
Ketika sampai pada tempat yang dituju, Sakura dapat melihat dengan jelas, mayat-mayat yang bergelimpangan, darah dimana-mana, dengan bau amis yang begitu menusuk Indra penciumannya.
'A-apa yang terjadi, siapa yang melakukan hal kejam seperti ini, 'ucapnya Syok dalam hati.
Kemudian ia teringat ucapan Hinata beberapa saat yang lalu.
Deggggg
"Dia"telah kembali untuk menghukum kita semua"
'Tidak-tidak, itu semua tidak mungkin, Naruto sudah mati, aku harus segera menemukan Sasuke-kun, 'berusaha untuk terus berfikir positif, karena ia tak ingin jika mimpi itu benar-benar terjadi.
Terus berlari melewati mayat-mayat yang terbaring disetiap jalanya. Berlari dalam ketakutan yang terus menggerogoti jiwanya.
Tap
Tap
Tap
Brughhh
Hingga penghujungnya ia terjatuh seketika tatkala merasakan tekanan Chakra yang sangat gelap.
'Ughh,, ti-tidak mungkin,, Chakra gelap ini-,,
"Ba-bagaimana bisa?, 'ucapnya lagi dengan nada bergetar, terlalu banyak hal mengejutkan hari ini, hingga ia kini benar-benar merasa sangat gelisah..
Dalam hawa yang begitu mencekam, mereka para Shinobi hanya bisa ketakutan ketika merasakan kembali Chakra kelam dari Monster ekor-10.
Exspresi berbeda-beda kini mereka tunjukkan sembari melihat debu pekat yang menutupi pandangan akibat hantaman Jutsu kuat dari sang Hokage, ditengah-tengah kesakitan mereka akibat tekanan Chakra gelap itu, mereka dapat melihat samar-samar, dua mata besar mengerikan yang bersinar, mereka tau, mata itu, mata yang sama, mata yang pernah menteror mereka enam tahun lalu.
Beberapa saat berlalu, asap dan debu yang menutupi pandangan mereka kian menipis dan lenyap secara perlahan. Dan kemudian mereka semua langsung bergetar ketakutan, bagaimana tidak, jika apa yang berada di pandangan mereka adalah sebuah kepala raksasa dari seekor rubah hitam dengan mata yang menyimpan begitu banyak misteri dan kekuatan didalamnya.
__ADS_1
Seakan tersambar petir mereka melihatnya, wujud itu, dan mata mengerikan itu. Perpaduan antara Ekor-10 dan Ekor-9, hingga terciptalah, wujud baru yang pertama kali mereka lihat, ingin berucap jika wujud itu adalah Kyubi, namun setahu mereka Kyubi berwarna Orange, dan apa yang dihadapan mereka adalah sesuatu baru yang berbeda.
"Ma-makhluk apa itu? 'ucap Mei Terumi dengan bergetar, entah mengapa, sekarang nyawanya terasa berada di genggaman makhluk yang berada dihadapanya.
"E-entahlah Mizukage, wujud itu, mirip Kyubi, dan mata itu, mata yang dimiliki Juubi, buruk, ini benar-benar buruk, 'racau Kakashi yang berdiri disamping mantan Mizukage ke-lima Kirigakure itu.
Siall, siall, siall,, bagaimana bisa kau sekuat ini, siapa kau sebenarnya Naruto, 'ucap Sasuke dengan nada iri ketika mengetahui rival yang ia kira telah mati, kini berdiri dengan gagah dengan kekuatan gila.
Sedangkan Naruto kini tengah berdiri dengan gagah dibawah gumpalan Chakra berbentuk kepala rubah itu, membawa kekuatan dari sang Legenda penguasa kaum siluman, dan itu hanyalah sebagian kecil dari kekuatan yang dimilikinya, karena kekuatanya sebagai wujud kekosongan dan kesengsaraan dunia masihlah ia biarkan tertidur, dan anting hitam ditelinga kirinya itulah segel pengekang kekuatan dari makhluk yang dikutuk, makhluk yang melambangkan kekosongan dan ketiadaan.
Tekanan Chakra gelap miliknya masihlah terus bergejolak, mulai menyiksa mental mereka yang lemah hingga terkurung dalam keputusasaan, membuat mereka gila, seakan tersedot pada kegelapan tak berhujung yang merusak fikiran mereka. Dan bagi mereka yang masih sadar, tentunya tengah merasakan ketakutan yang nyata, seakan kematian adalah akhir bagi mereka semua.
Dirasa cukup, Naruto sengaja menurunkan tekanan Chakra Partnernya, sekaligus menghilangkan Mode Rikudou miliknya, karena bagaimanapun ia ingin melihat kematian mereka tanpa campur tangan siapapun, dengan kekuatan yang dimilikinya sendiri, karena itu jugalah ia sengaja menugaskan Konohamaru untuk menghancurkan Konoha dan penduduknya, begitu juga Gaara yang ia tugaskan kedesa lainya.
Lega, yah, kini mereka para Shinobi bisa kembali bernafas lega, terbebas dari belenggu Chakra gelap yang seakan merusak panca Indra mereka dengan perlahan. Kini tampak raut keputusasaan di wajah-wajah yang beberapa saat lalu tampak masih menunjukkan kesombongan dan kecongkakan, pada kenyataanya, mimpi itu, benar-benar terjadi.
Tap
Tap
Tap
Sasuke yang sedari tadi diam dalam lamunanya kini tersentak kaget mendengar panggilan istrinya.
"Sakura, sudah kubilang, apapun yang terjadi jangan datang kemari, 'ucap Sasuke dengan nada yang sedikit tinggi.
"Ma-maaf Sasuke-kun, aku takut terjadi apa-apa denganmu, 'jawab Sakura yang tertunduk sedih, cintanya yang terlalu besar membuatnya diliputi kecemasan tinggi.
"Hah sudahlah, bagaimana dengan Hinata dan anak-anak?, 'tanya Sasuke memastikan.
"Uummmb anak-anak baik-baik saja bersama Hinata, tapi,, ada yang aneh dengan Hinata, 'jawab Sakura kemudian.
"Ada apa memangnya dengan Hinata?"
__ADS_1
"Uuummm Hinata terus berkata "Dia" datang untuk menghukum kita semua",, itu semua tidak benar kan Sasuke-kun, 'jawab Sakura sekaligus memberikan pertanyaan untuk memastikan.
Degggg
Sasuke kini tengah memejamkan erat kedua matanya untuk sekedar mengendalikan ketegangannya, apalagi akan memberikan kenyataan pahit kepada gadis musim semi yang telah bersamanya 5 tahun itu.
"Sakura, "Dia" memang telah datang, dan lihatlah kehujung sana, "Dia"lah yang menyerang markas pusat Aliansi saat ini, dan "Dia" jugalah yang telah membunuh ribuan Shinobi ditempat ini"
Dengan terbata Sakura mencoba menolehkan kepalanya kearah tempat yang dimaksudkan oleh suaminya, kemudian ia dapat melihat sosok pemuda yang kini tengah memandangnya kosong, pandangan mata yang baru kali ini ia lihat dari "Dia",, Uzumaki Naruto".
Deeeegg
"K-kau? ",, 'ucap Sakura dengan mata yang hampir copot dari tempatnya.
"Apa kabar perempuan ******, 'ucap Naruto dengan senyum sinis, dan entah mengapa itu membuat Sakura meneguk ludahnya..
'I-ini bercanda kan? Tidak mungkin Naruto masih hidup! '
"Na-naruto, bukan, kau bukan Naruto, Naruto sudah dibunuh Sasuke-kun waktu itu, 'ucap Sakura dengan histeris, ia tak habis fikir, bagaimana mungkin Naruto masih hidup, karena ia melihat dengan jelas ketika mayat Naruto melebur.
"Kau benar,, Uzumaki Naruto memang sudah mati waktu itu, dan-,,,
Sreeeeeeetttt
"Inilah Naruto yang telah bangkit dari Neraka, 'bisiknya tajam ditelinga Sakura yang tengah melotot tak percaya.
..
..
..
..
__ADS_1