Cinta Untuk Kirana

Cinta Untuk Kirana
Chapter 57


__ADS_3

KEJUTAN PART 2


Didalam mobil, Kirana membaca lagi notes yang ada didalam croisant. Dia masih memikirkan tempat tujuan selanjutnya, sedangkan Kirana tidak ingat tempat ketiga kalinya mereka bertemu.


"Kita kemana sekarang bu? Maaf ya bu gara-gara saya bantuin mobil yang mogok jadi ibu nungguin saya. " Ucap Pak sopir


"Sebentar pak sambil jalan aja, saya belum tahu tujuan selanjutnya. Emang mobil yang mogok itu kenapa pak? " Tanya Kirana


"Itu bu Accu nya harus diganti, jadi gak bisa di starter. " Jawab Pak sopir


Mendengar jawaban pak sopir dia seperti mengingat sesuatu.


Tunggu, gue kan juga pernah dibantuin pas mobil gue mogok terus Mas Mirza bilang katanya accu nya harus diganti. Okee gue tahu, kemana tujuan selanjutnya.


"Pak kita ke Apotik Perintis ya. " Ucap Kirana.


"Baik bu. " Ucap Pak supir mengendarai mobilnya menuju tempat yang dituju.


Kirana melihat ada 2 paperbag yang ada disebelahnya, sebenarnya dia penasaran ingin membuka nya tapi suaminya menyuruh untuk membuka nya.


26 menit kemudian Kirana sampai diApotik yang saat itu akan tutup. Kirana keluar dari mobil setengah berlari tanpa menghiraukan kakinya yang masih sedang sakit menghampiri karyawan apotik.


"Maaf bu, Apotik nya sudah mau tutup. " Ucap Karyawan apotik


"Saya mau ambil pesanan atas nama Kirana Bastian. " Ucap Kirana menyebutkan namanya.


"Oh ibu dengan Ibu Kirana? " Tanya karyawan apotik


"Iya Mbak, apa titipan untuk saya? " Tanya Kirana.


"Ada bu, tunggu sebentar ya. " Karyawan nya masuk kedalam dan mengambil sesuatu kedalam.


Tidak lama karyawan tersebut datang dan memberikan sesuatu pada Kirana.


"Ini pesanan nya bu. " Ucap karyawan itu memberikan nya pada Kirana. Karyawan apotik itu memberikan satu bungkusan plastik dan paperbag yang tidak terlalu besar.


"Makasih ya Mbak, kalau gitu saya permisi. " Ucap Kirana


Kirana masuk kedalam mobil dan membuka plastik yang diberikan karyawan apotik tadi. Dia mengeluarkan 1 bungkus vitamin dan secarik notes.


Selamat kamu berhasil!! Sebentar lagi kamu akan bertemu dengan Saya. Tapi saya yakin, kamu pasti lupa kan sama tempat ini. Makanya pas Apotik udah mau tutup kamu baru dateng.


Clue yang ketiga adalah 'TERBAIK'.


Petunjuk selanjutnya ada ditempat, pada saat saya menyatakan ingin menjalin hubungan yang serius dengan kamu.Tempatnya Gak jauh dari situ, saya yakin itu momen bersejarah untuk kamu.


"Pak kita jalan sekarang ya. " Ucap


"Kemana bu ? "


"Jalan aja dulu pak. Nanti saya kasih tau harus berhenti dimana. " Ucap Kirana


"Iya bu siap. "


Tidak lama Kirana menyuruh supir untuk berhenti dan meminggirkan mobilnya.


"Pak berhenti didepan, ke pinggir aja mobilnya. " Ucap Kirana

__ADS_1


"Baik bu," Supir itu meminggirkan mobilnya dan berhenti.


Kirana keluar dari mobil dan mengamati keadaan disekitarnya. Dia duduk diatas kursi yang ada di trotoar, dan mengeluarkan ponselnya, tapi sayang ponselnya mati karena Kirana lupa mencharge ponselnya.


"Dimana sih petunjuk nya, mana ini udah gelap banget. Punya suami nyebelin banget sih, pake kode-kodean segala.Mana ponsel aku mati. "Kirana menggerutu dipinggir jalan. Pada saat yang bersamaan ada seorang anak laki-laki kira-kira berusia 9 tahunan yang menghampiri Kirana.


" Tante Kirana ya? "Tanya anak tersebut.


" Iya, kenapa dek? "Jawab Kirana.


" Ini ada titipan untuk tante. "Ucap anak itu memberikan gulungan kertas pada Kirana. Belum sempat mengucapkan terimakasih anak itu sudah berlari.


"Dek, Makasih ya. "Ucap Kirana berteriak


Kirana membuka gulungan kertas itu dan membukanya.


Kenapa turun dari mobil, emang waktu itu saya ngucapin nya disitu. Petunjuk nya ada di dashboard mobil, kamu ambil ya. Sebentar lagi kita bertemu, See you.


Kirana melihat ke sekeliling arah, dia heran kenapa suaminya tahu apa yang dilakukan nya.


" Ini Mas Mirza kenapa bisa tahu kalau gue keluar dari mobil. Uh, kalau tau petunjuk nya ada di mobil ngapain gue keluar. "Ucap Kirana kesal


Kirana membuka pintu mobil depan dan meminta izin pada supir untuk mengambil sesuatu didalam dashboard. Benar saja ada sesuatu disana, ada satu buah kotak berwarna biru navy dan satu buah note. Setelah mengambilnya dia masuk dan duduk dibangku belakang.


Clue yang ke empat adalah 'PEMANDANGAN'.


Sekarang kamu datang ke Salon The Seven, dandan yang cantik, walaupun saya tahu kalaupun tidak memakai make up kamu sudah cantik. Saya sudah siapkan semuanya, dan untuk paperbag-paperbag yang tadi kamu bisa memakai nya disana. Satu lagi clue yang terakhir akan kamu dapatkan disana.


Kirana tersenyum membacanya, ini pertama kali suaminya memuji dengan cara yang tidak biasa.


"Tumben Mas Mirza muji. " Gumam Kirana tersenyum.


"Eh iya pak, kita ke Salon the seven ya pak. Kalau di maps sih gak jauh sekitar 8 menitan. " Ucap Kirana


"Oh iya saya tahu bu. " Ucap Pak sopir


Beberapa saat kemudian.. Akhirnya Kirana sampai disebuah salon mewah dengan harga yang fantastis. Sebelum turun dari mobil dia berpesan pada sopirnya.


"Pak, saya takutnya lama disini jadi saran saya Bapak makan aja dulu ya, kasihan kalau nungguin saya lama pak. " Ucap Kirana


"Iya bu, kalau boleh saya mau minta izin untuk shalat dan cari makan. Nanti kalau sudah selesai ibu bisa telpon saya. " Balas Pak sopir


"Iya pak boleh. Nomer telpon nya berapa pak? " Tanya Kirana sambil membuka ponselnya.


"0898887667." Ucap Pak sopir


"Oh iya pak, namanya siapa pak? Maaf daritadi saya belum tanya nama bapak. "


"Nama saya Rudi, bu. " Ucap Pak sopir


"Oh iya, yaudah pak kalau gitu saya masuk kedalam dulu ya. Nanti kalau sudah selesai saya hubungi Pak Rudi. " Ucap Kirana sambil membawa beberapa paperbag di tangan nya. Melihat Kirana kesulitan, Pak Rudi menawarkan untuk membantu nya.


"Biar saya aja bu yang bawa dan anter ke dalam. " Ujar Pak Rudi


"Gak usah pak, saya bisa. " Ucap Kirana menolak bantuan dari Pak Rudi.


Kirana masuk kedalam Salon tersebut dengan membawa paperbag ditangan nya. Pada saat sudah didalam, Kirana disambut oleh seorang perempuan.

__ADS_1


"Selamat datang di Salon the seven Ibu Kirana Bastian. " Ucap perempuan yang bernama Sintia.


"Iya terimakasih atas sambutan nya Ibu Sintia. " Balas Kirana dengan penuh senyuman.


"Paperbag nya biar saya bawa bu. " Ucap Ibu Sintia menawarkan bantuan.


"Gak apa-apa bu. " Ucap Kirana tidak ingin merepotkan.


Ya, begitulah Kirana Aludra adalah pribadi yang mandiri dan tidak ingin merepotkan orang lain.


Kirana masuk kedalam satu ruangan dan duduk didepan meja rias.


"Saya disuruh Pak Mirza mendandani ibu secantik mungkin. " Ucap Ibu Sintia tersenyum


"Iya bu, tapi make up nya natural aja ya. Saya gak terlalu suka make up yang bold. " Ucap Kirana


"Iya baik bu. " Ucap Bu sintia memulai merias wajah Kirana.


45 menit berlalu, Kirana sudah selesai dirias dan ditata rambutnya. Dia melihat dirinya dikaca, betapa dia seperti melihat bukan dirinya.


"Bu Kirana cantik sekali. "Puji Bu Sintia pada Kirana.


"Ah , Bu Sintia terlalu memuji. " Balas Kirana


"Oh iya saya sampai lupa, ini ada titipan dari Pak Mirza." Ucap Bu Sintia memberikan secarik kertas pada Kirana.


Kirana menerima kertas dari Bu Sintia dan mengucapkan terimakasih.


"Terimakasih ya bu Sintia, saya suka dengan make up nya. " Ujar Kirana tersenyum


"Sama-sama bu. Kalau gitu saya permisi dulu ya bu. " Ucap Bu Sintia


"Iya bu. " Balas Kirana.


Setelah kepergian Ibu Sintia, Kirana membuka notes tersebut dan membacanya.


...Selangkah lagi kita akan bertemu, Sayang....


...Clue terakhir akan ditemukan kalau kamu sudah bisa memecahkan semua clue nya'....


...Saya tunggu kamu sekarang ya ditempat yang sudah saya kasih petunjuk nya. Kamu kan dosen cantik dan pintar, saya yakin kamu pasti bisa memecahkan nya....


Kirana menyusun kertas-kertas yang didapatkan nya tadi. Clue ke 1 Langit,Clue ke 2 Garis, Clue ke 3 Terbaik, Clue ke 4 Pemandangan.


"Mari kita pecahkan, apa arti dari clue-clue ini. " Ucap Kirana seperti sedang berfikir.


"Coba kita translate, langit adalah sky terus garis adalah line, terbaik itu best terus pemandangan view . " Ucap Kirana bergumam pada dirinya sendiri..


"Skyline Bestview . " Kirana menggabungkan clue-clue tersebut. Dia tersenyum karena berhasil memecahkan teka-teki tersebut.


"Okee, You are great. " Kirana menelpon supir nya dan turun menuju ke bawah. Dan Sopir nya sudah menunggu nya dibawah.


"Sudah siap Bu? " Pak Rudi bertanya pada Kirana.


"Sudah pak, " Kirana masuk kedalam mobilnya dan menuju ke tempat yang Mirza sebutkan.


Bersambung....

__ADS_1


***Jangan lupa vote, like dan Komen ya. Ikuti terus cerita Cinta untuk Kirana. ***


__ADS_2