Cinta Untuk Kirana

Cinta Untuk Kirana
Chapter 53


__ADS_3

Pukul 11.00,Mama Marissa datang ke Rumah Sakit Medika dan mencari kamar Kirana. Setelah tahu dimana ruang rawat anaknya, Mama Marissa bergegas menuju pergi. Pada saat masuk, Kirana sedang bersandar diatas tempat tidur nya, dan fokus pada ponselnya. Dia sampai tidak menyadari, ada orang yang masuk.


"Sayang, kamu gak apa-apa? " Tanya Mama Marissa


Kirana kaget, tiba-tiba ada mama nya di depan nya.


"Loh, mama tau dari siapa aku disini. " Tanya Kirana


"Mama tau dari Acil, katanya ada kecelakaan di depan toko Mama pas di cek di CCTV ternyata itu kamu. Kenapa kamu gak ngasih tau mama sayang. " Ucap Mama Marissa berkaca-kaca.


"Aku gak kenapa-kenapa, Mama gak usah khawatir. " Ucap Kirana.


"Gak usah khawatir gimana, kepala kamu di perban terus kaki kamu pakai gips. Terus kamu bilang, mama gak usah khawatir. " Mamanya kesal pada Kirana, karena anaknya tidak memberi tahu mama nya kalau dia kecelakaan.


"Jadi gini Ma, kemarin itu sebelum aku berangkat ke kampus aku mampir dulu ke toko kue Mama. Tapi pas nyebrang mungkin aku gak fokus, jadi aku keserempet motor. " Kirana tersenyum menceritakan kejadian kemarin pada ibu nya.


"Terus kata dokter gimana keadaan nya? " Tanya Mama nya


"Baik-baik aja kok, Ma. Cuman emang kaki aku masih sakit kalo jalan tapi kalo merayap bisa Ma. " Ucap Kirana terkekeh.


Alpha datang bersama istrinya dengan raut wajah yang tak kalah panik. Mereka menghampiri Kirana yang sedang bicara dengan ibu nya.


"Dek, kamu gak apa-apa? " Ucap Alpha sambil meraba badan dan kaki adiknya.


"Awww, sakit kak. " Kirana meringis kesakitan ketika kakanya meraba kakinya.


"Maaf maaf, Kakak gak tahu. " Ucap Alpha


"Kamu sih Al, pake dipegang segala udah tau kakinya Kia di gips. " Tegur istrinya


"Iya iya kan udah minta maaf. " Ucap Alpha.


"Kamu baik-baik aja kan Kia? " Tanya Natasha


"Baik Kak, besok aku udah bisa pulang kok. " Jawab Kirana.


"Btw, suami kamu kemana dek? Kok istrinya sakit dia gak nemenin kamu. " Ucap Alpha


"Hmm, Mas Mirza kerja kak. Ada klien dari luar negeri. Tapi dari tadi dia selalu nanyain keadaan aku lewat telpon. " Ucap Kirana berbohong pada keluargnya.


"Ya semoga aja bener. " Ucap Alpha sinis


"Kenapa ngomongnya gitu? " Tanya Kirana


"Gak apa-apa. " Balas Alpha


"Maaf ya Kia, Alpha cuman lagi khawatir aja sama kamu makanya dia berlebihan kaya gitu. "


"Iya Kak. Abel kemana ya, aku kangen sama dia. " Ucap Kirana.


"Abel aku titip dirumah mami. Nanti kalau kamu udah pulang, kakak main kerumah kamu sama Abel ya. "


"Iya Kak, aku udah kangen banget sama dia. Oh iya, Ma aku mau Croffle dong bisa gak kirim kesini. "


"Bisa sayang, nanti mama minta tolong ke Acil buat gojekin kesini. "


"Makasih ya, Ma. "


"Sama-sama sayang.

__ADS_1


...----------------...


Setelah mengantarkan anaknya ke sekolah, Mirza pergi ke kantor cabang nya untuk mengecek kondisi perusahaannya. Setelah selesai dengan urusan nya, dia menjemput kembali anaknya dan mengajak anaknya ke Mall untuk jalan-jalan. Karena terlalu fokus dengan anaknya, Mirza sampai lupa mengabari istrinya.


"Pap, aku lapar. " Ucap Aletha memegangi perutnya


"Kamu lapar nak, kita cari makan dulu ya. Kamu mau makan apa? " Tanya Mirza pada anaknya.


Aletha tampak berfikir terlebih dulu. "Hmm, aku mau makan di Mcd aja pap. "


"Yaudah yuk kita makan. " Mirza menggandeng tangan anak nya.


Sampai di MCD mereka berdua pesan makanan nya terlebih dahulu.


"Kamu mau apa? " Tanya Mirza


"Aku mau Cheeseburger, Mcflury oreo sama French Friez. " Jawab Aletha dengan logat cadelnya


"Okee, Mas saya pesan Cheeseburger 1,Beef Burger nya 1,French Fries nya 1,Big cola nya 1,McFlurry oreo nya 1 ya. " Ucap Mirza pada pelayan nya


"Baik pak, pembayarannya debit atau cash? " Tanya pelayan


"Debit aja Mas. " Ucap Mirza memberikan kartu debit pada pelayan tersebut


Tidak lama pelayan tersebut memberikan kembali kartu debit nya.


"Ini pak kartu debit nya, untuk pesanan nya mohon ditunggu ya. Terimakasih. "


"Sama-sama Mas. "


Mirza menuntun anaknya untuk duduk sambil menunggu pesanan nya datang.


Aletha menggelengkan kepalanya dan raut wajahnya berubah menjadi sedih.


"Kenapa sedih? " Tanya Mirza


"Mama selalu sibuk, jarang ajak main aku. Setiap hari aku selalu sama suster Pap. "


"Oh ya, emang mama kemana? " Tanya Mirza lagi


"Aku gak tahu, dari dulu aku tinggal sama Kai dan nenek. " Jawab Aletha jujur


"Terus sekarang Kai dan nenek ada dimana? " Tanya Mirza


"Kata suster, Kai sakit sekarang lagi di rawat. " Jawab Aletha


Terus kalau Pak Candra sakit, siapa yang meneror gue belakangan ini. Gue harus cari tahu kebenaran nya. Dan soal Clara juga gue harus selidikin. Apa yang sebenarnya terjadi.


Pelayan datang menghampiri Meja dan menyajikan pesanan nya diatas meja.


"Makan dulu ya setelah makan kita jalan-jalan lagi. Mau beli mainan kan. " Ucap Mirza sambil tersenyum pada anaknya.


"Iya papap. " Aletha mengunyah burger tersebut dengan sangat lahap. Betapa bahagia nya Mirza melihat pemandangan yang ada dihadapan nya. Mirza berfikir untuk tidak memberi tahu Clara soal keberadaan dia dan Aletha. Dia tidak ingin Clara mengganggu nya saat ini.


...----------------...


Waktu sudah menunjukan pukul 16.50,keluarga Kirana sudah pulang karena dia melarang untuk menemani nya. Seharian ini hati Kirana risau, entah kenapa perasaan nya tidak karuan ditambah Mirza suaminya tidak memberinya kabar sama sekali. Dia mengirimi nya pesan dan mencoba menghubungi suami nya via telpon tapi ponsel suami nya mati tidak bisa dihubungi. Dari tadi hanya Arga yang menemani nya tanpa ada percakapan sedikit pun. Karena Arga tahu kalau suasana hati sahabatnya sedang tidak baik. Kirana memang bukan tipe orang yang mudah membicarakan masalahnya kepada orang lain. Tetapi ketika dia siap, dia akan berbicara menceritakan masalahnya. Kirana duduk di kursi roda dengan menghadap ke arah jendela, melihat hiruk pikuk jalanan kota yang dipenuhi kendaraan. Arga menghampiri sahabatnya dan berdiri disamping Kirana.


"Kia, weekend ini gue mau ke Jogja. Gue mau ketemu orang tua nya Mika. Belum berangkat aja gue udah deg-degan, gimana kalau nanti disana ya. " Ucap Arga mencairkan suasana.

__ADS_1


"Oh iya? " Balas Kirana singkat tanpa menoleh sedikitpun pada Arga. Dia masih fokus dengan fikiran nya.


"Kia, lo udah gak peduli lagi sama sahabat lo ya. " Ucap Arga


Kirana menoleh kearah Arga dan tersenyum pada sahabatnya itu.


"Sorry Ga, gue lagi liatin mobil yang lagi macet-macetan disini jelas banget. Kalo diliat dari atas sini, kaya mobil-mobilan ya. " Ucap Kia terkekeh. Walaupun bibir nya tersenyum tapi matanya menunjukan kesedihan.


"Ya ampun Kia, hidup loe kok Absurd banget sih. Apa seru nya liatin mobil macet kaya gitu. " Ucap Arga kesal melihat sahabatnya seperti kekanak-kanakan.


"Lo tahu gak, kehidupan juga seperti mobil dijalanan. Ada saatnya kita berhenti, ada saatnya kita harus berjalan, ada saatnya mogok atau disalip orang. Ketika mobil berada di lampu merah, kita gak bisa kan menginjak gas, pastinya kita berhenti dulu, Kalau kita injak gas,pasti terjadi kecelakaan kan.Begitupun kehidupan kita, ketika Tuhan menyuruh kita berhenti ya kita berhenti. Tuhan pasti lebih tahu yang terbaik untuk kita." Ucap Kirana pada Arga


Arga menggaruk-garuk kepalanya tak gatal, dia tidak mengerti apa yang sedang dibicarakan oleh sahabatnya itu.


"Gue gak ngerti loe ngomong apa, loe lagi ada masalah ya? " Tanya Arga dengan pandangan yang mendelik.


"Semua orang pasti punya masalah Ga, tapi tergantung gimana cara kita menyikapi masalah itu." Kirana menasihati Arga.


"Iya bu dosen, maksud gue mantan dosen. " Ujar Arga meralat omongan nya.


"Eh Ga, gue mau cerita sama loe. " Ucap Kirana


"Cerita apa? " Jawab Arga antusias. Berharap Kirana akan cerita masalah yang membuatnya sedih. Hari ini, Kirana terlihat tidak bergairah seperti ada yang di fikirkan nya.


"Loe tahu kan followers instagram gue ada 1juta lebih, terus akhir-akhir ini banyak produk kecantikan yang mau jadiin gue BA terus ada beberapa produk yang mau endorse gue, tapi loe tahu kan dari dulu gue gak berminat, gue gak mau aja privasi gue jadi keganggu nanti nya. Terus gue gak yakin, kalau suami gue bakal izinin gue. " Ucap Kirana bercerita.


"Emang pertama nya gimana sampe ada yang DM loe gitu? " Tanya Arga


"Pertama nya gue review produk kecantikan punya temen nya Mas Mirza, padahal gue mah cuma bantu aja tadinya. Dari situ banyak DM yang masuk. " Ucap Kirana


"Terus loe udah ngomong ke Mirza belum soal ini? " Tanya Arga


Kirana menggelengkan kepalanya. "Ya lo kan tahu, baru sehari nikah aja gue udah ditinggal. " Ucap Kirana tersenyum ketir.


"Emang kebangetan kakak gue itu, dari dulu emang dia gila kerja banget. Tapi masa iya sih, udah punya istri cantik dan pinter kaya loe gini masih aja dianggurin. " Ucap Arga kesal


Kirana tersenyum. "Tumben loe muji gue. Iya sih gue juga gak ngerti kenapa istri secantik gue masih aja dianggurin ya. " Kirana terkekeh,


"Mulai deh kepedean, tapi gue serius ya Mirza memperlakukan loe dengan baik kan? " Tanya Arga serius


"Baik kok, emang kenapa loe nanya kaya gitu? " Tanya Kirana curiga.


"Enggak, gue cuman nanya aja. Mirza kan orang nya cuek dan jarang ngomong juga. Sama orang rumah juga, kalo gak penting-penting banget dia gaakan ngobrol. " Ucap Arga memberi tahu Kirana sifat asli kakaknya.


"Ya kalo sebelum nikah sih biasa aja. Malahan kita sering sharing kok, dia juga cerita soal kehidupan nya. Tapi gak tahu deh kalo udah nikah. Karena menyatukan dua orang yang berbeda di satu atap pasti susah Ga. Jangankan gue yang baru 2 hari jadi istrinya, yang udah nikah bertahun-tahun juga pasti belum tahu semua sifat asli pasangan. " Ujar Kirana


"Gitu ya, gue jadi takut mau berumah tangga. " Balas Arga.


"Lo tahu gak nikah itu enaknya cuman 1% tau. " Ucap Kirana memberi tahu sahabatnya.


"Sisanya? " Tanya Arga


"Enak banget. Makanya buruan nikah, cepet-cepet halalin Mika. " Kirana tertawa


"Sial! Gue kena lagi. " Ucap Arga kesal. Tapi Arga senang melihat Kirana tertawa seperti ini. Semenjak dekat dengan Mirza, Kirana sudah ada jarang ada waktu untuknya.


**Terimakasih untuk support dan dukungan nya para reader. Jangan lupa LIKE, VOTE dan KOMENTAR ya. Ikuti terus Cinta untuk Kirana ya, ada banyak sekali kejutan di tiap Chapter nya. Kalian lebih setuju Kirana berlayar dengan siapa?????


Tim #MiKi Mirza Kirana atau Tim #ArKi Arga dan Kirana**.

__ADS_1


__ADS_2