Cinta Tuan Muda Impoten

Cinta Tuan Muda Impoten
Bab 93


__ADS_3

Sejak kehamilan Kinan, Alex kini merasakan apa yang dulu tengah dirasakan oleh adik iparnya Venus. Karena saat adiknya Alma hamil maka Venuslah yang tengah mengidam saat itu.


Serasa mendapatkan karma, kini Alex merasa sangat menderita ia mungkin tidak terganggu oleh penciumannya tetapi ia sangat terganggu oleh Indra pengecapnya. Kini ia tidak bisa memakan makanan yang biasa ia makan, karena menurutnya makanan itu hanya membuatnya merasa mual saja. bahkan untuk memakan nasi pun ia merasa sangat enggan, kini Alex lebih suka makan buah-buahan karena itu terasa segar lebih di mulutnya.


Seperti siang ini, saat jam makan siang tiba jika semua orang memakan bekal makanannya, ataupun membeli makanan di restoran ataupun di kantin kantor. Ia lebih memilih memakan makanan yang sangat asam, dan juga membuat gigi orang menjadi ngilu saat melihatnya. Siang ini ia sengaja memakan mangga muda yang sangat asam, dan yang lebih membuat orang ngilu lagi ia memakannya dengan garam. Hingga membuat Jupiter berkali-kali harus menelan ludah bahkan merasa ngilu di giginya. Planet ini merasa beruntung, karena saat Moza hamil ia sama sekali tidak merasakan ngidam seperti yang dirasakan oleh Venus dan juga Alex. Sungguh Jupiter tidak ingin merasakan hal seperti itu, justru yang merasa sangat beruntung karena Baby J tidak seperti dengan Baby V ataupun Baby A.


"Alex, apakah tidak bisa memakan makanan manusia saja! Kau tahu melihat mu memakan buah itu membuat gigiku jadi tidak bisa mengunyah!" protes planet Jupi-jupi pada asistentnya. Namun, yang di protes hanya diam saja dan menikmati makanan yang ia makan. Ia bahkan membawa makanan itu satu kotak penuh, dicampur dengan buah-buahan yang lainnya membuat Jupiter berkali-kali harus menelan ludah saat melihat Alex yang sedang makan.


"Ini sangat segar Tuan, apa anda ingin mencobanya?" tanya Alex.


"Tidak! Terima kasih," tolak Yupiter meskipun dalam hatinya ia merasa sangat penasaran dengan buah asam yang sedang Alex makan itu.


"Ayolah, saya tahu jika anda ingin merasakannya coba saja ini rasanya sangat enak. Anda pasti akan ketagihan," jawab Alex masih menikmati buah yang ia makan apalagi bunyi gemerutuk renyahnya buah itu, membuat Jupiter sedikit tergoda. Ya ... hanya sedikit saja ia tergoda.


"Tapi buah itu rasanya asam kan aku ingin memakan buah yang manis," jawab Jupiter.


"jika anda ingin memakan buah ini agar terasa manis, maka anda harus memakannya sambil melihat wajah saya Tuan," jawab Alex sambil terbahak.

__ADS_1


"jika aku memakannya sambil melihatmu, justru yang ada buah itu akan terasa semakin asam bahkan mungkin akan bercampur dengan rasa pahit!"


" terserah anda tuan jika tidak mau saya akan menghabiskannya," ucap Alex yang sangat lahap memakan buah asam itu. Alex sedang memakan buah mangga muda yang masih sangat ranum. hingga saat ia menggigitnya terasa sangat ringan dan begitu menggoda di telinga Jupiter.


Akhirnya iman Jupiter yang hanya sebesar kotoran kuku itu pun tergoda, dan mencoba memakan buah mangga muda yang sedang Alex nikmati.


"Jika rasanya asam, aku akan memotong gajimu!"


"Astaga Tuan, yang kau makan itu adalah buah mangga muda tentu saja rasanya akan sangat asam. Lain ceritanya, jika anda makan mangga yang sudah matang. Pasti rasanya akan terasa sangat manis, lebih baik anda jangan meminta buah ini jika aku harus mengorbankan gajiku." Alex pun kemudian menutup kotak makan siangnya agar Jupiter tidak memintanya, agar itu ia lakukan agar gajinya yang sangat besar itu aman tidak mendapatkan potongan.


"Bagaimana cara memakannya?" tanya Jupiter.


"Anda tinggal memasukkannya ke dalam mulut lalu mengunyah dan terus menelannya, seperti itulah cara memakannya Tuan," jawab Alex sehingga Ia mendapat cetakan keras di kepalanya dari planet Jupi-jupi.


"Maksudku, bukan seperti itu maksudku adalah bagaimana caramu memakannya aku lihat kau memasukkannya dulu ke dalam sesuatu yang putih itu. Kau mencampurinya dengan apa?" tanya Jupiter penasaran.


"Oh ini, ini hanya garam Tuan, anda tinggal mencampurkannya seperti ini dan kemudian memakannya rasanya akan sangat enak dan juga segar," Alex memberikan contoh kepada Jupiter cara ia mencocolkan buah mangga mudanya kepada garam yang ia bawa dari rumah. Tak lupa juga Kinan membuatkannya sambal khusus untuk dicampur dengan mangga muda, dan rasanya akan semakin terasa enak dan juga sangat segar.

__ADS_1


Jupiter mulai melakukan dan mengikuti apa yang Alex lakukan kepada mangga mudanya ia mencocokannya kepada garam dan kemudian memakannya. Awalnya terasa sangat asam hingga mata Jupiter terus memejam, akan tetapi saat ia mengunyahnya ia merasakan rasa segar di mulutnya. Mungkin inilah yang dirasakan oleh Alex. Untuk itulah ia sangat menikmati bekal makan siangnya.


"Tuan, coba anda campurkan dengan sambal ini rasanya akan semakin sangat nikmat," ucap Alex, Jupiter pun kemudian mengikuti saran yang arit berikan yaitu memakan buah mangga dicampur dengan sambal yang sudah dibuat oleh Kinan, yaitu campuran dari cabai dan juga gula merah yang diracik menjadi satu hingga menjadi sambal yang sangat nikmat.


"Woaahh ini enak sekali," ucap Jupiter, yang baru pertama kali memakan sambal rujak dicampur dengan buah mangga muda.


"Benar kan rasanya enak aku tidak bohong," ucap Alex.


"Aku takut kau tipu lagi, karena saat itu kau memberikanku sebuah makanan yang kau bilang makanan itu bernama asinan. Tetapi saat aku makan ternyata rasanya sangat asam dan juga pedas!"


Ingin sekali Alex mencubit lambung dari planet Jupi-jupi ini, Kenapa bosnya Ini masih saja ingat dengan kecil itu. Bukan salah Alex jika menyebut nama makanan itu adalah asinan. Karena bukan ia yang memberikan nama kepada makanan itu. Entah siapa yang memberikan nama makanan itu dengan sebutan nama beda rasa. Yang jelas gara-gara orang itu, dia harus mendengar omelan Jupiter yang panjang kali lebar di tambah rumus phytagoras. Bisa dibayangkan bagaimana ruginya mendengar omelan Jupiter.


Mereka berdua pun akhirnya menikmati makan siang dengan memakan buah mangga, sambil mengobrol kesana kemari, serta kesitu dan kesana. Dan juga mereka berdua membicarakan beberapa pekerjaan yang sedang mereka rancang saat ini. Membahas proyek baru yang sedang ia bangun. Hanya saja saat ini kedua pria tampan itu, tidak terlihat seperti CEO dan asistent yang sedang berunding. Tapi lebih terlihat seperti para Mommy berdaster yang sedang curhat harga sembako yang semakin naik.


***


Mimin udah up dari siang, kalau kalian terlambat bacanya berarti review-nya memang lama 😌

__ADS_1


__ADS_2