
Tepat pukul 13.10 menit,Mirza tiba di cafe sky view. Dia mengedarkan pandangan mencari sosok sahabatnya, tapi sepertinya orang yang dicari belum datang. Seperti biasa Mirza memilih tempat dipojokan.
Pada saat sedang duduk, pelayan menghampiri mirza.
"Selamat siang pak, mau pesan sekarang? " Tanya pelayan nya
"Siang mas, nanti saya masih tunggu teman saya dulu. " Ucap mirza
"Baik mas, saya permisi dulu ya pak. " Ucap pelayan tersebut
Ponsel mirza berdering, dia mengeluarkan ponselnya dan melihat ID pemanggil, tertera nama Arsenio disitu. Dia mengusap panel berwarna hijau.
"Hallo za, lo dimana? " Tanya arsen
"Haloo, gue udah didalam cafe. Lo dimana ? " Ucap mirza
"Gue udah diparkiran bentar lagi gue masuk. " Terdengar suara berisik dibelakang Arsen
"Berisik amat , udah lo masuk aja gue dimeja pojok paling ujung. "
"Oke.. Oke. " Arsen memutuskan panggilan nya
Tidak lama kemudian, Arsen menghampiri mirza yang sedang sibuk dengan ponselnya.
"Bro, apa kabar lo? " Ucap arsen yang sedikit mengagetkan mirza karna menepuk punggung
"Eh bro, gue baik bro. Ayo duduk bro. " Ujar mirza mempersilahkan untuk duduk
"Thank za, " Ucap arsen
"Mau pesen apa lo, gue panggil waiter yaaa. "
"Sebentar bro, gue lagi nunggu dulu orang. " Ujar arsen
"Nungguin siapa emang nya? Gue kira lo sendiri kesini. "
Disaat yang bersamaan ada seorang perempuan dan anak laki laki yang berusia 5 tahunan menghampiri dan menyapa mirza.
"Hai, kak mirza. " Ucap perempuan tersebut
Tidak ada jawaban dari mirza, dia hanya bengong melihat perempuan yang menyapanya.
"Ini Fira za, istri gue masa lo lupa sih? " Tanya arsen
Mirza tersadar dari lamunan nya.
"Fira, sorry gue lupa Fir. Terus ini siapa?" Tanya mirza mengalihkan pandangan nya pada anak yang bersama fira
"Ini anak aku kak, sayang kenalin ini temen nya mommy dan papa namanya om mirza. " Ujar fira pada
"Halo om milza, kenalin nama aku alshaka. " Ucap anak laki laki itu sambil menjulurkan tangan nya
"Halo arsha, salam kenal ya. " Ucap mirza
"Sayang,ajak arsha duduk kasian dia berdiri terus. " Ucap arsen pada istrinya
Fira mengajak anaknya untuk duduk disebelah suaminya. Setelah itu mirza memanggil pelayan dan memesan makanan nya.
"Lo mau pesan apa? " Tanya mirza sambil melihat buku menu
"Gue tenderloin steak aja. Kamu mau apa yang? " Tanya arsen pada istrinya
__ADS_1
"Samain aja, arsha mau makan apa nak? Spaghetty sama French Fries mau? Tanya fira pada anaknya yang sedang asyik dengan mainan motornya
" Mau mommy, aku udah laper . " Ucap arsha polos
Semua yang ada dimeja itu tertawa mendengar ucapan arsha.
"Oke mas, dicatet ya. Saya pesan 3 steak tenderloin, spahageti carbonara 1,terus French Fries nya 1,minumnya orange juice aja. " Ucap mirza pada pelayan nya
"Baik pak, mohon ditunggu ya. " Jawab pelayan tersebut dan berlalu pergi
"Lo sengaja bawa anak istri lo kesini, mau dipamerin ke gue ya? " Tanya mirza pada arsen
"Kagak za, istri gue aja yang mau ikut ikut gue. " Jawab mirza menghela napas nya
"Soalnya aku gak percaya sama dia kak, takut kejadian dulu terulang lagi. " Ucap fira mempertegas kata katanya
"Iya emang bener fir, dikawal aja jangan sampe lengah ya. " Mirza tertawa sambil mengompori fira
"Lo lagi ikut2an. Itu kan dulu yang, lagian aku gak akan kemana mana. " Jawab arsen membela dirinya sendiri
"Maaf ya kak, bukan nya aku lebay atau apa. Aku cuma trauma aja sama kelakuan dia. "
"Iya gapapa fir, gue ngerti kok. Tapi emang ya kalo udah jodoh mau dipisahin dengan cara apapun juga pasti balik lagi." Ucap mirza
"Yo'i bro, makanya lo cepet nikah, sampe kapan sih lo mau kaya gini terus za? "
"Iya broth, gue juga pengen nya gitu. Emang belom ada yang cocok aja. " Jawab mirza
"Belom ada yang cocok apa hati lo yang masih belom move on dari acha? " Tanya arsen
"Ya lo tau kan , gue pacaran sama acha lebih dari 5 tahun terus tiba tiba acha mutusin gue, dan nikah sama cowok lain. Jujur, gue susah buat lupain acha. " Jawab mirza lesu
"Maaf ya kak, bukannya aku mau nasehatin kakak tapi menurut aku, sedikit sedikit buka hati kakak buat perempuan lain, jangan hanya fokus dengan natasha. Apalagi sekarang natasha udah punya suami kan? " Ujar fira
"Perempuan itu kan gak sama kak, punya kekurangan dan kelebihan nya masing-masing gak bisa disamain. Jangan contoh mas arsen, mungkina aku banyak kekurangan, jadi dia berpaling sama si Luna. Iyakan? " Sindir fira pada suaminya
"Drama rumah tangga dimulai, katanya kamu udah maafin aku yang, yaudah jangan dibahas lagi ya. Gak enak sama mirza, gimana kalo dia ngikutin jejak aku? " Ujar arsenn menggoda istrinya
"Sialan lo, gak mungkin lah gue kaya lo. " Ucap mirza tertawa
"Iya bener kak, dari dulu kan kakak bucin akut sama acha. "
Tidak lama pelayan datang mengantarkan pesanan mereka. Dan mereka makan siang dulu setelah itu melanjutkan obrolan nya.
Setelah selesai makan, Fira beranjak untuk mengajak anaknya ke kids station karena dia tidak ingin mengganggu pembicaraan Mirza dan Arsen.
"Mas, aku ajak Arsha ke kids station ya nanti kalo urusan nya udah selesai nyusul aja kesana. " Ucap Fira
"Iya, nanti kalo udah beres aku nyusul kesana ya. " Ucap Arsen
"Oke mas, pamit dulu sama papa sama om nak. " Ucap fira pada anak nya
"Papa, om Milza ,aku ketempat mainan dulu ya sama mommy. Bye"
"Iya jagoan, hati2 ya. Beli mainan yang banyak ya. " Ucap papanya terkekeh
"Bye, Arsha. Beli mainan yg mahal dan banyak ya, kalau perlu sama tokonya dibeli ya nak. " Ucap Mirza tertawa
"Ide bagus, ya kan mommy? "
Fira hanya menggelengkan kepalanya dan berlalu meninggalkan mereka berdua. Setelah kepergian fira dan anaknya, mereka melanjutkan pembicaraan lagi.
__ADS_1
"Gue, gak nyangka lo bisa balik lagi sama fira setelah apa yang lo lakuin sama dia. " Ucap mirza memulai pembicaraan
"Butuh perjuangan bro gak semudah yang lo bilang, butuh beberapa tahun buat gue nemuin mereka. Ternyata cinta sesaat menghancurkan cinta yang udah gue sama fira bangun. Tapi pada akhirnya tetep takdir berpihak pada gue sama fira. " Jawab Arsen sendu
"Ya, gue tahu bro apa yang lo rasain pada saat fira ninggalin lo apalagi waktu itu fira dalam keadaan hamil. Gue inget banget waktu itu, gue sama natasha ikut cariin solusi buat hubungan kalian. Eh malah gak lama dari itu Natasha juga ninggalin gue. "
"Gak lama lo juga ikutan frustasi kan kaya gue? " Jawab arsen
"Sialan lo, ya aing pan juga manusia biasa. Btw apakabar Luna? " Ucap mirza
"Udah lah ga penting pisan bahas Luna, frustasi aing mikirin nya, bahas bisnis aja. " Jawab Arsen sebal
"Hahahahaha, lagian lu cewek gak cukup satu. Oke bro, gue to the point aja ya jadi perusahaan gue mau bangun gedung baru, gue mau bekerja sama dengan perusahaan lo. Nanti asisten gue Dimas yang urus semuanya. Gimana bro? "
" Oke, nanti gue suruh raffi untuk follow up. Lo tenang aja perusahaan gue adalah perusahaan kompeten. Kapan2 lo main main lah ke kantor gue. " Ujar Arsen
"Siap nuhun bro. Nanti lah kalo ada waktu gue ke kantor lo. Rencana lo stay di Bandung apa di Surabaya? " Tanya mirza sambil meneguk minuman nya
"Sementara gue bolak balik Bdg-Sby soalnya istri gue kan punya restoran disana terus gue mau buka cabang juga di Surabaya. "
"Hebat lo sekarang udah bangkit lagi, makin banyak aja cabang nya. Gue salut sama lo bro. " Ucap mirza menepuk pundak Arsen
"Berkat doa istri bro, makanya lo cepet2 nikah biar ada yang doain lo. " Jawab Arsen
"Pantesan lo sukses ya bro, orang yang doain lo kan ada dua. Makin banyak istri makin banyak yg doain gitu kan maksudnya? " Ucap mirza meledek Arsen
" Gak gitu konsep nya bangs*t. " Ucap Arsen sewot
"Ya doain gue aja lah semoga gue nemuin perempuan kaya Natasha, belum bisa move on gue dari Natasha. "
"Lo jangan fokus terus kesitu, gue udah pengalaman bro, lo tau kan gue sama fira sama kaya lo,gue pacaran lama terus nikah, tapi gue jatuh cinta lagi sama perempuan yang menurut gue kaya fira tapi tetep aja bro perempuan itu gak bisa disamain mereka punya keunikan nya masing. Jadi kalo lo mau cari yg sama persis kaya acha ya gak akan ada, kecuali lo balik lagi sama s Acha. "
"Tapi ini gak adil buat gue, dia ninggalin gue tanpa gue tahu apa kesalahan gue, terus gak lama dia nikah sama cowok lain. Jadi gue ngerasa masih ada yang harus gue beresin. Menurut lo gimana? Gue harus kaya gimana? " Tanya mirza
"Kalo memang menurut lo itu baik untuk hubungan lo berdua menurut gue sah2 aja, asal jangan ada niatan buat rebut dia aja dari suami nya. Walaupun begitu kan itu pilihan yang menurut Acha terbaik dan lo harus hargain itu. " Jawab Arsen bijak
"Thanks bro, sorry gue jadi ngerepotin lo. "
"Santai bro, kita kan cees. Oh iya lo masih kontekan sama s dio? Gimana ya kabar dia sekarang? " Tanya Arsen
"Gak lama sih gue masih suka kontekan sama dia, sekarang dia stay di Bali punya beberapa usaha F&B. Nanti gue kirim ya kontak nya. "
"Hebat ya si anjay, kapan2 boleh lah kita samperin s Dio ke Bali sekalian ajak anak istri liburan. " Ucap Arsen
"Boleh, tapi tunggu gue nikah dulu. Ya kali gue jadi kaya si Dio pas dulu zaman kuliah, jadi kambing conge. " Jawab Mirza tertawa
"Nungguin Natasha cerai ya dari suami nya? Tobat lu, inget umur. Lagian cewek di dunia ini banyak kali, apalagi lo, mapan udah, ganteng ya lumayan lah, cewek mah pada nyamperin. "
" Udah gak usah banyak bacot, entar gue ketemu lo lagi, gue bakalan bawa perempuan ke hadapan lo. " Ucap Mirza penuh ekspresi
"Awas bang jago lewat Hahahahaha. " Ucap Arsen tertawa
Arsen melihat arloji di tangan nya, sudah 2 jam lebih pertemuan 2 sahabat ini. Arsen pamit pada Mirza karena anak dan istri nya sudah menunggu.
"Bro, sorry banget gue harus cabut duluan . Kasian anak dan istri gue nungguin gue, nanti kita atur jadwal aja lagi atau lo boleh dateng ke kantor gue tapi telpon gue dulu takutnya gue lagi di Surabaya. Soal kerjasama kita, nanti Raffi asisten gue yang handle. " Ucap Arsen
"Siap, sekali lagi sorry gue ganggu waktu lo. Salam untuk Fira sama jagoan lo. " Jawab Mirza sambil men tos kan tangan nya pada Arsen
"Oke, gue cabut ya. " Ucap arsen
Setelah Arsen pamit, Mirza juga memutuskan untuk pulang kerumah nya dan beranjak dari Restoran tersebut.
__ADS_1
Sedikit bercerita, jadi Arsenio ini adalah sahabat Mirza sewaktu kuliah. Sebetulnya persahabatan mereka ada 3 orang yaitu dengan si Dio ini. Mereka ini idola dikampus pada masanya, kalo biasanya cowok populer itu akan menggunakan motor gede, beda dengan mereka bertiga, mereka menggunakan motor cross sebagai kendaraaan nya. Setiap minggu pasti kegiatan mereka offroad menyusuri hutan ke hutan. Nah pada masa2 ini lah Mirza berpacaran dengan Natasha dan Arsenio sahabatnya berpacaran dengan Safira yang menjadi istrinya sekarang. Kalau Fira dia mendukung apapun hobby Arsen, kadang dia selalu ikut kegiatan offroad. Beda dengan Natasha yg selalu melarang Mirza offroad atau apapun itu, dia takut akan terjadi apa2 dengan Mirza. Saat itulah Mirza berhenti dengan hobby nya. Walaupun kadang tanpa sepengetahuan Natasha dia pergi.