
Pagi hari ini rumah Kirana sudah dipenuhi orang, ada yang bertugas memasang tenda dan mendekor halaman rumah Kirana. Semuanya sibuk dengan tugas nya masing masing, hari ini akan dilangsungkan acara pengajian dan siraman sebelum hari pernikahan. Orang tua Kirana mengundang Ibu-Ibu pengajian disekitar rumah nya dan 50 orang anak yatim.
Mobil Alphard berwarna putih masuk kedalam halaman rumah Kirana, membuat semua mata tertuju pada mobil tersebut, bahkan ada yang bertanya tanya siapa yang ada didalam mobil mewah tersebut.
Selang beberapa menit, turun seorang wanita cantik, tinggi, berambut panjang wajahnya perpaduan sunda dan jepang. Setelah itu disusul oleh laki laki dengan postur tubuh yang kekar, tingginya sekitar 180cm, parasnya tampan, tangan nya ditumbuhi bulu-bulu halus, ditambah memiliki kumis yang tipis menambah ketampanan nya. Laki laki itu menggendong seorang anak perempuan umurnya sekitar 3 tahun, wajahnya mirip sekali dengan laki laki yang menggendong nya.
Mereka melangkahkan kaki dan masuk kedalam rumah melewati beberapa orang yang sedang bekerja.
"Assalamualaikum." Mereka berdua mengucapkan salam.
Mama Marissa yang sedang mengobrol membalikan badan nya. Betapa terkejutnya Mama Marissa melihat anak, menantu dan cucu nya yang datang. Ya, mereka adalah Alpa, Natasha dan Brigita Abelia.
"Walaikumsalam, sayang. " Jawab Mama Marissa histeris melihat kedatangan anaknya
Alpa dan Natasha menghampiri Mama Marissa dan memeluknya bergantian.
"Maaf ya, gak kasih kabar dulu. Ma, " Ucap Alpa pada Mama Marissa
"Iya sayang gak apa apa. Kalian duduk dulu ya." Ucap Mama Marissa
Mendengar ada yang datang Papa Fahri menghampiri nya ke ruang tamu.
"Abah, " Ucap Abel berlari kearah Papa Fahri
"Abel, cucu abah. " Papa Fahri merentangkan tangan nya dan menggendong cucu kesayangan.
"Apa kabar Pa? " Tanya Alpa sambil menyalami papa nya
"Alhamdulillah papa baik. " Jawab Papa Fahri
"Maaf ya Pa, kesni gak ngabarin. " Giliran Natasha menyalami mertua nya.
"Iya gak apa apa, nak. Ma, minta tolong Bi Darmi bikinin minum buat Alpa sama Natasha," Ujar Papa Fahri pada Mama Marissa.
"Iya sebentar, kalian duduk dulu ya pasti cape kan. "
Mereka duduk disofa ruang tamu, bersama Papa Fahri.
"Gimana kerjaan kalian, lancar? " Tanya Papa Kirana masih menggendong cucu kesayangan nya yang nempel terus pada abahnya.
"Alhamdulillah lancar, aku pulang baru pulang tugas dari Kalimantan. " Ucap Alpa
"Acha gimana kerjaan nya? Tanya Papa Fahri
"Lancar Pa, kemarin penerbangan terakhir dari Makassar. " Jawab Natasha
"Syukurlah, Papa senang dengarnya. " Ucap Papa Fahri tersenyum.
"Abah, " Panggil Abel
"Kenapa sayang? " Jawab PaPa Fahri
"Buna, mana? " Tanya Abel yang masih belum jelas berbicara.
Buna adalah panggilan Abel untuk Kirana. Kirana sendiri yang menciptakan panggilan itu untuk keponakan nya. Buna itu singakatan dari Bunda Kirana.
"Abel mau ke buna? " Tanya Papa Fahri
Abel menganggukan kepalanya. "Iya, abah. " Jawab Abel.
"Abelnya turun dari abah ya, kasian abah berat." Ucap Natasha
Abel menggelengkan kepalanya, "mau sama abah. "
"Udah gak apa apa, lagian Papa masih kuat buat gendong abel. "
Mama Marissa datang bersama Bi Darmi yang membawa minum untuk Alpa dan Natasha.
"Aden, ini minumnya. " Bi Darmi meletakan minuman nya di meja.
__ADS_1
"Makasih ya Bi, bibi sehat? " Tanya Alpa
"Alhamdulillah sehat den, kalau gitu bibi ke belakang lagi ya. " Pamit Bi Darmi
"Iya bi. Oh iya bi, minta tolong sama Pak Dayat, keluarin koper sama ada oleh2 juga di mobil. Keluarin semuanya ya. " Perintah Alpa. "Ini kunci mobilnya bi, " Alpa memberikan kunci mobilnya pada Bi Darmi.
Mama Marissa duduk disebelah Papa Fahri. "Abel, mau sama ambu? " Tanya Mama Marissa pada cucunya.
Lagi-lagi Abel menggelengkan kepalanya, Abel hanya mau pada abahnya saja.
"Gak mau Ma, abel mau nya sama Papa aja. " Ucap Papa Fahri
"Mungkin jarang ketemu Ma, abel memang agak susah. " Ucap Natasha
"Iya, padahal Mama mau gendong. " Ucap Mama Marissa
"Nanti juga mau, mungkin masih cape aja. Ma." Ucap Alpa
"Iya, Acha mama liat kurusan ya sekarang?" Mama Marissa bertanya pada Natasha.
"Ah emang iya, Ma. "Ucap Natasha sumringah dibilang kurus oleh mertuanya
" Ya gimana gak kurus, acha kan lagi diet ketat Ma. "Sahut Alpa.
"Jangan diet terlalu ketat sayang, sewajarnya aja ya. " Pesan Mama Marissa.
"Iya enggak Ma. Nanti pulang darisini juga acha berisi lagi. " Jawab Natasha terkekeh.
"Kia dimana, Ma? " Tanya Alpa
"Kia lagi dikamar, tadi sih lagi luluran. Kalian samperin aja ke kamarnya. "
"Kamar aku udah diberesin belum, Ma? " Tanya Alpa
"Setiap hari, kamar kamu selalu dibersihin sama Bi Darmi. Mau istirahat dulu? "
"Nyamperin Kia dulu, abis itu istirahat. Kasian Acha kurang istirahat. Acaranya jam berapa, Ma? "
"Yuk, Cha kita samperin Kirana dulu. " Ajak Alpa pada istrinya.
Tidak ada pangggilan khusus antara alpa dan Natasha. Tapi pasangan ini menjadi role model nya Kirana. Menurut Kirana, mereka berdua itu Couple Goals .
"Anaknya digendong dulu dong, Al. Kasihan daritadi papa gendong abel. " Ucap Natasha.
Alpa, menghampiri papa nya dan mengambil Abel dari gendongan papa nya. "Gendong sama papi dulu, katanya mau ke buna. " Bujuk Alpa dan Abel menurutinya.
"Kita keatas dulu Ma, Pa. " Pamit Natasha pada mertuanya.
"Iya sayang, istirahat ya. Abel titip sama Kirana aja nanti juga dia turun kebawah. " Pesan mama nya.
***
Alpa mengetuk pintu kamar Kirana, tapi tidak ada jawaban. Mereka langsung masuk kekamar dan melihat Kirana sedang berbaring memakai masker berwarna hijau dan timun dimatanya. Alpa dan Natasha berjalan pelan-pelan dan meletakan Abel disebelah Kirana.
"Buna, " Panggil Abel.
Menyadari ada yang memanggilnya, dia menyingkirkan timun dimatanya dan membuka matanya.
"Kejutan, " Teriak Alpa dan Natasha.
"Abel sayang, " Kia bangun dari tidurnya, memeluk dan menciumi abel dengan gemas.
"Kak Alpa, Kak Acha. " Kirana menghampiri mereka berdua dan memeluknya.
"Ciee yang sebentar lagi jadi istri orang. " Goda Natasha pada adik iparnya.
"Apaan sih Kak, " Ucap Kirana malu.
"Daritadi abel nanyain kamu terus, kangen kayaknya sama kamu. " Ucap Alpa
__ADS_1
"Abel kangen sama buna ya? " Tanya Kia
"Iya, tapi buna mukanya selem. " Jawab Abel
"OMG, buna masih pake masker sayang. Tunggu ya buna cuci muka dulu. " Kirana buru buru berlali ke toilet.
"Ini barang-barang Kirana pada kemana ya Cha. " Ucap Alpa
"Ya mana Acha tau, kamu tanyain lah. "
Secepat kilat, Kirana membersihkan wajahnya dan langsung memeluk keponakan nya.
"Barang-barang kamu kemana dek? " Tanya Alpa
"Udah aku pindahin ke rumah baru, biar nanti pas pindahan gak riweuh. " Jawab Kirana
"Gaya banget, yang udah punya rumah baru. " Natasha terkekeh.
"Kado nya cancle aja, Cha. Lagian calon suami dia udah punya segalanya. " Ledek Alpa
"Abel, papi sami mami kok jahat banget sama Buna. " Adu Kirana pada Abel.
"Papi sama Mami gak boleh jahat ya sama Buna. " Ucap Abel
"Enggak sayang. " Ucap Alpa takut oleh anaknya.
"Kamu mau hadiah apa dari Kakak? " Tanya Natasha
"Kia gak mau apa-apa, Kak Alpa sama Kak Acha datang aja udah bikin aku senang kok. " Ucap Kirana tulus.
"Oke kalo gitu, cha tiket nonton konser BTS nya batalin aja, minta refund uang nya ya." Ucap Alpa santai.
"Oke Al, siap. " Ucap Natasha pura pura mengeluarkan ponsel dari tas nya.
"Jangan, " Teriak Kirana. Aku mau beli tapi tiketnya udah sold out. "Kirana memelas pada kakaknya.
" Tadi katanya gak mau apa apa, gimana sih. "
"Tapi pengecualian buat yang satu itu. " Tegas Kirana.
"Iya iya nanti minta ke Acha ya. Kalo gitu kita istirahat dulu ya, cape abis nyetir. " Ucap Alpa
"Iya, Kakak kakaknya aku selamat beristirahat ya. "
"Kakak ke kamar dulu ya, titip abel. " Ucap Natasha
"Awas jagain, kalau nggak dijagain hadiahnya batal. " Alpa pura pura mengancam Kirana.
"Sana-sana keluar, aku mau me time dulu sama kesayangan nya aku. " Kirana mengusir kakak nya untuk keluar dari kamarnya.
Alpa dan Natasha melangkahkan kakinya keluar dari kamar Kirana.
"Buna, punya cemilan. Abel mau gak? " Tanya Kirana.
"Mau, buna. " Jawab Abel.
"Tunggu bentar, buna ambil dulu cemilan nya. " Kirana mengambil cemilan nya di meja.
"Buna, ambil mainan aku yuk. " Abel menarik ujung baju Kirana.
"Mainan nya dimana sayang!? Katanya mau cemilan. " Jawab Kirana
"Aku mau ambil mainan, papi beliin aku mainan waktu ke singapur. "
"Yaudah ayoo, dimana mainan nya? " Tanya Kirana
"Dimobil, nanti aku main nya sama abah ya. " Ucap abel menarik lengan Kirana supaya mengikuti nya.
"Iya iya sayang, kita kebawah sekarang ya. " Ajak Kirana.
__ADS_1
Kirana menuntun keponakan nya turun kebawah untuk mengambil mainan nya. Masih ada waktu untuk bermain dulu dengan keponakan nya.