Cinta Untuk Alea

Cinta Untuk Alea
Kau yang kutunggu selamanya


__ADS_3

Walaubagaimana pun Max sudah menunggu Alea cukup lama hingga akhrinya wanita itu benar-benar mau menerima kehadirannya. Max sama sekali tidak ingin kehilangan wanita yang sangat ia cintai.


Sedangkan di tempat lain, seorang wanita tertawa bahagia saat menonton acara Televisi yang memperlihatkan kedekatan Max dan Alea.


Melihat Alea terus diam sepanjang perjalanan, Max berinisiatif membawa Alea duduk di tepi pantai. Mobil yang Max kemudikan perlahan menepi di sisi jalan raya yang terlihat sepi.


Dia mengajak Alea turun dari mobil dan menununtun nya berjalan ke arah pantai. Alea masih terus diam dan mengikuti Max dari arah belakang.


“Duduklah.”ucap Max menepuk pasir tepi pantai di sampingnya.


Alea kengikuti instruksi Max dan duduk di samping pria yang baru saja resmi menjadi kekasihnya.


Semilir angin malam menembus pori-pori kulit Alea. Menikmati indahnya malam di tepi pantai yang hanya di terangi cahaya rembulan.


“Apa kau masih memikirkan kejadian tadi?”ucapan Max sukses membuyarkan lamunan Alea.


“Ntah lah, aku masih bingung dengan situasi saat ini.”


“Aku ingin kau mempercayai ucapanku, jika aku bersungguh-sungguh mencintaimu.”


“Aku percaya, hanya saja, pernah kehilangan seorang tunangan dan suami membuatku merasa takut untuk mencintai, aku begitu takut akan kembali merasakan kehilangan.”


“Sayang, look at me.” Max meraih kedua tangan Alea.


“I will never leave you, I very very love you.”


“I know you fail, tapi itu bukanlah kesalahanmu, kau pernah di tinggalkan oleh tunanganmu karena dia tidak cukup pantas untukmu.


Dan kau kembali kehilangan suamimu, itu semua karena Tuhan telah menggariskan takdir hidupmu bersama orang lain, yang akan selalu menggenggam erat tanganmu dan menjadi tua bersamamu.”ujar Max.


“Aku tidak bisa menjanjikan apapun untukmu, namun satu hal yang akan selalu ku lakukan untukmu dan Alexa. Aku akan menjaga kalian, menempatkan kalian di posisi pertama dalam hidupku.


“Apa kau sudah siap dengan acara malam amal besok?”tanya Max pada Alea.


“Hemm.... aku tidak yakin, tapi aku akan berusaha melakukan yang terbaik.


“Max, aku lelah, sebaiknya kita pulang. Aku ingin istirahat.”


“Apa perasaanmu sudah lebih baik?” Tanya Max pada Alea


“Hem, perasaanku sekarang sudah sedikit lega.”

__ADS_1


“Baiklah ayo kita pulang sekarang.


Max terus menggenggam tangan wanita yang di cintainya, tak terasa mobil yang di kemudikan Max berhenti di depan hotel tempat Alea dan kedua sahabatnya menginap.


“Istirahatlah, besok kau akan sibuk. Dan aku ada kejutan untukmu besok.”ucap Max seraya mendaratkan kecupan di kening Alea.


Alea turun dari mobil Max berjalan masuk ke dalam hotel. Di dalam kamar presiden suite Audi dan Dini sudah menunggu kedatangan Alea.


Alea masuk ke dalam kamar dengan wajah sedih.


“Lu ngga kenapa-kenapa kan Lea?tanya Dini cemas.


“Gue dan Dini tadi sudah nonton berita lu di TV, tega banget sih yang nyebarin berita ngga bener, tujuannya apa coba jatuhkan nama baik lu seperti itu.”ucap Audi berapi-api


“Gue tidur duluan ya guys, besok kita masih harus mempersiapkan event amal yang diadakan di hotel XX


Alea berjalan kedalam kamar mandi membersihkan tubuhnya. Lima belas menit waktu yang di gunakan Alea membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaian nya dengan piyama tidur.


Alea beranjak naik ke atas tempat tidur, membaringkan tubuh nya dan perlahan memejamkan mata, tak dapat Alea pungkiri, jika kehadiran Max sedikit mengobati kesedihannya.


➿➿➿➿➿➿➿➿


“Kejutan apa yang akan Max berikan kepadaku.”monolog Alea dengan memegang dada nya yang terus berdetak kencang.


Alea beranjak turun dari tempat tidur dan bersiap pergi ke tempat acara amal hari ini. Dini dan Audi terlihat sudah siap. Mereka menunggu Alea yang sedang bersiap-siap menuju tempat acara.


Di tempat lain Max tersenyum bahagia, di pandanginya kotak bludru berwarna merah di tangannya. Hari ini pria itu bertekad akan melamar wanita yang sangat spesial untuknya.


Sebuah cincin berlian yang akan ia gunakan untuk melamar Alea ia letakkan kembali di dalam saku celana miliknya.


Max bersiap-siap berangkat ke tempat acara amal. Senyum manis terus terpancar di wajah tampannya, dia sudah tidak sabar ingin segera melamar Alea.


Max hari ini terlihat tampan dengan stelan jas berwarna hitam dan dasi kupu-kupu yang melekat di lehernya.



Alea, Audi dan Dini sampai di tempat acara amal berlangsung, mereka saat ini sedang sibuk berjalan kesana kemari untuk memastikan semua yang di butuhkan saat acara berlangsung terpenuhi, agar acara berjalan dengan sempurna.



Balroom Hotel ternama di bangkok menjadi tempat pilihan diadakannya acara amal. Alea tampil cantik natural dengan balutan gaun berwarna gold. Rambutnya di biarkan terurai indah.

__ADS_1



Dari kejauhan Max tersenyum tatkala melihat penanpilan Alea yang begitu cantik memukau di mata Max. Saat pria itu ingin menghampiri wanita pujaan hatinya, para kolega yang berdatangan mulai menyapa satu persatu, dan dia tidak memiliki kesempatan untuk berbicara atau sekedar menyapa Alea.


Hingga Mc pembawa acara acara terdengar menyerukan suara menyapa para tamu penting yang berasal dari kalangan pengusaha, dokter dan juga turut mengundang beberapa pejabat penting di negara tersebut.


Saat acara sedang berlangsung, nyonya Lily berjalan menghampiri Alea. Dia berniat ingin mempermalukan Alea seraya berkata.—


“Kau hari ini terlihat bahagia sekali nona !”


Sayang sekali kau sudah pernah menikah dan pernah di tinggalkan oleh mantan tunanganmu, bukankah begitu nona.


Alea tampak terkejut mendengar perkataan nyonya Lily, namun ia tidak ingin semakin mempermalukan dirinya di depan umum dengan menjawab perkataan wanita tersebut.


Max mendengar wanitanya di hina oleh nyonya Lily pun terlihat geram, Max menyusul Alea yang sedang berbicara dengan nyonya Lily.


“Aku rasa, tidak akan ada seorang pria manapun yang benar-benar tulus menerima wanita yang sudah pernah menikah dan juga gagal mempertahankan pertunangannya dengan mantan kekasihnya dulu, siapa yang akan mau menerima wanita bekas pria lain.”ucapan nyonya Lily yang dia dengar langsung menusuk jantung Alea.


“Siapa yang anda sebut sebagai bekas pria lain nyonya?”


Pertanyaan yang Max lontarkan pada nyonya Lily seketika membuat wanita itu tersentak kaget. Pasalnya nyonya Lily tidak menyadari keberadaan Max yang berdiri di belakangnya dan mendengar semua yang ia katakan pada Alea.


Wajah nyonya Lily seketika pias, wajahnya memerah karena malu. Ia merasa malu karena semua pasang mata melihat ke arahnya saat ini, dan saling berbisik memandang pada wanita tersebut.


“Anda terlalu meremehkan saya dan Alea nyonya, dan mari kita lihat dan buktikan ucapan anda, apakah benar-benar tidak akan ada pria yang dengan tulus menerima dan mencintai nona Alea !”seru Max memandang ke arah Alea dan berlalu berjalan menuju panggung kecil yang ada di depan para peserta amal.


Semua mata tertuju pada Max, pria itu terlihat mengeluarkan sebuah kotak dari dalam saku celananya.


“Maaf saya ingin menggunakan kesempatan acara amal hari ini untuk memberikan cincin ini kepada seseorang yang spesial,


“Tak perlu di ragukan, orang ini adalah seseorang yang saya cintai, juga citaku terkasih seumur hidup. Dia mungkin orang yang plin plan, ragu-ragu dan tidak pasti, dan sangat emosi saat cemburu.


Akan tetapi, hal itu membuatku merasa mencintai seseorang dengan sungguh-sungguh mungkin juga di kata-katai pernah menikah dan pernah gagal saat bertunangan dengan kemasihnya. Namun hal itu bukanlah apa-apa terhadap cintaku padamu.


“Di luar sana banyak orang yang mencari pasangan sempurna, namun bagiku orang yang kubutuhkan dan kucintai orang yang kunantikan seumur hidupku adalah Alea.


Haii semua, author remahan peyek datang lagi, ada yang kangen othor ngga ya?


(Kaga thor ga ada yang kangen😂)


Dukung terus karya author, rate, bote dan like nya guys😘

__ADS_1


__ADS_2