Cinta Tuan Muda Impoten

Cinta Tuan Muda Impoten
Bab 90


__ADS_3

Kelahiran Baby V disambut bahagia oleh semua orang, mereka menyambut bahagia ke atas kelahiran bayi yang cantik itu. Ya ternyata baby V adalah seorang bayi perempuan yang cantik anak dari pasangan Venus dan juga Alma. Dan akhirnya semua orang pun bisa bernapas dengan lega, karena Ibu dan bayinya telah lahir dengan sehat dan juga selamat.


Setelah bayi itu lahir Venus, Alex, dan Kinan pun keluar dari ruangan bersalin membiarkan Alma yang sedang diperiksa, serta bayi mereka yang juga sedang di persiapkan untuk dipindahkan ke ruang rawat.


Saat keluar dari ruangan bersalin, Venus langsung memeluk ibunya Salma, melihat perjuangan Alma saat melahirkan tadi, membuat Venus sedih membayangkan saat Salma melahirkannya dulu. Ia pun juga pasti mengalami rasa sakit yang sama seperti yang Alma rasakan.


"Maafkan aku Mah, aku menyayangimu," ucap Venus penuh haru. Brama dan Jupiter kini banyak melihat banyak perubahan dalam diri Venus, begitu pun dengan Salma. Sejatinya Jupiter tak pernah membenci mereka berdua, hanya saja sikap mereka yang dulu tamak dan egois menjadikan benteng penghalang yang kuat bagi mereka. Namun, ini ia melihat banyak perubahan yang terjadi pada mereka membuat Jupiter maupun Bramana menjadi bahagia, karena sebenarnya mereka pun ingin menjalin hubungan keluarga yang baik-baik saja tanpa ada masalah yang mengiringi hari-harinya.


Jupiter pun kemudian memberikan kabar kepada Moza, agar ia tidak khawatir lagi dengan keadaan Alma. Karena kini ia telah selamat beserta dengan bayinya. Moza pun bahagia mendengar kabar kelahiran dari Baby V. Kini keinginan Alma menjadi terwujud karena ia ingin mengasuh bayi mereka berdua dengan Moza. Moza pun bahagia karena kini ia ada teman untuk mengasuh bayinya Baby J.


Alex dan Kinan pun kini bisa bernafas dengan lega karena sesuatu yang mereka sangat takut karena khawatirkan ternyata tidak terjadi, karena sejak mendengar kabar Alma akan melahirkan mereka berdua menjadi sangat gugup dan juga sangat takut. Dimana satu kata yang berarti melahirkan , adalah suatu momok yang menakutkan bagi mereka. Disitulah seorang perempuan akan berjuang dan diantara hidup dan mati demi mengeluarkan bayi mereka, dan itu adalah perjuangan yang sangat luar biasa. Sesuatu hal yang tidak bisa digantikan oleh apapun, dan bahkan ditukar oleh apapun. Hingga seluruh isi dunia jika diberikan kepada seorang ibu, maka semua itu belum cukup untuk membalas semua jasa-jasanya. Begitu besar jasa seorang perempuan yang menjadi seorang ibu. Untuk itulah kita semua harus mencintai dan menyayangi ibu kita.


Keeesokan harinya mereka semua berkumpul di ruang rawat karena Alma dan juga bayinya, karena mereka berdua kini sudah berada di sana. Semuanya sangat bahagia menyambut kelahiran bayi mungil yang cantik itu. Hingga Salma pun sedari dari tadi tidak mau bergantian menggendong bayi itu dengan yang lainnya, ia ingin menggendong bayi itu sendirian dan tidak memberikan izin kepada orang lain untuk menggendongnya. Ia terus mendekap bayi itu dengan sayang.


"Sampai kapan kau akan mendekap bayi itu, kau bahkan tidak mengizinkan kami untuk melihatnya. Ayolah ijinkan kami melihat bayi cantik itu," rajuk Bramana pada Salma. Namun, Salma sama sekali tidak menggubris ucapan suaminya, ia masih saja terus anteng menggendong bayi itu.

__ADS_1


"Sebentar aku masih belum puas menggendongnya, aku baru saja melihat cucu ku dan kau ingin langsung merebutnya. Mengalahlah pada seorang perempuan," jawab Salma tidak mau berbagi.


"Oh ya siapa nama lengkap Baby V?" tanya Moza, Alma dan Venus mendadak saling pandang. Mereka bahkan hukum menyiapkan nama untuk bayinya itu karena mereka selalu memanggil bayi itu dengan sebutan Baby V.


"Oh Ya ampun kami sampai lupa memberikan nama kepanjangannya kita semua gara-gara Venus. Kenapa kau tidak mencari nama untuk putriku, seharusnya kau yang mencarikan nama untuk anak kita. Kau memang ayah yang tidak bertanggung jawab," ucap Alma.


"Enak saja, kenapa kau jadi menyalahkan aku. Kau kan ibunya," jawab Venus tak mau kalah. Sepertinya mereka lupa jika mereka tadi saling meminta maaf karena merasa mempunyai banyak kesalahan selama mereka bersama. Dan kini mereka saling ada mulut lagi kembali seperti semula.


"Sudah, sebaiknya malam ini Alma istirahat saja. Dan kau juga Venus, kau juga pasti sangat lelah. Lebih baik sekarang kita semua istirahat, besok saja kalian mencari namanya. Lagi pula bayi ini sudah mempunyai inisial Baby V, bukan?" ucap Salma, "Alma dan Venus pun mengiyakan saran dari Salma, karena mereka juga merasa sangat lelah, juga ingin segera beristirahat. Begitupun juga dengan Alex dan Kinan, mereka kini pulang kembali ke rumahnya. Begitu pun juga dengan Jupiter, iya pun kembali ke rumahnya dan ingin segera menagih jatah yang semalam dia tunda, karena harus pergi ke rumah sakit untuk mengantarkan Alma yang akan melahirkan. Setelah mereka semua pulang, Alma dan Venus pun tertidur dan beristirahat. Karena mereka sudah menjalani hari yang sangat berat dan juga melelahkan.


Di perjalanan pulang ke rumahnya, Alex merasa sangat pusing. Ia berpikir mungkin ia pusing karena ia tidak tidur semalaman karena khawatir kepada adiknya.


"Kak Ali, apa kau baik-baik saja?" tanya Kinan, khawatir.


"Aku tidak apa-apa," jawab Alex.

__ADS_1


"Jika kau merasa lelah seharusnya Kak Ali istirahat saja, Jangan memaksakan menyetir dalam keadaan mengantuk itu sangat berbahaya," Kinan memberikan nasihat kepada Alex.


"Tenang saja, aku masih bisa mengontrol diri ini hanya sakit kepala biasa. Mungkin karena aku kurang tidur. Sebaiknya kita memang harus lebih cepat pulang ke rumah agar kita juga bisa beristirahat," Kinan pun mengganggukan kepalanya setuju karena ia juga merasa sangat lelah.


Sebenarnya Kinan mempunyai kabar bahagia untuk Alex, akan tetapi ia menyimpan dulu kabar bahagia itu. Ia akan memberitahukan nya nanti di waktu yang tepat. Biarlah ini semua menjadi kejutan untuk Alex.


Setelah menunggu waktu beberapa lama, akhirnya mereka berdua pun sampai di rumah Alex langsung dan kemudian pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Begitupun dengan Kinan ia langsung menyiapkan makanan untuk Alex. Kinan tidak pernah membiarkan suaminya tidur dalam keadaan perut yang kosong untuk itu ia selalu menyiapkan segala sesuatu keperluan Alex. Walaupun mungkin jauh dari kata sempurna tetapi setidaknya ia sudah berusaha menjadi istri yang baik untuk Alex.


Setelah Alex selesai mandi kini giliran yang membersihkan diri, tubuhnya juga terasa sangat lelah ia ingin segera berendam di air hangat dan menghilangkan rasa pegal dan juga penatnya.


Setelah selesai berpakaian Alex menunggu Kinan di ruang makan. Namun, setelah lama menunggu, Kinan tak muncul-muncul dan membuat Alex khawatir. Akhirnya Alex pun menyusul Kinan pergi ke kamarnya. Akan tetapi Alex tidak menemukan keberadaan Kinan. Ia pun akhirnya ia pun mencari ke seluruh rumah, tetapi ia tetap tidak menemukan Kinan.


Karena paniknya ia sampai lupa jika ia belum memeriksa kamar mandi, Alex pun kemudian memeriksa kamar mandi dan ternyata kamar mandi terkunci dari dalam. Nama Kinan dipanggil-panggil oleh Alex, tapi setelah beberapa kali dipanggil ia tidak menyahut, akhirnya Alex memutuskan untuk mendobrak pintu kamar mandi, dan ia terkejut saat melihat Kinan pingsan di dalam sana.


"Kinan!"

__ADS_1


Kinan kenapa tuh 🙃 Mimin rajin banget ya hari ini 😆😆😆


__ADS_2