Cinta Untuk Alea

Cinta Untuk Alea
Dia Istriku


__ADS_3

Satu minggu berlalu, Alea menempati rumah baru nya bersama dengan Adrian, dan pagi ini Alea rencananya akan pergi kekampus untuk yang terakhir kalinya sebelum acara wisuda nya.


Alea pagi ini sudah bangun lebih dulu, dan mulai menyiapkan sarapan untuknya dan juga suaminya sebelum ke kantor.


Adrian juga sudah terlihat rapi dengan pakaian kantor yang telah di siapkan istrinya sejak pagi tadi, ia bergegas turun ke bawah. Di bawah Adrian melihat istrinya sedang sibuk menyiapkan sarapan mereka di dapur.


“Selamat pagi sayang, sapa Adrian seraya memeluk istrinya dari belakang.


Selamat pagi juga sayang, ih kamu kok peluk aku gini sih? Aku nya susah gerak nih, yang,” protes Alea pada suaminya.


Jadi kamu ngga mau aku peluk?” Ucap Adrian semakin erat memeluk pinggang ramping Alea.


Bukannya ngga mau, tapi aku nya lagi masak, jangan ganggu ah,” lebih baik kamu tunggu aku di meja makan saja ya sayang.” Ucap Alea membalikan badannya beralih menghadap suaminya sambil mengelus pipi suami nya dengan sayang.


Oke sayangku, aku tunggu di meja makan, dan duduk dengan manis di sana,” tunjuk Adrian pada meja makan.


“Tapi sebelum itu aku mau sarapan ini dulu,”


Cup..


Tiba-tiba Adrian mengecup bibir tipis istrinya. Dan berlari pergi menuju meja makan, sebelum istrinya marah karena sudah mengganggunya saat memasak.


Alea yang melihat tingkah absurd dari suaminya hanya tersenyum geli, seraya menggelengkan kepalanya.


Setelah selesai memasak, Alea membawa makanan itu ke meja makan.


Selesai meniapkan makanan, Alea menyendokkan nasi dan berbagai macam lauk-pauk pada piring Adrian.


Saat mereka sedang menikmati sarapan dengan tenang, Alea meminta izin pada Adrian untuk ke kampus. Karena hari ini merupakan hari terakhir ia pergi ke kampus sebelum wisuda.


“Sayang, hari ini aku mau ke kampus,” ucap Alea.


Mau ngapain kamu ke kampus, sayang?” Tanya Adrian pada istrinya.


Aku harus menyerahkan berkas terakhirku sebelum wisuda nanti, dan hari ini merupakan hari terakhirku di kampus itu.” Seru Alea.


Aku antar ya ke kampusnya?” Sebelum aku berangkat ke kantor, aku anterin kamu dulu.”Ucap Adrian.


Oke, terserah kamu saja sayang,” ucap Alea lalu kembali menghabiskan sarapan nya.


Hari ini Alea tidak membawa mobil, karena Adrian yang mengatakan akan mengantantarnya ke kampus.


🍃🍃🍃


Mobil Adrian telah berjalan membelah jalanan, dan tak lama setelah mobil yang di kemudikan Adrian berjalan cukup jauh, mobil Adrian pun berhenti di depan kampus tempat Alea kulia.


Saat Alea akan turun dari mobil, suaminya menghentikan Alea. Adrian memeluk dan mencium kening istrinya dengan lembut.


“Sayang, nikmatilah hari-harimu di kampus hari ini dengan baik bersama teman-temanmu, sebelum kalian wisuda.” Ucap Adrian.

__ADS_1


Setelah selesai urusanmu di kampus telpon aku, aku akan menjemputmu kembali.”


“Iya sayang, aku akan menelponmu nanti, berhati-hati lah di jalan saat berkendara,” ucap Alea sembari membuka pintu mobil dan keluar dari dalam mobil suaminya.


Ia berjalan menjauh masuk ke dalam kampus, Adrian yang sebelumnya telah memastikan istrinya berjalan memasuki kampus itu, Adrian kembali melajukan mobilnya menuju gedung Global Jaya Corp.


Alea yang tengah berjalan menuju kelas mereka, di depan kampus terdengar suara Audi dan Dini berteriak memanggilnya.


“Lea” ucap Audi dan Dini memanggil nama Alea bersamaan.


Alea pun menoleh, ia menatap ke arah Audi dan Dini yang ada di seberang jalan, sedang berjalan menghampirinya.


“Lu tumben datang ke kampus pagi-pagi banget” tanya Dini setelah ia sampai di hadapan Alea.


“Iya nih, ga biasanya lu datang pagi-pagi” timpal Audi.


“Memangnya ga boleh gitu kalau gue datang ke kampus pagi-pagi gini, terus kenapa kalian juga datangnya juga pagi-pagi gini?” Ucap Alea bertanya balik.


“Ya udahlah, kita ngomongnya nanti aja, ayo masuk dulu” lanjut Alea.


Setelah itu mereka pun beranjak masuk, memasuki gerbang kampus tempat mereka kuliah.


Kemudian mereka pun menaruh tas mereka di tempat duduk masing-masing, dan setelah itu mereka pun duduk.


“Kalian sering ya kalau kuliah, selalu berangkat pagi-pagi gini ya” tanya Alea membuka pembicaraan.


“Ya kita lumayan sering banget malah datang pagi-pagi gini, tapi ngomong-ngomong gue belum sempat sarapan nih, ke kantin yuk” ucap Audi.


“Gue tadi juga udah, bareng suami gue sarapannya” ucap Alea menimpali.


“Gue tadi buru-buru berangkat ke kampus, jadi mana sempat sarapan, yaudah kalian anterin ke kantin dan temenin gue sarapan di sana aja gimana” ucap Audi.


“Ya udah yuk !” Kita temanin lo sarapan” ucap Alea menyetujui ajakan Audi.


Setelah itu mereka bertiga pun bangkit dari tempat duduk mereka masing-masing, dan berjalan menuju kantin.


Setelah sampai kantin, mereka bertiga pun berjalan ke tempat meja yang kosong, saat mereka tengah asik mengobrol sambil menunggu makanan datang, tiba-tiba ada seseorang yang mendekati meja mereka.


“Haiii, apa aku boleh gabung di sini,” ucap seorang laki-laki yang mempunyai wajah sangat tampan.


Alea, Audi, dan Dini pun mengalihkan pandangan mereka ke arah pria itu.” Untuk apa kau ingin bergabung dengan kami, kau bisa duduk di tempat lain bukan?” Masih banyak juga meja yang kosong di sana,” ucap Dini sambil menatap tidak suka ke arah laki-laki yang tengah berdiri di depan mereka.


“Memangnya kenapa, aku hanya ingin berteman dengan kalian,” ucap laki-laki itu.


“TIDAK,” ucap Audi dan Dini kompak.


Alea menatap kedua sahabatnya itu secara bergantian.


“Hahahahha, kenapa kalian sangat kompak,” ucap pria itu sambil tertawa dan langsung duduk di kursi kosong.

__ADS_1


“Hey kau, gue kan sudah bilang jangan duduk di sana,” ucap Dini marah.


“Din sudah, kalau dia masih mau duduk di sini biarkan saja, biar kita saja yang pindah,” ucap Alea cepat.


“Lea bener tuh Din, percuma juga kita ngga akan menang kalau ngomong sama cowo ngga tau malu ini,” ucap Audi sambil berdiri.


Mereka bertiga langsung pindah dari meja itu. Pria yang duduk di kursi itu hanya bisa menatap kepergian tiga gadis cantik yang sama sekali tidak memperdulikannya.


“Hemmmmm, cukup menarik, kalian benar-benar wanita yang berbeda,” ucap pria itu.


Alea, Audi dan Dini keluar dari kelasnya karena ini adalah hari terakhir mereka di kampus. Mereka berjalan beriringan keluar dari kelas menuju ke gerbang kampus, dan Alea juga akan menunggu suaminya datang menjemputnya.


Tapi sebelum mereka sampai, langkah mereka terganggu oleh kehadiran laki-laki yang mengganggu mereka di kantin tadi.


“Heyy, tunggu,” ucap pria itu dengan menarik tangan Alea.


Seketika Alea berhenti dan langsung menoleh ke belakang, begitu pun dengan kedua sahabatnya.


“Hey, lepaskan tanganmu itu dari tangannya, dasar pria tidak tahu malu,” ucap Dini sambil mencoba melepaskan tangan pria itu dari tangan Alea.


“Kau tidak akan bisa melepaskannya, aku hanya ingin berkenalan dan berteman dengan kalian, apa itu salah?”ucap pria itu.


“Jelas salah, kami tidak ingin kenal apa lagi sampai berteman denganmu,” jawab Audi dengan tatapan tajam.


“Tolong lepaskan, apa kau tidak tahu cara bagaimana memperlakukan wanita,” ucap Alea dan mencoba menarik tangannya yang terus di pegang oleh pria itu.


“Baik aku akan melepaskannya, tapi aku ingin tahu nama mu dan perkenalkan namaku Dion,”


ucap Dion sambil tersenyum ke arah Alea.


Tapi saat Alea ingin menjawab pertanyaan laki-laki yang bernama Dion itu tiba-tiba Adrian datang dan langsung memukul wajah Dion.


Buggg....


Jangan pernah berani menyentuh istri saya !” Ucap Adrian dengan penuh penekanan.


“Kak Adrian,” ucap Alea terkejut, begitu pun dengan Audi, dan Dini mereka tidak mengira jika Adrian sudah ada di sini.


“Sejak kapan kak Adrian ada di sini?” Tanya Dini panik.


Adrian menatap tajam ke arah sahabat istrinya itu,


“Sejak tadi,” ucap Adrian dingin.


Dion bangun sambil mengusap sudut bibirnya yang sedikit berdarah, dia menatap ke arah Adrian dengan tatapan yang sulit di artikan. Dion pergi dari tempat itu tanpa mengucapkan apapun.


Kita pulang sekarang,” ucap Adrian berlalu pergi meninggalkan istrinya yang tetap berdiri di tempat itu.


Alea menatap punggung suaminya yang tengah berjalan mendahuluinya.

__ADS_1


See u next chapter


Mohon dukungannya, like, komen dan saran positifnya dan jangan lupa Vote author ya readers


__ADS_2