Dark Creature

Dark Creature
Against The World


__ADS_3

"Sudah cukup berbasa-basinya, cepat tangkap bocah Kyubi itu,,, 'perintah sang ketua Divisi Inteligen, "Morino Ibiki.


"Hai, 'jawab semua Shinobi dengan serempak.


Dan sepertinya pertarungan berat sebelah tak bisa dihindarkan, melihat banyak Shinobi yang kini melesat kearahnya, Naruto tak bisa tinggal diam begitu saja, ia tak boleh tertangkap, jika ia tertangkap tamatlah riwayatnya.


Kesadaranya telah kembali seutuhnya, ia tak boleh lemah, ia harus bisa melewati lagi ujian berat kali ini, dengan segenap hati ia tekadkan mental dalam dirinya, "Tak ada kata menyerah, "Terus bertempur, dan "Hancurkan.


"Heyaaaaaaaaaaa, 'teriak Naruto dengan penuh amarah, dan dari detik itu pula sebuah tujuan baru hadir melingkupi jiwanya, tanpa ragu ia membantai satu persatu Shinobi Class Chunin yang menurutnya sangat-sangat lemah, beberapa diantaranya adalah Jounin.


Katon : Goukakyu no Jutsu


Disela-sela keruh nya pertarungan Taijutsu salah seorang Shinobi meneriakkan jutsunya berharap dengan sibuknya Naruto saat ini jutsunya berhasil.


Naruto yang merasakan adanya serangan dari arah belakang, reflek mencabut pedang seorang Shinobi yang telah tewas, dengan cepat ia membelah bola api yang menurutnya lemah tersebut.


Crashhhh


Dan jutsu tersebut sukses terbelah menjadi dua dan menghantam tanah.


Duaaarrr


Tanpa basa-basi Naruto melesat cepat kearah si pengguna jutsu Katon tersebut.


Crashhhh


Dalam sekali tebas tubuh seorang Jounin telah tergeletak dengan kepala yang terpisah, darah menyembur dengan derasnya, tak ada belas kasih lagi dalam dirinya, dan hitam perlahan mendominasi putih jiwanya. Sebuah fase peralihan dari cahaya menuju kegelapan, tinggal menunggu waktu hingga cahaya tersebut tertelan seutuhnya, dan pada akhirnya "Dia" akan bangkit dan menghukum para pendosa.


Entah mengapa Insting bertarungnya begitu menggebu, berbeda dari biasanya, tidak ada celoteh ria lagi dari bocah yang terkenal berisik tersebut, yang ada difikiranya saat ini hanya amarah untuk terus bertempur.


Dalam beberapa menit puluhan mayat Shinobi telah berguguran, darah membanjiri arena komplek Clan Hyuga yang kini tengah menggelar pesta pernikahan yang berubah menjadi pesta pertumpahan darah.


"Shikamaru, kita tak bisa membiarkan Shinobi Konoha mati satu-persatu, bahkan Naruto belum menggunakan Jutsu-jutsu nya sama sekali, kita tak bisa mengambil resiko,, lihatlah dalam beberapa menit saja Shinobi kita telah banyak yang tewas, 'ucap Yamanaka Ino yang berdiri disamping ahli strategi Konoha tersebut.


"Aku tahu Ino, aku juga sedang memikirkan Strategi untuk bisa menumbangkan Naruto, tapi itu bukanlah hal yang mudah. Meski Naruto itu bodoh, tapi ingatlah Ino, Naruto sangat Genius dalam pertarungan, 'balas Shikamaru tenang.


"Sai, Chouji, Kiba, aku minta kepada kalian bertiga untuk memberikan serangan pendukung ketika nanti aku melakukan nya. Selesaikan dengan cepat, 'lanjut Shikamari kemudian


" ^_^/Hai/yeahh,, 'jawab ke-tiga nama yang diucapkan Shikamaru.

__ADS_1


Sedangkan di-Altar pernikahan kini Sasuke hanya memandang kejadian tersebut dengan datar, ia tau betul kemampuan Rivalnya itu, bahkan ia sendiri tak yakin bisa menumbangkan Naruto yang memiliki Chakra tak terbatas dan Stamina monster yang tak ia miliki, tapi ia sengaja menunggu Naruto yang nantinya sudah menunjukkan tanda-tanda mulai kelelahan, dan saat itu ia berniat turun tangan untuk bisa melumpuhkan Naruto.


"Sasuke-kun, apakah semua akan baik-baik saja, 'tanya Sakura yang cukup gelisah sedari tadi mengamati jalanya proses penangkapan yang tak semudah yang dibayangkan.


"Hn, kau tenang saja Sakura, semua akan baik-baik saja, dan maav jika membuat moment bahagia kita ber-tiga harus menjadi berantakan seperti ini, 'jawab Sasuke menenangkan.


Sakura yang mendengar jawaban lembut Sasuke perlahan hatinya menghangat, tak pernah dalam hidupnya Sasuke bersikap selembut ini padanya.


"A-ano Sa-sasuke-kun, apa tidak apa-apa membiarkan Shinobi-shinobi Konoha melawan Naruto, karena setahuku Naruto sangat kuat, 'ucap Hinata yang sedari tadi mengamati pertarungan Naruto dengan Byakugan miliknya.


"Kau benar Hinata, aku yakin ahli Strategi kita telah merencanakan sesuatu, 'gumam Sasuke yang sekilas melirik Shikamaru yang juga memandangnya seakan telah menemukan cara.


"Syukurlah kalo begitu,, 'jawab Hinata sedikit lega.


Suasana kini tampak kacau, penduduk setempat yang melihat hal tersebut telah mengamankan diri mereka masing-masing, menyelamatkan diri agar tidak terjadi sesuatu pada diri mereka, ketakutan setahun lalu kembali hadir menggerogoti jiwa mereka yang seakan trauma dengan adanya perang dan darah, tapi bisa apa mereka sebagai Civilian yang dipenuhi keterbatasan, seakan nyawa mereka ada pada Shinobi-shinobi yang diberkahi kemampuan dan suplai Chakra yang mencukupi untuk belajar menjadi seorang petarung untuk membela diri.


Tak bisa digambarkan exspresinya saat ini, yang ada difikiranya hanya membunuh, membunuh untuk mempertahankan diri dari segala ketidakadilan yang ia terima, dulu ia selalu diam dan tak melawan, namun sekarang ia telah lelah untuk menjadi orang baik, dan inilah jalan yang ia ambil. Persetan dengan Cinta dan Perdamaian, dirinya yang begitu Naif sekarang mampu membuka matanya lebar-lebar untuk melihat kenyataan yang ada.


Terus bergerak menyabetkan sebuah pedang yang kini tinggal setengah, tatapan mata yang kosong, sangat-sangat kosong, tak ada tanda kehidupan didalamnya, seperti telah kehilangan semua yang ia miliki, tak ada lagi yang perlu ia ragukan, dalam hatinya hanya ada kata, "Terus bertempur" dan "Hancurkan".


Buaghhh


Craashhhhh


Pukulan, tebasan, dan ledakan adalah hal yang saat ini terlihat, ditengah-tengah kesibukanya membantai Shinobi-Shinobi tersebut, sebuah sulur-sulur hitam sebuah bayangan merambat dengan cepat menuju kearah Jinchuriki Kyubi no Yokou tersebut.


Terlambat menyadari hingga pada akhirnya gerakan Naruto berhenti seketika.


"Kagemane no Jutsu sukses, Kiba, Sai, Chouji, giliran kalian !


"Ayo Akamaru kita tunjukkan kemampuan kita pada pecundang itu,, 'ucap Kiba pada Partnernya.


"Guk,,, Gukkk,,


"Heyaaaaaaaaaaaaaaa, 'teriak Kiba yang melakukan lompatan berputar diudara membentuk sebuah borr yang melesat cepat kearah Naruto.


Gatsuga


Sedangkan Sai langsung membuat sebuah Singa yang cukup besar dari kemampuan miliknya tersebut.

__ADS_1


Ninpo : Chouju Giga


Disini lain Chouji telah bersiap melakukan serangan penutup dalam kombinasi serangan tiga arah tersebut.


Sedangkan Naruto yang tak mampu bergerak hanya bisa diam, namun tanpa sepengetahuan siapapun seringai dingin tercipta disudut bibirnya,,


'Itu saja tak cukup untuk menghentikanku, 'gumamnya tenang dalam hati.


Perlahan namun pasti rembesan Chakra Orange menyeruak keluar dari tubuh Naruto,, memberikan kesan Horror bagi siapapun yang merasakan Chakra dari Bijuu yang 17 tahun lalu menghancurkan Konoha.


Seluruh ninja yang melihat hal tersebut hanya bisa membelalakkan matanya,,,


"Semua cepat menyingkiiiiiir, 'teriak beberapa Shinobi memperingatkan.


Dan-,,


Duaaarrrrrr


Ledakan Chakra yang ia keluarkan mementalkan apa saja disekitarnya, dan juga melepaskanya mutlak dari jerat Jutsu kebanggaan Klan Nara tersebut. Ia tak peduli lagi jika pada akhirnya harus menghancurkan Konoha beserta isinya.


Sedangkan Kiba yang tadi telah hampir sampai ditempat Naruto telah terpental jatuh membentur sebuah tembok,,


"Uhuk,, Sialll,, lagi-lagi si pecundang itu kembali membuatku begini,, 'ringis Kiba disela-sela rasa sakit yang mendera tubuhnya.


,,


,,


"Heemm,, tampaknya kita harus ikut ambil bagian, 'ucap suara berat khas Kage dari negara Petir.


"Yah kau benar Raikage-dono, bagaimanapun lima desa besar telah beraliansi, ancaman Konoha juga merupakan ancaman untuk desa kita semua, 'tambah Kage dari negara Air.


"Dengan begini kuyakin keturunan Kiroi Senko itu akan kita kalahkan dengan cepat, 'sahut Kage tua dari negara Tanah.


"Hohohoo, sepertinya kau masih tidak terima dengan kekalahanmu waktu itu Tsucikage.


"Cih,, tak usah mengungkitnya juga Raikage-dono, itu hal memalukan yang pernah kualami seumur hidup,, 'jawabnya ketus merasa tak terima jika hal memalukan yang coba ia kubur dalam-dalam diungkit kembali.


Entah karena apa Kazekage Gaara hanya diam sedari tadi, pandangan matanya mengisyaratkan sebuah rasa sakit ketika melihat sahabatnya kini tengah bertarung sendirian, mengingatkan kenanganya dulu ketika semua orang didesanya menjahuinya hanya karena ia memiliki monster didalam tubuhnya. Kemudian ia tetapkan untuk mengambil pilihan, pilihan yang telah ia mantapkan untuk ikut bertarung, bertarung bersama sahabat pertamanya yang telah menyelamatkanya dari belenggu kesendirian.

__ADS_1


,,


,,


__ADS_2