Cinta Untuk Alea

Cinta Untuk Alea
Menjadikanmu satu-satunya


__ADS_3

“Tunggu, ada apa denganku? Kenapa aku mengikuti mereka sampai ke sini, apa aku sebaiknya kembali saja ya? Ah tapi aku penasaran, dan kenapa hatiku rasanya sakit sekali.”


Saat ia memutuskan kembali ke penginapan, tiba-tiba tangannya di tarik seorang pria.


“Tunggu, kau mau kemana nona?” Tanya Max dengan senyum menyeringai.


“A-aku tentu saja aku mau pulang.”ucap Alea seraya berbalik memunggungi Max ia merasa sedikit gugup, ia bingung bagaimana dia harus mencari alasan saat Max menanyakan keberadaan nya di restoran.


“Saya fikir, jika anda tadi sedang ada janji makan malam juga di sini, ah sayang sekali ternyata anda tidak sedang ada janji dengan seseorang di tempat ini ya nona.” Max mengatakannya tepat di telinga Alea dengan seikit berbisik.


Tubuh Alea seketika meremang, saat hembusan nafas pria itu menerpa kulitnya.


“Makan lah bersamaku nona, Max tahu jika saat ini Alea sedang kesal kepadanya. Dan pria itu semakin ingin menggoda Alea.


“Tidak, aku akan pulang sekarang, aku tidak mau mengganggu acara makan malammu bersama kekasihmu.” Tolak Alea cepat. Ia tidak ingin Max menyadari jika saat ini ia sedang cemburu.


“Baiklah, karna nona tidak mau menemani saya malam ini, saya akan meminta pada wanita lain untuk menemaniku makan malam bersamaku, ku rasa dia tidak akan menolak ajakanku.”ucap Max dengan menahan tawa saat ia melihat wajah Alea yang memerah karena cemburu.


“Tidak, tidak boleh !”


Em, eh itu maksudku terserah kau saja, lagi pula kau juga tidak membutuhkanku, kau juga tidak menyukaiku, jadi sebaiknya aku pergi saja dari tempat ini.” Alea dengan cepat membalik pertanyaan Max tadi kepadanya.


“Siapa yang mengatakan aku tidak menyukaimu? Aku sangat-sangat menyukaimu nona Alea.”ucap Max dengan lantang.


Alea tersenyum bahagia saat ia mendapatkan pengakuan dari Max.


“Dan anda lah, wanita pertama yang tidak menyukai pria ini.” Max mengatakannya dengan suara yang dia buat-buat agar terdengar sendu.


“A-aku menyukaimu, siapa yang mengatakan jika aku tidak menyukaimu.”kilah Alea.


“Baik lah, karena kau ingin makan malam bersama wanita lain, jadi aku sebaiknya pamit undur diri. Aku juga akan makan malam bersama temanku.”


Saat Alea akan meninggalkan tempat itu, dengan cepat Max menarik tubuh Alea hingga masuk ke dalam pelukannya.


Di sudut tempat lain Audi dan Dini sedang bersembunyi agar sahabat nya tidak melihat mereka dan mengetahui jika semua itu hanya akal-akalan mereka saja agar Alea mau mengakui perasaannya kepada Max.


“Apa kau akan makan malam bersama mantan kekasihmu itu nona? Tanya Max dengan tatapan tajam.


“Tentu saja, karena kau juga akan amakan malam bersama wanita lain.

__ADS_1


“Lea, please don't make me jealous.”


You know that I really, really love you.”ucap Max tepat di depan wajah Alea.


Kini wajah mereka benar-benar sangat dekat. tak ada jarak yang memisahkan mereka, hembusan nafas Max begitu terasa di pipi Alea. Dan wajahnya seketika terasa panas karena menahan rasa malu.


“Akuilah perasaanmu jika kau juga merasakan hal yang sama kepadaku.” Ucap Max berbisik.


Alea hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, dia juga mencintai Max.


“Katakan, katakan kepadaku jika kau juga mencintaiku.” Ujar Max.


Alea menatap lekat manik mata Max yang berwarna coklat hazle, sebelum ia akhirnya mengatakan.


“I love yo Max, I love you so much.”akhirnya kata cinta itu keluar begitu saja dari bibir Alea.


Max menerima pengakuan cinta dari wanita yang telah lama ia tunggu pun semakin mendekatkan wajahnya pada wajah Alea, hidung mereka yang mancung saling bersentuhan hingga bibir Max pun nyaris menempel pada bibir Alea. Namun tiba-tiba terdengar suara wanita yang merintih kesakitan.


Sontak, ciuman pertama mereka pun gagal Max daratkan pada bibir Alea, mereka serempak menoleh ke arah sumber suara.


“Awww, sakit sekali.”ucap gadis itu berdiri dan merapikan kembali pakaiannya.


“Audi, Dini !” Teriak Alea saat ia baru saja menyadari kedua sahabatnya juga ada di tempat yang sama dengannya.


“Jadi ini semua rencana kalian?”tanya Alea tidak pernah mengira jika kedua sahabatnya dengan sengaja mengerjainya.


“Maafkan kami, dan sekarang gue sama Dini balik dulu ya, daa daa Alea.”


Kedua sahabat baik Alea sudah berlari meninggalkan restoran.


Dan di dalam restoran mewah itu, hanya tersisa Max dan Alea. Max sengaja membooking satu restoran hanya untuk makan malam bersama Alea.


Alea terlihat cantik dengan gaun berwarna ungu muda dan makeup tipis yang menghiasi wajahnya. Rambut indah nya ia biarkan tergerai.



Sedangkan Max terlihat tampan dengan stelan jas hitam dan dasi kupu-kupu yang menempel di lehernya.


__ADS_1


Max menikmati makan malam romantis hanya berdua dengan wanita pujaannya. Mereka sangat menikmati makan malam pertama mereka sebagai sepasang kekasih.


Max memperlakukan Alea dengan sayang.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Kabar kedekatan dan hubungannya dengan Max tersebar begitu cepat. Semua media masa meliput kedekatan mereka sekarang.


Banyak gosip-gosip yang mengatakan jika Alea sengaja mengincar Max karena Max tidak hanya berprofesi sebagai seorang dokter bedah syaraf terkenal, melainkan ia juga pemegang saham terbesar di salah satu Hotel ternama yang memiliki banyak cabang di beberapa negara.


Saat mereka selesai makan malam dan keluar dari restoran, tiba-tiba para awak media sudah berkerumun di depan restoran.


“Nona, bisa anda jelaskan bagaimana hubungan anda dengan tuan Max ! Apakah anda dengan sengaja mendekatinya karena dia Juga merupakan orang penting?” Ucap beberapa wartawan yang melontarkan pertanyaan yang terdengar seperti tuduhan di telinganya.


Alea wajahnya langsung berubah sedih, ia tak pernah mengira jika hubungannya dengan Max akan menjadi sebuah kabar yang tidak mengenakan baginya.


“Nona, tolong anda jelaskan sekarang juga. Bagaimana hubungan anda dengan tuan Max?”cecar para wartawan saat itu.


Max yang menyadari perubahan wajah Alea menjadi sedih pun akhirnya angkat bicara.


“Apapun itu hubungan kami, itu bukanlah kesalahan dari nona Alea, dia wanita bebas yang tidak memiliki ikatan pernikahan dengan siapapun.


Dan itu semua adalah urusan privasi kami, kalian tidak berhak mengatakan hal buruk kepada wanita di samping saya.”ucap Max dengan nada tegas. Ia tidak ingin Alea merasa tidak nyaman dengan hubungan yang baru saja mereka jalin.


Setelah mengatakan hal itu Max menggandenga tangan Alea meninggalkan kerumunan awak media yang terus meliput dan memotret mereka.


Sampai di dalam mobil pun Alea masih terus diam, ia kembali mengingat perkataan awak media yang telah menyudutkannya tadi.


“Honey, apa yang kau fikirkan?” Kau tak perlu mendengarkan perkataan mereka.”ucap Max masih menggenggam erat tangan wanitanya.


“Maafkan aku, menjalin hubungan denganku hanya akan memberikan citra buruk kepadamu.”seru Alea. Ia mengatakannya dengan suara sendu, mencoba menahan rasa sesak di dada, agar air matanya tidak menetes di depan Max.


“Beri aku waktu, aku pernah gagal saat bertunangan, dan aku juga telah gagal membina rumah tangga bersama suamiku, aku kembali kehilangan pria yang aku cintai, dan ibu mertuaku juga ikut menyusul kepergian suamiku.”ujar Alea dengan deraian air mata yang sudah tidak mampu ia tahan


Max terdiam saat mendengar ucapan Alea, ia juga merasakan kesedihan yang Alea rasakan. Ia memilih untuk tetap diam dan memmbawa wanita yang di cintainya ke dalam pelukannya.


Max tak mampu berucap kata, ia terus berusaha menenangkan hati Alea dengan terus mengusap punggung wanita itu.


Walaubagaimana pun Max sudah menunggu Alea cukup lama hingga akhrinya wanita itu benar-benar mau menerima kehadirannya. Max sama sekali tidak ingin kehilangan wanita yang sangat ia cintai.

__ADS_1


Sedangkan di tempat lain, seorang wanita tertawa bahagia saat menonton acara Televisi yang memperlihatkan kedekatan Max dan Alea.


Dukung terus karya author dengan rate bintang 5 like dan vote 😘


__ADS_2