
Hari pernikahan Alex dan Kinan pun, hari ini digelar. Acara pernikahan diadakan sangat meriah di hotel milik Jupiter. Pria tampan nan baik hati itu, meminta Alex untuk merayakan pernikahannya di hotel miliknya. Jupiter bahkan tidak meminta biaya padanya, semua ia lakukan karena kebaikan hati Alex selama ini padanya. Yang selalu bekerja keras siang dan malam, dan juga menjadi Kakak serta sahabatnya selama ini. Bahkan selama gagang sapunya tertidur hanya Alex yang tahu, ia tidak menceritakan rahasia gagang sapu kepada siapapun. Dan Jupiter sangat berterima kasih akan hal itu.
Semua orang bersuka ria di pesta pernikahan Alex, meskipun ia seorang yatim piatu dan hanya adiknya lah satu-satunya keluarga yang ia miliki. Akan tetapi kebaikan keluarga Guntara dan Bramana padanya, membuat ia merasa mempunyai keluarga kecuali Salma. Nenek sihir itu belum bisa berbuat baik kepada siapapun kecuali pada anak dan suaminya. Entah kapan wanita itu akan bertaubat, padahal anaknya sudah mulai sedikit waras di bawah bimbingan Alma.
Alma juga sangat bahagia, karena kini kakaknya sudah menikah, ia tidak lagi khawatir kakaknya akan kesepian, karena akan ada yang menemani hari-harinya. Semoga Kinan bisa membahagiakan kakaknya harap Alma.
Semua orang satu-persatu menyalami sepasang pengantin baru ini. Alex merasa sangat tampan hari ini, ia tidak pernah menyangka jika dirinya akan meninggalkan tiga status sekaligus hari ini. Yaitu status lajang, jomblo dan juga perjaka. Malam ini Alex akan hilang keperjakaannya, dan itu membuat jantung dan lambungnya terus bergetar, belum lagi pisang tanduk miliknya yang sudah gelisah di dalam sana karena ia akan berkelana dan bermain cilukba malam ini.
"Alex, selamat ya. Akhirnya status jomblo abadi mu hilang hari ini," ucap Zayan.
"Terima kasih anak ayam," jawab Alex sok keren.
"Woahh untung saja hari ini hari pernikahanmu. Jadi kau kau aku maafkan karena sudah memanggilku anak ayam!" jawab Zayan, si anak ayam rupanya tersungging oleh ucapan Ali wwkkwkwk.
"Lalu aku harus memanggilmu apa, akan jadi fitnah yang besar jika aku memanggilmu anak buaya." jawab Alex, Kinan hanya menahan senyum saja mendengar Alex yang sejak tadi terus saja adu mulut dengan orang yang menyalaminya.
"Sudah ... sudah, kau memang anak ayam. Selamat ya Kak Ali..." ucap Rafasya sambil tertawa.
"Namaku Alex, bukan Ali!"
"Tapi istrimu selalu memanggilmu Ali," jawab kuda poni minim akhlak ini.
"Itu beda lagi, itu panggilan kesayangan tahu!" ahh...andai saja ia sedang tidak menjaga image nya di hadapan Kinan. Sudah Alex jadikan ayam goreng dan sayur kuda poni, kedua makhluk gila yang selalu membuatnya pusing saat bertemu.
"Oh ya ampun ... kau manis sekali Kak Ali," ucap Zayan pada Rafa menirukan gaya pengantin perempuan.
"Terima kasih detektif Conan, karena kau mau menikah dan menerima Kak Ali menjadi suamimu," jawab Rafa memeragakan Ali.
__ADS_1
"Sama-sama Kak Ali, aku sangat mencintaimu," ucap Zayan
"Aku juga ... " jawab Rafa
Setelah itu mereka berdua tertawa terbahak-bahak, mereka sangat senang menggoda asistent yang sangat kaku ini.
"Astaga ... Kinan apa kau punya obat penenang?" tanya Alex sambil menatap Rafa dan Zayan dengan gemas. Namun, saat Alex melihat ke arah Kinan. Istrinya yang cantik ini malah ikut-ikutan tertawa.
"Oh ya ampun kuatkan hatiku," gumam Alex.
"Jangan terlalu diambil pusing, bukankah kau tahu jika mereka kurang waras," jawab Jupiter yang ternyata sudah berada di sana. Alex hanya menghela napas panjang saja. Ia tidak tahu lagi harus berbuat apa.
*
*
*
"Kak Ali, sepertinya sedang bahagia." ucap Kinan. Alex yang sedang membuka kode apartemennya pun langsung tersenyum ke arah wajah cantik Kinan. "Tentu saja aku bahagia, karena sekarang aku sudah mempunyai istri yang sepertimu," jawab Alex, hingga Kinan dibuat tersipu. Ahh .. manis sekali istrinya ini membuat Alex tidak sabar ingin segera menelanj@nginya ehh... ya ampun, kenapa Alex jadi mesum seperti ini. Padahal ia kan pria baik dan sopan.
"Ayo masuk Kinan, maaf aku belum bisa memberikan rumah yang mewah. Tapi aku pastikan jika apartemen ini sangat nyaman."
"Ini sudah lebih dari cukup, aku sangat bahagia. Asal Kak Ali tahu, jika aku ini sebenarnya tidak mempunyai rumah. Rumah milik orangtuaku di desa sudah diambil alih oleh paman dari ayahku. Ia mengambil alih semua peninggalan orang tuaku, karena ia merasa jika ia lebih berhak dariku. Untuk itulah aku di bawa oleh orang tua Bibi Nayla, mereka tidak tega melihatku hidup terlunta-lunta. Hingga akhirnya aku pun dibawa ke kota dan tinggal bersama dengan mereka. Dan aku sangat bersyukur karena mereka sangat baik padaku," Kinan bercerita sambil meneteskan air mata, Alex tidak pernah tahu jika kehidupan istrinya ini sangatlah berat.
"Apa saat orang tuamu meninggal, paman dari pihak ayahmu langsung meminta hak rumah itu?" tanya Alex, Kinan pun mengangguk.
"Iya, bahkan makam ayah pun masih basah tapi paman sudah meminta rumah itu. Bahkan, kebun peninggalan ayah juga diambil.
__ADS_1
"Apa tidak ada yang membantumu menjelaskan padanya, jika itu semua adalah hak mu sebagai pewaris."
"Banyak orang yang berbicara tapi tak satu pun ia dengar, hingga pada akhirnya aku dibawa ke kota,"
"Astaga, jahat sekali makhluk kurang ajar itu. Jika bertemu akan aku buat rendang dan aku bagikan pada buaya liar untuk memakannya.
"Tidak usah Kak,"
"Kenapa, jangan ajarkan aku baik hati pada orang jahat semacam itu!"
"Kau tidak perlu lelah memikirkan orang jahat seperti itu, karena sekarang aku tahu kenapa Tuhan mengirimkan orang jahat itu padaku,"
"Kenapa?"
"Karena semua itu membuatku bisa bertemu dan dan menikah dengan pria baik dan tampan sepertimu Kak," ucap Kinan sambil tersenyum, hingga mantan jomblo ini malu-malu kambing.
"Jadi menurutmu aku ini pria baik dan tampan?" tanya Alex tersipu-sipu.
"Sangat ... kau sangat baik dan juga tampan,"
"Ahhh ya ampun, jantung ku ... astaga jantungku ...",
"Jantungmu kenapa Kak?" tanya Kinan khawatir.
"Jantungku tergelincir ..."
"Hahhh ... "
__ADS_1
****
Malam pertamanya ceritain jangan, soalnya Mimin puasa nihh 😌😌😌