
Mekkai.
..
..
÷Lost in Underworld÷
,,
,,
Surai perak itu bergerak liar,, memandang jauh hamparan tanah tandus nan kering, ia yang telah ternoda masih senantiasa memikirkan kejadian waktu itu, ia yang paling dekat dengan-NYA harus berakhir menyedihkan. Terusir dengan hina, ia juga dikutuk menjadi sosok pendosa,, dan renungan diam itu perlahan membawanya masuk pada memori beratus-ratus tahun silam.
„„
Flashback On.
„„„
„„„
Disinilah semua bermula, sebuah tempat Indah yang hanya berisi kebahagiaan, bukan hanya tempatnya saja yang Indah, namun, penghuni tempat tersebut juga dipenuhi keindahan. Sayap-sayap putih bersinar terang, dengan wajah-wajah putih bersih bercahaya tanpa noda, syurga dan malaikat.
Tak ayal mereka tampak bersinar, karena bagaimanapun, dari cahaya itu sendirilah mereka terbentuk, akan tetapi ada satu yang berbeda diantara para malaikat tersebut, ia yang tercipta paling awal, yang tercipta dari segumpal bara Api, "Lucifer",, itulah nama yang diberikan sang pencipta kepadanya, enam pasang sayapnya terlihat begitu indah dan lebar, perawakan kokoh tinggi besar, surai perak panjangnya nampak begitu anggun dan mempesona, memiliki paras ketampanan yang tak bisa dibandingkan dengan malaikat manapun. Dan mereka menyebut Lucifer sebagai ciptaan awal yang sempurna,, namun,, benarkah demikian?
Saat ini mereka para malaikat tengah berkumpul dalam satu wadah,, entah gerangan apa yang membuat sang pencipta memanggil mereka semua untuk berkumpul,, terlihat Lucifer berdiri paling depan diikuti Seraphim yang lainya,, Michael, Ramiel, Gabriel, Bellial, Azazel, Raphael, Raziel, Kokaibel, Uriel, Semhazai, dan Barakiel. Mereka adalah para Malaikat tinggi yang memimpin ribuan malaikat lainya.
„„„„
"Bolehkah anakmu ini tau gerangan apa yang membuat ayah mengumpulkan kami semua ditempat ini?, 'ungkap ia ciptaan yang awal, "Lucifer"
[Lucifer,, dan kalian semua, aku sengaja mengumpulkan kalian ditempat ini untuk bersujud kepada manusia pertama yang kuciptakan untuk menjadi pemimpin dibumi]
[Kemarilah,, Adam]
Tap
Tap
Tap
Kemudian sesuai kehendak-NYA,, datanglah ia manusia yang dimaksudkan, berjalan dengan tampang polos dan penuh kebingungan.
Dan seketika itu pula, mereka semua para malaikat langsung tunduk untuk bersujud kepada Adam. Namun,, ia yang awal merasa enggan untuk melakukan perintah dari sang pencipta. Diliputi tanda tanya besar ketika ia yang tercipta dari Api harus tunduk kepada manusia yang diciptakan dari segumpal tanah.
"Manusia? Mengapa ayah menciptakan makhluk yang hanya akan membawa kerusakan dibumi? "
[Wahai ciptaanku Lucifer,, aku lebih tau dari apa yang kau ketahui, maka,, hormatlah kepada Adam]
Dari situlah,, benih-benih rasa iri mulai timbul dihatinya,, Lucifer tak terima jika harus tunduk kepada Adam, ia merasa memiliki derajat yang lebih tinggi.
"Ayah,,, aku,, Lucifer,, sampai kapanpun tak akan pernah tunduk kepada siapapun selain kepadamu, 'sebuah ikrar penuh keyakinan terlontar dari bibirnya, membuat malaikat lainya tercengang, malaikat yang paling dekat dan patuh, berani menolak perintahnya.
"Lucifer-kun,,, aku mohon,, tunduklah kepada apa yang Ayah perintahkan, sebelum ayah berubah fikiran, 'tukasnya khawatir, siapapun di Syurga tau, ia "Gabriel"begitu dekat dengan Lucifer.
"Tidak Gabriel,, aku tak akan pernah tunduk kepadanya yang lemah, 'balas Lucifer sembari mengacungkan telunjuknya kepada Adam yang tampak kebingungan. Lalu ia mulai mulai terjerat rasa sombong dan angkuh.
[Lucifer,,, sekali lagi kuperintahkan kepadamu untuk hormat dan sujud kepada Adam]
Kemudian,, Lucifer tersenyum masam ketika sang pencipta tetap memerintahkannya untuk tunduk. "Ayah,,, bukankah Engkau pernah memerintahkanku untuk tidak tunduk dan bersujud kepada siapapun selain Engkau,, maka dari itulah, apapun bentuknya, aku tak akan pernah menyembah selain Engkau, aku hanya menjalankan apa yang Engkau perintahkan kepadaku sejak awal, 'entah mendapat keberanian dari mana yang membuat Lucifer berani berkata demikian, namun,, semua itu memang kebenaran, cintanya kepada sang pencipta membuat pendiriannya tak tergoyahkan, ia hanya akan tunduk, hormat, dan bersujud kepada sang pencipta itu sendiri.
Dan kini entah mengapa semua Malaikat mulai merasa panik ketika Lucifer mulai berucap lancang kepada Sang pencipta.
__ADS_1
"Lucifer, hentikan ucapanmu,, kau bisa membuat Ayah murka, 'sahut Kokaibel dengan keras, menurutnya Lucifer sudah melewati batas.
"Saudaraku, Kokaibel,, aku sudah melihat bagaimana nanti makhluk itu akan merusak bumi, mereka akan menciptakan petaka mengerikan untuk bumi yang sejauh ini kupelihara, jadi,, atas dasar apa aku harus tunduk dan bersujud kepada makhluk lemah sepertinya, 'balas Lucifer dengan tenang.
"Kauuuu,,, 'geram Kokaibel ketika mendengar jawaban tenang dari malaikat awal bersurai perak panjang tersebut.
"Kakak,,, apa yang membuatmu berfikir seperti itu, percayalah apa yang Ayah ciptakan sudah direncanakan, jadi,, hormatlah kepada Adam"
"Tidak Michael,, itu tak akan pernah terjadi"
Apa yang bisa Michael katakan,, ia hanya bisa tertunduk mendengar jawaban mutlak dari Lucifer, ternyata pendirian sosok Lucifer memang begitu kuat dan tak tergoyahkan, ia mengerti alasan mengapa Lucifer enggan untuk bersujud kepada Adam, ia mengerti jikalau Lucifer hanya menjalankan ikrarnya untuk tidak tunduk dan bersujud kepada siapapun selain Kami-sama (Tuhan Anime).
„„
[Wahai Lucifer,, yang tercipta dari bara Api, perlambangan dari pembawa terang (Fajar),, kau telah berani menentang perintahku, hatimu telah kotor,, jiwamu telah ternodai oleh kedengkian dan keangkuhan, ketamakan, Amarah, kerakusan, Nafsu, dan kemalasan. Aku mengusirmu dari syurga dan akan menempatkanmu ditanah terkutuk Mekkai. Aku mengutukmu Lucifer,, pergi dan enyahlah kau sebagai Iblis yang terkutuk "Satan", dan kau akan dikembalikan kepada bara Api Neraka ketika hari kebangkitan]
Deggg
Degggg
Deeeggggg
Mereka para Malaikat Syurga tak bisa untuk menyembunyikan keterkejutan mereka, mereka bergetar melihat murka langsung dari sang pencipta, juga tak menyangka jika murka itu ditujukan kepada ia yang paling dekat dan patuh kepada-NYA.
"Ti-tidak mungkin,, A-ayah, kumohon maafkan Lucifer-kun, 'pintanya dengan airmata yang telah tumpah membasahi pipinya, sungguh, Gabriel tak ingin hal itu terjadi kepada Lucifer, malaikat yang sejauh ini amat ia kagumi.
[Gabriel,, siapapun yang berani membangkang akan berakhir sepertinya (Lucifer),, dan kuasaku mutlak untuk ditawar]
Semuanya kembali menundukkan kepalanya, haruskah mereka kehilangan pemimpin mereka, malaikat yang begitu mereka hormati sebagai ciptaan yang begitu patuh dan taat. Wajah-wajah itu tampak sedih dan dipenuhi lelehan airmata. Ia sang putra Fajar hanya bisa memejamkan pelan kelopak matanya, mencoba menghirup udara segar ditempat ini untuk yang terakhir kalinya.
Tampak senyum getir menghiasi sudut bibirnya,, ia sendiri tak menyangka jika cintanya yang terlalu besar kepada sang pencipta harus membuatnya mendapat Karma yang mengerikan. Ia dikutuk sebagai Iblis "Satan", ia tersingkir dari Syurga ke tanah terkutuk Mekkai,, dan nantinya harus berakhir di Neraka.
Kemudian,, tubuh itu membalikkan badan untuk pergi,,, disaat itu pula, seluruh Malaikat yang ada memberi jalan sembari memberikan penghormatan terakhir untuk sang pembawa terang putra Fajar, langkah itu berjalan pelan lalu berhenti setelah beberapa langkah.
[Aku terima permintaanmu,, Lucifer,, lakukanlah peranmu sebagai Iblis, karena pada masanya, "Dia"akan datang untuk menghukum semua ciptaanku yang membangkang]
Tak ayal semua ucapan dari-NYA membuat siapapun bertanya-tanya, siapa "Dia"? Dan,, apa maksudnya? Namun itu hanyalah rahasia sang pencipta, mereka tak berhak tau, hanya bisa menunggu kenyataan yang akan terjadi, akan segera terkuak ikrar sejatinya tentang "Dia"yang akan menjadi penghukum para pembangkang dan pendosa pada suatu masa. Yang jelas mereka yakin, ucapan Kami-sama adalah Absolut dan Mutlak.
Lucifer tau,, kehendak sang pencipta akan tetap terlaksana bagaimana seperti yang diucapkan, tapi, hati yang telah ternoda membuatnya gelap, ia tak perduli, pada intinya ia telah jatuh bersama kutukan yang diterimanya. Jadi,, apapun resikonya, ia akan tetap melaksanakan ikrarnya, namun rasa cintanya kepada sang pencipta tak akan pernah pudar ataupun luntur sampai kapanpun.
Kemudian,, kaki itu mulai menapak sebagai seorang pembangkang dan pendosa,, bersamaan enam pasang sayap yang menghitam legam,, dua tanduk yang tumbuh menghiasi kepala, warna kulit yang memerah, gigi taring tampak memanjang, mata yang sebelumnya begitu Indah kini terlihat menyeramkan, dengan sebuah ekor dengan hujung tajam tampak muncul menerobos jubah putih kebesarannya, yah,, itulah wujudnya yang sekarang,, ia akan hidup dan dikenal sebagai Iblis, "Satan Lucifer"
Semua memandangnya pilu, terlebih untuknya (Gabriel), bagaimanapun ia begitu dekat dengan sosok tersebut.
"Hikss,, Lucifer-kun,,, 'tangisnya kian menggebu tatkala melihat perwujudan Lucifer saat ini,, sayap hitam kelam telah menggantikan sayap putih bercahaya, dua tanduk kambing telah menunjukkan identitasnya sebagai Iblis yang dikutuk langsung sang pencipta.
Dan sejak saat itu, semuanya mulai berubah,, beratus-ratus tahun kemudian mereka para malaikat mulai jatuh satu persatu, diawali dari Ramiel,, Bellial, Azazel dan yang lainya, mereka mulai terjerat nafsu, mereka ingkar, dan menjadi pembangkang,, namun mereka beruntung diusir dari Syurga tanpa membawa kutukan seperti Sang Putra Fajar, mereka hanya kehilangan cahaya disayap mereka,, dan kemudian mereka para pembangkang dinamakan, "Fallen Angle atau Malaikat jatuh"
„„„
„„„
Flashback Off.
„„
„„
Kilasan-kilasan menyedihkan itu terus membuatnya semakin hitam dan gelap, wajah yang dulu begitu menenangkan kini terlihat bengis dan kejam, bahkan kelakuan yang ia bawa telah membuktikan dirinya sebagai Iblis.
Lucifer,,, ia beserta pengikutnya telah membentuk sebuah Ras baru yang disebut Iblis, perlambangan dari tujuh dosa besar,, mulai menghuni Mekkai dan menamakan dunia bawah (Underworld). Namun,, semua mulai berubah ketika mereka para malaikat lainya mulai jatuh,, membentuk Ras baru pula dan ikut menghuni tanah terkutuk Mekkai, dengan wilayah yang mereka namakan "Grigory",, Lucifer tau,, Ia murka dan ia tak terima akan hal itu, Mekkai hanya milik Ras Iblis.
„„
__ADS_1
"Siapapun "Dia",, aku akan menghancurkanya,, 'gumamnya lirih, sorot mata yang penuh ketegasan dan keyakinan tampak menggambarkan raut wajahnya.
Wushhh
Tap
"Maaf mengganggu anda Satan-sama,, hamba ingin memberi informasi jika para Malaikat Jatuh sudah semakin bertindak lancang ditanah kita, mereka mulai mendirikan perkotaan dengan seenaknya, 'ucap seorang iblis yang tengah menunduk hormat dibelakang sang Raja Iblis Satan.
"Terus amati pergerakan mereka,, pergilah! "
"Hamba mengerti"
Wussshhhh
'Heeemm,,, sepertinya kau sudah mulai berani-,,,
'Ramiel'
„„„
÷Grigory÷
„„
„„
"Hah,! Sepertinya semua semakin rumit,, 'helaan nafas lelah keluar dari bibir sang pemimpin Malaikat jatuh pertama "Ramiel" dalam sebuah sidang tertutup antara mereka para petinggi Malaikat jatuh.
"Kau benar Ramiel,, Ras Iblis sudah mulai bertindak akan keberadaan kita di Mekkai, 'balas ia sang Mantan Malaikat yang mengajarkan Manusia ilmu perbintangan dan Astronomi. "Kokaibel" selaku satu dari ketiga Jenderal.
"Lalu,, apa yang harus kita lakukan,, Ras Iblis yang dipimpin Satan sudah mulai sering menyerang anggota kita, 'ia yang tampak aneh dengan surai hitam berponi pirang ikut menimpali keluhan sang pemimpin, "Azazel"
"Kita lihat saja perkembanganya kedepan, bagaimanapun juga disinilah Ras kita dijatuhkan dari Syurga oleh Ayah, dengan Kata lain, kita juga berhak menempati tanah ini, "Mekkai"
"Kau benar,, Bellial,, Dan kita juga harus tetap mempertahankan wilayah kita ini apapun yang terjadi meski harus berperang sekalipun dengan Ras Iblis yang dipimpin Lucifer, 'balas Ramiel menimpali ucapan wakilnya tersebut. Walau bagaimanapun ia tak ingin Ras nya direndahkan, meski diSyurga dulu Lucifer merupakan malaikat pertama yang Agung dan begitu ia hormati, namun semuanya sudah jauh berubah, ia "Lucifer"telah dikutuk bersama kedengkian dan keangkuhanya karena merasa dirinya memiliki derajat yang lebih tinggi dari siapapun.
"Tapi,, tunggu dulu,, apakah diantara kalian ada yang mengingat tentang ucapan Ayah yang terakhir kepada Lucifer waktu itu?, 'lanjut Ramiel, seakan ucapanya barusan merupakan sebuah kejutan bagi para bawahanya.
"Ucapan terakhir?, 'begitulah rata-rata respon dari mereka petinggi Malaikat Jatuh.
"Yah! Ketika Lucifer hendak pergi dan kemudian meminta umur panjang untuk menyesatkan mereka Manusia keturunan Adam, aku seperti mengingat sesuatu yang sudah lama terlupakan"
"Heeemm, kau benar Ramiel,, entah mengapa aku juga sedikit mengingatnya, tapi,, apa itu,, 'berusaha berfikir keras, namun entah mengapa Bellial tak mampu menembus ingatan masa lalunya.
"Karena pada masanya, "Dia"akan datang untuk menghukum semua ciptaanku yang membangkang"
Degggg
"Azazel,,, kauuu? "
"Yah,, bukankah itu yang kau maksudkan Ramiel,, seingatku, kata itulah yang terakhir Ayah ucapkan sewaktu mengusir Lucifer dari Syurga, 'balas Azazel tenang.
"Sepertinya benar apa yang Azazel katakan barusan,, dan waktu itu aku sempat bertanya-tanya,, Siapa yang Ayah maksudkan dalam kata "Dia",, "Dia"yang akan menghukum para pembangkang dan pendosa, 'Sahut Barakiel kemudian!.
Semuanya kini tengah terdiam dengan pemikiran mereka masing-masing, tampak Ramiel tengah memijit pelipisnya, sedikit banyak,, hal itu cukup mengganggu fikiranya, ia tau,, apa yang diucapkan sang pencipta akan segera menemui titik akhir dimana hal itu akan benar-benar terjadi. Sebuah ketakutan semu yang perlahan mulai menjadi kegelisahanya.
"Bagaimana menurut kalian akan hal itu, apakah kita harus mencari "Dia" dan melenyapkannya, bagaimanapun, ayah telah menunjuk seseorang untuk menjadi Exsekutor bagi para pembangkang dan pendosa,, kita,, yang dulunya Malaikat harus jatuh karena membangkang, 'ungkap sang Gubernur Malaikat Jatuh.
"Begini Ramiel-sama,, siapapun "Dia", jika Ayah sendiri yang menunjuknya sebagai penghukum para pembangkang dan Pendosa, kuyakin kekuatanya bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh, dengan kata lain,, kita harus segera waspada jika kemungkinan sosok itu mulai menunjukkan Existensinya, kita bunuh saat itu juga agar tak membahayakan keberlangsungan Ras Malaikat Jatuh, 'tambah Semhazai yang sedari tadi diam mendengarkan.
"Aku setuju dengan Semhazai, sesuai apa yang dikatakan barusan, kuyakin "Dia"yang ditunjuk Ayah langsung untuk menjadi penghukum para pembangkang dan Pendosa memiliki kekuatan yang pastinya akan sangat mengancam, 'tambah Samsiel kemudian.
"Jangan terlalu melebih-lebihkan, siapapun "Dia" aku tak peduli, aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri jika sosok itu muncul, 'sahut Kokaibel dengan kepercayaan diri yang tinggi.
__ADS_1
"Dan jangan juga terlalu percaya diri Kokaibel,, ingat jika Ayah telah mengatakan hal itu kepada ia "Lucifer"selaku dulu yang terkuat diantara kita, jika Lucifer saja telah Ayah cap akan dihukum sosok tersebut, bisa dipastikan kekuatanya benar-benar mengerikan, 'sergah Azazel setelah mendengar Deklarasi dari Kokaibel yang menurutnya terlalu meremehkan barusan.