
Keesokan Harinya.
Alea bangun setelah Adrian masuk ke dalam kamar mandi, Alea hari ini bangun lebih pagi.
Alea merasa tubuhnya agak enakan pun bangun dan berencana akan memasak sarapan seperti biasanya.
Alea berjalan turun ke lantai bawah menuju dapur, ia ingin membuat nasi goreng. Saat sedang menyiapkan bumbu yang akan ia gunakan untuk memasak tiba-tiba Bi Inah masuk ke dapur dan menyapa Alea.
“Non Lea sudah enakan, kok pagi-pagi sudah ada di dapur?” Tanya bi inah.
“Iya bi, udah enakan kok.” Jawab Alea.
“Non Lea mau masak apa?” Biar bibi bantu ya .
“Mau buatin kak Adrian nasi goreng bi, bibi bisa tolong kupasin bawang nya ngga?”sahut Alea.
“Boleh non, apa biar bibi saja yang masak?” Tawar bi inah pada majikannya.
“Ngga usah bi, bibi kupas bawang nya aja, biar aku siapkan nasi nya dulu.” Ucap Alea.
Setelah menyiapkan nasi yang di perlukan untuk membuat nasi goreng, Alea berjalan menghampiri bi ina yang sedang membuat bumbu nasi goreng.
“Sudah semua bi?” Tanya Alea pada bi ina.
“Sudah Non, ini juga sudah bibi haluskan sekalian bumbunya.” Ucap bi ina.
“Terimakasih ya bi.”
“Sama-sama non, bibi permisi mengerjakan pekerjaan yang lain.” Ucap bi ina sambil berjalan meninggalkan Alea di dapur.
Alea pun mulai memasak nasi goreng, untuk sarapan pagi ini, mengingat pagi ini Adrian sudah kembali bekerja di kantor setelah ia tinggal berbulan madu selama beberapa hari.
Sementara di kamar, Adrian yang baru bangun tidur melihat tidak ada Alea di sampingnya pun segera turun dan mencari Alea, karena mengingat Alea masih sakit.
“Sayang.” Panggil Adrian.
“Eh sayang, kamu sudah bangun” sapa Alea tersenyum.
__ADS_1
“Masih sakit ngga? Kok pagi-pagi sudah ada di dapur.
“Udah enakan kok kak, aku sengaja bangun lebih pagi buat bikinin kamu sarapan, biar cepat pulih, kalau aku tiduran terus di kamar badan aku makin sakit semua” Jelas Alea.
Adrian lalu menghampiri Alea dan memeluk nya dari belakang.
Beberapa saat kemudian, masakan Alea sudah matang, Alea pun menata hasil masakan nya di meja makan dengan Adrian yang sudah duduk di kursi meja makan.
“Sayang, kamu ngga kerja?” Tanya Alea.
“Kamu lagi sakit, mana mungkin aku tinggal kamu kerja, bi ina nanti mau keluar ke rumah Mama, Mama minta bi ina bantu Mama untuk masak disana” Kata Adrian.
“Emang nya Mama udah tahu ya, kalau kita sudah pulang?” Tanya Alea.
“Iya, aku yang kabarin orang tua aku dan orang tua kamu, mungkin mereka akan datang melihat keadaan kamu” ucap Adrian.
“Em sayang kenapa kenapa di kasih tahu, nanti mereka jadi khawatir tahu” Kata Alea.
“Kak Adrian pergi ke kantor aja deh, lagipula kan kak Adrian bilang banyak kerjaan di kantor, aku ngga apa apa di rumah sendirian, nanti aku suruh teman-teman aku datang temani aku” Kata Alea meyakinkan Adrian.
Setelah selesai bersiap, Alea membantu Adrian mengancing kemeja Adrian dan memakai kan dasi nya.
“Kak Adrian hati-hati ya di jalan, jangan ngebut bawa mobilnya” Kata Alea memasangkan dasi.
“Iya, kalau ada apa-apa telpon aku ya” Kata Adrian.
Alea pun memeluk Adrian mengangkat kepala nya menatap Adrian.
“Makasih ya sayang, untuk beberapa hari ini, aku merasa kak Adrian begitu perhatian sama aku, aku beruntung punya suami seperti kak Adrian” Kata Alea tersenyum.
Adrian pun mencium bibir Alea dan saling berciuman sebelum turun untuk sarapan.
Setelah selesai sarapan, Alea mengantar Adrian ke depan.
“Ingat ya ! Ada apa-apa hubungi aku” Kata Adrian mengingatkan kembali.
Alea pun masuk ke dalam setelah mobil Adrian berlalu pergi dan tak terlihat lagi hadapannya.
__ADS_1
Alea pun duduk di ruang keluarga menonton TV dan mengambil ponsel nya untuk mengirim pesan pada kedua sahabatnya.
“Guys, nanti ke rumah dong, temani aku sendirian” Pesan Alea dalam grup.
Audi dan Dini yang sedang duduk di kantin kampus bersama Haikal, Menerima pesan dari grup.
“Eh kal, emangnya Lea udah pulang ya?” Tanya Audi ke Haikal.
“Iya, udah semalam” jawab Haikal sambil minum kopi nya.
“Kok cepat banget sih?” Tanya Dini.
“Kakak ku bilang Alea sakit saat sampai sana, karna tak kunjung semmbuh jadi kak Adrian bawa dia segera pulang ke sini, mungkin ngga cocok dengan cuaca di sana” Jelas Haikal yang tahu dari Mamanya sarapan pagi.
“Hmmm kasian, jadi gagal ya acara bulan madu mereka, nanti kesana ya Dy” kata Dini mengajak.
“Iya, oke” balas Audi.
Sementara di rumah Alea merasa bosan pun pergi ke dapur untuk mengambil buah.
“Non, Lea butuh sesuatu?” Tanya bi ina.
“Mau ambil buah bi” jawab Alea.
“Bibi ambilkan ya non?” Kata bi ina lagi.
“Ngga usah bi, aku bisa ambilsendiri aja” kata Alea.
“Kalau gitu bibi pamit ke rumah nyonya dulu ya non, non Lea ngga apa kan di rumah sendiri?” Tanya bi ina.
“Iya, ngga apa bi, nanti ada teman ku yang akan datang untuk menemani.” Jawab Alea.
“Bi ina pun pergi, sementara Alea mengupas buah mangga untuk di makan.
Bersambung
Dukung author dengan like, vote dan komentar Positif nya 🙏🏻😘
__ADS_1