
Alea dan Adrian sudah berada di kamar mereka, namun Alea masih belum bisa tidur karena terus mengingat ucapan dari Mertuanya.
Alea terus menatap suaminya yang sudah memejamkan mata nya, ia pun membalikan tubuhnya membelakangi Adrian namun masih saja dia sulit untuk tidur.
Akhirnya Lea pun kembali menatap Adrian.
“Sayang..
“Hem,,,kenapa Lea
“Kamu udah tidur?”
Adrian kembali membuka matanya dan menatap Alea.
“Kamu kenapa belum tidur, sayang?” Tanya Adrian
“Aku ngga bisa tidur kak, aku masih kepikiran ucapan Mama tadi.” Jawab Alea
“Sayang... kamu ngga usah pikirin ucapan Mama tadi ya, aku juga ngga memaksa kamu buat cepet hamil, anak, rezeki dan jodoh itu semua sudah di atur oleh Tuhan, kita serahkan saja semua nya pada Tuhan. Kapan pun kita di percaya untuk punya anak aku kan siap menunggu.” Ucap Adrian menenangkan istrinya.
“Atau nanti aku bicara aja sama Mama?”tanya Adrian.
“Ngga usah deh, aku juga ngga mau kecewain Mama.”
“Ya udah, aku ngga akan bicara sama Mama, tapi sekarang kita tidur yuk. Ydah malam aku juga udah ngantuk banget.
“Tapi peluk ya tidurnya.”ucap Alea manja
__ADS_1
“Iya, sini aku peluk.
Alea langsung membenamkan wajahnya pada dada bidang Adrian. Dan tak lama pun ia sudah tertidur lelap karena merakan nyaman di peluk oleh Adrian.
Adrian tersenyum dan mengecup kening Alea.
“Good Night istriku”
Adrian pun menyusul Alea untuk tidur, mereka tidur dengan saling memeluk.
🍃🍃🍃🍃
Keesokan harinya Adrian bangun lebih pagi, ia berencana akan lari pagi mengelilingi area komplek perumahan, mengingat ini adalah hari libur ia memutuskan intuk berolahraga pagi.
Adrian menatap Alea yang masih tertidur pulas. Adrian mengecup kening Alea dan membenarkan selimutnya.
Mama Amel berjalan menuju dapur, seperti biasanya ia akan menyiapkan sarapan apa lagi karena di rumah ada anak dan juga menantu kesayangannya yang sedang menginap.
Di kamar Alea mengerjabkan matanya, ia menoleh ke samping yang ternyata Adrian sudah tidak ada di tempat tidur. Ia menatap jam dinding yang sudah menunjukan pukul 6 pagi.
Alea bangun dan berjalan menuju kamar mandi untuk menyikat gigi dan membersihkan tubuhnya.
“Kak Adrian pergi kemana ya pagi-pagi gini kok sudah ngga ada di kamar.” Gumam Alea
Alea pun berjalan keluar kamar untuk mencari keberadaan Adrian, namun ia melihat Mama mertuanya sedang memasak di dapur dan dia pun segera menghampiri nya.
“Mama, masak apa?”ucap Alea
__ADS_1
“Udah bangun, sayang... ini Mama masak nasi goreng seafood kesukaan Adrian
“Oh ya Ma, kak Adrian kemana ya”
“Adrian sedang olah raga, lari pagi keliling komplek.
“Ooh pantes Lea cari-cari daritadi ngga ketemu, sini Ma Lea bantu ya.
“Jangan sayang, kamu duduk aja ya di sana.
“Ngga papa Ma, dari pada Lea diem aja ngga ngapa-ngapain mending Lea bantu Mama masak aja.”
Mama Amelia pun tersenyum dan membiarkan Alea membantunya.
Setelah selesai memasak mereka menata hasil masakannya di meja makan, sambil menunggu Adrian selesai olah raga.” Dari luar Adrian masuk ke dalam rumah dan mencium aroma masakan.
“Wah, Mama bikin nasi goreng seafood ya, Adrian jadi langsung lapar Ma.” Ucap Adrian akan menyentuh piring untuk makan.
“Enak, aja habis olah raga langsung makan, mandi sana, ganti baju baru setelah itu kita makan.” Seru Alea pada suaminya.
Adrian pun menuruti perkataan istrinya dan berjalan menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya dari keringat yang menempel setelah berolah raga tadi.”
Setelah selesai membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya, Adrian berjalan turun menghampiri istri dan Mama nya di meja makan yang sudah menunggu nya untuk sarapan bersama.
Mereka makan dengan tenang, tanpa ada yang bersuara. Setelah sarapan Adrian dan Alea berpamitan untuk pulang, karena hari juga sudah siang.
See u next chapter ☺️
__ADS_1