Dark Creature

Dark Creature
Against The World II


__ADS_3

Jika kalian bertanya apa aku menyesal,,, tidak, aku tak pernah menyesal dengan jalan yang telah kuambil, dunia telah berubah, tak ada tempat untuk sampah sepertiku, tapi bukan berarti aku akan tetap diam dan menerimanya begitu saja, jika dulu aku dikatakan sebagai sang anak dalam ramalan yang akan membawa perdamaian, tak ada jaminan kedepanya akan tetap sama, karena setiap manusia selalu memiliki batasanya sendiri-sendiri, aku juga manusia normal yang memiliki apa itu perasaan, kesakitan yang selalu menjadi pengiring langkahku, kekecewaan yang selalu menjadi warna-warni hari-hariku, dan kegelapan yang perlahan menjadi duniaku.


Mungkin beginilah Skenario yang telah Kami-sama rencanakan, sejauh ini aku merasa terlalu baik menjadi manusia, mataku dibutakan oleh impian dan cita-cita bodoh yang sejak dulu Kuteriakkan dengan lantangnya, ingin diakui dan menjadi Hokage masa depan Konoha, namun sekarang kenyataan lagi-lagi menciptakan kesan menyedihkan tentang semua itu, dan sekarang, inilah aku yang berjalan dengan hal yang bertentangan dengan prinsipku sendiri.


Dan ingatlah ini, Uzumaki Naruto akan terus bersinar meski dalam kegelapan sekalipun.


Story.


Naruto hanya menatap kosong kearah 4 Kage Yang kini tengah menatap nya dengan pandangan berbeda-beda, tak ada sedikitpun perasaan gentar jika harus menghadapi ke-empatnya sekaligus. Meskipun ia sendiri tau sekuat apapun dirinya saat ini kecil kemungkinan bisa menang, terlebih lagi kemampuan Rivalnya yang bisa dikatakan setara denganya.


"Apa yang kalian tunggu, 'ucap Naruto dengan nada monoton namun terdengar sinis di telinga 4 Kage dihadapannya.


"Cih,,, kau masih bisa berkata sombong padahal Existensimu sebentar lagi akan musnah bocah, 'jawab Raikage yang terlihat geram dengan sikap Naruto yang tampak tenang, dengan sorot mata yang membuatnya begitu muak, karena warna mata itu mengingatkan pada sosok Rivalnya dalam hal kecepatan.


"Sombong?, lalu kau anggap dirimu apa pak tua?, dimataku kau tak lebih dari orang tua yang seharusnya menggunakan otaknya untuk menikmati secangkir teh dirumah dari pada ototnya, begitu pula denganmu pak tua kerdil ?,, 'balas Naruto kemudian yang mengikut sertakan Kage dari Negara tanah dalam ucapan sarkasnya.


Mendengar ucapan pedas dari Legacy orang yang begitu dibenci membuat Tsucikage terbakar amarah,, bagaimanapun ia seorang Kage yang notabene-nya orang terkuat di desa nya dan begitu dihormati, dan kini bocah dihadapanya dengan santai menghinanya dihadapan Kage lainya,, ia sungguh tak terima harga dirinya direndahkan,, Ego yang begitu tinggi memang menjadi ciri khas dari pemimpin desa Iwa tersebut, bahkan hingga saat ini Oonoki masih enggan untuk melepaskan jabatannya.


Dan ucapan dari Naruto barusan sukses membuat Konohamaru tertawa terbahak-bahak hingga berguling-guling ditanah melupakan keadaanya yang kini tengah terkepung, jujur panggilan itu begitu cocok dengan postur Tsucikage yang terlihat seperti bocah tua menurutnya.


Kilat amarah jelas begitu kentara diwajah garang Raikage, tak pernah satupun orang berani menghujatnya sedemikian rupa, jangankan menghinanya, bahkan untuk menatapnya sedemikian rupa pun tak akan ada yang berani.


Sasuke kini hanya memandang datar sosok Rival dihadapanya, jujur benaknya dipenuhi tanda tanya yang begitu besar, sejak kapan Ninja bodoh dihadapanya bersikap seolah-olah dirinya tak memiliki ketakutan sedikitpun, Naruto yang dihadapanya kini begitu berbeda dari yang ia kenal sebelumnya, dan hal tersebut membuat sang Hokage ke-6 Konoha saat ini menggeram kesal, pada awalnya dia berharap Naruto akan merasakan ketakutan dan akan memohon maav untuk pengampunan kepadanya.

__ADS_1


Naruto yang melihat perubahan sikap Sasuke hanya menyeringai sinis,,


"Ada apa Uchiha ? Apa kau akan marah seperti ke-dua teman tuamu itu?, 'ucap Naruto meremehkan, sungguh ia begitu puas melihat exspresi rivalnya yang tampak begitu geram.


"Cih,, akan kupastikan kau mati hari ini juga Naruto, 'balas Sasuke sengit menimpali ucapan Naruto barusan.


"Dan aku tidak akan diam dan menunggu hal itu terjadi ,, Uchiha Sasuke,,,,,,


,,


,,


"Sudah cukup basa-basinya, Hokage -dono,, apa kau sudah siap membungkam mulut bocah brengsek itu,, 'sahut Raikage kemudian!


..


Dan genderang perang telah dimulai ketika tubuh kekar Raikage dibaluti Chakra petir yang tampak berkilat-kilat,, dan dua mata legendaris telah menyala terang dikelopak mata sang Uchiha terakhir, ini merupakan kesempatan emas untuk segera melenyapkan satu-satunya penghalang dimasa mendatang.


Tetap dengan pandangan kosongnya Naruto melihat hal tersebut, kemudian melirikkan matanya kesamping bermaksud mengkode Gaara yang berdiri tenang disampingnya, tanpa melakukan gerakan lebih Gaara telah mengerti maksud dari lirikkan singkat dari sahabatnya,, dan kemudian mengangguk faham.


Sedangkan Tsucikage dan Mizukage telah mempersiapkan dirinya masing-masing,, tampak melayang seperti sebuah Molekul debu yang tak memiliki Intensitas berat didalamnya,,


Hembusan angin perlahan menerpa wajah Naruto, menambah kesan ketenangan diraut wajah Legacy Yondaime-Hokage tersebut, tak ada sedikitpun Exspresi untuk menggambarkan bagaimana suasana hatinya saat ini, satu hal yang bisa mengartikan dari keadaan tersebut, ia telah lelah dengan takdir konyol yang terus mempermainkannya, jika dunia pun telah menghianatinya, maka disaat itulah dia akan menjadi Iblis yang sesungguhnya.

__ADS_1


,,


,,


Dan sedetik kemudian Raikage dan Hokage segera melesat dengan kecepatan tinggi, meninggalkan retakan kecil ditempat mereka berdua berada sebelumnya,


Sedangkan Naruto telah menajamkan Insting bertarungnya, menerka-nerka arah serangan dari dua Kage yang telah melesat cepat kearahnya, dan-


Insting-nya yang telah terasah tajam membunyikan Alarm tanda bahaya ketika tepat disamping kepalanya sebuah tendangan berbalut Chakra dari Uchiha terakhir hampir menyentuh helaian rambut pirangnya tersebut, dengan tenang Naruto menggeser sedikit kepalanya kekanan dan mengarahkan lengan kirinya bergerak vertikal disamping pelipisnya,,


Debbbb


Bunyi benturan dari sebuah tendangan yang berhasil Naruto tahan, memberikan efek sebuah gelombang kejut kecil yang begitu terasa di wajah Naruto, dan disaat itulah ia berniat untuk menghantam perut Sasuke dengan tangan kananya, namun belum sempat Naruto memberikan serangan balasan, sebuah pukulan yang dilapisi Chakra petir telah siap menghantam perutnya terlebih dulu, dengan cekatan Naruto salto kebelakang agak tinggi diudara untuk mengambil jarak agar terhindar dari pukulan super kuat dari pemimpin desa Kumo tersebut,,


Dengan tatapan tenangnya Naruto menggerakkan lengan kananya agak melebar kesamping, sedetik kemudian pendar putir berupa Chakra angin telah mengitari telapak tanganya, dan membentuk sebuah shuriken yang berputar dengan cepatnya,, setelah terbentuk sempurna Naruto mengangkat lengan kanan miliknya tinggi-tinggi,,,


Futon : Rasenshuriken


Bak sebuah panah putaran Chakra berbentuk Shuriken tersebut melesat dengan begitu cepatnya menuju tempat dua lawanya berada, A dan Sasuke yang memiliki tingkat kecepatan dan reflek tinggi segera Shunsin ketempat aman untuk menghindari terjangan Jutsu yang tercipta tanpa menggunakan Handseal pada umumnya,, dan tepat setelah ke-dua nya menghindar Jutsu hasil karya dari Naruto telah sampai dan siap menghantam permukaan tanah kediaman Klan Hyuga.


Dan-,,


Jangan lupa like, komen, dan vote^_^

__ADS_1


__ADS_2