
Setelah puas melihat pemandangan dari balkon hotel, Adrian pun mengajak istrinya untuk masuk kembali ke dalam kamar untuk beristirahat.
“Kakak, sedang apa berdiri di sini.” Ucap Alea pada suaminya.
“Aku cuma lihat pemandangan dari sini, kita masuk yuk kamu lelah kan.” Seru Adrian.
Alea pun mengangguk, Adrian menggandeng tangan Alea dan menuju ranjangnya.
“Istirahatlah dulu, aku mau mandi dulu ya.”
Karena merasakan lelah pada tubuhnya, dan juga merasa mengantuk akhirnya Alea tertidur pulas.
Adrian yang baru saja keluar dari kamar mandi pun tersenyum melihat istrinya suda tertidur pulas, Adrian akhirnya membaringkan tubuhnya di samping Alea.
Alea merasakan sesuatu pada perutnya, ia membuka matanya dan menatap Adrian yang sudah terlelap di sampingnya dengan tangannya memeluk perut Alea.
Alea tersenyum, dia mengusap wajah tampan Adrian dan terus memandanginya.
Status barunya sekarang sudah menjadi seorang istri, ia masih terbayang saat kedua orang tuanya mengatakan jika ia akan di jodohkan dengan laki-laki yang tidak ia kenal.
Saat itu baik Adrian dan dirinya tidak pernah saling mengenal satu dan lainnya, sampai saat kedua orang tuanya mempertemukannya dengan sosok Adrian. Ia baru mengetahui jika ia akan di jodohkan dengan laki-laki yang pernah menyelamatkannya saat ia akan menyebrang jalan dan tiba-tiba ada mobil melaju cukup kencang hingga ia sempat akan tertabrak mobil saat itu.
Yang membuatnya sangat terkejut saat ia tahu jika laki-laki yang telah menyelamatkannya merupakan anak dari sahabat kedua orang tuanya. Namun ia sendiri tidak bisa menolak keinginan orang tuanya menjodohkannya dengan Adrian dan membuat kedua orang tuanya kecewa dan terus memikirkannya karena belum bisa melupakan mantan tunangannya.
Dulu awalnya Alea sempat berfikir, jika perjohan malah akan membuat hidupnya menderita nantinya saat mereka menikah. Terlebih ia belum benar- benar seutuh nya menerima Adrian sebagai pasangan hidupnya.
__ADS_1
Ia takut jika ia akan kembali merasakan sakit hati dan tinggalkan sama seperti saat Jery meninggalkannya dulu. Namun semua pikiran juga ketakutannya sama sekali tidak terbukti.
Bahkan Adrian lah yang telah berjuang dan berusaha keras untuk membuatnya jatuh cinta. Adrian sangat mencintai juga menyayanginya, selalu memanjakannya, selalu membuatnya bahagia dan sama sekali tidak pernah berkata kasar kepadanya.
Saat Alea masih sibuk membayangkan saat-saat dirinya belum bisa menerima kehadiran Adrian di hidupnya tiba-tiba saja Adrian mendekatkan wajahnya pada Alea dan-
C****up...
Adrian menyadarkan lamunan Alea dengan mencium singkat bibir mungil istrinya.
“Kakak kenapa cium aku?”tanya Alea pada suaminya.
“Morning kiss dari aku sayang..
“Ah ngga kok, aku ngga mikirin apa-apa, aku mau ke kamar mandi dulu ya.” Ucap Alea dan berjalan ke kamar mandi.
Adrian tidak memperdulikan ucapan istrinya, ia mengungkung tubuh Alea dengan kedua tangan kekarnya, wajah mereka sekarang sangat dekat bahkan hembusan napas mereka pun saling beradu.
Adrian mulai mendominasi di atas tubuh Alea, seketika bulu kuduk Alea berdiri. Adrian pun melahap bibir mungil istrinya, memagut dengan mata terpejam, mengecap rasa dan bertukar saliva.
Alea mulai terbiasa dengan ciyman yang begitu menghanyutkannya, ia ikut terlena dalam permainan yang di bangun oleh suaminya tersebut.
Adrian semakin memperdalam ciumannya, semakin liar dan menuntut, tangannya menyusuri leher jenjang milik Alea, membuat wanita itu mendesah lirih dengan tangan mencengkram lembut rambut suaminya.
Adrian sejenak menghentikan ciumannya, membisikan sesuatu yang mampu membuat Alea merona dan meliukkan tubuh nya.
__ADS_1
“Aku ingin di sini segera tumbuh malaikat kecil, buah cinta kita. Maukah kamu ku hamili?” Pertanyaan absurd terlontar begitu saja dari mulut Adrian.
Alea yang udah tersipu dan menggeliat geli akibat tangan jahil Adrian yang menggelitik perut ratanya harus merapatkan bibirnya, agar tawanya tidak di dengar oleh suaminya.
Adrian kembali mengecup bibirnya, tangannyasudah berhasil melepas kancing baju Alea dan dirinya sendiri. Mereka sudah tampak polos, Adrian tak henti-hentinya berdecak kagum akan kemolekan tubuh istrinya.
Tubuh mereka menyatu, mereguk nikmat indahnya surga dunia untuk kesekian kali.
Alea pun semakin terbuai akan kepiawaian suaminya dalam hal memanjakannya, ia melupakan rasa malunya dan meneriakan nama Adrian dengan desahan desahan yang terdengar sangat menggairahkan di telinga suaminya.
Pria itu tersenyum puas, bulan masu yang sudah di rencanakan oleh keluarganya berjalan sesuai dengan harapannya. Malam panjang yang tak membuat tubuh Adrian lelah untuk menikmati lagi lagi tubuh sang istri.
Sampai akhirnya mereka benar-benar kelelahan dan merebahkan tubuh dengan saling berpelukan erat tanpa sehelai benang pun menutupi tubuh mereka. Hanya selimut tebal yang Adrian gunakan untuk menutup tubuh polos mereka.
Adrian tersenyum puas, ia kembali mendekap erat tubuh Alea dengan posesif dan cinta yang semakin tumbuh di hatinya.
“I love you so much, Alea....”ucap Adrian sambil mengecup kening istrinya.
Tak ada sahutan, hanya terdengar napas teratur dari sang istri. Yang menunjukan bahwa pemilik tubuh yang saat ini sedang ia dekap sudah berada di alam mimpi.
Semoga terhibur ya man teman 😍😍😍
Love you all gaess 😍😍
Bantu author dengan like, komen cerita author dan vote author ya 😘😘
__ADS_1