Cinta Untuk Alea

Cinta Untuk Alea
Di sayang mertua


__ADS_3

Pagi ini rencananya Adrian akan mengajak istrinya untuk pergi ke rumah orang tuanya, karena Mama Adrian merindukan menantunya. Mama Adrian menelpon anaknya, saat Adrian akan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Ia meminta Adrian untuk pulang ke rumahnya dan mengajak serta istrinya.


Setelah Adrian selesai membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya dengan menggunakan pakaian kerja yang sudah di siapkan Alea dan ia letakkan di atas tempat tidur. Ia pun berjalan turun ke lantai bawah di tengah anak tangga ia melihat istrinya sedang sibuk menyiapkan sarapan pun tersenyum seraya menghampiri istrinya.


“Sayang,” ucap Adrian manja seraya memeluk pinggang ramping Alea dari belakang.


“Kamu, bikin aku kaget aja sih!” Awas dulu, aku lagi sibuk nih.”


Sekarang kamu mendingan duduk aja yang manis dan tunggu aku selesai nyiapin ini semua.” seru Alea.


“Oke, sayang ,” ucap Adrian berjalan kearah meja makan dan duduk di kursi depan meja makan.


“Sayang, tadi Mama Amel telpon aku, dan minta kita untuk pulang ke rumah Mama.” Ucap Adrian.


“Oh, ya?” Ada apa mas Mama nyuruh kita kesana.


Adrian mengedikkan bahu.” Mana aku tahu, tadi cuma ngomong kalau kita di suruh kesana lalau di matikan gitu aja telpon nya sama Mama.” Seru Adrian.


“Ya udah nanti siang kita kesana, kasian Mamah pasti kesepian di rumah, makanya minta kita kesana.


“Nanti, siang aku jemput kamu dan kita ke rumah pergi Mama sama-sama.” Kamu jangan pergi kemana-mana ya.


“Oke, suamiku sayang.


Dan mereka pun menikmati sarapan nya dengan tenang. Setelah selesai sarapan Adrian bergegas pergi ke kantor, karena pagi ini dia ada meeting penting dengan client dari singapore.

__ADS_1


“Sayang, aku uda selesai sarapannya, aku berangkat ke kantor dulu ya.” Ucap Adrian berdiri dari kursi meja makan dan berjalan mencium kening istrinya lembut.


“Aku anterin kamu sampai depan ya,” ucap Alea dan beranjak dari kursinya.


Mereka berjalan keluar menuju mobil yang telah di siapkan oleh supir pribadi mereka, karena Adrian hari ini akan pergi ke perusahaan dengan mengendarai mobilnya sendiri.


“Aku pergi dulu ya sayang, kamu hati-hati di rumah dan ingat jangan pergi kemana-mana.” Ucap Adrian di dalam mobil.


“Iya sayang, aku ngga akan kemana-mana kok,” kamu juga hati-hati ya nyetirnya ingat jangan ngebut.


“Iya sayang, nanti aku jemput ya.” Seru Adrian melambaikan tangan dan perlahan pergi meninggalkan rumah.


Setelah mobil Adrian semakin menghilang dari pandangannya, Alea berjalan masuk ke dalam rumah dan kembali naik ke kamarnya yang terletak di lantai dua. Alea pun kembali merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk miliknya.


Bosan juga kalau setiap hari cuma begini aja kerjaannya, kalau aku izin untuk kerja pada kak Adrian apa dia mengizinkannya.”batin Alea.


Alea mengerjab-ngerjabkan mata, di lihatnya pada jam dinding yang menggantung jam sudah menunjukan pukul 11.


“Ya ampun, aku ketiduran sampai jam segini, aku harus segera siap-siap, sebentar lagi kak Adrian pasti sudah pulang untuk menjemputku ke rumah Mama.” Ucap Alea berjalan ke kamar mandi.”


Selesai mandi dan bersiap-siap, tidak lama terdengar suara mobil Adrian sudah terdengar masuk ke halaman rumah. Alea pun mengambil ponsel dan tas yang ia letakkan di atas kasur dan berjalan turun ke lantai bawah untuk menemui Adrian.


Alea tersenyum saat melihat suaminya sudah berdiri di samping mobil, sambil melambaikan tangan pada nya. Alea langsung berjalan menghampirinya.


“Udah siap?” Mau berangkat sekarang!” Ucap Adrian.

__ADS_1


“Udah dong, ayo kita berangkat sekarang, pasti Mama sudah nunggu kita.


Alea pun masuk ke dalam mobil Adrian, dan Adrian kembali melajukan mobilnya. Selama dalam perjalanan, mereka terus mengobrol. Hubungan mereka pun sekarang semakin dekat,, Adrian juga semakin memperlakukan Alea dengan sayang, Alea melihat jalan sekeliling suasana hatinya pun selalu bahagia saat bersama suaminya.


Saat tengah asik mengobrol, tiba-tiba suara ponsel Adrian berdering, namun karena Adrian sedang fokus menyetir akhirnya Alea yang mengangkatnya.


“Sayang, tolong kamu angkat telponnya.


“Mamah, sayang yang telpon.” Ucap Alea dengan menggeser tombol hijau.


“Halo, Mah ini Lea, kak Adriannya lagi nyetir.


“Ah, sayang kalian udah sampai mana?” Katanya mau ke rumah Mama.


“Ini kita lagi di jalan Mah, mau ke rumah Mama.


“Mamah, kangen sama kamu sayang.


“Iya Mah, Mama pengin apa biar Lea beliin buat Mama.


“Ga usah sayang, Mamah udah masak banyak buat kalian,


“Kalian hati-hati ya di jalan, Mamah tunggu kalian di rumah.


“Iya, Mah

__ADS_1


Alea menutup ponselnya dan meletakkannya kembali.


__ADS_2