Cinta Untuk Kirana

Cinta Untuk Kirana
Chapter 25


__ADS_3

Arga dan Mika sampai dirumah yang sudah Arga tinggalkan hampir 1 minggu. Rumah mewah yang diluarnya berjejer mobil mobil mewah. Halaman yang luas dan banyak ditumbuhi pepohonan menjadikan suasana rumah yang Asri.


Arga mengajak Mika masuk kedalam rumah nya. Pada saat sampai didalam, Arga mempersilahkan Mika untuk duduk diruang tamu.


"Kamu duduk dulu ya, aku mau cari Mama. " Ucap Arga


"Iya Ga. " Ucap Mika


Arga berjalan menuju dapur, terlihat disana ibu nya sedang menyiapkan makan siang dibantu oleh Bi Ani asisten rumah tangga nya.


Arga berjalan pelan pelan dan tiba tiba memeluk ibu nya dari belakang. Menyadari ada yang memeluknya, ibunya langsung membalikan badan nya dengan ekspresi yang terkejut melihat anak kesayangan nya ada dihapadan matanya.


"Kejutan." Ujar Arga sambil tersenyum memeluk lagi ibunya


"Sayang..... " Ucap Mama Karina membalas pelukan anaknya


"Arga kangen sama Mama. " Ucap Arga


"Mama juga kangen sama Arga, kenapa gak kabarin dulu kalau mau pulang. Kalau kamu pulang kan Mama masakin makanan kesukaan kamu. " Ujar ibu nya


"Arga kan sengaja mau kasih kejutan ke Mama. Oh iya, Arga punya kejutan satu lagi. " Ucap Arga


"Kejutan apa lagi? " Balas Mamanya


"Arga mau ngenalin seseorang ke Mama, ayo ikut Ma. " Ucap Arga menarik lengan ibu nya menuju Ruang tamu.


Sampai di ruang tamu, ibu nya kembali dikejutkan oleh seseorang yang Arga bawa.


"Ini Mika, kan? " Tanya Mama Karina


"Iya tante, tante apa kabar? " Ucap Mika beranjak dari tempat duduknya dan memberi salam pada Mama Karina


"Baik sayang. Kamu kapan balik ke Bandung? " Tanya Mama Karina


"Udah 1 bulanan, kebetulan Mika kerja di Rumah Sakit yang sama dengan Arga tante. " Ucap Mika


"Alhamdulillah, udah pada makan siang belum? " Tanya Mama Karina


"Belum Ma, tadi Arga dari Kampus Kia dulu terus pulang nya langsung kesini, jadi belum sempat cari makan. " Ucap Arga


"Ada acara apa emang nya? " Tanya Mama Karina


"Seminar Ma, pengisi acara nya Kia jadi Arga sama Mika sempetin datang ke acara nya. " Jawab Arga


"Ada tamu siapa Ma? " Tanya Papa Askara yang tiba tiba saja datang


"Arga Pa.. " Balas Mama Karina


"Jagoan Papa udah pulang. Kenapa gak kabarin dulu? " Ucap Papa nya menghampiri Arga


"Sengaja Pa, mau kasih kejutan. Sekalian mau ngenalin Mika ke Mama sama Papa. " Ucap Arga


Papa Askara melihat ke arah Mika dan memberi senyuman.


"Hallo Om, saya Mika. " Ucap Mika tersenyum

__ADS_1


"Ini loh paa, temen kuliah Arga yang satu Fakultas sama Arga. " Ucap Mama Karina mengingatkan


"Oh iya iya Papa ingat. " Ucap Papa Askara menganggukan kepalanya


"Makan siang nya kapan, Arga udah lapar ini Ma. " Ucap Arga


"Tuh kan Mama sampe lupa, kita makan siang dulu ya. Yuk Mika. " Ajak Mama Karina


"Iya Tante. Maaf jadi ngerepotin. " Ucap Mika tersenyum


"Ahh Gak apa apa. " Balas Mama Karina.


Arga berjalan menuju ruang makan diikuti oleh Mika dibelakang nya.


Diruang makan mereka sudah bersiap untuk makan dan Ibu Karina mempersiapkan makan untuk suami nya.


"Ayo Mika, makan. Sekalian siapin buat Arga, latihan sebelum jadi istri. " Mama Karina menggoda Mika yang membuat Mika jadi salah tingkah


"I—ya tante. Kamu mau makan sama apa Ga? Biar aku ambilkan. " Ucap Mika meraih piring yang ada didepan Arga


"Aku mau Cah brokoly sama Ikan goreng aja. " Ucap Arga


"Sayur lodeh nya mau gak? " Tanya Mika


"Nggak, itu aja cukup. " Ucap Arga


Mika hanya menambahkan Cah brokoly dan Ikan goreng saja dipiring Arga dan memberikan nya pada Arga.


"Dimaklum ya Mika, Arga orang nya pemilih makanan, dia gak suka makanan yang bersantan. Beda sama Mirza kakaknya. " Ucap Mama Karina tersenyum.


Mika menyunggikan senyum nya. "Iya tante, Mika gak tahu. "


"Coba kalau ada Mirza, Kirana dan Dinda ya Ma pasti ramai meja makan ini. " Ucap Papa Askara


"Gimana kalau kita ajak mereka makan malam disini Pa. Besok kan Kia udah harus dipingit. " Ucap Mama Karina


"Ide bagus Ma. " Ucap Papa Askara menganggukan kepalanya tanda setuju


"Mika ke rumah sakit lagi habis ini? " Tanya Mama Karina


"Nggak tante, kebetulan Mika hari ini off. " Ucap Mika


"Kalau gitu nanti kita makan malam disini ya. Kita menyambut kepulangan Arga. " Ucap Mama Karina


"Mama selalu berlebihan. " Ucap Arga


"Kamu gak tahu aja Ga, Mama tiap hari nanyain kamu. Papa sampai pusing jawab nya. " Ucap Papa Askara


"Arga kan bukan anak kecil Ma.. " Ucap Arga


"Ya tetap aja Mama sedih Ga, dirumah jadi sepi. Apalagi nanti kalau Mirza udah nikah, kamu udah nikah rumah makin sepi. " Ucap Mama nya sedih


"Jangan sedih sekarang Ma, mending kita makan dulu ya. " Ucap Arga terkekeh


"Udah.. Udah makan dulu nanti dilanjut lagi ngobrol nya ya. " Ujar Papa Askara

__ADS_1


"I—ya Papa. " Ucap Mama Karina


Setelah selesai makan siang, mereka berkumpul di ruang tamu dan melanjutkan obrolan tadi pada saat di meja makan.


"Jadi gimana Arga? Papa mau tahu gimana hubungan kalian berdua. " Tanya Papa Askara


"Ya kalau Arga mau nya serius sama Mika, Pa. " Ucap Arga santai


"Ya kalau kamu mau serius sama Mika, Papa setuju. Terus kalau boleh tahu, Mika tinggal dimana? " Tanya Papa Askara beralih pada Mika


"Aku tinggal di Apartemen dekat sama Rumah Sakit, Om. " Jawab Mika


"Kalau orang tua kamu dimana nak? " Tanya Pak Askara lagi


"Ayah sama Bunda tinggal Yogyakarta, Om. " Jawab Mika


"Dokter juga? " Tanya Papa Askara


"Sejak kapan, Papa jadi kepo gini? Ucap Arga pada Papa nya


"Papa kan cuman tanya. " Balas Papa nya


"Kenapa jadi pada ribut gini sih, Maaf ya sayang maklum Arga suka berdebat sama Papa nya." Ucap Mama Karina menengahi


"Iya gak apa apa tante. Ayah juga dokter tepatnya dokter spesialis anastesi Om, kalau bunda, seorang bidan kebetulan sudah punya klinik bersalin. " Ucap Mika menjelaskan silsilah keluarga nya


"Hebat. Arga harus banyak belajar sama ayah kamu. Emangnya kamu gak ada niatan buat ngelanjutin sekolah spesialis? " Tanya Papa Askara pada Arga


"Belum kefikiran paa. Arga sedang berada di zona nyaman saat ini. " Ucap Arga


"Tapi kan kamu sudah harus memikirkan gimana masa depan kamu. Terus kamu udah kefikiran mau bangun rumah? Ingat, sebelum bangun rumah tangga, bangun dulu rumah nya. " Ucap Papa Askara menasihati anak nya


"Iya bener Ga, masa nanti Mika mau diajak tinggal di Apartemen. " Sambung Mama nya


"Iya Pa, Ma. Arga juga udah mikirin itu semua. " Jawab Arga


"Nah sekarang papa mau tanya, Kamu sama Mika mau nya gimana? Maksud Papa kamu mau langsung nikahin Mika? " Tanya papa Askara


"Kalau untuk menikah, jujur Arga belum siap Pa. Seperti yang tadi papa bilang kan, Arga harus punya rumah yang nyaman dulu untuk keluarga Arga kelak. Jadi Arga mau nya tunangan dulu sama Mika, itu pun kalau Mika nya bersedia. " Ucap Arga melirik sekilas ke arah Mika


"Mika gimana mau nya sayang? " Tanya Mama Karina


"Sebetulnya buat Mika pribadi, materi itu bukan tolak ukur sebuah hubungan. Tapi kalau Arga mau nya begitu, Mika ngerti tante. Ini juga kan buat kebaikan bersama. Apalagi hubungan kita juga baru banget, jadi Mika juga mau nikmatin masa masa berdua sama Arga. " Ucap Mika menyunggingkan senyuman nya


"Menurut Papa, kamu datang ke orang tua nya Mika dulu. Setelah itu baru Papa dan Mama yang akan melamarkan Mika untuk kamu. Ingat, kamu harus gerak cepat gak, jangan sampai disalip orang lagi. " pesan papa Askara.


"Iya Pa, Arga bakal nyempetin waktu untuk menemui orang tua Mika secepatnya. " Jawab Arga


"Mama doain semoga hubungan kamu sama Mika berjalan lancar dan diberikan kemudahan sampai kalian menikah nanti. " Ucap Mama Karina


"Aamiin Ma, makasih udah doain Arga. " Ucap Arga


"Aamiin, terimakasih doa nya Om, tante. Mika juga mau ngucapin terimakasih karna Om dan tante sudah menerima Mika dengan baik disini. Padahal ini baru pertama kali nya Mika kerumah. " Ucap Mika tersenyum


"Dulu kan Mika juga sering main ke rumah. Alhamdulillah ya Pa, kita dapat menantu yang cantik2 dan hebat dua duanya. Mama bahagia sekali. " Ucap Mama Karina terharu

__ADS_1


"Iya Ma. " Papa Askara menggenggam tangan Mama Karina.


Walaupun perasaan Arga untuk Kirana belum sepenuhnya hilang, bahkan bayang bayang Kirana masih terlintas jelas di otak nya. Tapi Arga perlahan lahan mencoba membuka hatinya untuk Mika. Dia ingin melupakan semua tentang Kirana dan menjadikan Mika satu satunya perempuan yang ada dihatinya.


__ADS_2