Cinta Tuan Muda Impoten

Cinta Tuan Muda Impoten
Bab 94


__ADS_3

Kehamilan Kinan kini sudah menginjak usia sembilan bulan, kini Alex semakin menjadi suami siaga yang selalu menjaga istrinya. Ia juga sengaja mempekerjakan dua orang art yang bertugas membantu pekerjaannya di rumah. Ia tidak mau jika Istrinya itu kelelahan, apalagi kini Kinan tengah hamil besar dan sebentar lagi mungkin ia akan melahirkan. Alex tak pernah mengira, jika menjadi calon ayah akan sebahagia ini. Setiap waktu ia selalu membayangkan jika ia akan menggendong dan memeluk bayinya yang sampai saat ini masih belum diketahui jenis kelaminnya. Itu karena Kinan maupun Alex ingin jika nanti jenis kelamin anaknya biarlah menjadi kejutan saja.


Setiap hari Alex, selalu meminta ijin pada Jupiter agar ia bisa pulang tepat waktu dan tidak kerja lembur. Dimana ia sangat khawatir jika tiba-tiba istrinya akan melahirkan. Alex sangat ingin jika nanti Kinan melahirkan, ia berada disampingnya untuk menjaga dan memberikan dukungan untuknya. Alex sangat tahu, jika selama ini ia trauma dengan kata melahirkan. Karena saat itu, ia melihat bagaimana Alma kesakitan bahkan Alex dan Venus pun sampai menangis saat melihatnya.


Melihat bagaimana Alma kesakitan, ia pun kemudian berpikir jika melahirkan sangatlah sakit. Akan tetapi selama ini ia selalu menutupi ketakutannya dan tidak ingin membuat suaminya khawatir. Ia juga selalu mendoktrin dirinya untuk mengahadapi kelahiran bayinya adalah sesuatu yang sangat membahagiakan. Dimana rasa sakit itu akan hilang begitu saja, saat kita bisa melihat bayi kita lahir dengan sehat dan juga selamat.


Hari ini adalah hari minggu, itu artinya Alex libur bekerja dan artinya hari ini ia akan menghabiskan waktunya bersama dengan Kinan di rumahnya. Dan kini mereka berdua sedang menikmati pagi hari yang indah dimana mereka kini sedang menghabiskan waktu di depan rumah sambil meminum secangkir teh hangat.


"Sayang, apa kau sudah minum susu?" tanya Alex, ia bertanya karena pagi ini ia tidak melihat istrinya minum susu ibu hamil miliknya.


"Tidak, aku sedang ingin minum teh." jawab Kinan, meminum teh hangat do pagi yang dingin memang sangat menyenangkan. Karena aroma teh yang wangi seolah menjadi aroma terapi yang menenangkan.

__ADS_1


"Jangan lupa minum susunya, kau jangan takut kehabisan. Aku akan membelikan susu yang banyak untukmu, jadi kau tenang saja," ucap Alex, perhatian yang diberikan oleh mantan jomblo ini memang sangatlah manis. Ia tidak menyangka jika pria tampan dihadapannya ini ternyata adalah pria yang sangat manis dan juga romantis. Ia juga adalah seorang pria yang sangat penyayang.


"Kak Ali tenang saja, susu ku masih banyak." jawab Kinan dan kemudian meminum lagi teh hangatnya. Sebenarnya sejak kemarin sore, perut Kinan terasa tidak nyaman. Ia merasa agak mulas, ia pikir jika itu akibat dari ia memakan makanan yang agak pedas. Jadi pagi ini ia sengaja meminum teh hangat, karena saat teh hangat itu masuk melewati tenggorokannya serta masuk kedalam perutnya Kinan merasa sangat nyaman. Untuk itulah ia meminum teh pagi ini.


"Baiklah sayang, aku hanya ingin terbaik untukmu saja," Kinan tersenyum mendengarnya, ia sangat bahagia mendapatkan suami seperti Alex yang begitu perhatian dan juga sangat penyayang. Mereka pun melanjutkan obrolan ringan dan sesekali bercanda di sana, hingga pagi ini menjadi pagi yang indah untuk mereka berdua. Sangat manis bukan, jika pasangan suami istri yang mempunyai pikiran normal sedang bersama. Tidak seperti pasangan yang satu ini, Alma dan Venus yang selalu saja melewati waktu bersama dengan ramai. Entah apa yang mereka bicarakan pada awalnya. Namun, pada akhirnya mereka akan ribut ataupun terbahak bersama.


Seperti sekarang ini, Venus sedang berjemur dengan Baby V. Ia sangat kagum melihat ciptaan Tuhan yang kini ada dalam gendongannya ini. Ia berdecak kagum saat melihat wajah Baby V yang cantik. Perpaduan antara wajah Venus yang tampan Alma yang cantik menjadikannya suatu Maha karya dari Tuhan yang sempurna. Semoga saja kelak ia akan menjadi anak yang baik dan selalu menyayangi orang tuanya dan bisa membuat orang mereka bangga.


"Dia memang masih bayi, apa kau buta!"


"Isshh, maksudnya jangan menggendongnya seperti itu. Dia terlihat tidak nyaman." Alma berkata sambil membetulkan posisi anaknya yang sedang digendong oleh Venus. Dari yang asalnya digendong seperti bayi, kini posisinya dibalikan ke depan agar bayi itu bisa melihat ke arah depan. Baby V pun langsung tersenyum ke arah Alma.

__ADS_1


"Lihatlah dia tersenyum, kau memang planet yang tidak tahu apa-apa,"


"Aku adalah Papa yang hebat dan pintar, kau harus akui itu! Benar kan Jizzy. Eh maksudnya Baby V." ucap Venus sambil terbahak karena salah memanggil nama anaknya.


"Dasar gila,"


"Hei kau mau kemana, Jizzy!" panggil Jupiter pada anaknya yang sudah bisa berjalan itu. Balita itu tidak mau diam dan senang pergi kesana kemari. Merasa dikejar Papa nya Jizzy malah semakin tertawa dan berlari, Baby V yang melihat Jizzy berlari ke arahnya langsung tertawa. Hingga akhirnya kedua putri planet itu, tertawa dan bermain bersama dengan bahasa bayi yang tak mereka mengerti.


Melihat kedua putranya yang hidup akur, Bramana merasa sangat bahagia. Dan kebahagiaannya semakin lengkap saat melihat Salma yang juga kini telah berubah lebih baik lagi. Kebahagiaan Bramana sangat sederhana, hanya dengan melihat keluarganya rukun ia kini merasa hidupnya lebih tenang.


***

__ADS_1


like dan komentarnya jangan lupa ya ❤️❤️❤️


__ADS_2