
Saat Alea tengah berjalan memasuki rumahnya, langkahnya seketika berhenti. Keningnya berkerut tatkala ia melihat mobil yang terparkir di depan rumahnya.
Matanya membulat sempurna ketika ia menyadari jika mobil yang terparkir di depan rumahnya tidak lain tidak bukan milik Adrian calon suaminya.
Adriannn...” ucap Alea
Sedang apa dia sudah ada di sini di jam segini bukankah seharusnya dia masih kerja?? Batin Alea.
“Assalamualaikum....., Mama.”ucap Lea seraya mencium tangan Mama.
Kamu kok baru pulang sayang? Dari tadi Adrian sudah menunggumu,” ucap mama.
Iya Ma,” tadi Alea ketemu temen dulu sebentar di cafe. Terus Adrian dimana sekarang Ma” ucap Alea.
Ada di kamar kamu,” ucap Mama.
Loh kok di kamar aku sih Ma?” Kenapa ngga di kamar tamu saja.”rajuk Alea.
“Dia kan calon suami kamu sayang, kalian juga akan segera menikah sebentar lagi, dan tadi Mama juga lihat Adrian pulang dari kantor dia terlihat seperti sedang ada masalah.” Jadi mama minta dia istirahat di kamar kamu.
Ya sudah” kalau begitu aku susul dia dulu di atas Ma” ucap Alea.
Dan sesaat Alea tengah menaiki anak tangga, hendak berjalan ke kamarnya yang terletak di lantai dua, membuat langkahnya kembali berhenti.
Saat Mamanya mengatan jika pernikahan Alea di majukan menjadi dua minggu lagi dan itu semua atas permintaan Adrian.
“Oh iya sayang Mama lupa memberi tahumu, jika pernikahanmu Akan di percepat menjadi dua minggu lagi.
“Dan Mama,Papa juga Orang Tua Adrian sudah mengatur semuanya.” Ucap Mama seraya tersenyum.
Lea, yang mendengar hal itu pun matanya membelalak, di dalam lubuk hatinya kian bertanya-tanya kenapa Adrian memajukan rencana pernikahan mereka yang akan di laksanakan dua bulan lagi menjadi dua minggu lagi.
Pikiran Alea berkecamuk tatkala ia mengingat kembali pertemuan nya tadi dengan pria yang masih ada di dalam hatinya.
Pernikahan nya di percepat, bagaimana dia bersikap pada Adrian, bahkan dia sendiripun juga tidak tahu dengan pasti.
Dan Adrian yang selalu memperlakukan Alea dengan sangat manis, sifat baik dan pengertian Adrian selama ini semakin membuat nya semakin merasa tidak enak hati.
“Pernikahan, Alea tersenyum getir tatkala mengenang kata itu. Mimpi indahnya tentang indahnya pernikahan, hancur setelah apa yang di lakukan Jery.” Entah apa yang terjadi dengan nya, meninggalkan sebuah tanda tanya besar di hati dan pikiran Alea.”
Adrian yang merasa lelah dan tertidur di kamar Alea pun terbangun karena sayup-sayup mendengar suara Alea.
Adrian mengerjapkan matanya, menurunkan kakinya dari tempat tidur dan berjalan keluar mencari keberadaan Alea.
“Bi apa Alea sudah pulang?” Tanya Adrian.
Sudah den.” Non Alea, sedang ada di gazebo,” ucap pelayan.
__ADS_1
Oh,oke. Saya akan menyusulnya kesana.”ucap Adrian.
Adrian yang melihat Alea tengah duduk sendiri di gazebo seorang diri, dia perlahan berjalan menghampiri nya. Alea yang tengah melamun entah memikirkan apa, ia tidak sadar akan keberadaannya dan ternyata Adrian sudah berada tepat di sampingnya.
Saat ia mulai sadar ada seseorang yang duduk di samping nya, Alea memutar badan nya kesamping mmelihat sosok di samping nya yang tidak lain adalah Adrian.
Kamu sudah bangun?” Apa tidurmu nyenyak di kamarku.” Tanya Alea.
Hmmm... tentu sangat nyaman aku tertidur di kamar istriku” ucap Adrian.
Wajah Alea pun berubah bersemu merah saat Adrian menyebutnya istri.
Ada rasa bahagia di dalam hatinya tatkala mendengar ucapan Adrian..
Dan keheningan kembali tercipta dari keduanya.
Semilir angin menerbangkan anak rambut hitam panjang Alea.
Adrian yang melihatnya hanya tersenyum tipis seraya merapi kan nya di belakang telinga Alea.
“Apa kamu duduk di sini sendiri karena sedang memikirkan nya?” Tanya Adrian memecah keheningan.
“Maksudmu?“ Ucap Alea dengan dahi berkerut, karena dia tidak mengerti apa maksud dari ucapan Adrian.
“Apakah kamu masih mencintai laki-laki itu, bagaimana perasaanmu setelah bertemu kembali dengan mantan kekasihmu itu.” Seru Adrian.
Alea terhenyak mendengarkan kalimat itu keluar begitu saja dari Adrian dengan santainya. Apa dia tahu jika tadi aku menemui Jery? Gumam Alea dalam hati.
“Aku butuh penjelasanmu sayang”.
Tidak kah kau merasa ada yang harus kamu jelaskan denganku?” ucap Adrian halus penuh penekanan di setiap perkataan nya.
“Kamu tahu dari mana aku menemuinya?Apa kamu mengikutiku tadi.”Tanya Alea hati-hati karena ia takut menyakiti Adrian, bagaimanapun ia tidak ingin Adrian salah paham dengan nya.
Tidak, aku tahu karena anak buahku yang mengatakan nya.”ucap Adrian
“Apa?? Jadi kau mengawasiku,kau mengikutiku dan kau juga tidak mempercayaiku??” Ucap Alea terkejut dan marah, jika ternyata Adrian tidak mempercayainya.
Di hempaskan nya tangan Adrian yang menggenggam tangannya. Alea benar-benar kecewa.
Adrian menarik nafas panjang, aku memang awalnya meyuruh anak buahku untuk mengawasimu, itu semua ku lakukan karena aku sangat mencintaimu. Aku takut hal buruk terjadi kepadamu. Akan tetapi belum sempat anak buahku melaporkan nya kepadaku
Aku dan Alvin melihatmu di cafe itu, saat aku meeting dengan client ku tadi siang.
Tanpa sengaja aku mendengar semuanya.
Akhirnya Adrian menceritakan segalanya kepada Alea.
__ADS_1
Flashback Of
Siang itu Adrian dan Alvin yang akan meeting bersama client memutuskan untuk meeting di cafe yang sama dengan Alea bertemu Jery,
Adrian memang memilih tempat itu tidak lain agar ia bisa menjemput calon istrinya nanti. Dan selain itu juga karena tempat nya tidak jauh dari kampus Alea.
Saat meeting selesai dan Adrian yang bersama Alvin hendak pergi dari cafe itu, tanpa sengaja Alvin melihat calon istri Tuan nya bersama dengan seorang pria.
Adrian yang menyadari akan sikap Alvin pun ikut menoleh ke arah pandang Alvin, dan betapa terkejutnya ia tatkala melihat Alea yang sedang bersama dengan Mantan kekasihnya.
“Maaf Tuan apa sebaiknya kita datangi mereka??” Ucap Alvin.”
Tidak,tidak usah.” jawab Adrian.
Tapi tuan, bagaimana dengan anda?” ucap Alvin.
Tidak apa aku percaya kepada calon istriku.” Ucap Adrian.
Baiklah Tuan, bagaimana kalau kita duduk di belakang Nona Alea saja, biar lebih jelas apa yang kita dengar.
Adrian tampak berfikir sejenak dan menyetujui saran Alvin untuk berpindah tempat duduk.
Flashback end
Kalau kau sudah Tahu semuanya kenapa tidak menghampiriku tadi??” Ucap Alea.”
Tidak, aku malas berlama-lama di sana jadi aku putuskan untuk datang kemari sebelum kau pulang.”ucap Adrian.
“Apa kau sedang cemburu?”Tanya Alea penuh selidik.
“Apa aku salah jika aku cemburu dengan istriku sendiri?” tanya Adrian.
Aku cemburu melihatmu begitu dekat dengan nya tadi.” Ucap Adrian jujur
Tidak kau tak salah, itu hal yang wajar untukmu,” ucap Alea.
Lalu..., apa kamu akan kembali lagi dengan nya?” Tanya adrian dengan wajah penuh kecemasan.
Aku begitu takut kehilanganmu Alea, aku sangat...sangat mencintaimu.
Tidak,” jawab Alea tegas.
“Lalu, kenapa kau membiarkan nya meminta waktu padamu?” seru Adrian.
“Karena aku tahu kalau dia tak akan punya waktu untuk itu.
“Dia tidak akan pernah bisa membuktikan nya, terlebih kau juga sudah memajukan pernikahan kita lebih cepat bukan?”tanya Alea.
__ADS_1
See u next chapter
Jangan lupa like,vote nya ya kak..