Cinta Untuk Kirana

Cinta Untuk Kirana
Chapter 56


__ADS_3

KEJUTAN PART 1


Mirza turun dari kamarnya dan menuju dapur untuk menghampiri istrinya. Kirana sudah selesai menata meja makan nya sedemikian rupa dibantu oleh Bu Ning.


"Sudah selesai bu, panggil Bapak bu kita makan siang sama-sama. " Ucap Kirana


"Maaf Mbak, ibu sama Bapak gak bisa ikut makan siang. "


"Loh, kenapa bu? " Tanya Kirana


"Sekalian ibu mau minta izin, ibu ada acara nikahan sodara kemungkinan sampai malam. " Bu Ning meminta izin pada Kirana.


"Oh gitu, ya gak apa-apa bu. "Ucap Kirana


" Yasudah kalau gitu ibu ke belakang dulu, mau siap-siap."Ucap Bu Ning


Tiba-tiba Mirza datang mengagetkan Kirana.


"Bu ning izin kemana? " Tanya Mirza sambil duduk di kursi meja makan.


"Keundangan sodaranya. " Balas Kirana. Sikapnya masih belum berubah.


Mirza melihat pemandangan meja makan yang dipenuhi dengan kue-kue.


"Ada acara apa banyak kue begini. " Ucap Mirza sambil meneguk air putih.


"Aku ulang tahun. " Ucap Kirana santai


Mirza terperanjat kaget, dan menyemburkan lagi air yang sedang diteguknya.


"Kamu kenapa? " Ucap Kirana


"Sayang kamu ulang tahun? " Tanya Mirza pada istrinya.


"Iya."Ucap Kirana sambil menuangkan nasi dan lauk nya kedalam piring Mirza.


" Sayang, maaf. Saya gak bermaksud melupakan hari ulang tahun kamu. "Ucap Mirza merasa bersalah.


"Gak apa-apa. Selamat makan Mas. " Ucap Kirana tanpa melihat wajah suaminya.


Mirza merasa sangat bersalah sekali. Bahkan momen spesial istrinya saja dia bisa melupakan nya.


Suami macam apa gue ini, bahkan momen paling penting istri aja gue gak inget. Lagi dan lagi gue membuatnya sedih dan kecewa. Batin Mirza


Disela kegiatan makan siang nya hanya ada suara sendok dan garpu yang beradu. Tidak ada percakapan apapun diantara mereka sampai kegiatan berakhir.


Setelah selesai makan, Kirana membersihkan dan mencuci piring. Mirza pamit pada Kirana untuk ke Kantor karena ada yang harus dikerjakan nya.


"Sayang, aku izin pergi ke Kantor sebentar ya. "Ini pertama kalinya Mirza menyebut dirinya dengan sebutan 'aku'


Kirana melihat kearah Mirza. "Tumben bilang aku biasanya Saya. " Ucap Kirana heran


"Ya gak apa-apa. Gak boleh ya? " Tanya Mirza


"Boleh kok, jangan kan cuman sebutan kamu pergi sebulan aja aku bolehin mas. " Ucap Kirana dengan santainya membuat Mirza menjadi salah tingkah.


"Sayang, aku kan udah minta maaf. " Ucap Mirza


"Katanya mau pergi. "


"Iya ini aku mau pergi, kamu gak apa-apa kan aku tinggal sebentar? " Tanya Mirza


"Jangan kan sebentar, seminggu lebih kamu tinggalin aku baik-baik aja kan. "

__ADS_1


Mirza memeluk Kirana dari belakang dan mencium kening Kirana.


"Kamu apa-apaan sih, bukan nya kamu mau ke kantor ya. " Ucap Kirana


"Iya aku pergi, kamu baik-baik ya dirumah. " Ucap Mirza pada istrinya.


"Iyaa." Ucap Kirana.


Mirza melangkahkan kaki nya menuju ruang kerja nya terlebih dahulu. Dia mengeluarkan ponsel dari saku nya dan tampak menguhubungi beberapa orang.Setelah itu dia keluar dari ruang kerja. Sebelum pergi, Mirza masuk kedalam kamar yang istrinya tempati setelah itu dia keluar dan mengendarai mobilnya.


Kirana sudah selesai dengan pekerjaan nya, setelah itu dia menuju ruang tamu dan duduk di sofa. Wajahnya terlihat kesal, karena kelakuan suaminya. Baru saja pulang tetapi dia pergi lagi meninggalkan nya.


"Mas Mirza emang keterlaluan banget, baru aja pulang udah pergi lagi. Bukan nya bujukin istrinya buat memperbaiki hubungan, malah ninggalin kaya gini. Dia gak merasa bersalah apa sama aku. Udah tau istrinya ulang tahun, tapi di meja makan aja gak ada ngucapin apa-apa sama aku. Bilang kek, selamat ulang tahun sayang atau apa kek. Ini mah boro-boro. " Kirana menggerutu karena kelakuan suaminya yang membuatnya kesal.


"Bu ning sama Pak Arif juga tumben pergi. Ya Allah baru kali ini ulang tahun gini banget. Arga juga tumben gak ada ngucapin, aduh Kirana apaan sih. Sahabat kamu itu kan udah punya pacar, mana inget sama kamu. udahlah aku tidur aja. " Kirana masuk kedalam kamar dan merebahkan tubuhnya dikasur. Dia membalikan tubuh nya dan mengejutkan Kirana menemukan secarik notes.


"Apa ini. " Kirana membenarkan posisinya terlebih dahulu dia menyandarkan tubuh nya pada kepala ranjang setelah itu dia membaca notes tersebut.


...TEMUKAN AKU!...


...Maaf selama 1 minggu ini saya membuat kamu sedih dan khawatir. Kalau kamu mau menemui saya ikuti petunjuk dibawah....


...Clue yang ke 1...


...Datanglah ke tempat pertama kali kita bertemu. Ini pasti tidak akan sulit untuk kamu. Disana kamu akan menemukan clue yang ke 2.Kamu siap-siap ya dan sudah ada sopir didepan yang akan mengantar kamu sampai kamu menemui saya.Maaf, kalau ini membuat kamu lelah....


Kirana senyum membaca notes dari suaminya. Apalagi yang akan dilakukan nya. Tidak membutuhkan waktu lama, dia mengganti pakaian dan memoles tipis wajahnya. Kirana berjalan keluar rumah dengan hati-hati,karena gips di kakinya belum dilepas dan benar saja sudah ada sopir yang menunggu nya diluar.


"Sudah siap bu? " Tanya sopir tersebut


"Maaf bapak siapa ya? " Tanya Kirana


"Saya yang disuruh Pak Mirza untuk mengantarkan ibu. " Jawab sopir itu lagi


"Maaf bu, saya antar ibu kemana? "


"Ke Universitas harapan ya pak. " Jawab


"Baik bu. "


Perjalanan dari rumah menuju kampus sekitar 20 menit. Sesampainya dikampus, Kirana turun dari mobil dan berjalan ke koridor kampus. Dia mencari-cari petunjuk disekitar koridor, tapi sayang nya Kirana tidak menemukan nya.


"Petunjuk nya ada dimana ya. " Kirana memutar matanya ke semua penjuru.


Tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri Kirana dan memberikan dia sebuah notes dan paperbag.


"Ada titipan untuk Ibu. " Ujar seorang mahasiswa memberikan notes dan paperbag pada Kirana. Setelah itu mahasiswa itu pergi.


Kirana membuka dan membaca notes berwarna biru yang diberikan oleh mahasiswa itu.


...Selamat! Ternyata kamu masih ingat tempat pertemuan pertama kita. Untuk paperbag nya kamu buka ditempat yang terakhir. Oke untuk clue yang pertama adalah 'LANGIT'....


...Clue yang kedua ada ditempat dimana kita bertemu untuk kedua kalinya. Saya yakin kamu masih ingat tempat pertemuan kita yang kedua. Datanglah ketempat itu, kamu akan menemukan petunjuk selanjutnya disana....


"Jadi clue yang pertama itu adalah 'LANGIT'. Ada apa dengan kata langit. Oke, kita cari tahu petunjuk selanjutnya apa. Sepertinya aku tahu, dimana tempat nya. " Ucap Kirana


Kirana kembali ke parkiran mobil dan masuk kedalam mobil tersebut.


"Sekarang kita kemana bu? " Tanya Pak sopir


"Coffe Shop Starbucks pak. " Ucap Kirana


"Baik bu. " Jawab Pak Supir

__ADS_1


Waktu sudah menunjukan pukul 15.00,jalanan menuju tempat tersebut sedikit terhambat karena ada penutupan jalan. Kirana lelah dan tertidur sejenak didalam mobil. 15 menit kemudian mobil berhenti tepat didepan coffeshop tersebut. Kirana menggeliatkan tubuhnya dan membuka matanya.


"Bu, kita sudah sampai. " Ucap Pak supir


"Oh iya pak. Saya masuk kedalam ya pak, tunggu sebentar saya gak akan lama. " Ucap Kirana.


"Baik bu. " Ucap Pak supir


Kirana turun dari mobil dan masuk kedalam coffeshop tersebut. Pada saat masuk, coffeshop tersebut tampak ramai pengunjung. Kirana mengedarkan pandangan nya untuk mencari tempat duduk. Pada saat yang bersamaan ada pelayan yang menghampiri nya.


"Maaf dengan ibu Kirana Bastian? " Tanya pelayan tersebut


"Iya betul, ada apa ya Mas? "


"Pak Mirza sudah memesan tempat untuk ibu, mari saya antar bu. " Ucap pelayan tersebut menunjukan tempat duduk untuk Kirana.


"Baik Mas. " Ucap Kirana mengikuti pelayan tersebut


"Ini tempat duduknya bu, untuk pesanan nya mohon ditunggu ya. " Ucap pelayan


"Tapi saya belum pesan apa-apa Mas. " Ucap Kirana


"Pak Mirza yang sudah memesan nya. Mohon ditunggu bu. " Ucap pelayan tersebut ramah.


Kirana duduk ditempat yang sudah dipesan oleh suaminya. Dia ingat, dikursi inilah mereka bertemu untuk kedua kalinya. Tidak lama pelayan tersebut menyajikan pesanan nya, Iced Chocolate Chip Cream Frapucinno dan Almond Croisant.


"Ini pesanan nya bu, dan ini ada titipan dari Pak Mirza. " pelayan memberikan paperbag pada Kirana.


Kirana menerima paperbag tersebut dan mengucapkan terimakasih pada pelayan.


"Terimakasih ya. Oh iya bill nya mas? " Ucap Kirana


"Bill nya sudah dibayar bu. Kalau gitu saya permisi ya bu. " Ucapnya ramah


"Ok, kita cari clue yang kedua. " Kirana mencari notes disekeliling meja tapi dia tidak menemukan nya.


"Notes nya dimana ya, apa aku tunggu dulu kali ya siapa tahu ada yang ngasih ke aku. " Dia berbicara pada dirinya sendiri.


Sambil menunggu ada orang yang menghampiri nya, dia menyeruput minuman nya dan matanya mengedar ke semua arah. Seperti nya tidak ada tanda-tanda orang yang akan menghampiri Kirana. Dia masih menunggu dan menyantap makanan nya.


"Kok ga ada orang yang nganterin notes nya ya, udahlah mending aku makan aja dulu ya. Salah siap Croisant nya menggoda iman. " Kirana bergumam sambil pelan-pelan membelah Croisant nya. Betapa terkejutnya Kirana, ternyata notes yang ia tunggu-tunggu ada didalam Croisant nya. Mirza membungkus nya dengan plastik.


"Yaampun, ternyata yang ditunggu-tunggu ada didalam sini. " Ucap Kirana sambil mengambil notes yang dibungkus plastik dan membuka nya perlahan.


...Saya tahu pasti kamu lagi cari notes nya. Terus kamu nungguin orang yang akan ngasih ke kamu. Apapun itu selamat ya, kamu sudah menemukan notes nya....


...Clue yang kedua adalah 'GARIS'....


...Petunjuk selanjutnya adalah tempat yang ketiga kalinya kita gak sengaja ketemu. Kalau kamu cinta sama saya pasti kamu ingat sama tempat itu. Dan kalau kamu sampai kesana, kamu gak harus susah payah mencarinya kamu tinggal bilang aja mau bawa pesanan atasnama Kirana Bastian. Semangat ya sayang, saya tunggu kamu....


Setelah membaca tulisan yang ada di notes, Kirana tampak berfikir. Dia sedang berusaha mengingat dimana tempat ketiga kalinya mereka bertemu tapi tetap saja otaknya Blank.Sambil mengingat dia memutuskan untuk melanjutkan perjalanan walau belum tahu tempat yang akan dituuju. Sebelum keluar dia memesan kopi untuk sopirnya.


Setelah selesai,dia keluar menuju parkiran mobil. Pada saat akan membuka pintu mobilnya, Kirana tampak kesulitan. Ternyata mobil nya memang di kunci dan sopirnya tidak ada dimobil. Beberapa saat kemudian, sopir datang setengah berlari dan nafas yang terengah-engah menghampiri Kirana.


"Maaf bu, saya bantuin dulu mobil yang mogok tadi. Maaf ya bu jadi nunggu saya. " Ucap Pak sopir


"Iya pak gak apa-apa. Ini pak saya bawain kopi. " Ucap Kirana memberikan kopi pada Pak sopir.


"Makasih bu. Kita berangkat sekarang bu? " Tanya pak sopir


"Iya pak, udah lumayan sore juga. " Kirana membuka pintu mobil dan masuk kedalam mobil.


***Ini Chapternya dibagi beberapa part ya soalnya terlalu panjang kalau dibuat 1 Chapter. Ikuti terus ya perjalanan Cinta antara Kirana dan Mirza. Jangan lupa Like, Komen dan Vote ya***

__ADS_1


__ADS_2