
Malam Hari..
Didalam kamar Kirana sedang memasukan barang-barang yang akan dibawa ke Bali besok pagi. Setelah dirasa cukup, Kirana menutup kopernya dan menyiapkan beberapa barang pribadi nya dalam satu tas.
Daritadi Mirza sibuk dengan pekerjaan nya, bahkan suaminya melewatkan makan malam. Karena tak kunjung menampakan diri, Kirana berniat menghampiri suaminya ke ruang kerja nya sekalian membawakan makan malam.
Kirana mengetuk pintu ruang kerja suaminya, setelah dipersilahkan masuk barulah dia masuk dengan membawa nampan yang berisi makan malam nya.
"Kamu belum selesai Mas? " Tanya Kirana sambil menyimpan nampan di meja kerja suaminya.
"Belum sayang, " Ucap Mirza masih tetap dengan fokus dengan laptopnya
"Tapi kamu belum makan Mas, mending kamu makan aja dulu baru lanjutin lagi kerjanya. " Ujar Kirana
"Nanti aja, kamu kalau mau istirahat duluan aja ya. Saya masih lama soalnya. " Jawab Mirza
"Yaudah kamu kerja, aku suapin kamu makan. " Ucap Kirana
Seketika Mirza menghentikan pekerjaan nya, dan memandang istrinya sejenak. Betapa beruntung nya dia memiliki istri seperti Kirana.
Kamu memang perempuan yang luar biasa, beruntung saya bisa menikahi wanita seperti kamu. Batin Mirza
"Mas kamu kenapa malah bengong? Mau makan sendiri apa disuapin? " Tanya Kirana
"Kalo boleh suapin aja, jadi saya bisa sambil kerja. Itu juga kalau kamu gak keberatan. " Ujar Mirza tersenyum
"Enggak, sebentar aku ambil kursi dulu ya. " Kirana menarik kursi dan menyimpan nya disebelah Mirza lantas setelah itu dia mendudukinya.
"Ini Mas, makan dulu. " Kirana menyuapi suapan pertama pada mulut suaminya.
"Tadi belanja apa aja sama Fira? " Tanya Mirza
Mirza sengaja memancing Kirana dengan obrolan nya, karena semenjak pulang dari Mall tidak ada tanda-tanda Kirana marah ataupun sebagainya. Malah dia melihat istrinya semakin tambah manis dan menggemaskan.
"Aku beli Scarf, terus beli farpum, beli baju buat kamu disana, dan kacamata . Selebihnya sih perlengkapan biasa aja,seperti alat2 mandi aja" Ucap Kirana menyebutnya satu persatu
"Kenapa beli baju buat saya, kan baju saya banyak? " Tanya Mirza
"Ya gak apa-apa Mas, masa baju kamu itu-itu terus gak ganti. " Ucap Kirana sambil menyuapi makan suaminya lagi
"Terus kamu beli gak? " Tanya Mirza
__ADS_1
"Aku beli scarf kan buat nanti disana. " Jawab Kirana
"Gak beli apa-apa lagi? " Tanya Suaminya sambil mengunyah makanan nya
"Enggak Mas, " Jawab Kirana
"Perasaan tadi saya bawa paperbag nya banyak," Ucap Mirza
"Aku beliin tas buat Mama Karina, soalnya tadi aku liat cocok banget buat mama. Warna ijo metalik, warna kesukaannya Mama. Tapi kamu tenang aja, aku belinya pake tabungan aku kok Mas. " Ucap Kirana menggigit bibirnya karena takut suaminya marah
"Saya kan udah ngasih kamu kartu, kenapa harus pake uang kamu beli nya. Uang kamu simpen aja buat tabungan. Lagian kamu gak harus beliin mama tas sayang, tas nya mama udah numpuk. "
"Iya aku tau Mas. Tapi kan aku mau ngasih mama Mas. " Ucap Kirana berkaca-kaca.
Melihat ekspresi istrinya seperti itu membuat Mirza tidak tega.
"Iya iya kalau itu mau kamu. Tapi kan kita mau ke Bali kayaknya gak akan sempat ngasih ke mama. " Ucap Mirza
"Ya nanti aja kasih nya Mas, " Kirana menyuapi suami nya dengan suapan yang terakhir.
"Nanti pulang dari Bali aja kita ke rumah mama nya. "
"Makasih ya sayang. " Mirza meneguk minuman nya
"Ini kamu masih lama Mas?" Tanya Kirana
"Sebentar lagi juga selesai, kamu kalau ngantuk istirahat duluan aja jangan nungguin saya nanti kesiangan bangun nya. " Perintah Mirza
"Aku belum ngantuk, kalau nemenin kamu disini boleh gak? " Tanya Kirana
"Boleh, kalau kamu mau. Oh iya tadi disupermarket beliin pesenan saya gak? " Tanya Mirza
"Pesenan apa Mas? " Tanya Kirana tak mengerti maksud suaminya.
"Ya itu,buat persiapan nanti di Bali."Ujar Mirza
Kirana langsung paham dengan ucapan suaminya lantas dia mencubit pinggang suaminya seraya tersenyum.
"Kamu nyebelin,"ucap Kirana.
"Mas aku boleh nanya gak?"Tanya Kirana pada suaminya
__ADS_1
"Boleh,mau nanya apa?"Tanya Mirza yang sebenarnya perasaan nya sedang tak karuan saat ini. Karena takut istrinya akan bertanya soal Natasha
"Papa itu aslinya orang Jawa ya?"Tanya Kirana
"Huh,kirain kamu mau nanya apa."Ucap Mirza membuang nafasnya lega
"Emang kamu fikir aku mau nanya apa Mas?"Tanya Kirana
"Ya kirain saya pertanyaan tentang rumus keliling lingkaran."Ujarnya sambil terkekeh
"Apa urusan nya rumus keliling lingkaran dengan aku. Kamu ada-ada aja Mas."Balas Kirana
"Iya Papa sebenernya asli orang Jawa,maksudnya orang tuanya papa asli orang Jawa,tapi karena Kakek saya tugas nya Di Bandung jadi menetap di Bandung terus dapetin mama asli suku sunda. mama itu orang Sukabumi. Nanti kita liburan kesana ya." ucap Mirza menjelaskan pada istrinya.
"Terus kakek sama nenek kamu masih ada?" Tanya Kirana
Mirza menggelengkan kepalanya. "Orang tua papa udah meninggal pas aku masih kecil dan kalo dari mama cuman ada Abah aja masih tinggal di Sukabumi sama adik mama yang bungsu."Ucap Mirza
"Kapan mau kenalin aku sama Abah? Pas kita nikah abah kamu kan gak datang ya. kenapa?"
"Waktu itu abah lagi sakit sayang,jadi gak bisa datang kesini. "Balas Mirza
"Janji ya nanti kenalin aku sama Abah."Ucap Kirana
"Iya sayang nanti kalo ada waktu kita kesana ya. Kita istirahat sekarang ya besok jam 10 pagi udah harus di Bandara. Kamu udah selesai kan packing nya?"Tanya Mirza
"Udah Mas,aku udah packing barang nya. Aku ke dapur dulu ya mau nyimpen dulu piring. Kamu duluan aja ke kamar ya nanti aku nyusul." Ujar Kirana
"Oke,saya ke kamar duluan ya. Kamu jangan lama-lama ya."Pesan Mirza pada istrinya
Mereka berdua keluar dari ruangan kerja dan berpisah setelah berada diluar. Mirza bergegas ke Kamar sedangkan istrinya menuju dapur.
Sesampainya dikamar,Mirza langsung bersih-bersih badan dan berganti pakaian. Setelah selesai dia naik keatas ranjang dan mengecek ponselnya terlebih dahulu. Ada beberapa pesan yang masuk salah satu nya dari suster Ana,isinya voice note dari Aletha anaknya. Anaknya bilang bahwa dia sangat bahagia sekali karena sebentar lagi akan dekat dengan ayahnya. Mirza lantas tersenyum mendengar celotehan anaknya,tanpa disadari Kirana sudah masuk kedalam kamar.
"Mas,kamu kenapa senyum-senyum sendiri?"Tanya Kirana yang membuat Mirza kaget.
"Hmm,ini sayang saya lagi nonton video lucu."Balas Mirza beralasan
"Oh,kirain ada apa. Yaudah istirahat,handphone nya simpen Mas."Ucap Kirana sambil naik keatas ranjang.
Mirza menyimpan ponselnya diatas nakas dan bersiap-siap untuk tidur. Perlahan mereka mulai memejamkan mata.
__ADS_1