
“Aku kan sudah katakan akan menemanimu bukan?” Aku tak akan pernah membiarkanmu terus menangisi nya kembali. Jadi duduk lah dan Alea hanya bisa pasrah mengikuti perintah Adrian laki-laki yang maha benar itu.
Setelah Alea dan Adrian menyelesaikan makan malam mereka, Alea beranjak dari kursinya dan di susul oleh Adrian. Mereka berjalan ke arah dimana Jery tengah duduk bersama dengan seorang wanita.
“Haloo Mas”ucap Alea..
Sedangkan Jery yang tidak mengetahui keberadaan Alea yang saat ini berada di satu tempat dengan Alea pun sontak membuatnya sangat terkejut. Matanya pun terbuka sempurna.
“A-Alea...” ucap Jery gugup.
“Kenap?” Terkejut melihatku tiba-tiba berdiri di sini hah.” Ucap Alea sedikit menaikkan suaranya.
“Siapa wanita ini sayang?” Tanya seorang perempuan itu pada Jery.
“Ahhhh sudah manggil sayang-sayangan ya rupanya sarkas Alea.
“Aku ada di sini untuk menyelesaikan masalah kita, agar aku tidak terperdaya denganmu lagi.” Ucap nya seraya menarik kursi dan duduk di samping wanita yang bersama dengan Jery saat itu.
Sedangkan Jery yang melihat sikap Alea yang sangat jauh berbeda pun diam saja dan pasrah dengan sikap Alea yang berubah menjadi semaunya itu.
Sementara Adrian, juga mengikuti Alea duduk bersebelahan dengan Jery.
“Apa mbak sudah lama kenal dengan pria in?”Tanya Alea pada wanita itu.
“Sudah mbak, kami di jodohkan oleh keluarga kami dan dia adalah Tunangan saya jelas wanita itu pada Alea.
“Oh yaaa.., Sejak kapan itu?”Tanya Alea dengan tatapan matanya masih mengarah pada Jery, seakan menuntut penjelasan lebih dari pria itu.
“Sejak enam bulan lalu. Dan kami datang kemari karena keinginan mas Jery yang ingin menyelesaikan sesuatu lebih dulu.” Ucap wanita itu jujur.
“Ooh enam bulan lalu ya.” Jawab Alea manggut-manggut.
Adrian yang melihat ekspresi kekhawatiran dari raut wajah mantan kekasih dari calon istrinya pun tersenyum tipis.
Adrian yang melihat sikap Alea yang menunjukan sikap tegas dan sesikit intimidasi pada Jery pun terlihat tersenyum penuh kemenangan dalam hati nya.
__ADS_1
Apa mbak tahu apa yang sedang laki-laki ini selesaikan di sini?” Tanya Alea lagi pada wanita itu.
“Kenapa mbak dari tadi nanya-nanya terus sih? Memangnya apa hubungan mbak dengan calon suami saya. Jawab wanita itu sedikit emosi karena ia tidak mengenal Alea dan juga tidak mengetahui cerita antara Alea dan laki-laki yang ia sebut dengan calon suami itu.
Alea mendapatkan pertanyaan yang menurutnya sangat konyol dari wanita itu, merasa mendapatkan angin segar.
Ia hanya mengangkat satu sudut bibirnya, dan menatap dengan tatapan yang semakin tajam pada Jery.
Membuat yang di tatap merasa nyalinya menciut dan sedikit takut.
“Jelaskan pada wanita ini mas apa hubunganmu denganku.” Ucap Alea.
“Apa kau tidak ingin memperkenalkan mantan calon istrimu ini padanya mas.” Ucap Alea dengan tatapan datar nan dingin.
“Apa? apa maksud dari wanita ini mas? Apa wanita ini yang bernama Alea, yang ingin mas nikahi dan membuatmu tidak ingin menikahiku?”Tanya wanita itu.
“Ya......, wanita itu adalah dia.” tunjuk Jery pada Alea. Jery terlihat ragu-ragu menjawabnya.
Lalu.” Kenapa kalian terlihat begitu mesra di sini jika kalian tidak ingin menikah, hardik Alea pada Jery.
“Apa maksudmu sayang?” Tanya Jery khawatir jika apa yang ia fikirkan akan benar-benar terjadi.
“Cih”... cibir Adrian mendengar panggilan sayang kepada calon istrinya.
Dulu mungkin saat masih bersama panggilan sayang akan terasa sangat berarti untuknya. Tapi entah sejak mereka memilih mengakhiri hubungan cinta, atau karena Alea sudah jatuh cinta pada Adrian yang membuatnya merasa muak saat mendengar kata sayang yang keluar dari mulut mantan tunangannya itu.
“Jangan pernah kau memanggilku dengan sebutan itu lagi di depan ku, karena semua itu sudah tidak ada artinya lagi bagiku.” Ucap Alea.
“Tapi sayang. Aku sungguh-sungguh masih sangat mencintaimu.” Ucap Jery.
“Simpan kata-katamu itu.”Lebih baik kau katakan itu untuk calon istrimu yang ada di sampingmu itu.”raung Alea.
Mulai hari ini aku tegaskan padamu, jangan pernah kau usik lagi hidupku.
Mungkin selama ini hanya aku yang begitu bodoh, bodoh karena telah mencintaimu yang sama sekali tidak layak untuk kucintai.
__ADS_1
“Jika saja aku tahu sejak dulu alasanmu meninggalkanku karena lebih memilih untuk di jodohkan oleh keluargamu mungkin aku akan bisa menerimanya dengan lapang dada.”Ucap Alea tenang tanpa ekspresi.
“Kalau saja aku tidak jatuh ke dalam jurang cintamu aku juga tidak akan menjadi seperti ini.” Apa kau tahu, bagaimana kehidupanku setelah kau tinggalkan?” Tanya Alea.
Jery menggelengkan kepala. Ia sangat tahu jika Alea pasti akan sangat terluka karenanya, Namun di sisi lain ia juga tidak bisa menentang keinginan keluarganya.
Saat ini ia hanya bisa menatap nanar pada Alea, ia tahu pasti jika Alea akan sangat rapuh saat dia meninggalkan nya.
Aku ingin kau kembali padaku Lea” ucap Jery lirih. Aku akui jika aku egois karena aku menginginkan cintamu kembali padaku dan di sisi lain aku masih terikat perjodohan dengan nya.” raung Jery menunjuk wanita yang kini menjadi tunangannya.
“Tapi aku sungguh-sungguh masih mencintaimu Lea, dan bahkan selama delapan bulan terakhir aku hidup dengan tidak baik setelah kehilanganmu.”
“Lalu,” apa kau fikir aku akan percaya begitu saja denganmu?” Raung Alea dengan emosi yang sedari tadi coba ia tahan akhirnya harus keluar begitu saja.
“Apa kamu tahu mas penyesalan terbesar dalam hidupku?? “Tanya Alea.
Tidak.” Seru Jery.
“Penyesalan terbesarku adalah Mencintaimu, men-cintaimu.” ucap Alea dengan menekankan setiap kata nya.
Dan kebodohan terbesar yang sudah ku lakukan adalah mempercayaimu.
Jery tersentak mendengar apa yang telah di ucapkan Alea. Matanya membelalak lebar seakan bola matanya akan keluar dari tempatnya.
Hatinya terasa perih menerima kenyataan jika gadis yang dulu pernah hadir mengisi kekosongan hatinya sekarang begitu membencinya.
Maaf.., maafkan aku hanya kata maaf yang saat ini bisa Jery katakan pada Alea.
Sudahlah lupakan saja.” Saat ini aku hanya bisa berharap kau akan bisa hidup bahagia dengan pilihanmu.
Saat Alea beranjak dari kursinya dan akan berjalan keluar dari resto tersebut Jery dengan cepat menarik lengan tangan nya.
Adrian yang melihatnya hendak melayangkan tinjunya pada Jery dan dengan cepat Alea menghentikan nya dan meminta Adrian agar tetap tenang. Dan dengan rasa sangat terpaksa Adrian menurunkan kembali tangan nya.
“Mau apalagi hah..?” Bentak Alea pada Jery. Biarkan aku pergi karena kita sudah tidak akan pernah bisa bersama lagi. Dan pada akhirnya Lea tetap berjalan menjauh meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
Jery terus menatap kepergian Alea hingga punggung Alea sudah tidak lagi terlihat. Ia pun terus menangisi kepergian gadis yang pernah dengan tulus mencintainya.