
"Dunia selalu memiliki dua sisi nyata yang saling bertolak belakang, dimana ada hitam, disitu ada putih, merupakan sebuah pertentangan mutlak yang selalu bersinggungan namun enggan untuk terpisahkan, kedua warna yang melambangkan gelap dan terang, hitam kelam dan putih bercahaya"
"Rumit, tentu saja, bahkan aku sendiri tak tau apa kini warnaku, hitam, yah! Mungkin warna itulah yang terlihat dominan, namun,, apa kalian tau jika hitam ini diatas putih, aku tak pernah menghendaki menjadi makhluk seperti ini, karena Ego mereka para manusialah yang menjebakku untuk menempati posisi yang begitu menyedihkan"
"Percuma saja diungkap dengan kata-kata, semua ini tak ada artinya, biarlah kini aku menjadi seperti ini, bertemankan kutukan, bermandikan darah, bersahabat dengan sepi, dan berjalan dalam kesendirian, itu lebih baik dari pada harus bersama"
"Dan jangan pernah sesekali untuk mengikuti jalan takdirku, karena ini bukanlah jalan indah dimana nanti kau akan mendapatkan ketentraman hidup-,,,,
"-,,,Akan tetapi,, hanyalah kekosongan abadi yang akan kau temui"
Story
"
"
"
"
Gap Dimension.
,,
,,
Entah itu suasana malam hari atau siang hari, yang jelas tak ada kepastian akan dua hal itu, tempat tersebut nampak sepi, sunyi dan begitu hening, tak ada suara sedikitpun yang bisa ditangkap Indra pendengaran.
Masih ditempat yang sama namun disudut yang berbeda, terlihat sesosok Monster yang tengah tertidur dengan lelap, perawakan yang begitu besar, warna merah agak sedikit gelap, sepasang sayap lebar tampak mengatup menutupi bagian tubuhnya, kepala yang ditekuk kesamping khas binatang yang sedang tidur, terlihat pula sebuah tanduk kokoh diatas moncongnya,, dengan sebuah ekor yang sesekali melambai kesana kemari, dialah yang dikenal sebagai exsistensi terkuat, sebagai perlambangan sebuah impian, Apocalypse Dragon [Great Red], sang dewa naga penjaga celah Dimensi.
Deggggggg
Seketika itu kelopak mata yang sedari tadi terpejam tampak terbuka lebar melotot, ia merasakanya,, sebuah rasa takut yang diberikan sang pencipta ketika nanti ia dan Ras nya yang tersisa dihadapkan sosok makhluk sebagai pembantai existensi kaum naga sebagai penutupan kehidupan pada suatu masa.
[Grrrrrrrrrrr,,, aku merasakanya, "Dia"telah datang] 'gerangan penuh amarah itu seakan terdengar begitu nyaring ditempat yang tak sedikitpun ada kegaduhan. Mata merah tajamnya bergerak liar kesegala arah.
Sring
Sring
Sringgg
Entah dari mana asalnya,, ribuan rantai hitam tampak muncul dengan kecepatan gila, mulai menerkam seluruh anggota tubuh dari Dewa Naga tersebut.
[GROAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRR], 'raungan menggelegar terdengar memekakkan telinga saat satu persatu anggota tubuhnya mulai terlilit ribuan rantai hitam yang tiba-tiba muncul dari ketiadaan, kepala yang masih terbebas tampak bergerak liar kesegala arah, pertanda naga tersebut tengah berusaha berontak sekuat tenaga untuk melepaskan diri.
Dan kemudian mata merahnya melihat sosok berjubah hitam dengan Hoddie yang menutupi kepalanya tengah melayang jauh 50 meter dihadapannya.
[GROOOOOOOOOOOOAAAAAAAAAAAAAAAARRRRGGGGGGGG] 'kembali sebuah raungan keras keluar dari moncong dewa naga tersebut.
[Grrrrrrrrr,,, bedebah kau "Drago"] 'ucap Great Red dengan amarah yang memuncak, bagaimanapun ia adalah sosok dewa Naga yang Existensinya dijauhi dan begitu ditakuti Ras manapun, tapi sosok dihadapanya dengan begitu mudah membelenggunya dalam kekangan ribuan rantai hitam.
"Kau tetap saja liar,, Red!"
[Grrrrr,,, jangan berbasa-basi, Apa yang kau inginkan,, "Drago"?]
"Apa yang bisa kulakukan Red, kau ingin menyalahkanku atas takdir yang digariskan sang pencipta?"
[Apa maksudmu]
"Aku sama sepertimu, aku sendiri terbelenggu,, siapapun tak ingin dirinya dikutuk, begitu pula denganku, aku mengenal kalian sewaktu masih berupa telur, kau dan dua lainya adalah bagian dari takdir dan kutukan yang kubawa, jadi,, coba berikan jawaban yang bisa membuatku berhenti untuk menyelesaikan kutukan ini Red?, 'pada akhirnya sosok tersebut berucap, setidaknya kata itulah yang bisa ia katakan.
[Persetan denganmu "Drago", aku bersumpah pada masanya tiba aku akan menghentikanmu bersama mereka berdua, demi membinasakanmu, kami akan berjuang bersama, kami tak akan takluk dan tunduk kepada makhluk terkutuk sepertimu]
"Kau tetap saja seperti sebuah telur yang tak bisa berbuat apa-apa Red,, kau lemah,, mungkin hanya si Hitam yang bisa membuatku sedikit merasakan sensasi pertarungan, kau dan Ophis tak pantas menjadi dewa naga, buktikan jika memang kau mampu membinasakanku, aku akan sangat senang jika kau bisa membebaskanku dari kutukan ini"
Ia sang dewa naga membuka mulutnya lebar-lebar, sebuah bola energi berwarna merah tercipta dengan cepat.
[Harrrrrggggggghhhhhh]
Wussshhhhhhhhhhhh
Dengan cepat bola Energi berwarna merah tersebut melesat kearah sosok berjubah hitam yang tetap tenang dihujung pandanganya. Diiringi lonjakan Energi yang menguar ganas dari tubuh Dewa Naga penjaga celah Dimensional itu..
"Sayangnya tak ada hal apapun yang mampu membebaskanku dari kutukan ini Red, berakhirnya dunia inilah satu-satunya jalan pembebasan untukku, 'gumamnya pelan sembari menggerakkan lenganya kedepan dengan jari telunjuk yang kembali teracung kedepan, dalam sekejap, sebuah pendar hitam kecil sebesar kelereng kembali tercipta dihujung jari telunjuknya. Namun,,, kali ini dengan intensitas daya hancur yang tampak lebih besar dari sebelum-sebelumnya.
"Andaikata kau mampu melakukanya, dengan senang hati aku serahkan nyawa ini begitu saja"
Wushhhhhhhh
Booooooooooooommmmmm
Celah dimensi itu bergetar hebat ketika dua kekuatan besar saling bertemu dalam kehampaan tempat tersebut, memberikan penerangan yang luar biasa terang saat itu juga, bahkan getaran dan Aura Naga merah yang meledak itu menyebabkan bumi, Mekkai, dan Syurga seakan terkena gempa berSkala kecil.
..
..
÷…?÷
„„
„„
Didua tempat entah berantah, kedua Dewa Naga lainya yang juga tengah tertidur tampak membuka kelopak matanya secara Spontan ketika merasakan Aura yang terasa familiar seakan menyapa tubuh mereka berdua, Aura dari Naga merah yang begitu mereka kenali, namun bukan karena hal itu,, akan tetapi penyebab si merah yang harus mengeluarkan tekanan Aura besarnya, mereka tau sesuatu telah terjadi, tampak Naga hitam yang memiliki beberapa kepala dengan Anggota tubuh yang berbeda-beda, meraung dengan begitu ganas, Apocalyptic Beast 666 [Trihexa] ia lah yang dikenal sebagai Sang Malapetaka, perlambangan kehancuran dan Kiamat.
[Grrrrrrrrrrrrr,,, "Drago"]
__ADS_1
„„
Dilain pihak, Dragon God of Infinity [Ophis], sebagai perwakilan Dewa Naga yang melambangkan ketidakterbatasan ikut meraung keras ketika ia merasakan kehadiran Makhluk terkutuk yang telah lebih dulu menyapa Rivalnya dalam perebutan celah Dimensi.
[Jiwa yang terkutuk,,, "Drago"]
[GROOOOOAAAAAAAARRRRRRRGGHHHHHHHH]
…
…
÷Surga÷
„„
„„
"A-ada apa ini,,, mengapa Surga terasa berguncang, 'ucap salah satu Seraphim, "Uriel"
"Entahlah Uriel,, setahuku tak ada tanda-tanda kekacauan dibumi ataupun diMekkai, 'sahut Raphael kemudian.
"Uuuuumm,, sepertinya ini berasal dari celah Dimensi, 'ucap Gabriel mencoba mengungkapkan pendapatnya.
"Celah Dimensi? "
"Bukankah itu tempat dimana Existensi Naga merah itu tinggal"
"Uriel, Raphael, Gabriel, kita naik ketahta tertinggi Syurga untuk menghadap Ayah, 'tukas Michael memberi intruksi kepada ketiga Seraphim tersebut.
"Hai/aku mengerti/baiklah Michael-Ni, 'jawab ketiganya serempak.
Wushhhh
„„
Tap
Tap
Tap
Tap
Singkatnya keempat Malaikat tertinggi Syurga itu tengah berlutut dihadapan sang pencipta alam semesta.
"Maaf jika kami lancang Ayah, hamba hanya ingin tau hal apa yang membuat Syurga beserta dimensi bumi dan Mekkai terguncang, 'ucap Michael mewakili.
[Wahai kalian ciptaanku, "Dia"telah kembali dari pengembaraannya, "Dia"yang akan menjadi mimpi buruk bagi mereka para ciptaanku yang telah kotor oleh Dosa]
"Dia? "
[Michael,, ketahuilah,, "Dia"adalah makhluk hitam yang terbentuk dari kehendak Negatifku, "Dia"adalah Ketiadaan yang bangkit karena kekejaman hidup Duniawi, "Dia"lah yang pertama kali berada didunia sebelum kalian semua ciptaanku ada]
Deggg
"M-makhluk awal? 'Ucap mereka berempat dengan Exspresi terkejut.
[Kalian benar,, "Dia"adalah satu-satunya makhluk yang tidak bisa difahami, "Dia"ibaratkan pemberontak yang bergerak atas takdir yang dibawanya, takdir yang telah kugariskan untuknya sebagai Makhluk yang akan melahap jiwa-jiwa para pendosa, dan "Dia"jugalah,, penyebab utama dunia ini mengalami Kiamat]
Deeeeeggggg
Deeeggggggggg
"Ki-kiamat?,, apakah itu berarti kita harus menghentikanya Ayah? 'Lanjut Michael kemudian.
[Tidak Michael,,, "Dia"tau apa yang harus dilakukanya, lagipula, aku sendiri yang memberikanya takdir itu, dan ketahuilah Michael,, "Dia"hanya ingin pulang dalam ketiadaan, ia hanya ingin terbebas dari kutukan hidup yang kuberikan kepadanya sebagai sang Exsekutor]
Mereka langsung terdiam tanpa berniat mengangkat suaranya kembali, apa yang dikatakan sang pencipta tentu saja menjadi sebuah kejutan bagi mereka.
'Jadi "Dia"yang dulu Ayah maksudkan kepada Lucifer telah datang, 'batin Michael kemudian.
..
..
÷Underworld÷
„„
„„
Degggg
'Kekuatan besar ini-,,
'-,,Great Red'
'Tapi,, siapa yang berani mengusik ketenangan Dewa Naga penjaga celah Dimensi itu, 'batin Sang Raja Iblis Satan yang kini tengah memandang jauh keluar dari balik Jendela Kastil miliknya.
Tap
Tap
Tap
"Satan-sama,, sepertinya sedang terjadi hal besar dicelah Dimensi tempat Existensi Dewa Naga itu berada, 'ucap Maou Bellzebub yang tiba bersama kedua Maou lainya, Asmodeus dan Levhiatan.
__ADS_1
"Aku tau"
"Untuk hal ini biar aku yang mencari tau, kalian bertiga kembalilah,, dan mulai kirim Ultimatum kepada mereka para Malaikat Jatuh, sudah waktunya kita memberi mereka pelajaran"
"Kami mengerti"
Wussshhhh
Wushhhhh
Wushhhhh
"Pada masanya "Dia"akan datang untuk menghukum semua ciptaanku yang membangkang"
Deg
'Apakah mungkin-,,,
'Dia?, 'lanjutnya dalam hati,, hati kecilnya mengingat beberapa patah kata yang diucapkan sang pencipta untuk yang terakhir kali kepadanya dalam detik-detik akhir ia terusir dari Syurga.
Kemudian wajah itu mulai menggelap merah dengan gigi-gigi yang bergemelatuk ketika merasakan sesuatu yang besar akan segera terjadi kedepan. Tanduk dan ekor mulai muncul, dengan Sayap khas nya sebagai Raja Iblis membentang lebar, taring dan cakar telah memanjang.
"Grrrr,,, siapapun "Dia",, aku akan menghapuskan keberadaanya, 'bukan hanya fisiknya yang berubah, namun,,, suaranya kini nampak begitu serak dan berat. Mata itu telah memancarkan kebengisanya sebagai Sang Raja Iblis.
..
..
÷Grigory÷
„„
„„
"Oh tidak,, apalagi sekarang? 'Gumam Ramiel ketika ia merasakan guncangan sekaligus Aura yang terasa begitu besar.
Tap
Tap
"Tidak salah lagi,, Aura besar ini,, Great Red,,,, 'ucap Bellial yang tiba-tiba saja telah berdiri dibelakang Sang Gubernur Malaikat Jatuh bersama Azazel.
"Tapi yang jadi masalahnya, makhluk seperti apa yang bisa membuat Dewa Naga sekelas Great Red mengeluarkan Aura sebesar ini, 'tambah Azazel kemudian.
"Hemm,, kalian juga merasakanya? "
"Begitulah,, entah mengapa kejadian ini seakan-akan merupakan sebuah pertanda untuk hal yang lebih besar akan segera terjadi kedepanya, 'lanjut Belial sembari ikut berdiri ditepian Gedung yang merupakan Markas utama Malaikat Jatuh dipusat Grigory
"Aku setuju dengan Bellial, tapi,,,, siapapun yang berani mengusik ketenangan Exsistensi terkuat itu kuyakin dia sudah gila"
"Tidak jika sosok itu setidaknya memiliki kekuatan yang setara atau bahkan lebih Azazel, 'sergah Ramiel kemudian.
"Heeeemmm,, setauku hanya ada 3 Existensi terkuat didunia ini, 'lanjut Malaikat jatuh berponi pirang.
"Kau salah Azazel,,, 'tukas Bellial kemudian.
"Salah? 'Lanjut Azazel tak mengerti.
"Yah,, masih ada dua lagi! "
"Eeehhh,, d-dua? Bagaimana mungkin Bellial,, "
"Apa kau lupa dengan makhluk buas yang dulu sekali menghuni tanah terkutuk Mekkai ini, jika dibandingkan Great Red, makhluk itu lebih kuat, mungkin setara dengan sang Malapetaka,, Apocalyptic Beast 666 [Trihexa]"
Degggg
"Ti-tidak mungkin Bellial,, makhluk itu telah lama menghilang, 'ucap Azazel tergagap.
"Heeeemmm sepertinya kau benar Bellial, makhluk buas berekor-10, sang Legenda penguasa kaum Youkai dan siluman [Juubi no Ookami], 'sahut Ramiel kemudian.
"Tepat sekali"
"Lalu,, siapa yang satunya lagi, tidak mungkin jika legenda Youkai pertama itu tiba-tiba saja muncul lalu bentrok dengan Dewa Naga itu, kita juga pasti merasakan Aura nya jika memang Makhluk buas itu yang kini sedang bertarung dengan Great Red, 'ungkap Ramiel kemudian.
"Yah,, yang terakhir ini hanyalah dugaanku saja Ramiel,, tapi entah mengapa firasatku mengatakan jika,, "Dia"yang ditunjuk Ayah sebagai sang Exsekutor telah datang dan mulai menunjukkan Existensinya"
Deggg
Deggg
Entah mengapa ucapan Bellial barusan berhasil membuat sang Gubernur bersama Azazel sangat terkejut
"Bagaimana kau bisa menyimpulkan demikian Bellial? 'Tanya Ramiel dengan cepat.
"Ini masihlah dugaan Ramiel, tapi presentase kemungkinannya mencapai 80%, jika Ayah sendiri telah mengikrarkan siapapun "Dia"sebagai penghukum para pembangkang, seperti rapat beberapa waktu lalu, "Dia"sangatlah kuat dan akan benar-benar menjadi ancaman serius bagi Ras kita, bukan hanya Ras kita saja, tapi untuk semua ciptaan Ayah yang hidup sebagai pendosa 'jawab Bellial dengan mata terpejam.
Memang diantara mereka para Malaikat Jatuh, Bellial terkenal paling Genius dan cerdas, dengan wawasan yang begitu luas melebihi siapapun, termasuk Lucifer, terkecuali untuk Tuhan itu sendiri.
"Hah!,,,, aku tak bisa membayangkan bagaimana jadinya jika mereka makhluk-makhluk Superrior berkumpul dan saling bertarung sama lain, 'desah Azazel sembari mengusap kasar raut wajahnya.
"Itu bisa saja terjadi jika ada pemicunya Azazel, 'sahut Sang Gubernur Datenshi.
Kemudian mereka bertiga saling terdiam dengan pemikiran masing-masing, menyikapi kehidupan yang sedikit demi sedikit mulai berubah.
'Siapa "Dia"sebenarnya? '
..
__ADS_1
..