Mana aku tahu,' batin Alex.


"Dan ini apa itu, makanan apa itu?" tanya Jupiter pada makanan yang terbuat dari buah-buahan dan ada apa lagi bahan-bahannya Jupiter tidak tahu. Tapi sepertinya rasanya sangat enak, hingga ia tertarik untuk mencobanya.


"Ini namanya asinan Tuan," jawab Alex dengan sabar menjawab semua pertanyaan Jupiter tentang makanan yang ia beli.


"Boleh aku mencobanya?" tanya Jupiter.


"Tentu," Alex pun kemudian menyodorkan makanan itu pada Jupiter untuk ia coba. Jupiter yang penasaran dengan rasanya pun langsung mencobanya, tapi setelah itu ia langsung menatap Alex dengan tajam.


'Kenapa planet ini memandangku seperti itu,'


"Dasar pembohong! Kau bilang ini asinan, tapi kenapa rasanya asam! Harusnya namanya asaman!"


"Apa!"


*****

__ADS_1


Gerakin jempolnya bestie, biar Mimin bahagia 😌 saat jari-jariku lelah mengetik. Kalau liat like sama komentar itu, Mimin suka langsung semangat buat up 🙃


__ADS_2