Cinta Untuk Alea

Cinta Untuk Alea
Kencan


__ADS_3

Pagi ini Adrian bangun lebih pagi, ia bangun pagi-pagi dan berniat memasak untuk sarapan, karena Alea masih sakit dan ia juga merasa tidak tega jika harus membiarkan istrinya tetap memasak.


Sebelum memasak, Adrian mengambil ponselnya dan akan menelpon Alvin.


“Halo, Vin,” hari ini kamu urus dulu pekerjaan saya di kantor karena istri saya masih sakit.”


“Bik, Tuan.” Ucap Alvin di seberang sana.


Setelah menelpon Alvin, Adrian kembali menyimpan ponsel nya dan kembali melanjutkan memasak untuk sarapan hari ini.


Alea mengerjab ngerjab kan mata dan perlahan membuka matanya, dia melihat sisi tempat tidur dan ternyata Adrian sudah tidak ada.


Dia pun turun, di lihatnya Adrian sedang memasak di dapur.


Alea tersenyum melihat Adrian yang sedang menyiapkan sarapan.


“Kak Adrian masak apa?” Tanya Alea.


“Kenapa turun sayang, kamu masih sakit.


“Aku sudah mendingan, Lea bantu ya.”


“Tidak usah, kamu duduklah di sana, dan tunggulah sebentar lagi akan selesai.


“Baiklah..


Alea hanya menyangga dagunya dengan dua tangannya, dia menatap Adrian yang semakin tampan saat memasak seperti itu.


“Makanlah..


“Sepertinya sangat enak.”seru Alea.


Alea langsung memakannya dengan lahap, Adrian benar-benar sangat pintar dalam memasak.


“Em, kakak ngga ke kantor?”tanya Alea


Ngga mungkin aku meninggalkan kamu sendiri di rumah.” seru Adrian.


“Aku sudah sembuh, kau tidak perlu terus menemaniku, pergilah bekerja aku tidak apa-apa. Lagi pula ada para pelayan di rumah ini, aku tak akan sendirian.


“Aku akan tetap menemanimu, aku tetap akan bisa bekerja dari rumah sambil terus menemanimu.


“Emmm...., bagaimana kalau kita jalan-jalan aja. Anggap saja ini kencan kita setelah menikah, karena dulu saat kau mendekatiku pun kau tidak pernah mengajakku untuk pergi berkencan.”ucap Alea dengan mengerucutkan bibir nya.


“Tapi kamu masih sakit, sayang..., kita pergi kencannya besok saja saat kau sudah sembuh, bagaimana?” Tawar Adrian kepadanya.


“Please, aku bosan kak kalau hanya terus diam dan tidur di rumah.


“Baiklah, kau habiskan dulu sarapanmu dan setelah itu bersiaplah, aku akan membawamu pergi berkencan.”jawab Adrian.


“Terimakasih.”


“Benar-benar sangat menggemaskan,” batin Adrian.


Sesuai permintaan istrinya, Adrian akhirnya mau mengajak Alea jalan-jalan. Mereka saat ini berada di sebuah pusat permainan yang ada di Mall XX, jika kebanyakan wanita dari kalangan keluarga berada seperti Alea akan meminta kencan yang romantis dan mahal pada Adrian.


Tapi tidak dengan Alea, ia lebih suka pergi ke Mall dan pergi ke pusat permainan. Bagi Alea itu sudah merupakan tempat kencan yang bagus.


Walaupun Alea terlahir dari keluarga yang kaya, tapi ia tidak suka hidup dengan hal-hal yang menurutnya itu berlebihan, ia lebih suka dengan kesederhanaan.”


Alea terlihat sangat senang, terlihat jelas di wajahnya yang selalu tertawa.

__ADS_1


Adrian tersenyum melihat istrinya yang terus tertawa seperti itu.


Aku sangat beruntung menjadikanmu bagian dari hidupku, kau benar-benar berbeda kau sungguh wanita yang spesial. Dan aku sungguh beruntung memilikimu dan menjadikanmu istriku,”batin Adrian tersenyum.


“Sayang, di sana ada es krim, kita beli yuk.”tunjuk Alea pada kedai es krim yang ada di salah satu sudut tempat permainan tadi.


Alea langsung menarik tangan Adrian dan menuju ke sebuah kedai es krim yang menjual es krim dengan berbagai rasa.


“Silahkan, mau rasa apa mba,” ucap salah satu pelayan.


“Kamu mau rasa apa ?”tanya Adrian menoleh pada istrinya.


“Aku mau rasa coklat, strawbery dan vanila,” ucap Alea.


Namun pelayan yang menawarkan es krim kepadanya tadi tidak menghiraukannya dan malah terus memandang wajah Adrian.


Alea yang menyadari jika pelayan itu terus menatap Adrian ia pun mengurungkan keinginannya untuk membeli es krim.


“Ayo, kita pulang saja,” ucap Alea


“Bukannya kau menginginkan es krim?”tanya Adrian bingug meihat perubahan sikap istrinya.


“Aku sudah tidak menginginkannya.”jawab Alea.


“Kenapa?”


“Pelayan tadi bahkan terus memandangimu.


“Apa kau cemburu dengan pelayan itu sayang?”


“Kamu suamiku, mana mungkin aku tidak cemburu melihatmu begitu di perhatikan wanita lain, dan kau juga hanya diam saja dia menatapmu seperti itu.”ucap Alea kesal.


Adrian langsung berhenti setelah mendengar ucapan Alea.


“Kau dengar Lea, secantik apapun wanita di dunia ini hanya kamu lah satu-satunya istriku, dan aku juga sudah berjanji untuk selalu menjagamu Alea.”


Alea menatap Adrian yang juga sedang menatapnya.


“Apa kau serius dengan apa yang kau katakan tadi.


“Kamu bisa membuktikannya sendiri apa yang ku katakan padamu


Alea tersenyum mendengarnya dan memeluk Adrian.


“Aku akan terus berusaha untuk terus mencintaimu Adrian, dan aku akan terus belajar menjadi istri yang baik untukmu.”batin Alea.


Merka pun memutuskan untuk tetap pulang, di dalam mobil Alea terus diam dan memandang keluar jendela. Ia bingung karena jalan yang mereka lewati bukan jalan menuju rumah mereka.


“Kita mau kemana, ini bukan jalan ke rumah kita kan?


“Nanti kamu juga akan tau,” ucap Adrian mengusap kepala Alea dengan sayang.


Setelah perjalanan cukup lama akhirnya mereka sampai di sebuah danau yang sangat indah. Di sana pun tidak terlihat banyak orang.


“Indah sekali ,” ucap Alea kagum dengan tempat dan suasana danau itu.


“Apa kau menyukainya?”tanya Adrian


“Tentu saja aku menyukainya, ini bahkan sangat indah.


“Aku punya sesuatu untukmu, kau tunggu di sini sebentar dan jangan pergi kemana-mana

__ADS_1


Alea pun mengangguk dan terus memandang danau yang tenang dan sangat indah. Tiba-tiba lamunan Alea buyar seketika, saat Adrian mengalungkan kalung yang sangat indah di lehernya.


Alea langsung membalikan tubuhnya, ia tidak menyangka akan mendapatkan hadiah yang sangat soesial dari Adrian suaminya.


“Apa ini.” Ucap Alea menatap bingung pada Adrian.


“Ini hadiah pernikahan kita.


Cup


Alea langsung mengecup pipi kanan Adrian.


“Terimakasih, sayang.


“Apa kamu suka?”


“Iya, ini benar-benar sangat cantik.


“Akan lebih cantik jika kamu yang memakainya.


Blush


Wajah Alea berubah memerah mendengar ucapan Adrian, baru kali ini ia mendengar Adrian berkata manis kepadanya, setelah pertengkaran mereka kemarin, rasa takut Alea pada suaminya seakan menguap begitu saja. Ia merasa bahagia di perlakukan begitu istimewa oleh Adrian.


Alea pun kembali membalikan tubuhnya menghadap danau di depannya. Adrian tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Ia kangsung memeluk Alea dari belakang dan meletakkan dagunya di atas bahu Alea.


Sedangkan Alea menbiarkannya dengan posisi seperti itu.


“Jangan bersedih lagi, aku tidak mau lagi melihatmu bersedih ataupun menangis lagi.


Alea menoleh, wajah Adrian benar-benar sangat dekat dengan wajahnya.


“Terimakasih karena sudah membuatku bahagia, dan terimakasih karena telah menjagaku saat aku sakit.


“Itu sudah menjadi kewajibanku untuk terus membahagiakanmu Lea.”


“Dan maafkan aku juga, karena cemburu aku menyakitimu dan membuatmu merasa sangat sedih.


Mata Alea berkaca-kaca, ia tidak lagi bisa menahan air matanya. Dia pun meneteskan air matanya dan menangis.


“Maafkan aku, Adrian, maaf jika aku tak bisa menjadi istri yang baik untukmu.


“Sssttt,,, kau tak perlu meminta maaf, aku tau itu bukan salahmu, hanya saja aku yang terlalu takut kau meninggalkanku. Sama saat aku takut kau akan lebih memilih kembali bersama dengan mantan kemasihmu dulu.


“Entah aku harus menangis atau tertawa mendengar pengakuanmu itu,” ucap Alea


“Mau kah kau terus bersamaku, berjanjilah padaku apapun yang terjadi kamu akan terus ada di sampingku hingga maut memisahkanku denganmu.


“Iya, aku mau


aku akan terus menjadi istrimu, dan terus berada di sisimu hingga maut memisahkan kita.”jawab Alea.


Adrian pun mengecup kening Alea dan memeluknya erat, Adrian sangat senang dengan apa yang di ucapkan Alea. Dan keraguan pada diri Adrian sepenuhnya hilang.


Dulu ia sempat meragukan istrinya, ia takut jika Alea tidak akan pernah bisa menerima kehadiran Adrian seutuhnya di dalam hatinya. Walau Alea telah menyerahkan kesuciannya pada suaminya, Adrian tetap takut jika semua itu Alea lakukan hanya demi kewajibannya semata. Dan sekarang Adrian benar-benar bahagia karena Adrian sudah sepenuhnya memiliki hati Alea menjadi pemilik hati nya seutuhnya.


————————————————————————————————————————


Vote yuk kesayangan


Dukung karya author

__ADS_1


Like dan komen


Dukungan kalian penyemangat author 😘


__ADS_2