Cinta Tuan Muda Impoten

Cinta Tuan Muda Impoten
Bab 48


__ADS_3

Langit siang ini terlihat sangat cerah, warnanya yang biru sangat terlihat indah dengan hamparan-hamparan awan tipis yang terlihat menghiasinya. Akan tetapi suasana dan cuaca yang indah di luar, tak seindah suasana hati calon papa muda ini. Pasalnya ia sangat bingung dengan permintaan istrinya yang tengah hamil muda dan selalu menginginkan sesuatu yang menurutnya sangat aneh ini. Ya siapa lagi kalau bukan Jupiter, calon papa muda yang bahagia tapi juga merana.


Bayangan-bayangan tentang kata-kata Moza yang mengatakan apa keinginannya itu membuat otak Jupiter terasa panas dan berputar - putar. Kenapa permintaan sang istri ini sangat aneh. Kenapa ia tidak mengidam berlian saja atau tas branded atau uang yang banyak karena hal itu akan lebih mudah Jupiter berikan ketimbang keinginan Moza saat ini, yang hanya membuat kepalanya berdenyut saja . Dan kegelisahan Jupiter tentu menjadi perhatian Alex asistent jomblo yang sangat perhatian. Dia adalah asistent yang sangat baik dan juga perhatian pada Bos nya. Demi kenyamanan hati bos nya ia pun mulai buka suara dan ingin menanyakan sesuatu padanya, apa yang telah membuatnya menjadi seperti kucing yang patah hati. Karena sedari pagi ia tidak banyak bicara dan hanya diam saja. Melamun dan membiarkan Alex bekerja sendirian, bukankah itu sangat kejam.


Apa bos nya yang baik hati ini tengah sedang mendapatkan masalah, atau lebih buruknya mungkin gagang sapunya kembali tertidur dan bersembunyi dibalik kegelapan seperti yang sudah-sudah. Jika itu sampai terjadi, maka pekerjaan akan menjadi kacau seperti dulu. Karena Jupiter yang banyak pikiran membuat banyak pekerjaan menjadi terbengkalai. Oh tidak, itu akan membuat masa jomblo Alex akan bertambah lebih lama lagi. Karena waktu Alex untuk mencari pendamping akan menjadi lebih susah lagi. Memang benar-benar sial nasib jomblo ini. Sebelum semuanya terjadi, Alex memutuskan untuk bertanya saja pada Jupiter. Siapa tahu ia mempunyai solusi untuk masalah yang bos nya hadapi. Bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati. Maksudnya lebih baik mencegah daripada ia sakit hati wkwkwkwk.


"Tuan," panggil Alex, yang dipanggil pun melirik dengan tatapan lesu dan tidak bergairah. Itu artinya keadaan Jupiter sedang tidak baik-baik saja. Mode siaga satu mulai On.


"Ada apa?" jawabnya malas. Astaga Alex jadi ragu untuk melanjutkan pertanyaannya atau tidak. Jika dilanjutkan maka ia harus bersiap menerima kekesalan planet Jupi-jupi. Tapi jika tidak dilanjutkan maka masa jomblonya akan bertambah. Sungguh dilema nasib pekerja, jika begini Alex ingin jadi bos nya saja ehh...


"Apa anda sedang ada masalah?" tanya Alex ragu-ragu. Sambil merapalkan banyak doa ia bertanya pada Jupiter. Berharap pertanyaannya dan apa yang akan diucapkannya tidak menyinggung calon papa muda ini.


"Masalahku banyak sejak Moza hamil," jawabnya sambil menghela napas panjang. Oh baiklah, kini Alex mengerti tentang perasaan Jupiter jadi ini tentang masalah rumah tangga.


"Masalah apa Tuan, semoga saya bisa membantu." ucap Alex dengan mode perhatian yang sudah ia switch on.

__ADS_1


"Masalah dari keluarganya, terutama Hendrik mertua kurang kerjaan yang memarahiku karena sudah menghamili putrinya. Dasar mertua kurang garam. Belum lagi permintaan Moza yang aneh-aneh, semalam ia meminta pisang goreng padaku. Aku memberinya pisang tanduk tapi ia tidak mau, padahal dia hanya tinggal diam saja dan aku yang bekerja." ucap Jupiter bercerita tanpa memikirkan ada seorang jomblo yang merana yang juga ingin menghamili perempuan halal untuknya. Tapi siapa dan dimana, Alex hanya bisa menjerit dalam hati merutuki kejombloannya yang hakiki. Alex bukan anak kecil ia tahu apa yang di maksud pisang tanduk itu.


'Andai saja aku bisa mengatakan hal yang sejujurnya, jika anda itu bodoh Tuan. Pisang goreng anda barter dengan pisang tanduk, tentu bocah keju itu menolak karena rasanya berbeda, astaga. kenapa setelah gagang sapunya bangkit ia hobi sekali bercocok tanam. Aku juga kan jadi mau,' Alex hanya mampu menjerit dalam hati.


"Lalu?" Astaga bahkan hati jomblonya barusan tergores oleh ucapan Jupiter dan kini ia malah bertanya Lalu, kini Alex menyadari kebodohannya.


"Dan kau tahu apa yang ia inginkan?"


'Mana aku tahu, dia istri anda,'


"Dia ingin makan rambut nenek-nenek, juga ia ingin makan sarang laba-laba. Belum lagi ia ingin makan kapal selam dengan kuah air laut!"


"Oh ya Ampun, istri anda tidak sedang hamil Iron man kan?" Alex pun dibuat terkejut dengan keinginan Moza yang tidak manusiawi itu.


"Tentu saja bukan! Ia sedang mengandung bibit unggulku yang sangat istimewa. Pokoknya premium!" ucap Jupiter menggebu-gebu, Alex pun hanya mampu menganggukan kepalanya. Tak sanggup mendengar hal yang lebih dari itu, tentang bercocok tanam misalnya atau tebar-tebar benih bayi. Oh tidak kasihan gagang sapu miliknya yang merana di dalam sana.

__ADS_1


"Lalu, apa kau punya solusi tentang hal itu?" tanya Jupiter.


"Saya ...?" tunjuk Alex pada dirinya sendiri.


"Memangnya di ruangan ini ada orang selain dirimu?" kini Jupiter malah dibuat kesal oleh Alex. Alex yang juga tidak tahu hanya mampu menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Memangnya jawaban apa yang harus ia berikan pada Jupiter. Kekasih saja ia tidak punya, dan kini Jupiter malah bertanya tentang kehamilan istrinya yang kini sedang mengidam. Kenapa Jupiter tidak bertanya tentang antara siapa yang paling hebat diantara Upin dan Ipin saja, karena Alex akan menjawab Atok Dalang orangnya. Huuh sungguh sial Alex jadi menyesal sudah bertanya.


"Saya tidak tahu Tuan,"


"Jika tidak tahu kenapa bertanya!"


'*Kenapa anda tidak cekik saja aku Tuan,'


****


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak 😘 😘😘*

__ADS_1


__ADS_2