
Jam pun menunjukkan pukul 12 siang. Alea merasa bosan pun menonton film Drama korea di ruang keluarga sambil menunggu Audi dan Dini datang.
Tiba-tiba Alea merasa mual dan segera berlari ke dapur dan memuntahkan sarapan dan buah yang baru saja ia makan.
Alea merasa pusing dan berjalan ke ruang tamu.
Karena rasa pusing yang teramat kuat, membuat Alea jatuh pingsan di rumah, dan tidak ada siapapun di rumah itu.
Di kantor Adrian, Adrian mencoba menelpon Alea untuk menanyakan keadaan istrinya, tapi tidak di angkat. Adrian pun mencoba menghubungi Telpon rumah dan juga tidak di angkat.
Adrian lalu menelpon bi ina.
“Iya den?” Jawab bi ina.
“Apa bi ina sudah ke rumah Mama?” Lea di rumah sama siapa bi.” Tanya Adrian.
“Di rumah sendirian den, tapi tadi non Lea bilang, katanya teman-teman non Lea mau datang ke rumah nanti siang” jelas bi ina.
“Oh ya sudah bi, tidak apa-apa.” Adrian mematikan telponnya.
Adrian lalu menelpon Dini untuk memastikan keadaan Alea di rumah pada temannya. Ia fikir jika teman-teman istrinya sudah datang ke rumah mereka.
“Iya kak Adrian” jawab Dini dalam mobil.
__ADS_1
“Saya mau nanya, apa kalian sudah ada di rumah?, Alea bilang akan mengajak kalian datang ke rumah?” Tanya Adrian.
“Oh iya kak, Kami baru selesai kuliah, ini kami sudah ada di jalan kak, sebentar lagi juga sampai rumah kakak, ada apa ya kak?” Tanya Dini.
“ Lea nomornya ngga bisa di hubungi, saya masih di kantor, tolong kabari saya kalau kalian sudah sampai, soalnya Lea sendirian di rumah.
“Oh, iya kak nanti Dini kabari, kami sebentar lagi sampai kok.” Jawab Dini.
“Baiklah, terimakasih.” Ucap Adrian mematikan sambungan telponnya.
“Ada apa Din?” Tanya Audi.
“Itu suami Lea telpon, katanya nomor Lea ga bisa di telpon, terus dia juga di rumah sendirian.” Jelas Dini.
Saat sampai di rumah Alea, rumah tampak sepi dan tertutup rapat dan terkunci dari dalam.
Dini dan Audi pun menggedor pintu, tapi tidak mendapatkan jawaban.
Dini lalu menelpon Adrian.
“Kak Adrian, Rumahnya terkunci, kami ketuk dari tadi tapi ngga ada jawaban.” Kata Dini
“Baik lah tunggu sebentar,” balas Adrian dan mematikan sambungan telponnya, Adrian sangat cemas dan bergegas keluar dari kantor.
__ADS_1
“Tuan anda mau kemana?” Tanya Alvin yang melihat Adrian begitu cemas dan tergesa- gesa.
Tidak berapa lama, dua orang satpam yang menjaga perumahan Elite datang menghampiri Audi dan Dini.
Satpam perumahan itu pun mendobrak pintu rumah Adrian, sesuai perintah Adrian.
Saat pintu terbuka Audi dan Dini masuk bersama satpam dan melihat Alea pingsan di lantai.
Satpam pun membawa Alea berbaring di sofa ruang keluarga, tidak berapa lama seorang dokter keluarga Adrian juga datang.
Audi dan Dini merasa kagum Adrian dengan cepat bertindak. Dokter pun memeriksa keadaan Alea.
Tidak berapa lama, Adrian dan Alvin juga sampai di rumah, dengan cepat Adrian masuk ke dalam rumah dan melihat dua orang satpam yang di telpon Adrian dan kedua sahabat Alea berdiri menghadap sofa.
“Apa yang terjadi?” Tanya Adrian.
“Alea pingsan kak” jawab Dini.
Adrian berjongkok mengelus kepala Alea dan menunggu Dokter di samping nya yang sedang memeriksa Alea.
Bersambung
Dukung karya author dengan like, vote dan komentar positif, biar lebih semangat lagi nulis nya 😘
__ADS_1