Cinta Tuan Muda Impoten

Cinta Tuan Muda Impoten
Bab 91


__ADS_3

Melihat Kinan yang tak sadarkan diri, Alex takut bukan main. Ia takut terjadi sesuatu pada Istrinya. Ia pun dengan segera menggendong Kinan dan membawanya ke kamar setelah sebelumnya ia menutupi kebutuhan dengan kimono yang ada di sana. Setelah itu Alex pun dengan segera memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Kinan. Tak lama setelah itu dokter pun tiba di kediaman Alex, ia dengan segera memeriksa Kinan yang masih belum sadarkan diri. Dokter perempuan terlihat serius saat memeriksanya. Lalu setelah itu ia menatap kepada Alex.


"Bagaimana keadaannya? Kenapa dia dia bisa pingsan?" tanya Alex tak sabar. Dokter itu pun kemudian tersenyum dan melihat ke arah Alex yang terlihat sedang panik, "tenanglah dia tidak apa-apa. Dia hanya kelelahan, seharusnya sebagai suami jika tahu istrimu sedang hamil jangan biarkan dia kelelahan," jawab dokter itu tenang, akan tetapi tidak dengan Alex yang mendengar pernyataan dokter itu jika Kinan pingsan karena ia hamil. Sungguh Alex tidak tahu jika ia sedang hamil.


"J-jadi, istriku sedang hamil?" tanya Alex masih tidak percaya dengan apa yang ia dengar.


"Iya, dan perempuan yang sedang hamil muda memang sangat rentan pingsan. Apalagi, ini kehamilan pertamanya tolong jaga dia dengan baik," jawab dokter itu menjelaskan lagi pada Alex.


"Iya dokter," jawab Alex mantap, ia sangat bahagia mendengar kabar kehamilan istrinya. Hari ini menjadi hari yang bahagia untuknya, karena di hari yang sama ia mendapatkan kabar baik tentang keponakannya dan juga anaknya.


"Aku akan membuatkan resep, tolong nanti tebus obat ini dan berikan padanya. Jangan lupa, jika ia harus tetap menjaga kesehatannya. Makan makanan yang bergizi seperti sayur dan buah, boleh juga memberikan susu khusus untuk ibu hamil. Itu Bagus untuk menunjang kebutuhan gizinya. Dan aku juga akan memberikan beberapa vitamin untuknya," jelas dokter itu kepada Alex.


"Terima kasih dokter,"


"Sama-sama, Baiklah kalau begitu aku pamit dulu." setelah memeriksa Kinan dan juga memberikan resep pada Alex, dokter itu pun pergi meninggalkan rumah Alex. Di susul oleh Alex yang akan pergi ke apotek untuk membeli obat dan vitamin untuk Kinan. Setelah semuanya beres, Alex memutuskan untuk pergi ke minimarket terdekat dan membeli susu khusus untuk ibu hamil, yang akan dia berikan kepada Kinan. Ia sangat senang mendengar kabar Kinan sedang hamil, itu artinya ini ia akan menjadi seorang ayah. Lengkap sudah kebahagiaannya, Dan tak hentinya ia mengucap syukur kepada Yang Maha Kuasa, karena telah memberikan segala kebahagiaan untuknya.

__ADS_1


Setelah semuanya selesai Alex pun memutuskan untuk pulang, karena takut jika Kinan sadar dan sadar jika ia sedang tidak berada di rumah. Dan di rumah Kinan pun mulai sadar, dan membuka matanya yang menatap ke sekeliling. Namun, ia tak menemukan siapapun. Dan ia juga mencoba mengingat-ingat kejadian sebelumnya kenapa ia bisa berada di tempat tidur. Karena seingatnya, tadi ia sedang berada di kamar mandi dan ia merasa kepalanya sangat pusing. Setelah itu pandangannya berubah menjadi gelap dan ia tak tahu apapun setelah semua itu terjadi.


Baru saja Kinan akan bangkit dari tempat tidurnya, pintu kamar pun terbuka, dan muncullah Alex dibalik pintu itu dengan wajah sumringahnya. Ia tersenyum dan langsung menghampiri Kinan dan kemudian ia memeluk dan juga menciumi wajah Kinan. Kinan pun merasa heran dengan sikap suaminya.


"Kak Ali ada apa?" tanyanya, tapi Alex tak langsung menjawab dan kemudian ia pun menyingkirkan rambut halus yang menghalangi wajah Kinan. Kemudian ia mengecup kening Kinan dengan sayang.


"Tidak apa-apa, hari ini aku sedang bahagia bahkan sangat bahagia karena hari ini aku mendapatkan dua kabar yang sangat baik," jawab Alex.


"Kabar baik? Kabar baik apa?" tanya Kinan sambil tersenyum pada Alex.


"Apa? Jadi Kan Alex tahu kalau aku sedang hamil?" tanya Kinan. Mendengar ucapan Kinan Alex pun menjadi menatapnya heran. Jadi istrinya ini tahu jika saat ini ia sedang hamil. Lalu Kenapa ia tidak memberitahukannya, bukankah jika ia tahu jika ia sedang hamil maka Alex akan lebih menjaganya. Lalu kenapa Kinan sama sekali tidak memberitahukan kabar kehamilan ini kepadanya. Sangat aneh ...


"Kenapa kau tidak memberitahuku jika kau sedang hamil?" tanya Alex dengan tatapan menyelidik padanya. Membuat Kinan jadi merasa bersalah, akhirnya Kinan pun menceritakannya pada Alex. Jika saat di rumah sakit tadi, ia memeriksakan dirinya. Karena ia merasa jika sudah hampir dua bulan ini ia terlambat datang bulan. Setelah diperiksa ternyata Kinan pun dinyatakan hamil, niatnya malam ini ia akan memberikan kejutan untuk Alex. Nyatanya, ia malah pingsan hingga Alex tahu kabar baik ini sebelum ia mengatakan padanya.


"Tadinya aku ingin memberikan kejutan untukmu, tapi sepertinya aku gagal," ucapnya sambil mengerucutkan bibirnya membuat Alex menjadi gemas dan kemudian mencium bibir kecil itu.

__ADS_1


"Tidak masalah sayang ..." jawab Alex dan kemudian ia kembali mencium bibir Kinan. Dan kali ini ciumannya lebih lama dan juga mendalam, ciuman yang lembut tapi sangat menuntut. Ciuman yang asalnya ia daratkan di bibirnya, kini bibir Alex mulai turun ke leher jenjang Kinan dan memberikan ciuman di sana. Lama Alex bermain-main di lehernya, membuat darah Kinan makin berdesir. Tangannya pun tak ingin diam dan mulai bermain di area kesukaannya, membuka perlahan penghalangnya. Setelah satu-satunya pelindung yang digunakan oleh Kinan itu terlepas. Dengan segera Alex mendaratkan bibirnya di sana, dan melakukan apa yang selalu bayi besar lakukan.


Hingga gerakan bibir dan tangan Alex, mampu membuat Kinan terasa melayang dibuatnya.


"Kak Ali ..." ucap Kinan yang kini menggigit bibir bawahnya karena ia merasakan sensasi luar biasa di tubuhnya. Alex selalu mampu membuatnya merasa melayang dan merasakan sensasi yang selalu membuatnya ia ingin merasakannya lagi dan lagi. Puas bermain-main di area kesukaannya. Alex pun kini mulai melepaskan apa yang melekat di tubuhnya dan juga tubuh Kinan, mereka kini saling bersentuhan tanpa terhalang satu helai benang pun. Tubuh Alex yang kokoh beradu dengan tubuh Kinan yang lembut.


Kini mereka mulai menyatukan diri mereka dengan cinta yang mereka miliki masing-masing untuk mereka serahkan. Dan di kamar itu pun kini terdengar nyanyian nyanyian cinta yang keluar dari sepasang kekasih halal, yang sedang menyatukan cinta mereka.


"Aku sangat mencintaimu Kinan,"


"Aku juga sangat mencintaimu Kak," jawab Kinan dengan napas tersengal karena menahan serangan cinta yang sedang Alex berikan padanya.


***


Like dan komentarnya jangan lupa ya 😚 😚😚

__ADS_1


__ADS_2