
Kirana cemas sejak malam suami nya tidak bisa dihubungi. Apalagi dini hari tadi dia mimpi buruk tentang suaminya. Mama mertua nya menghampiri Kirana yang sedang dilanda kecemasan.
"Sayang kenapa? " Tanya Mama Karina
"Mas Mirza gak bisa dihubungin, nomernya gak aktiv. Aku khawatir ada apa-apa sama Mas Mirza. " Ucap Kirana gelisah
"Kamu gak usah khawatir, Mirza pasti baik-baik aja." Ucap Mama Karina
"Iya Ma, semoga aja urusan Mas Mirza cepet selesai. "
"Sekarang, kamu sarapan dulu ya. Biar mama yang suapin ya. "
"Gak usah Ma, biar kia sarapan sendiri aja. " Tolak Kirana halus
"Ya udah kalau gitu. Nanti siang jadwal rontgen dan MRI sama dokter Giri. Tapi mama gak bisa nemenin, soalnya mama harus ke butik. Kamu ditemenin Arga aja gak apa-apa kan? "
"Ya, gak apa-apa Ma. Lagian kia kasihan sama Mama semaleman jagain kia disini. " Ucap Kirana
"Gak apa-apa. Nanti sore Mama kesini lagi sama papa ya sayang. Maaf mama tinggal dulu. " Ucap Mama Karina
"Iya Mama, makasih ya udah jagain aku. " Ucap Kirana
"Iya sama sama. " Mama Karina tersenyum
...****************...
Ditempat yang berbeda Mirza juga sedang sarapan bersama Clara dan anaknya. Dia sudah berjanji akan mengantarkan anaknya pergi ke sekolah.
"Pap, kata mama ,papap suka banget ya sama blueberry? " Tanya anaknya
Mirza menatap tajam pada Clara.
"Iya sayang, kamu juga suka ya? " Tanya Mirza
"Iya aku juga pap. " Ucap Aletha sambil mengunyah roti nya.
"Yaudah, abisin ya anak pinter rotinya. "
"Udah abis pap. " Jawab Aletha bersemangat
"Pinter, yaudah siap-siap sana. Tunggu papa didepan ya. "
"Iya, Pa. Aku tunggu didepan ya. " Ucap Aletha sambil beranjak dari tempat duduknya.
Setelah Aletha hilang dalam pandangan nya, Mirza menatap Clara. Tatapan nya begitu menakutkan, seperti harimau yang akan memangsa anaknya.
"Urusan kita belum selesai, Clara. Saya sudah menepati janji saya untuk datang dan saya minta jangan pernah sekalipun menyakiti istri saya. Dan kalau bukan karena istri saya yang celaka gara-gara ulah kamu, saya gak sudi menginjakan kaki saya disini. "
__ADS_1
"Dan satu lagi, jangan pernah berlaga kalau kamu mengetahui segalanya tentang saya. " Mirza menghardik Clara dengan kata-kata yang menyakitkan
"Jadi setelah ini, kamu akan mencampakan Aletha lagi? Kamu tidak akan bertanggung jawab dan tidak memperdulikan lagi Aletha? " Ucap Clara
"Kamu tenang aja soal Aletha saya akan bertanggung jawab. Baik itu materi atau pun kasih sayang. Tapi saya perlu waktu. Saya harus menjaga perasaan istri saya. " Ucap Mirza
"Selalu aja perempuan itu yang kamu fikirkan, ingat Aletha juga adalah anak kamu. Ada darah kamu yang mengalir pada Aletha. Apa kamu gak bisa berbaik hati pada anak yang merindukan sosok ayah nya? " Ucap Clara dengan nafas yang tersenggal.
"Saya tahu dia anak saya dan saya akan menyayangi dia setulus hati saya. Kamu gak usah khawatir, saya tahu apa harus saya lakukan."
"Saya pegang kata-kata kamu. "Ucap Clara
"Oh iya setelah pulang sekolah, saya akan ajak Aletha jalan-jalan dan tidur diHotel selama beberapa hari. Tolong siapkan segala keperluan Aletha, nanti saya share lokasi hotel nya. " Ucap Mirza
"Kamu jangan macam-macam Mirza. Kamu mau bawa anak saya pergi? " Ucap Clara emosi
"Gila, kamu emang bener gak waras. Saya cuman mau bawa anak saya jalan-jalan setelah itu saya antarkan lagi kesini. Lagian waktu saya gak banyak, saya cuma ingin lebih mengenal Aletha setelah itu saya akan pulang ke Bandung. " Ucap Mirza mengakhiri percakapan nya dan pergi meninggalkan Clara yang berada meja makan.
Oke, saya ikutin permainan kamu. Liat aja, siapa yang akan menang! Gumam Clara tersenyum sinis.
Mirza keluar dari rumah membawa koper nya dan dimasukan kedalam mobil. Tadi pagi dia menghubungi karyawan nya memakai telepon rumah Clara untuk mengantarkan mobil ke rumah Clara.
Selesai memasukan kopernya kedalam bagasi, dia masuk kedalam mobil dan mengendarai mobilnya ke sekolah Aletha.
"Papap kenapa bawa koper? Papap mau pergi lagi ya? " Tanya Aletha
"Mau pap, kita jalan-jalan nya bertiga kan sama mama? " Tanya Aletha lagi
Mirza tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Kita berdua aja jalan-jalan nya. Terus nanti kita nginep di hotel ya. "
"Horeee.. Aku mau jalan-jalan sama papap. " Ucap Aletha gembira sekali.
Seandainya Aletha itu anak saya dan Kirana betapa bahagia nya. Huh, saya jadi ingat sama Kirana. Gimana saya menjelaskan semua ini. Dan ketika nanti Kirana tahu, apa dia mau menerima masalalu saya atau dia malah meninggalkan saya. Mirza menghela nafas nya.
...****************...
Rumah Keluarga Fahri Megantara.
Alpha dan Natasha sedang bersantai dibelakang rumah sambil mengajak Abel anak mereka bermain dengan leluasa. Papa nya sudah berangkat ke kantor begitu pula dengan Mama nya yang berangkat ke toko kue nya. Rencananya hari ini Alpha dan Natasha akan mengunjungi Kirana dirumah nya.
"Al, kita jam berapa ke rumah Kia? " Tanya Istrinya.
"Pas jam makan siang aja, kita numpang makan dirumah Kia. " Ujar Alpha terkekeh
"Ih, aku serius Al. " Ucap Istrinya kesal
"Iya sayang, nanti siangan aja. Lagian ini masih jam berapa. " Balas Alpa dengan santai sambil bermain game di ponselnya.
__ADS_1
"Al aku mau ajak Kia shopping, nanti kamu transferin aku ya. " Ucap Natasha pada suaminya
Alpha menyimpan ponselnya dan matanya melotot ke arah istrinya.
"Kamu mau belanja apa lagi Acha, udah deh gak usah aneh-aneh. "
"Uh kamu pelit Al. " Ujar istrinya cemberut
"Bukan nya pelit sayang, kalo kamu sama Kia yang belanja nya bisa abis uang aku. " Ucap Alpha
"Uang kan bisa dicari Al. " Ucap Natasha nyengir
"Iya, aku yang cari dan kamu yang habisin. Gitu kan konsep nya. "
"Nah itu kamu paham. " Balas Natasha
Telpon Alpha berbunyi, ternyata panggilan dari mama nya. Mungkin ada yang ketinggalan, sehingga mama nya menelpon Alpa.
"Mama telpon. " Ucap Alpha pada istrinya
"Loudspeaker Al, aku mau denger. " Natasha sedikit kepo.
Alpha mengangkat telpon nya dan menyalakan tombol speaker.
"Assalamualaikum.ada apa Ma? Ada yang ketinggalan" Ucap Alpha
"Hiks.. Hiks. " Ucap Mama Marissa
"Ma, kenapa nangis? Ada apa? " Tanya Alpha panik
"Kia kecelakaan, sekarang ada dirumah sakit Medika. " Ucap Mama Marissa
"Kecelakaan? " Ucap Alpa dan Natasha terperanjat
"Iya pagi kemarin, Mama mau ke rumah sakit sekarang. " Ucap Mama Marissa
"Oke.. Oke aku sama Natasha siap-siap dulu terus nanti ketemu di rumah sakit ya. Mama tenang dan jangan panik. " Pesan Alpa pada mama nya
"Iya nak, yaudah kalau gitu mama berangkat sekarang ya. "
"Iya ma. " Alpa menutup telpon nya
"Ayo cha siap-siap, kita langsung ke rumah sakit liat keadaan Kirana. " ucap Alpa
"Iya, bentar. Aku bawa Abel dulu ya. "
"Nanti kita titip Abel sama Mami aja. "
__ADS_1
"Oke Al. Kamu siap-siap duluan. Aku siapin dulu keperluan Abel.