Cinta Tuan Muda Impoten

Cinta Tuan Muda Impoten
Bab 49


__ADS_3

Setelah menimbang - nimbang tentang masalah ngidam yang belum selesai, akhirnya menuruti saran Alex jika lebih baik Jupiter membawa Moza turut serta untuk membeli makanan yang aneh - aneh-aneh itu. Jupiter juga sudah menyiapkan uang yang sangat banyak karena istrinya ingin makan kapal selam. Pastinya itu memerlukan dana yang tidak sedikit, tapi tak apa semuanya demi kebahagiaan Moza dan calon bayinya. Jika mengingat seorang bayi akan segera hadir dalam hidupnya selalu membuat hati Jupiter menghangat. Hingga kini ia bercerita lagi tentang kebahagiaannya setelah menikah dengan Moza pada Alex. Membuat hati jomblonya terus meronta - ronta dan terus merapalkan doa agar ia bisa segera mendapatkan jodoh.


"Nanti bagaimana cara aku menggendong anakku ya?" tanya Jupiter pada Alex sambil senyum-senyum merona karena membayangkan akan menggendong anaknya dengan Moza.


'Mana aku tahu Tuan, aku belum pernah menggendong bayi."


"Alex! Aku bertanya padamu!" planet ini mulai kesal, karena tidak mendapatkan tanggapan apapun dari asistentnya ini. Tak tahu kah Jupiter karena sejak tadi ia terus bercerita ia sampai lupa pekerjaannya. Dan tentu saja semua itu menjadi tanggung jawab Alex. Pria bucin ini benar - benar tidak peka dasar menyebalkan. Namun, Alex hanya mampu mengumpat dalam hatinya, karena ia masih sangat suka dengan pekerjaannya yang mampu memberikannya banyak uang.


"Anda tinggal mengangkat bayi itu saja Tuan, lagi pula bayi anda masih berada dalam perut istri anda. Jadi jika anda ingin menggendongnya, anda tinggal menggendong ibunya. Saya yakin anda tahu bagaimana caranya menggendong istri anda," jawab Alex sambil terus menatap layar laptopnya.


"Kau benar juga, sekarang anakku masih berada di dalam perut Moza. Aku tinggal menggendongnya saja dan membawanya ke kamar," ucap Jupiter sambil tergelak tentu ia sedang membayangkan hal yang tidak-tidak bersama dengan Moza. Kenapa bos nya ini menjadi makhluk menyebalkan sejak tahu caranya menunggang kuda, dasar menyebalkan. Alex semakin meronta saja, ia berjanji dalam hatinya jika ia akan mencari seorang gadis untuk ia nikahi. Agar pisang tanduknya juga bisa menyelam sampai puas dan muntah pada tempatnya.


Hingga obrolan itu tak terasa hampir menghabiskan waktu Jupiter di kantor, dan kini ia sedang bersiap untuk menjemput Moza dan membawanya ke tempat yang ia inginkan. Tepatnya ke tempat yang dimana ketiga makanan aneh itu ada. Dan menurut Moza, jika semua makanan yang ia inginkan berada dalam satu tempat. Dan yang lebih menyebalkan lagi adalah jika Moza menginginkan makanan yang ia inginkan di satu tempat itu adalah bukti kasih sayangnya pada Jupiter. Ingin sekali Jupiter mengumpat, kasih sayang yang seperti apa yang membuatnya sakit kepala. Andaikan tidak ingat jika Moza sedang hamil, mungkin Jupiter akan lebih memilih mengurung Istrinya di kamar dan mengajaknya main jungkat-jungkit seharian.

__ADS_1


Setelah menjemput Moza, kini Jupiter, Moza dan juga Alex pergi ke tempat yang akan mereka tuju. Jupiter awalnya berpikir jika ia akan pergi ke tepi pantai dan melihat kapal selam. Nyatanya Moza malah membawa mereka ke tempat jajanan, yang sangat ramai. Dimana Jupiter tidak pernah pergi ke tempat seperti itu. Di sana banyak sekali penjual makanan, mulai dari makanan tradisional sampai dengan makanan kekinian. Di sana juga ada beberapa food blogger yang sedang membeli makanan untuk mereka review.


Alex dan Jupiter sampai dibuat pusing karena melihat banyaknya pedagang dan pembeli yang bejibun di sana. Dan akhirnya kini mereka sampailah di sebuah kedai yang menjual beberapa kue dan akhirnya Moza menemukan makanan yang ia inginkan, yaitu rambut nenek berwarna ungu. Namun, karena ia khilaf akhirnya ia membeli dengan berbagai macam warna. Ia bilang itu makanan kesukaannya.


Demi kerang ajaib yang ada di bikin bottom, Jupiter sampai dibuat melongo dengan apa yang istrinya sebut rambut nenek itu. Yang ternyata adalah olahan gula yang berbentuk serabut. Belum hilang rasa terkejutnya kini Moza menghampiri pedagang yang sedang membuat kue dengan cetakan bulat dan berbagai bentuk. Namun, pedagang itu malah membuat adonan seperti orang yang sedang corat-coret di sana. Dan ternyata itu adalah sarang laba-laba, astaga jadi itu yang disebut sarang laba-laba.


Jupiter sampai malu sendiri karena tidak tahu makanan apa itu. begitupun dengan Alex yang tidak banyak komentar karena jujur saja Ia pun baru tahu makanan-makanan yang disebutkan oleh Moza itu ternyata adalah makanan-makanan yang cukup sederhana dan sangat mudah didapatkan, hanya karena ketidaktahuannya membuat mereka menjadi pusing tujuh keliling untuk memberikan makanan yang diinginkan oleh Moza.


Dan inilah saatnya Moza mengajak mereka membeli kapal selam yang ternyata ada di sana juga menurut Moza. Setelah berkeliling akhirnya mereka sampailah disebuah kedai yang menjual olahan ikan yang yang di berikan kuah asam pedas manis yang terlihat sangat menggoda. Hingga mereka pun memilih untuk memakannya di sana saja. Kebetulan Jupiter dan Alex pun sedang merasa sangat lapar.


"Baik Nona," dan akhirnya mereka pun menikmati makanan yang ada kapal selamnya itu. Yaitu makanan khas daerah yang bernama empek-empek, kenapa Moza harus mengatakan kapal selam. Membuat kepala Jupiter ingin meledak saja. Ia sampai berpikir bagaimana caranya memakan kapal selam yang sebenarnya, dengan kuah ar laut pula. Alex dan Jupiter kini merasa menjadi orang yang sangat bodoh dan kudet. Mereka bahkan tidak tahu nama makanan yang sangat booming ini.


Makanan ini sangat enak, segar dan juga mengenyangkan. Mereka bertiga sangat menikmatinya. Akhirnya setelah berburu makanan mereka pun pulang setelah perutnya kenyang.

__ADS_1


"Terima kasih Kak Jupiku sayang, kau memang yang terbaik," ucap Moza sambil mencium pipi Jupiter. Untung saja kini mereka sudah berada di dalam mobil dan tidak ada yang melihat kemesraan mereka selain Alex.


"Sama-sama sayang, nanti malam giliran aku yang mengidam ya," ucap Jupiter.


"Memangnya nanti malam Kak Jupi mau mengidam apa?"


"Aku mengidam minum susu dan juga ingin menjenguk anak kita," ucap Jupiter sambil mencium bibir Moza.


"Ehheeeemmmmm..." Alex sengaja berdehem dengan keras, berharap kedua manusia durjana di belakangnya mengerti jika di dalam mobil bukan hanya ada mereka berdua. Tapi juga ada seorang jomblo yang merana.


'Apa mereka tidak bisa sedikit saja menghargai perasaanku. Sejak tadi pagi hatiku terluka karena ternyata hidupku ini sangat menyedihkan. Dan sekarang mereka malah melakukan adegan mesra saat ada aku diantara mereka. Mereka sangat jahat ....jahat ....jahat ....jahat ...'


****

__ADS_1


Gimana menurut kalian, Alex kasih jodoh jangan 😌 kalau nanti Alex aku kasih jodoh berarti ada tiga kisah cinta dalam cerita ini. Yang berarti nanti timingnya aku bagi-bagi 🙃


__ADS_2