
Hubungan Marcell dan Yasmin semakin dekat, bahkan kini Yasmin tinggal satu atap dengan Marcell di apartemen mewah Marcell. Kedua sangat menikmati hubungan tanpa nama atau hubungan tanpa status.
Yasmin juga tidak pernah menuntut atau mengekang Marcell atas nama ikatan apapun. Dan hal itulah yang membuat Marcell semakin nyaman menjalani hubungan nya dengan Yasmin. Yang Yasmin minta hanya dirinya lah satu-satunya wanita yang ada di hidup Marcell juga ranjang Marcell.
Selebihnya Yasmin membebaskan Marcell. Meski begitu Marcell mengabulkan permintaan Yasmin, Marcell memang pria brengsek dan bajingan. Tapi Marcell tipe pria yang setia, jika sudah ada wanita disampingnya yang siap di ajak nya menuju nirwana kapanpun dan di manapun.
....
"Kita akan terbang ke Bali sore nanti" suara Yasmin mengingatkan Marcell.
"Berapa lama kita di sana?" tanyanya.
"Kita hanya akan meninjau lokasi pembangunan, dan meeting dengan calon investor baru. Jadi, saya rasa dua hari cukup" jelas Yasmin.
"Apakah menurutmu calon investor itu akan bersedia menginvestasikan dananya pada kita?" tanya Regan alias Marcell.
"Saya akan membuat presentasi yang sangat baik, hingga mereka tertarik untuk berinvestasi dalam proyek kita" jawab Yasmin profesional.
"Hem...aku percaya padamu" ucap Tuan Regan. "Kemari lah Yas" Regan menepuk pahanya, mengundang Yasmin agar duduk di pahanya.
"Apa yang akan kau lakukan?" Yasmin pura-pura tidak tahu maksud Boss nya itu.
"Hanya sedikit pemanasan" ucapnya lalu mencium bibir Yasmin.
Yasmin dengan senang hati menyambut bibir Marcell, keduanya menikmati pertukaran saliva itu. menyesap satu sama lain, kini Yasmin membuka mulutnya agar lidah Marcell lebih leluasa mengeksplor rongga mulutnya.
"Kita harus pulang sekarang Cell" Yasmin mengakhiri kegiatan itu. Sebab jika tidak segera di akhiri, Marcell pasti akan melakukan hal yang lebih. Bukan Yasmin tidak menginginkan nya, namun akal sehat Yasmin menghentikannya karena mereka akan segera ke Bali.
"Tidak bisakah kita bercinta sebentar saja" Marcell memohon.
"No, aku tidak ingin jadwal yang sudah aku susun rapih menjadi berantakan" jelas Yasmin.
"Aku menginginkan mu Yas" kekeh Marcell.
"Aku juga menginginkan mu. tapi tidak sekarang, kita bisa melakukannya sepuasnya setelah sampai di Bali, dan aku akan memberikan servis terbaikku" janji Yasmin.
__ADS_1
"Promise" Marcell memastikan.
"Oh God, I can't believe it. Of course I'm promise" Yasmin tak percaya dengan kelakuan Marcell.
"Baiklah, ayo kita segera berangkat" wajah Marcell secerah matahari setelah mendengar perkataan Yasmin.
Marcell dan Yasmin berjalan menuju lift seperti biasanya, layak nya Boss dan bawahannya. Memang tidak ada seorang pun yang tahu hubungan mereka kecuali Dion sang asisten Marcell.
Karena Dion lah yang harus membelikan pakaian Yasmin atau baju ganti Marcell jika Marcell dan Yasmin mengejar nirwana di ruang kerja Marcell. Dan hal itu sering terjadi karena Marcell sering lepas kendali.
Sesampainya di Bali, Marcell dan Yasmin langsung menuju ke Nantara Hotel and Resort. Nantara juga masih berada di bawah naungan Regananta Group yang berada di daerah Nusa Dua Bali.
Dan untuk pembangunan hotel terbaru nya itu berada di daerah Benoa Bali. Tempat yang strategis memang, setelah proyek hotel di Benoa selesai, Regananta Group juga akan memulai pembangunan hotel di daerah Sanur dan Jimbaran, Kuta, lanjut ke daerah Lombok. Entah kapan selesainya, sebenarnya mereka bisa saja memulai dua proyek bersamaan, namun masih terkendala investor, mereka harus bekerja keras untuk mencari investor yang bersedia menginvestasikan dananya.
.......
"Yas, kau tidak lupa akan janji mu kan?" Marcell menagih janji pada Yasmin. yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Apakah tidak bisa di tunda besok? aku sangat lelah Marcell" Yasmin mencoba bernegosiasi dengan Marcell.
"kalau begitu biarkan aku istirahat sebentar, karena aku sungguh lelah" Yasmin membaringkan tubuhnya di atas ranjang & memejamkan matanya.
"Kalau begitu biar aku saja yang bekerja, kau nikmati lah tidurmu" Marcell yang tak ingin rugi memulai petualangan nya.
Marcell mulai mendekati tubuh Yasmin, dan membuka gaun tidur Yasmin yang super tipis dan mini itu, lalu membuang nya ke sembarang arah. Marcell menatap lapar pada tubuh ps Yasmin, dan langsung memulai petualangannya mendaki kedua aset Yasmin yang semakin besar dan menantang.
Marcell terus memainkan kedua buah itu, kadang juga menggigit puncak dari buah itu dan membuat Yasmin menjerit nikmat. Tangan Marcell mulai menjelajahi area lembah di bawah sana, sebuah lembah yang mempunyai gua kecil dan menjadi tempat favoritnya.
"Kau membuatku tidak bisa tidur Marcell" keluh Yasmin yang mulai memanas.
"Hem... di sana sudah sangat banjir Yas" ucapnya tanpa melepaskan sesuatu yang menyumpal di dalam mulutnya.
"Kau menginginkannya?" tanya Marcell.
"Tentu saja aku menginginkan nya, tapi aku juga sangat lelah. Jadi segeralah memulai nya agar aku bisa istirahat dengan tenang" pinta Yasmin yang sudah tak sabar ingin sampai ke nirwana bersama Marcell.
__ADS_1
"Kita tidak akan tidur malam ini Baby, malam ini akan menjadi malam panjang dan penuh petualangan. Jadi siapkan dirimu untuk itu" Marcell memulai penyatuan mereka.
"Tapi aku tidak akan melakukan apapun, aku hanya akan tertidur dan kau lah yang harus bekerja keras" tutur Yasmin memandang pria yang kini sedang menjalankan misinya.
"Kau cukup membukanya mu lebar-lebar agar aku mudah mengerjakannya nya" ucap Marcell di sela-sela hentakan nya.
"Ini hanya milikku Yas" hentak Marcell dengan kuat menyatakan kepemilikan nya atas tempat itu.
"Tentu saja, hanya milikmu yang bisa merasakan nya" jawab Yasmin lalu menariknya tengkuk pria itu dan memberikan ciuman yang sangat liar.
....
Yasmin bangun pukul 09.35. ya Yasmin kesiangan setelah semalam penuh Marcell menggempurnya, entah berapa kami mereka mengulang kegiatan panas itu. Marcell seperti tidak ada puasnya, dan sama sekali tidak terlihat lelah entah apa yang di makan pria itu hingga staminanya sangat kuat.
"Marcell bangunlah, kita sudah sangat terlambat untuk meninjau lokasi" untuk kesekian kalinya Yasmin membangunkan pria itu, namun belum ada reaksi apapun dari empunya.
"Baiklah, lanjutkan saja tidurmu. Aku akan berjalan-jalan di pantai dengan hanya menggunakan bikini, sudah sangat lama aku tidak melakukan hal itu" pungkas Yasmin.
"Kau jangan coba-coba menunjukkan milikku pada orang lain Yas. Semua yang ada pada dirimu adalah milikku, hanya aku yang boleh melihat dan menikmati nya" Marcell posesif mode on. lalu pria itu bangku dari tempat tidur menuju kamar mandi, setelah mendengar ancaman Yasmin.
"Seandainya saja kau mau menghabiskan sisa hidupmu bersamaku Cell, membuat sebuah ikatan dan membangun sebuah keluarga, membesarkan anak cucu lalu menua bersama, yah seandainya saja kau mencintaiku seperti aku yang mencintaimu" lirih Yasmin memandang kepergian Marcell ke arah kamar mandi.
TBC....
Jangan lupa
Like
Vote
comment
And
Tap♥️
__ADS_1