Cinta Untuk Alea

Cinta Untuk Alea
Honeymoon 3


__ADS_3

Mereka melewati saat Honeymoon dengan bersenang-senang, hampir setiap hari Adrian mengajaknya Alea berkeliling kota Swiss.


Adrian membiarkannya membeli apapun sesuka hatinya, bahkan kamar mereka sudah hampir penuh karena barang-barang yang di beli oleh Alea sebagai oleh-oleh untuk para keluarga dan sahabatnya di tanah air.


Kini mereka sedang berada di sebuah pantai, menikmati hembusan angin sore di sana.


Alea menginginkan pergi ke pantai sebelum mereka kembali ke Jakarta. Adrian duduk di salah satu kursi sambil terus menatap Alea yang sedang bermain air.


Adrian tersenyum saat melihat Alea melambaikan tangan kepadanya, Ia pun berjalan mendekatinya.


“Kenapa sayang.” Ucap Adrian sambil merapikan rambut Alea yang di terbangkan angin.


“Kak, bisa tolong fotoin aku ya.


Adrian pun mengambil ponsel miliknya dan memfoto Alea yang terus bergaya di pinggir pantai.


“Bagus,” ucap Alea dengan melihat hasil foto pada ponsel Adrian.



Mereka pun bergandengan tangan sambil berjalan di pinggir pantai. Mereka benar-benar romantis, walaupun di sana banyak orang namun mereka mengabaikannya dan terus berjalan dan sesekali saling melempar senyuman.


Namun tiba-tiba mereka berpapasan dengan dua orang perempuan dan mereka mengenali Adrian.


“Adrian.” Ucap salah satu dari mereka.


Adrian hanya terdiam dan sama sekali tidak memandangnya, Alea merasa bingung dengan sikap suaminya.

__ADS_1


“Kamu di sini juga, ini siapa.”ucap Jessica dengan menunjuk Alea.


“Ini Alea istriku.” Ucap Adrian dingin.


“Apa? Jadi kamu sudah menikah.


Adrian pun berlalu pergi meninggalkan mereka dengan terus menggandeng tangan Alea.


Adrian menjadi lebih banyak diam setelah bertemu dengan kedua wanita tadi, Alea merasa aneh dengan perubahan sikap Adrian yang berubah menjadi diam.


“Kak, siapa wanita itu.” Ucap Alea.


“Bukan siapa-siapa.”jawab Adrian.


“Tapi sepertinya dia tidak suka saat mendengar kakak sudah menikah.” Sahut Alea.


“Dia bukan siapa-siapa, kamu ngga perlu mikir macam-macam.


Alea yang tidak puas dengan jawaban yang di berikan oleh Adrian pun memilih untuk melepaskan tangan Adrian dan berjalan meninggalkan suaminya yang masih duduk di balkon kamar mereka. Ia sangat kesal dengan Adrian yang tidak menjawab pertanyaannya dengan jujur.


Adrian terus menatap tubuh Alea yang naik ke atas tempat tidur, dan menutup tubuhnya dengan selimut tebal.


Adrian tahu jika Alea sedang kesal dengan dirinya pun berjalan menghampirinya dan duduk di tepi kasur.


“Sayang,” ucap Adrian.


“Apa kamu marah padaku?” Tanya Adrian lembut.

__ADS_1


“Menurut kakak, apa aku tidak berhak mengetahui yang sebenarnya dari suamiku sendiri?” Kita sudah menikah dan menjadi suami istri tapi kamu masih merahasiakan sesuatu dariku.” Ucap Alea dengan seedikit emosi.


“Menutupi apa maksud kamu Lea,” ucap Adrian.


“Siapa wanita tadi?” Kenapa kamu menutupinya.


“Astaga , jadi karena Jessica kamu semarah ini denganku? Tanya Adrian


“Terserah, kalau kamu tidak mau mengatakanya pun aku juga tidak perduli.


“Oke aku akan menjelaskannya padamu.”ucap Adrian.


Jeasica adalah teman semasa kuliah ku dulu, dia terus mengejarku tapi aku tidak menyukainya sama sekali, dan aku hanya menganggapnya teman tidak lebih.


“Terus kenapa tadi kak Adrian diam?


“Karena dia sama sekali tidak penting untukku, jadi untuk apa aku menceritakannya padamu.


“Sekarang lebih baik kita tidur, karena besok kita akan kembali ke Jakarta.


Alea pun mengangguk menyetujui suaminya, mereka pun tidur dengan posisi saling berpelukan dan tertidur dengan lelap, karena besok mereka akan kembali menempuh perjalanan yang sangat panjang.


Bersambung


Jangan lupa berikan saran dan kritik ya reader biar author lebih semangat lagi nulis nya


Jangan lupa like dan vote juga ya

__ADS_1


__ADS_2